Betrayal Of Love

Betrayal Of Love
Rindu



Di belahan dunia lainnya tepatnya di daerah Lyon, Prancis, terlihat seorang lelaki yang sedang memandangi layar ponselnya. Matanya berkaca-kaca menahan rindu yang teramat sangat pada seorang gadis yang jauh disana.


Jasadnya hidup namun raganya seolah mati. Lelaki yang jambangnya semakin panjang hingga memperlihatkan kesan nelangsa dalam dirinya. Ada rindu di malamnya. Ada resah ditidurnya, ada tangis di hatinya. Dan semua kata-kata galau cocok disematkan untuk lelaki yang bernama Sam.


Kehidupan Sam terasa hampa semenjak kepulangannya dari Indonesia. Bagaimana tidak? ia pulang hanya membawa dirinya tapi ia tinggalkan hatinya disana. Mana ada manusia bisa hidup tanpa hati? Jika pun ada, kehidupannya pasti akan datar-datar saja.


Entah sudah berapa ratus kali ia menahan jarinya untuk tidak menghubungi pujaan hatinya. Jika saja ia lakukan, bagaimana bisa ia melupakan gadis itu yang setiap hari selalu memenuhi otaknya. Sedangkan janji sudah terikrarkan bahwa mereka dua akan saling melupakan. Lalu mampukah sebuah kerinduan meruntuhkan pertahanan hati yang sudah dibangun dengan perjanjian?


Haura melihat perubahan sikap suaminya semenjak kepulangannya tak berani bertanya ada apa gerangan. Ia terlalu takut mencampuri urusan suaminya meski itu masih haknya sebagai istri tapi karena hubungan mereka yang hanya sebatas teman tidur di ranjang dan orang tua di depan anaknya , merasa terkikis keberaniannya untuk bertanya. Ruh dalam rumah tangganya seakan mati.


Semua ini karena CINTA. Cinta orang ketiga. Jadi jangan pernah bermain dengan cinta jika tidak siap untuk terluka. Apalagi dengan status yang sudah menikah. Andai saja Sam tau bukan ini yang Viana inginkan, melainkan Viana ingin Sam hidup bahagia dengan keluarganya dan bukan malah seperti ini.


Dan andai saja Sam tau bahwa Viana juga tak jarang merindukannya. Bahkan ia sampai terisak kala itu saat merindukan Sam. Andaikan saja semua orang tau bahwa merindu itu sakit saat tak bisa bertemu dengan seseorang yang dirindukan. Begitupun dengan yang dirasakan Sam dan Viana.


Tapi kehidupan harus terus berjalan. Sesakit apapun rindu pada akhirnya akan menemukan ujung dimana para perindu harus menyimpan rindunya di relung hati terdalam dan hanya bisa di syairkan lewat lantunan do'a agar rindu sampai pada empunya.


"oh anak daddy" balas Sam menggendong putri kecilnya dan sejenak ia bisa melupakan Viana. Louisa dan Lucy adalah alasan Sam untuk tidak meninggalkan keluarganya. Bagaimana bisa ia tega meninggalkan malaikat-malaikat kecilnya hanya untuk seorang wanita. Tapi andai saja Sam tidak memiliki mereka, mungkin Sam lebih memilih beralih ke pelukan Viana daripada menjalankan pernikahan tanpa Cinta yang terasa begitu hampa. Hati Sam memang jadi melankolis semenjak mengenal Viana.


"daddy beli ice cream" pinta Louisa yang matanya mirip sekali dengan Sam.


"No! nanti anak daddy sakit gigi dan demam" tolak Sam lembut


"tapi Luoisa pengen daddy" rengek gadis kecilnya manja.


"gimana kalo Louisa minta yang lainnya asal jangan permen dan ice cream. Daddy janji akan turuti semua kemauan louisa" ucap Sam lalu Louisa berpikir seperti orang dewasa dengan ekspresi serius yang membuat ayahnya gemas dan tak tahan untuk mencium pipinya.


" Louisa mau jalan-jalan ke Indonesia seperti daddy"


# Hai readers setia yang author sayangi... Author kasih chapter tentang Sam bagi yang kangen sama bule satu ini. Meskipun gak banyak, semoga bisa mengobati kangen kalian. Jangan bosen-bosen baca novel ini ya. Oh ya jangan lupa kasih like dan komen di setiap chapternya dan satu lagi. Jangan lupa vote novel ini #