Because Of Your Love

Because Of Your Love
Episode 3



“Terima kasih Ran. Ucapkan salam terima kasihku sekeluarga pada suamimu Gery” ucap


Widya.  Gery adalah suami dari Adik Widya


yaitu Rani.


“Bapak,


Shita tadi Ibu sudah menelepon tante Rani. Ia mengatakan jika ia menerimamu


disana dengan senang hati, bahkan tantemu mengatakan agar kamu tinggal disana


sampai kamu selesai menempuh pendidikanmu di Jakarta” Ucap Widya sembari


menarik nafas karena ia setengah berlarian menuju rumah untuk bertemu dengan


suami dan kedua anaknya.


 “Ibu ini kebiasaan seperti itu. Berjalan biasa


bisa kan bu. Syukurlah kalau Rani dan keluarganya mau menerima Shita disana. Nah


Shita sekarang terserah kamu jika kamu ingin tinggal disana tidak apa – apa lagipula


tantemu sudah menerimamu. Jika pun kamu memilih untuk tinggal sendiri kami pun


tidak keberatan asalkan kamu bisa menjaga dirimu dengan baik “ Jelas Fendra


dengan lantang.


“Baiklah


pak. Akan Shita pikirkan nanti ya pak. Mengingat masih 3 bulan lagi Shita akan


kesana untuk mengikuti OSPEK sebagai mahasiswa di Universitas itu” Jelas


Akshita


“Ya


sayang. Lakukan yang terbaik untukmu dan bagimu ya sayang” Ucap Widya dan


Fendra


“Terima


kasih pak bu. Kalian yang terbaik “ Ucap Shita.


3 bulan kemudian Fendra, Widya dan Nayna mengantarkan Akshita ke Bandara International


Ngurah Rai yang akan ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya dan dengan


berat hati mereka merelakan kepergian anak sulungnya.


 “Bapak Ibu, Shita akan berangkat hari ini.


Doakan Shita agar shita selamat dan berhasil nantinya disana ya ibu pak. Nayna


kakak berangkat sekarang ya nay, kamu harus tetap semangat dan kuat ya nay,


jagain bapak dan ibu jangan sampai mereka sakit. Kalau ada apa – apa hubungi


kakak ya nay. Jika nanti kakak dengar ibu atau bapak sakit nanti kakak akan


hukum kamu nay, inget pesan kakak ya sayang”


“Ya


nak, jaga dirimu. Ingat nasehat dan apa yang akan kamu jalani disana nantinya


ya” Ucap Fendra dengan mata berkaca - kaca


nantinya. Jika nanti kamu memiliki pekerjaan sampingan ibu hanya berharap kamu


jangan terlalu keras bekerja. Utamakan pendidikanmu dahulu, astungkara nanti


bapak dan ibu jika ada uang lebih ibu akan kirimkan ke kamu ya sayang”


“Iya


kak, Nayna akan jaga bapak ibu disini. Kakak juga jaga diri kakak yaa kak.


Benar kata ibu kak, kakak harus utamakan pendidikan kakak. Bila perlu nanti


setelah pulang sekolah Nay akan bantu ibu di warung makan agar ibu tidak


kelelahan dan makin banyak pembelinya agar kakak tidak capek bekerja dan kuliah


juga kak” Ucap nayna Sedih dan meyakinkan Shita.


“Terima


kasih pak, bu, dan juga kamu Nay sudah mendukung kakak. Shita akan selalu ingat


pesan kalian semua dan akan sering menghubungi kalian jika ada waktu luang


nantinya ya pak, bu, Nay”


“Manfaatkan


waktumu sebanyak – banyaknya untuk keperluanmu sayang. Jika nanti sibuk tidak


usah memaksakan untuk menghubungi kami. Kami mengerti dengan apa yang akan kamu


jalani nantinya sayang” Ucap Ayah Shita


Panggilan


keberangkatan Pesawat menuju Jakarta sudah diberitahukan. Setelah panggilan


ketiga Shita melepaskan pelukan orang yang dikasihaninya.


“Shita


pergi sekarang ya. Jaga diri kalian baik – baik. Shita akan merindukan kalian


semua. Sampai jumpa Bapak, Ibu, Nayna”


“Ya


sayang, hati – hati ya nak. Ingat untuk selalu berdoa ya sayang agar apa yang kamu


jalani senantiasa dimudahkan astungkara jalanmu akan dimudahkan nantinya oleh


Tuhan”


“Hati – hati kak. Beri kami kabar jika kakak sudah sampai disana”


“Baiklahh


Bapak, Ibu Nayna. Bye “


“Aku


harus tegar, aku harus bisa membahagiakan mereka dan Almarhumah nenek disana.


Doakan Shita nek, agar Shita bisa mewujudkan impian Shita dan impian nenek


juga” gumam Shita.