Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 82: Jam Tangan



Min Hwa langsung merentangkan tangannya." Naikkan kepala kakak ke atas, jangan melihat kesini." Perintah Young Soon.


Min Hwa yang bodoh, menurut saja, dan menaikkan kepalanya keatas. Saat itu juga Young Soon langsung mengeluarkan kamera mini nya, dan ia langsung membuka kancing pakaian Min Hwa satu, dan melubanginya, untuk meletakkan kameranya didalam pakaian Min Hwa.


"Apa masih lama?." Tanya Min Hwa menutup matanya, karena perintah dari Young Soon juga.


"Sebentar lagi kak. Dan siap." Jawab Young Soon sudah meletakkan kamera mininya disela sela pakaian Min Hwa, dan sudah mengaitkannya dengan peniti yang sudah ia siapkan di kantung celananya.


"Sudah kak. Body kakak begitu bagus, aku suka itu." Memujinya dan tersenyum palsu.


"Terima kasih banyak Young Soon. Kakak akan sangat bahagia, kalau dibayarin oleh kamu." Bahagia Min Hwa, dan tidak menyadarinya.


"Aman kakak. Kalau begitu, aku pergi duluan, dan sampai jumpa besok." Langsung keluar dan langsung pergi dari rumah.


Di perjalanan. "Dasar bodoh. Dia tidak tahu, kalau aku sedang meletakkan kamera di pakaiannya. Hahhah, aku sangat puas." Tersenyum bahagia, dan menuju jam tangan mahal.


Ia langsung turun dan masuk kedalam toko jam tangan tersebut. "Aku beliin dia jam tangan saja deh. Kalau beli bucket kagak berguna soalnya. Jadi aku beliin jam tangan saja." Langsung melihat jam tangan yang ada dihadapannya.


"Ini berapa mbak?." Tanyanya langsung menunjuk jam tangan yang paling bagus.


"Kalau yang ini harganya 10 Juta saja kak. Sudah bisa diakses dengan internet." Menjelaskannya.


"Ada yang lebih bagusnya gak, yang ada kamera dan sudah seperti ponsel?." Tanya Young Soon.


"Ada dong kak. Ini yang paling bagusnya, merek Gucci dan harganya hanya di 50 JT saja kak." Jawab pelayan tersebut, langsung menunjukkannya kepada Young Soon.


"Murah ya. Kalau begitu, saya ambil yang ini dan bungkus dengan rapi." Ucap Young Soon langsung mengeluarkan kartu ATM nya.


Setelah membungkusnya. "Ini jam tangan anda kak. Mau bayar lewat apa?." Tanyanya.


"Lewat kartu ATM. Ini kartunya." Langsung memberikannya kepada karyawan tersebut.


"Baik kak, ditunggu sebentar." Langsung menggeseknya, dan setelah membayarnya, ia langsung mengembalikannya kepada Young Soon.


"Terima kasih banyak kak. Datang kembali." Langsung memberikan belanjaannya.


"Sama sama." Tersenyum, dan langsung keluar dari toko tersebut.


"Hadiah kecil saja ini, semoga dia suka deh." Langsung naik ke motornya, dan langsung menuju universitas.


Sesampai universitas. Ia langsung turun dari motornya. Dan langsung mengkibaskan rambutnya dengan elegan. Sontak semua pria langsung menatapnya. "Lihat itu, dia siapa. Kenapa cantik banget, apa dia mau menemui siswa yang ada disini?." Tanya siswa yang kagum dengan kecantikan Young Soon.


Seluruh siswa yang ada di universitas tidak mengenali Young Soon. Karena dari pertama ia melakukan misi, ia menutupi dirinya dengan masker dan kacamata. Dan sekarang ia sudah mengenakan riasan seperti dirinya yang awal.


"Benar itu. Dia begitu cantik, dan ia mengenakan pakaian merek mahal, termasuk motornya itu." Ucap siswa pria yang terus menatapnya.


Young soon langsung mencari keberadaan Devian. Karena acara wisuda sudah selesai, dan sekarang acara pemotretan.


Devian duluan yang melihat Young Soon, langsung melambaikan tangannya. Dan Young Soon yang menyadarinya, langsung menghampirinya. "Selamat ya Devian." Langsung memeluk Devian.


"Terima kasih banyak." Bahagia Devian.


Sontak semua wanita yang ada didekat Devian, langsung