Release Me, Love Me

Release Me, Love Me
Bonus Part



Hallo sahabat Release Me, Love Me. Sebenarnya novel ini sudah end ya. Author ucapkan terima kasih banyak karena sudah selalu hadir dan memberikan dukungan untuk novel ini.


Dan kali ini kita akan sedikit berbincang dengan para tokohnya yuk!


Q \= Question


Q : Reo, mengapa selama ini kamu menyembunyikan identitas tentang Mr. Rei? Sampai di bab akhir hal itu belum terungkap. Jadi kami ingin kamu menjawab semuanya. Apakah ini berhubungan dengan perjodohan 5 tahun lalu? Ataukah berhubungan dengan dunia bisnismu?


Reo : Sebenarnya hal itu tidak berhubungan dengan perjodohan. Dan aku melakukan semua itu agar pekerjaan dan kehidupan pribadiku tidak tercampur adukkan menjadi satu. Seperti saat ini, aku merasa sangat kerepotan setelah dunia mengetahui jika Mr. Rei adalah aku. Aku menjadi tidak leluasa, dan waktuku bersama dengan keluargaku jadi terbatas. Terlebih hal ini sebenarnya sangat berbahaya untuk keluargaku. Karena bukan hanya di dalam dunia bawah saja kita akan memiliki banyak musuh. Namun dalam dunia bisnis, sebenarnya kita juga cukup banyak memiliki musuh. Jadi intinya, aku melakukan semua ini untuk melindungi diriku dan juga keluargaku.


Q : Pertanyaan untuk Reo lagi. Bagaimana kamu bisa menemukan kembali Ayaneru saat itu? Dan bagaimana kamu sangat yakin jika dia adalah putri tidur kecilmu saat itu?


Reo : Tentu saja aku menggerakkan semua anak buahku untuk mencari dan menyelidikinya.


Q : Lalu, apakah kamu tidak menyadarinya saar malam panas bersamanya saat itu? Mengapa kamu tidak mengenalinya saat itu? Bukankah selama ini kamu sudah selalu mencari tau tentang dia?


Reo : Dia sudah sangat berubah. Saat kecil dia adalah putri tidur kecilku yang sangat manis. Namum rupanya saat sudah dewasa, dia menjadi seorang gadis yang sangat cantik. Dan lagi, karena dupa itu ... malam itu aku tidak terlalu banyak mengingatnya. Karena aku sudah sangat berhasrat. Maaf, Neru ... ( berkata sambil memandang dan mengusap jemari Ayaneru yang duduk tepat di sebelahnya. Sementara yang dipandangi hanya tersipu malu saja.)


Q : Lalu, setelah kecelakaan di malam itu. Apa kamu sama sekali tidak pernah merasa bersalah kepada putri tidur kecilmu? Apa kamu tidak pernah merasa jika kamu sudah mengkhianatinya? Karena malam itu kamu sudah tidur bersama dengan seorang gadis. Bahkan kamu sudah merenggut kesuciannya saat itu.


Reo : ( mengambil nafas panjang lalu mengeluarkannya perlahan) sebenarnya aku sangat merasa bersalah. Untuk putri tidur kecilku dan juga untuk wanita yang menemaniku malam itu.


Q : Lalu, misalkan nih ya. Misalkan saat itu wanita yang sudah kamu tiduri saat itu tiba-tiba meminta pertanggungjawaban darimu dan memintamu untuk menikahinya, apakah kamu akan melakukannya?


Reo : Wanita itu adalah Neru, tentu saja hal itu malah akan lebih menyatukan kami jika kami menikah saat itu juga. Dan itu akan membuatku merasa lebih baik dan lebih tenang. Dan Neru tidak akan menderita dan berjuang seorang diri hingga dia meninggalkan Tokyo. ( Berkata sambil mengusap lembut Ayaneru )


Q : Lalu misalkan jika saja wanita itu bukan Ayaneru? Apakah kamu akan menikahi wanita itu dan melupakan putri tidur kecilmu?


Reo : ( Termenung selama beberapa saat ) Tentu saja tidak! Aku hanya mencintai dan aku hanya menginginkan Neru! Malam itu hanyalah sebuah kesalahan. Dan beruntungnya aku, karena gadis itu adalah Ayaneru.


