Release Me, Love Me

Release Me, Love Me
Pantai Waikiki



Melihat Leon yang sedang tersedak, dengan cepat Ayaneru segera memberikan air mineral untuk Leon dan menepuk-nepuk pelan punggung Leon.


"Minumlah, Sayang. Hati-hati ..." ucap Ayaneru yang duduk tepat di sebelah Leon.


Leon segera meneguknya hingga air mineral itu menyisakan setengah gelas saja dan meletakkan kembali gelas itu di atas meja makan. Sementara Leona terlihat sedang menatap Leon penuh dengan rasa curiga.


Papa sedang membicarakan siapa ya? Apakah jangan-jangan kemarin malam kak Leon hampir ketahuan ya? Wah ... inigawat sekali jika sampai terjadi. Bisa-bisa papa dan mama akan menghukum kami. Ughh ...


Batin Leona mulai risau dan hal ini membuatnya tidak segera menikmati sarapannya lagi, bahkan dia hanya memain-mainkannya dengan sumpitnya.


"Leona sayang, ada apa? Apa kamu tidak menyukai makanannya? Mau papa pesankan yang lainnya lagi?" tanya Reo khawatir, karena tidak biasanya Leona seperti ini.


Leona akan selalu menyukai makan. Namun kali ini tiba-tiba saja dia seperti kurang bersemangat setelah Leon tersedak.


"Hehe ... tidak kok, Pa. Aku suka semua kok. Hanya saja tiba-tiba aku ingin pergi ke toilet." ucap Leona kembali bersikap manis dan memperlihatkan deretan gigi susunya yang masih rapi dan putih. "Kak Leon temani aku ke kamar mandi sebentar yuk!" imbuh Leona beralih menatap Leon.


"Hhm. Ayo!" sahut Leon singkat dan mulai meletakkan sepasang sumpitnya.


"Baiklah. Hati-hati, Sayang." ucap Ayaneru menatap kedua buah hatinya.


"Iya, Ma ..." sahut Leona.


Leon dan Leona mulai melenggang bersama menuju ke kamar mandi yang berada di restoran ini. Dan mereka juga dikawal dengan dua orang baby sitter dan juga pengawal.


CEKLEKK ...


"Leona! Ini adalah kamar mandi wanita, mengapa kamu menyeret kakak sampai ke dalam sini? Apa kamu baru saja menonton film horor hingga takut untuk pergi ke kamar mandi sendirian?" tanya Leon keheranan saat mereka sudah berada di ruangan kamar mandi wanita.


Dan untungnya tempat ini sedang kosong. Sehingga Leon tidak akan merasa terlalu malu saat ini.


"Bukan, Kak. Aku mau bertanya sesuatu dengan kakak. Tapi di luar ada baby sitter dan juga para pengawal. Jadi aku membawa kakak masuk deh." sahut Leona sesekali memandang ke arah pintu untuk memastikan jika baby sitter mereka tidak mengikuti sampai ke dalam.


"Bertanya apa?"


"Apakah kemarin malam pergerakan kakak diketahui oleh papa? Apa yang sedang papa bicarakan tadi adalah kak Leon?" tanya Leona memelankan suaranya karena khawatir para pengawal dan baby sitter masih akan bisa mendengarkan percakapan mereka berdua.


"Hhm. Pergerakan kakak di dalam dunia digital terdeteksi oleh anak buah papa. Tapi tenang saja. Mereka tak akan berhasil menemukan kita. Kakak sudah berhasil menghapus riwayat keberadaan kakak dan kakak juga mengirimkan serangan balik untuk mereka." jawab Leon seadanya.


"Huftt ... syukurlah. Aku takut sekali jika mama dan papa akan marah karena kita melakukan semua ini." ucap Leona menghembuskan nafas kasarnya ke udara. "Kak Leon memang yang terbaik deh!! Paling genius dan tak terkalahkan!! Senangnya!!" imbuh Leona kegirangan dan memeluk sang kakak saking bahagianya.


"Jangan berlebihan, Leona! Hal seperti ini sangatlah mudah untuk aku lakukan. Tapi aku tak tau bagaimana jika aku yang berhadapan sendiri dengan papa saat itu. Mungkin papa akan mengalahkanku dan berhasil menemukan keberadaanku." sahut Leon dengan wajah datarnya.


