Betrayal Of Love

Betrayal Of Love
Milyuner



5 bulan kemudian....


Sabtu pagi, Viana berencana pergi bertemu dengan salah satu agen yang menawarkan rumah mewah di kawasan elit area Pantai Indah Kapuk. Viana berniat untuk membeli rumah dengan uang warisan dari Sam sebagai investasi masa depannya nanti. Tapi dalam hal ini, Viana tidak menceritakannya pada Aldo. Bukannya tak ingin saling terbuka tapi Viana takut Aldo tidak suka Viana mendapatkan sesuatu dari Sam berhubung dia sangat membenci Sam.


Viana yang mengerti dengan kemajuan zaman dan dunia bisnis memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Karena setiap bulan Viana mampu meraup keuntungan ratusan juta yang ia dapat dari akun pemberian Sam, ia menggunakan uangnya untuk membeli kosan, membuka usaha di bidang fashion, dan makanan. Tentu saja ini menjadi ladang bisnis Viana hingga pendapatannya perbulan bisa dibelikan 1 rumah mewah dikawasan Menteng. Belum pendapatannya sendiri dari kantor dan bonusnya. Viana sekarang sudah menjadi Milyuner.


"selamat pagi mbak Viana" sapa pak Hari menyalami Viana yang baru datang di salah satu restoran kawasan Pantai Mutiara. Pak Hari yang berumur sekitar 45 tahun berasal dari Jawa. Jadi wajar saja dia memanggil Viana dengan sebutan mbak.


"pagi pak" Viana balas menyalami pak Hari sambil menunjukkan senyum manisnya.


"langsung saja ya mbak, saya mau nawarin rumah mewah deket laut dengan konsep canal estate atau bisa diartikan halaman belakang rumah bisa diparkir boat. Jadi di belakang rumah pemandangannya laut dan di depan rumahnya jalan raya." Ujar pak Hari


"wow... keren donk pak"


"iya... biar lebih jelas dan enak mari saya tunjukan langsung rumahnya" Pak Hari mengajak Viana melihat rumah yang ia tawarkan yang masih di kawasan restoran itu.


Viana memandangi setiap sudut rumah mewah yang ditawarkan padanya. Dalam hati ia benar-benar memuji keindahan rumah ini. Rumah mewah yang melebihi rumah Aldo menyegarkan mata Viana. Viana jatuh cinta untuk yang pertama kali dengan rumah tersebut. Kawasan ini diklaim satu-satunya perumahan kanal laut di Indonesia, Pantai Mutiara terletak di lokasi strategi dengan akses langsung menuju kawasan komersial dan hiburan di Jakarta Utara. 


Kawasan perumahan bertema laut seluas 100 hektar ini, menawarkan panorama laut Jawa dan Kepulauan Seribu yang spektakuler sehingga memberikan kenikmatan tersendiri dari keunikan gaya hidup bertema laut.


Kawasan pemukiman ini dilengkapi dengan dermaga kapal pesiar, kondominium mewah, rumah teras, penthouse, dan pusat olah raga. Jadi bagaimana Viana tidak suka dengan rumah yang ditawarkan dengan segala fasilitas dan keindahannya?


"jadi berapa yang harus saya bayar pak?" tanya Viana tanpa basa-basi.


"boleh saya liat dulu pak?"


"tentu saja mba" Pak Hari mempersilahkan Viana menaiki calon boatnya. "ok deal. Besok saya transfer sisa uangnya. Ini uang mukanya dulu" ucap Viana sembari mengeluarkan segepok uang dari dalam tasnya yang dibungkus amplop coklat.


"dan ini fee untuk bapak. Saya mau besok kunci rumah dan semua surat-surat rumah ini diberikan ke saya tanpa kurang satupun" ucap Viana lembut tapi tegas.


"baik sesuai permintaan mbak. Silahkan tanda tangan disini"


"saya pamit dulu pak masih ada perlu" pamit Viana.


"trimakasih mbak. Besok saya antarkan ke tempat mbak Viana langsung"


"oh iya pak, saya butuh sopir pribadi. Apa bapak bisa carikan buat saya?" tanya Viana tak jadi pergi.


"oh kebetulan ada mbak. Nanti saya hubungi orangnya"


"sekali lagi trimakasih pak" ucap Viana lalu melenggang meninggalkan pak Hari. Kini tujuannya tinggal ke satu tempat lagi yaitu dealer mobil. Viana ingin membeli mobil Alphard keluaran terbaru. Hari ini Viana menghabiskan waktunya dengan shopping yang tak tanggung-tanggung jumlahnya.


Perlu ditekankan bahwa semua yang Viana beli adalah berkat warisan dari Sam. Kecuali kos-kosan yang murni ia beli dengan gaji hasil jerih payahnya sendiri. Bisa kalian bayangkan betapa baik dan berjasanya Sam di dalam karir Viana.