Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 10: Jalan Jalan



Kami, kami membahas soal pernikahan." Jawab Young Soon.


"What, secepat ini." Terkejut Eun Ju.


"Kan sudah pernah kubilang, kalau kami akan menikah dan ada kejutan yang akan ku berikan kepada mereka."Bisik Young Soon ke telinga Eun Ju.


"Jangan yang aneh aneh, tapi aku akan menunggu kejutan itu nanti. Aku jadi tidak sabar melihatnya." Ucap Eun Ju jadi penasaran.


"Sabarlah, kau pasti akan terkejut dengan kejutan yang akan ku siapkan untuk calon suamiku nanti." Ucapnya bahagia sambil meminum minumannya kembali.


"Oh ya, bentar lagi ulang tahun kakakku. Kau harus datang ya dan jangan lupa hadiahnya." Ucap Young Soon.


"Oh ya, bentar lagi ulang tahun kakakmu ya. Aku akan datang kok, aman." Memberikan jempol kepada Young Soon.


"Sip."


"Apa kau mau jalan jalan denganku, mengendarai motorku?." Tanya Young Soon.


"Jalan jalan dengan motor besar mu itu?."


Young Soon mengangguk. "Yoi, kenapa emangnya?." Tanya Young Soon.


"Aku takut naik motormu itu tau, bisa bisa aku mati lagi menaiki motor mu itu." Jawab Eun Ju dengan jujur.


"Halah, jangan alay deh. Udah kita naik yuk, nanti kita jalan jalan mengelilingi kota. Yuk, dari pada kau dirumah aja. Bosan tau." Ucap Young Soon menggodanya.


"Ya, ya, aku akan ikut deh. Tapi tunggu aku dulu ya, aku mau ganti pakaian dulu. Kau tunggu disini sebentar." Ucap Eun Ju langsung menuju kamarnya untuk mengganti pakaian.


"Okey."


Setelah beberapa menit. Eun Ju pun selesai berganti pakaian. "Aku sudah siap." Keluar Eun Ju dari kamarnya.


Menoleh. "What The ****, cantik banget gaes. Kalau begitu kita pergi sekarang." Langsung berdiri dan merekapun langsung keluar.


Young Soon pun langsung membonceng Eun Ju dan Eun Ju memeluk dengan erat karena ketakutan.


Di perjalanan. "Pelan-pelan dong, ngebut banget." Ucap Eun Ju dibelakang.


"Hahahaha, tenang saja. Aku tidak akan membuatmu mati kok." Tertawa Young Soon karena melihat sahabatnya ketakutan.


"Berhenti, kita mampir ke cafe dulu. Aku mau mual nih." Teriak Eun Ju tepat ditelinga Young Soon.


"Iya, iya. Cerewet banget sih, kita akan mampir ke cafe." Jawabnya langsung berbelok dan menuju cafe.


Sesampai cafe. Eun Ju langsung turun dan menghela nafas panjang panjang. "Hah, hah." Sesak nafas.


Turun dari motornya dan membuka helmnya. "Alay banget sih kau, sampai segitunya." Ucap Young Soon menatapnya.


"Ih, nyebelin banget sih kau Young Soon. Temennya udah begini, kau malah cerewet." Ngambek Eun Ju.


"Udah, udah, kita masuk kedalam dulu. Aku yang akan mentraktir mu, sebagai tanda permintaan maaf." Ucap Young Soon langsung masuk kedalam cafe.


Di dalam Eun Ju langsung duduk dan Young Soon menyusul. "Kau mau apa, pesanlah." Tanya Young Soon.


"Untung saja aku masih punya uang simpanan, jadi aman deh." Ucap batin Young Soon.


"Aku pesan kopi cappucino hangat saja dan moci coklat." Jawab Eun Ju.


"Baiklah, mba pesan kopi cappucino hangat nya 2 dan mochi nya 1 porsi." Pesan Young Soon dari jauh.


"Baik kak, ditunggu pesanan anda." Jawab pelayan tersebut.


"Omong omong, kenapa kau jadi suka memakai pakaian serba hitam. Padahal dulu, kau sangat suka dengan warna kue?." Tanya Eun Ju menatapnya.


"Tidak apa apa, aku kepengen mencoba warna hitam saja. Ternyata sangat cocok untukku dan aku jadi kecanduan warna hitam deh." Jawabnya sambil tersenyum.