"Hehe ... bagiku kalian berdua adalah pria yang paling hebat dan juga genius! Kakak dan papa sama-sama orang yang keren!!" ucap Leona dengan jujur dan berusaha untuk menghibur Leon, karena Leon menjadi sedikit cemberut.


"Ya sudah. Sebaiknya kita segera kembali yuk, Kak! Mereka akan khawatir jika kita terlalu lama." Leona segera menarik tangan Leon dan menggiringnya untuk meninggalkan kamar mandi lalu bergabung kembali bersama kedua orang tuanya.


...🍁🍁🍁...


Waikiki sebenarnya adalah nama sebuah kawasan di Honolulu, Hawaii. Kawasan ini dikenal sebagai daerah wisata dan permukiman dengan pantai bernama Pantai Waikiki.


Letaknya di sebelah selatan Pulau Oahu. Kawasan Waikiki terbentang antara Kanal Ala Wai di sebelah barat dan utara hingga ke Diamond Head di sebelah timurnya. Nama Waikiki berarti air segar yang menyembur dalam bahasa Hawaii untuk mata air yang mengalir di wilayah tersebut.


Dan dulu pernah memisahkan Waikiki dengan kawasan pedalaman. Waikiki sejak lama dikenal sebagai tempat wisata. Pada tahun 1800-an, Waikiki sudah menjadi tempat peristirahatan anggota keluarga Kerajaan Hawaii.


Pantai Waikiki adalah pantai yang ramai dengan wisatawan. Dari pantai bisa dilihat pemandangan gunung berapi Diamond Head yang sudah tidak aktif. Pantai Waikiki sebenarnya tidak terlalu lebar, dan setengahnya merupakan kawasan untuk berselancar.


Hingga agak jauh ke laut lepas, airnya agak dangkal. Di dasar laut terdapat banyak karang, sehingga orang harus berhati-hati sewaktu menginjakkan kaki.


Ombak di pantai Waikiki cukup besar, terutama pada saat musim angin bertiup kencang. Berselancar di pantai Waikiki cukup terkenal dengan gulungan ombak yang ideal untuk berselancar long boarding, tandem, dan juga bagi peselancar pemula.


Di pantai Waikiki terkadang juga sering diadakan banyak acara sepanjang tahun termasuk kompetisi selancar, pertunjukan seni, tari hula dan lomba kano bercadik.


Bahkan di pantai Waikiki sering ditayangkan film-film gratis. Wisatawan dapat menonton film yang ditayangkan pada layar selebar kira-kira 10 meter. Acara pemutaran film di Pantai Waikiki diberi nama Sunset on the Beach.


Di pantai Waikiki juga banyak terdapat tempat-tempat bersejarah, seperti Taman Kapiolani, Fort de Russy Military Reservation, Laguna Kahanamoku, Taman Kuhio Beach, dan Pelabuhan Ali Wai.


Leon dan Leona mulai asik bermain di bibir pantai dengan membuat istana pasir. Mereka juga ditemani oleh Reo dan Ayaneru. Bahkan kini mereka malah asik berlomba membuat istana pasir, dengan tim Leona dan Ayaneru vs Leon dan Reo.


Setelah cukup lama bermain pasir, mereka mulai bermain air di bibir pantai itu. Namun akhirnya Leon mulai sedikit menarik Leona menjauh dari papa dan mamanya dan mulai berbisik.


"Ada apa, Kak?" tanya Leona keheranan.


"Leona. Sebaiknya kita membiarkan papa dan mama bersama dulu. Biarkan mereka menghabiskan waktu bersama di tempat ini, agar hubungan mereka menjadi lebih baik dan dekat. Ayo pikirkan sesuatu untuk mencari alasan agar kita bisa meninggalkan mereka ..." bisik Leon.


"Yah ... padahal aku masih ingin bermain disini, Kak! Kapan lagi kita bisa menikmati pantai seindah ini?" sahut Leona cemberut.


"Ini semua demi papa dan mama, Leona. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini." ucap Leon meyakinkan Leona.


"Huft ... oke deh." sahut Leona mulai memutar sepasang bola matanya dan sedang berpikir. "Aku punya ide, Kak!! Ayo!!" dengan cepat Leona segera menggandeng Leon dan mulai mendekati Reo dan Ayaneru yang masih asyik bermain air di tepian pantai Waikiki.


...🍁🍁🍁...


Penampakan pantai Wakkiki ...