Betrayal Of Love

Betrayal Of Love
Jejak



Sudah satu bulan lebih Akdo mencari Viana kesana kemari namun hasilnya nihil. Gadis itu seperti di telan bumi. Aldo tau semua ini adalah kesalahan dan kecerobohannya. Itu sebabnya Aldo ingin sekali menebus semua perbuatannya dengan membahagiakan Viana tapi sayangnya gadis itu entah kemana.


Sedangkan pernikahan mereka harusnya dilaksanakan minggu kemarin tapi karena menghilangnya Viana, pernikahan itu harus dibatalkan meski sudah banyak uang yang ia keluarkan untuk DP ini dan itu. Tapi rupanya dewi fortuna tidak berpihak pada Aldo.


Aldo juga tidak menyangka Liana teka menjebaknya. Entah siapa yang patut Aldo salahkan, tapi semenjak kepergian Viana rasa bersalah di hatinya semakin hari semakin besar.


"gue nglakuin ini karena Rendi yang minta" ucap Liana "gue gak ada pilihan lain selain nuruti semua kemauan dia apalagi selama ini dia yang biayain hidup gue dan adik gue" lanjutnya penuh dengan penyesalan.


"tapi gue masih tetep cinta sama elo Aldo. Gue... gue gak bisa lupain elo selama ini" sambungnya terisak.


"terus kenapa selama ini elo gak pernah hubungi gue?" tanya Aldo dengan nada tinggi.


"gue gak punya kontak elo. Setiap gue minta ke Rendi dia selalu nolak dengan alasan dia gak kenal elo" jelas Liana.


"sekarang elo puas kan?" kata Aldo tersenyum sinis


"lupain Viana dan mulailah hidup baru dengan gue" pinta Liana merangkul tangan Aldo.


"apa lo bilang? gue nikahin elo yang lagi ngandung anak cowok lain? wah...." Aldo mengusap wajahnya kasar karena frustasi.


"INI SEMUA BUKAN KEMAUAN GUE!!" teriak Liana semakin terisak. "malam itu Rendi paksa gue sambil nodongin sajam ke leher gue. Dia juga ngancem akan bunuh adik gue juga" lanjut Liana.


"brengsek!!! Rendi brengsek!!" umpat Aldo yang sudah emosi.


"gue masih nyari Viana dan gue cuma mau nikahin dia" tegas Aldo


"elo bisa nikah sama gue dan setelah Viana ketemu lo bebas mau nglakuin apa aja sama dia. Gue gak mau nikah sama Rendi.. hiks" Liana memohon dengan sangat agar Aldo mau menikahinya.


"orang tua gue gak akan setuju ana. Maaf" tolak Aldo sekali lagi.


"Aldo...please" pinta Liana yang bersimpuh dengan memeluk kedua lutut Aldo sambil menangis. "kita gak usah nikah secara resmi juga gak apa-apa. Gue gak nuntut banyak dari elo" lanjutnya masih terisak.


Aldo semakin frustasi. Ia bingung harus bagaimana. Ia ingin sekali membantu Liana karena tidak tega orang yang masih dicintainya harus menderita dengan cowo lain. Tapi di sisi lain Aldo juga masih ingin menunggu Viana, meminta maaf dan menikah dengannya.


Setelah percakapannya dengan Liana, malamnya Aldo berpikir keras. Ia menimbang banyak hal sebelum mengambil keputusan antara Liana dan Viana. Aldo sudah memutuskan untuk sementara waktu, ia ingin membantu Liana selagi Viana masih menghilang dan belum memunculkan batang hidungnya. Setelah Viana kembali, Aldo akan memilih Viana dan menata masa depannya dengan Viana. Aldo akan menemui Liana besok dan membicarakannya.


*****


Esoknya Aldo bekerja seperti biasa. Sepulang kerja ia menemui Liana untuk memberikan jawaban bahwa ia siap menikahi Liana dengan syarat Liana tidak keberatan jika suatu saat nanti Aldo meminta bercerai atau bahkan meninggalkannya dan memilih Viana. Aldo membuat keputusan ini tanpa berfikir apakah Viana mau menerimanya lagi atau tidak.


Liana hanya bisa pasrah. Yang terpenting ia tidak menikah dengan Rendi meskipun ia sedang mengandung anak Rendi karena sejujurnya hubungannya dan Rendi hanya karena paksaan. Liana hanya mencintai Aldo dari dulu sampai sekarang.


Setelah menemui Liana dan mengantarnya pulang. Aldo tidak sengaja melihat Ira yang berjalan tergesa-gesa lalu masuk ke mobil Alphard. Aldo berinisiatif mengikuti Ira. Siapa tau Aldo memiliki petunjuk untuk menemukan Viana.


Mobil Alphard yang Ira naiki berhenti di sebuah rumah mewah di kawasan Pantai Mutiara Jakarta Utara. Aldo memarkirkan mobilnya di bahu jalan sambil mengawasi gerak-gerik Ira. Aldo melihat Ira masuk ke rumah mewah itu. Sudah 2 jam Aldo menunggu Ira tapi Ira belum juga keluar dari rumah mewah tersebut. Maka dari itu Aldo berasumsi Ira tinggal di rumah mewah itu. Berhubung waktu semakin malam, Aldo memilih pulang dan akan bertamu ke rumah mewah tersebut besok pagi karena penasaran rumah siapa sebenarnya.