Betrayal Of Love

Betrayal Of Love
Calon istri idaman



Viana keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya. Sam yang melihat pemandangan indah tersebut tertegun sambil menelan ludah. Matanya tak berkedip sama sekali.


"tas aku mana Sam?" tanya Viana


"eh.... tas kamu? ya ampun aku lupa tas kamu ada di mobil" jawab Sam


"terus aku gimana donk? masa pake handuk terus kaya gini" Viana merajuk


"gak apa-apa ko. kamu seksi kalo kaya gitu" Sam tersenyum smirk


"ih kamu tega ya... nanti aku masuk angin gimana?" protes Viana


"aku obatinlah" jawab Sam santai


"sam??" Viana memanyunkan bibirnya karena kesal


"terus kamu maunya gimana sayang?" tanya Sam sambil mendekati Viana


"kamu jangan macem-macem ya!" Viana mundur satu langkah


"aku mau ngambil kaos dilemari belakang kamu" kata Sam melihat lemari yang ada di belakang Viana.


Viana jadi salah tingkah atas prasangkanya terhadap Sam. Tapi tak apalah, wanita memang harus bersikap begitu agar laki-laki tidak berani macam-macam.


"kamu pake kaos ini dulu ya" Sam menyodorkan kaos yang ukurannya sangat besar bagi Viana. Wajar saja karena tubuh Sam besar dan gagah.


Viana menurut saja. Ia segera kembali ke kamar mandi dan memakai kaos. Kaos itu sampe menutupi setengah paha Viana. Syukurlah karena Viana juga tak bawa celana dan Sam pun tidak punya celana pendek.


"hot" kata Sam saat Viana selesai memakai kaos


"udah deh kamu jangan coba goda aku" terang Viana. Sam terkekeh mendengar ucapan Viana. "ya udah kamu mandi sana nanti aku buatin sarapan" kata Viana lagi.


"emang kamu bisa masak?" tanya Sam


"jangankan masak, buat kue aja aku bisa" kata Viana menyombongkan diri.


Viana mulai mengolah bahan-bahan yang ada di kulkas. Sedangkan Sam sedang melakukan ritual paginya di kamar mandi. Hari ini Viana ingin masak enak sebagai tanda terimakasih untuk Sam.


Tak berselang lama Sam keluar dari kamar mandi. Sam menghampiri Viana. Ia ingin tau apa yang sedang dimasak gadis itu karena dari aroma masakannya membuat cacing diperutnya meronta-ronta.


"masak apa sayang?" tanya Sam sambil memeluk Viana dari belakang


"lepasin Sam. Aku lagi masak. Kamu jangan ganggu deh" kata Viana melepas pelukan Sam


"calon istriku cerewet banget ya" Kata Sam sambil menoel hidung Viana.


15 menit berselang, masakan Viana sudah bertengger di meja makan. Ada sayur asem, sambel, lalap, tempe dan tahu goreng.


"Ayo makan" ajak Viana dan Sam menurutinya


"masakan apa ini sayang?" tanya Sam yang baru melihat masakan Indonesia tersebut


"itu masakan khas Indonesia. Cobain deh... kamu pasti suka"


"kalo masakannya gak enak aku mau makan kamu" canda Sam dan Viana tidak menghiraukannya.


Sam menyendokan satu suap nasi ke dalam mulutnya.


Kunyahannya pelan tapi pasti. Ia sedang merasakan masakan Viana dilidahnya dan


"enak?" tanya Viana takut Sam tidak suka.


"besok aku lamar kamu buat jadi istriku ya?" goda Sam lagi sambil terus mengunyah makanannya


"jawab dulu enak apa gak?"


"enak banget sayang" Sam makan dengan lahap. Viana senang Sam menyukai masakannya.


"ini tanda terimakasih aku karena udah selamatin aku kemarin" terang Viana. Menyentuh tangan Viana dan menggenggamnya tanpa menjawab apapun karena ia tidak ingin Viana terus mengingat kejadian naas itu.