Q : Baiklah-baiklah. Sekarang beralih ke tokoh lainnya. Ayaneru ... mengapa saat mengetahui jika kamu hamil saat itu, kamu malah meninggalkan Jepang begitu saja? Mengapa kamu sama sekali tidak berusaha untuk mencari pria yang sudah membuatmu hamil saat itu?


Q : Padahal Mr. Rei sendiri saat itu malah meniduri seorang gadis dan juga membuatnya hamil ya ... ( tertawa menggoda Ayaneru dan Reo )


Reo : Bahas yang lain saja! Apa kamu tidak sadar disini juga ada putra dan juga putriku?!!


Q : Ahaha ... baiklah. Maafkan aku. Sekarang kita beralih sama Leon dan Leona saja deh. Leon, apakah saat pertemuan pertamamu dengan papa Reo di Narita Airport kamu sama sekali tidak merasakan jika ada sesuatu chemistry gitu?


Leon : Hhm ... sebenarnya aky tidak merasa curuga sama sekali saat itu. Aku hanya merasa jika papa Reo memiliki sepasang mata yang indah. Dan sangat mirip denganku maupun dengan Leona. Tapi saat itu aku tidak merasa curiga. Aku mulai curiga saat kami berada di apartemen dan sedang menyaksikan sebuah acara TV bersama. Karena saat itu mama terlihat sangat tidak menyukai papa Reo. Dan sebenarnya itu sangat aneh. Mama terlihat sangat membenci papa Reo saat itu, padahal saat itu mama baru saja bergabung dengan perusahaan tersebut. Dan itu sangat aneh.


Q : Begitu ya. Oleh karena itu kalian mulai berniat untuk melakukan tes DNA ya? Sungguh anak yang cerdas! Tapi ngomong-ngomong, apa kamu sungguh tidak mengetahui biaya untuk melakukan tes DNA, Leon? Saat itu kamu bahkan hanya membawa uang sedikit dan hingga akhirnya meminjam kepada papa Reo bukan?


Leon : Aku tidak sempat memeriksa biayanya sebelumnya. Jadi aku tidak tau. Untung saja aku bertemu dengan papa Reo saat itu.


Q : Leona, apa kamu sama sekali tidak pernah merindukan papamu dan ingin bertemu ketika kalian berada di London?


Leona : Papa selalu sibuk bekerja di Jepang. Dan itulah yang selalu dikatakan oleh mama. Jika ditanya rindu, pastinya aku dan kak Leon selalu rindu dan sangat ingin bertemu dengan ayah. Apalagi kita sama sekalj belum pernah bertemu dengan papa sejak terlahir. Dan lagi ... saat itu teman-teman selalu memperolokku dan mengatakan jika aku tidak memiliki seorang papa. Jujur saja rasanya sangat sedih saat itu. Di saat melihat teman-teman bermain dengan papa mereka, aku dan kak Leon hanya selalu bersama mama saja. ( ucap Leona sambil cemberut, membuat Ayaneru dan Reo merasa sangat bersalah dan mengusap hangat kepala Leona. Lalu Reo segera meraih dan menggendong Leona, karena saat ini Ayaneru masih menggendong Anya )


Reo : Maaf ya, Sayang. Seharusnya papa lebih berusaha keras saat itu untuk mencarimu.


Ayaneru : Maaf ya, Sayang ... karena mamasudah berbohong dengan kalian ...


Leona : Hhm. Tidak masalah kok, Ma ... Pa! Sekarang aku sudah punya papa, mama, kak Leon dan adik kecil Anya yang sangat lucu! Aku sangat bahagia sekarang! Dan aku mau kita terusa bersama selamanya!


Reo : Tentu saja, Sayang. Mulai saat ini kita akan bersama selamanya. Dan untuk reader setia, terima kasih banyak ya karena sudah selalu mengikuti kisah kami dan selalu memberikan dukungannya untuk kami. Semoga author bisa membuat novel lain yang lebih menghibur.


Ayaneru : Terima kasih, Semua ...


Leona : Terima kasih, Kakak, Aunty, dan semuanya!


The End ...