Betrayal Of Love

Betrayal Of Love
Uhibbuki katsiran



Ira tidak bergeming. Ia terus memandangi punggung Jojo yang semakin menjauh.


"woy!" Viana menepuk pundak Ira dan membuat Ira langsung berbalik mencari tau siapa yang mengagetinya.


"dasar nenek gayung! ngagetin gue aja lo!" seru Ira kesal


"lo ngapain ngelamun sendirian?" tanya Viana


"sini lo temenin biar gue gak ngelamun sendirian" ajak Ira


"elo udah sinting ya?" tanya Viana sambil memegang kening Ira


"mungkin" kata Ira "lo tau gak....."


"gak!" kata Viana memotong pembicaraan Ira


"dengerin dulu bego" kata Ira yang membuat Viana terkekeh "gue tadi ketemu cowo manis banget. Gak kalah ganteng sama suami elo. Kayaknya dia karyawan baru deh di kantor ini soalnya gue baru liay dia" kata Ira panjang lebar


"namanya siapa?" tanya Viana


"oh iya gue lupa nanya!" Ira menepuk jidatnya


"ya percuma kalo elo gak kenalan sama dia"


"boro-boro kenalan, mata gue aja ngliat dia gak kedip-kedip"


"hah dasar jomblo" Kata Viana sambil menjitak kepala Ira dan segera lari ke ruangannya agar aman dari kejaran Ira.


"wooo... sialan lo!" umpat Ira yang belum sempat membalas Viana.


------


Jam pulang sudah tiba. Mobil Sam sudah bertengger di depan kantor Viana bersiap untuk menjemput tuan putrinya. Viana bersiap-siap pulang dan sebelum beranjak dari kursinya ia mengecek ponselnya. Benar saja Sam sudah mengirim pesan bahwa ia sudah menunggunya di depan kantor.


Tanpa menunggu lama Viana langsung menemui Sam dan masuk ke dalam mobilnya. Mereka akan pergi ke sebuah mall dekat kantor yang biasa menjadi tempat andalan mereka.


"kita makan dulu ya?" ajak Sam sambil mengelus pucuk kepala Viana. Viana yang seakan sedang dimanja Sam hanya tersenyum mengangguk tanpa menjawab.


Sesampainya di restoran, mereka segera memesan makanan. Perut Viana juga sudah keroncongan menahan lapar. Sambil menunggu pesanan mereka datang Viana membuka percakapan.


"Kamu katanya mau liburan ke Jogja?"


"rencananya sih gitu. Tapi entah kenapa aku jadi lebih suka Jakarta sekarang"


"karena ada kamu" Jawab Sam sambil menatap Viana. Viana diam saja tidak menjawab namun hatinya terasa senang sekali mendengar ucapan dari Sam. Namun ia segera menepisnya takut kalo Sam hanya bercanda.


"Viana" panggil Sam lembut


"iya"


"Uhibbuki katsiran" kata Sam dalam bahasa Arab. Jantungnya dag dig dug takut Viana akan menolaknya.


"kamu bisa bahasa Arab Sam?" Viana bertepuk tangan tanda memuji Sam tanpa membalas pernyataan Sam.


Untunglah Viana tidak membalasnya sehingga membuat hati Sam sedikit lega meskipun Sam ingin tau bagaimana perasaan Viana pada dirinya. Tapi ia tidak siap jika Viana menolaknya hari ini.


"nenek aku berasal dari Qatar" kata Sam.


Ternyata mimpi Viana waktu itu memang benar. Sam bisa berbahasa Arab karena masih keturunan dari golongan Arab. Pantas saja namanya juga seperti nama Arab. Wisam Adalard Bahira. Batin Viana.


"hebat ya kamu bisa bicara banyak bahasa" puji Viana lagi


"gak juga kok. Aku cuma bisa 4 bahas. Perancis, Inggris, Arab, Indonesia" jelas Sam. Viana menggelengkan kepalanya karena salut dengan Sam yang bisa bicara banyak bahasa.


Akhirnya makanan yang mereka pesan datang juga. Viana langsung makan dengan lahapnya tanpa mengurangi sikap anggunnya di depan Sam. Sedangkan Sam masih betah mendiamkan makanannya dan terus memandangi Viana yang sedang makan.


"besok temenin aku ke pesta ya?" ajak Sam di sela kegiatan makan mereka


"pesta apa?"


"pesta ulang tahun temen aku"


"cewe atau cowo?" kata Viana


"cowo"


"jam berapa?"


"acaranya jam 8 malam"


"hmmm... ya udah deh tapi nanti aku izin dulu ke temen aku ya?"


"oke. Nanti aku jemput kamu seperti biasa" kata Sam. Viana hanya tersenyum sambil melanjutkan makannya