"Wow, sungguh jawaban yang begitu bagus. Aku jadi suka dengan dirimu yang sekarang. Tapi kau harus jaga dirimu, karena banyak pria gila sekarang yang berada dijalanan. Kau mengerti." Ucap Eun Ju mengkhawatirkannya karena penampilannya.


"Justru mereka yang akan ketakutan denganku Eun Ju, karena aku mempunyai kekuatan khusus. Tapi aku tidak bisa memberitahukanmu, aku akan menceritakan semuanya, jika aku sudah bisa mengungkapkannya." Ucap batin Young Soon melamun.


"Kenapa anak ini selalu melamun ya, benar benar aneh." Ucap batin Eun Ju heran dengannya.


"Hey, kenapa kau melamun lagi. Kau sedang ada masalah kah?." Tanya Eun Ju menyadarkannya.


"Eh, tidak kok. Aku sedang memikirkan pekerjaan saja. Pekerjaan apa yang cocok denganku ini ya." Jawab Young Soon menatapnya.


"Nanti aku akan mengabarimu lagi, kalau ada pekerjaan yang cocok denganmu sayang. Kau tenang saja, masih ada ku disini." Menyemangati Young Soon.


"Terima kasih banyak Eun Ju ku, aku sangat bersyukur ada dirimu sisiku." Tersenyum bahagia.


"Aman."


Makanan merekapun datang. "Pesanan anda sudah siap kak." Langsung meletakkan makanan dan minuman tersebut diatas meja mereka.


"Terima kasih." Ucap Young Soon dan Eun Ju bersamaan.


"Sama sama kak, saya permisi dulu." Langsung meninggalkan meja mereka.


"Minumlah, biar kau tidak ketakutan lagi." Ucap Young Soon.


"Baiklah." Langsung meminum kopinya dan mengemil mochi tersebut.


Merekapun meminum kopi hangat mereka. "Huh, hangatnya." Menikmati minumannya.


"Setelah ini kau mau ngapain?." Tanya Eun Ju menatapnya.


"Entahlah, paling aku lagi menyiapkan hadiah untuk kakak tiriku dan menyiapkan decor untuk perayaannya." Jawab Young Soon sambil memakan mochinya.


"Apa kau audah menyiapkan pakaian yang akan kau pakai di hari ulang tahun kakakmu?." Tanya kembali Eun Ju.


"Aku baru ingat, karena kau yang mengingatkanny. Aku akan membelinya. Tenang saja." Jawabnya tersenyum dan tak heboh sedikitpun.


"Aku tahu jawaban itu, Young Soon ku memang benar benar sudah berubah. Good job." Kagum Eun Ju kepadanya.


Setelah mereka makan dan sudah kenyang. "Kenyangnya, padahal cuma minum dan makan mochi doang. Tapi aku sudah kenyang begini." Ucap Eun Ju sambil memegang perutnya yang kenyang.


"Kau sudah kenyang kan, kalau begitu, mari aku antarkan kau pulang. Atau kita keliling kota dulu?." Meminta pendapat.


"Jalan sebentar deh, setelah kenyang, aku jadi ingin jalan jalan." Jawabnya.


"Baiklah, kalau begitu, mari kita pergi sekarang." Ucapnya langsung meletakkan uang diatas meja.


Dan merekapun langsung pergi dari cafe tersebut.


Di perjalanan. Mereka menyanyi bersama dan menikmati perjalanan mereka.


Malam pun tiba. Dimana Young Soon mengantarkan Eun Ju pulang. "Terima kasih sudah mengajakku berkeliling kota yang begitu indah ini. Aku tidak akan melupakannya." Ucap bahagia Eun Ju.


"Sama sama, apa yang ga buat sahabatku." Jawabnya langsung memakai helmnya kembali.


"Kau hati hatilah dan kabari aku, jika sudah sampai dirumah." Ucapnya melambaikan tangannya.


Ikut melambaikan tangannya. "Aman, aku duluan." Langsung menggas motornya dan meninggalkan Eun Ju.


Di perjalanan. Young soon mengendarai motornya dengan pelan, karena ingin menikmati angin malam. Saat sedang menikmati angin malam.


Ada sebuah mobil yang berada tepat disampingnya dan memberi kode mengejek.


"Kenapa mobil itu terus berada disamping ku, padahal didepan kosong. Apa dia mencoba menantang ku balapan." Ucap batin Young Soon menoleh ke mobil tersebut dan kembali fokus mengemudi.


Tiba tiba mobil tersebut,