Because Of Your Love

Because Of Your Love
Episode 22



Sementara di Jakarta, Shita dan Nana sudah ada dibandara Soetta untuk berangkat ke Bali. Kedua gadis yang berada di Ruang tunggu bandara menyita banyak perhatian terlebih untuk para laki – laki yang ada disekitar sana. Semua terpana akan kecantikan Nana dan Shita dengan proporsi tubuh sempurna dan dibalut atasan crop yang pas ditubuh Nana sementara Shita memakai Kemeja lengan panjang yang terlipat sampai siku dan celana


panjang beda warna yang mereka kenakan berhasil menarik perhatian pengunjung bandara. Tak lama terdengar panggilan keberangkatan dengan tujuan Bali. Mereka berdua pun bergegas memasuki pesawat yang dimaksudkan.


Perjalanan mereka membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Mereka segera bergegas keluar dari pesawat menuju terminal kedatangan domestik dimana adiknya Nayna telah menunggu kedatangan


mereka yang sebelumnya sudah diberitahukan jam keberangkatannya dari Jakarta oleh Shita.


“Kakak, kak Shita. Disini kak” teriak Nayna setelah melihat kakak dan temannya muncul diantara kerumunan orang.


“Nayna, hei. Sudah lama menunggu kakak?” tanya Shita sambil memeluk erat adik yang sangat dirindukannya.


“Tidak kak. Hanya 30 menit dan itu tak masalah bagiku jika itu berkaitan denganmu” jawab Nayna memeluk kakaknya.


Nana yang melihat kedekatan kedua kakak beradik itu tersenyum dengan lebar. “Seandainya aku masih di Jakarta, pasti aku seperti mereka. Aahh aku merindukan kakakku itu.” gumam Nana dengan senyum yang tak pernah pudar dari wajahnya.


“Maaf kakak sampai lupa. Nayna kenalkan ini Nana sahabat kakak. Dia juga seorang dokter sama seperti kakak, namun dengan keahlian berbeda. Jika kakak ahli dalam bedah membedah, dia ahlinya dalam menangani anak-anak.” ucap Shita memperkenalkan sahabatnya yang tak ia hiraukan keberadaannya sejak tadi.


“Hai kak Nana, aku Nayna adik kak Shita. Kakak sangat cantik jika aku memiliki kakak laki – laki maka aku akan menjodohkannya denganmu kak.” Ucap Nayna.


Mendengar Nayna mengatakan hal seperti itu membuat kedua pipi Nana merah madam. Melihat gelagat Nana yang menahan malu, Shita pun ikut – ikutan menggoda Nana.


“Iya dek, bener banget kamu kalo ngomong. Kalau kita punya kakak laki – laki kita bisa menjodohkannya dengan sahabat kakak yang sangat cantik ini. Selain cantik dia pun sangat manis.” Ucap Shita menimpali adiknya.


Nana tampak salah tingkah setelah digoda oleh kedua kakak beradik itu.


Mereka berdua pun berlarian menyusul Nana yang terlebih dahulu meninggalkan mereka. 2 jam perjalanan yang mereka tempuh dari bandara menuju ke rumah Shita yang terletak di daerah Ungasan, Nusa Dua.


Kedatangan mereka disambut oleh kedua orang tua Shita. Setelah puas dengan adegan peluk memeluk mereka segera bergegas ke ruang makan untuk makan malam kemudian mereka berdua beristirahat karena kelelahan


setelah menempuh perjalanan dari siang sampai malam.


Setelah 2 hari puas memanjakan diri bersama keluarga dirumah, Shita mengajak Nana untuk keluar menikmati keindahan yang ada di daerah Nusa Dua. Nana sengaja menginap dirumah Shita selama mereka ada di Bali karena tak ingin Shita mengetahui identitasnya sekarang.


Saat ini mereka ada di Pantai Melasti daerah Ungasan Jimbaran. Pantai yang terkenal dengan pesona tebing dan pemandangan yang bisa dilihat dari atas tebing. Puas dengan pemandangan di Pantai Melasti mereka melanjutkan perjalanan ke Pantai Suluban dengan view yang tak kalah indah dan Pantai Waterblow.


Seminggu berada di Bali membuat Nana merasa bahagia. Lelah dan penat ia lepaskan dengan mudahnya. Tak lupa ia mengunggah beberapa foto kebersamaannya dengan Shita yang diambil Nayna saat ia dan Shita berada di Pantai Suluban di akun sosial media miliknya.


@NanaAJ _ Tentang kita hari ini. Tentang sahabat dan alam Bali.


Thanks for your time. I’m very happy with you :*


Unggahannya itu mendapatkan like 499.882


Sebelum kembali ke Jakarta, Nana mengajak Shita dan Nayna untuk membeli oleh – oleh untuk keluarga dan teman – temannya di Jakarta. Nayna mengantar mereka ke Outlet Krisna Oleh – oleh dan ke Pasar Seni Sukawati, Gianyar.


Nana menawarkan pada Shita dan juga Nayna untuk ikut berbelanja jika ada barang yang mereka inginkan dan Nana yang akan membayarkan belanjaan mereka juga. Nana sengaja seperti itu karena ia ingin membalas kebaikan keluarga Shita yang sudah memperlakukan Nana layaknya keluarga sendiri.