Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS95



"Kak Zero,Kak Jeno"Zero dan Jeno menatap Vezia yang sedari tadi diam dan akhirnya memanggil mereka.


"Ada apa putri?"tanya Jeno.


"Bisa panggilkan ayah kemari,dan bisakah Kak Zero dan Kak Jeno membawa Tyn,Tio,serta untuk Alex katakan padanya masa hukumannya untuk sekarang di tunda,akan dilanjutkan setelah perang.Dan 20 orang terpilih,minggu depan akan dijemput pelatihan dipercepat,dan minta Alex memilihkan Penyihir pemanah tingkat tinggi minimal 8 orang,katakan untuk siap dengan perang"ucap Vezia dingin,matanya masih memandang kearah luar.Zero dan Jeno memberi hormat dan mengikuti perintah Vezia.


Selepas Zero dan Jeno pergi,Vezia masih memandang kearah jendela.Melamun itu yang dilakukannya sekarang,entah kenapa dirinya mengingat ucapan Zio tentang Senna.Takut?untuk Vezia tidak ada rasa takut jika menyangkut dirinya sendiri,tapi ini keluarganya,Vezia sudah jelas pernah melihat bagaimana Senna Pemuda yang dianggapnya Pyschopat(Nggak nyadar lu bu🙄Malahn lu Ratunya😂)Menyakiti kakaknya,dan alasannya sungguh tidak masuk diakal.


Karena keasikan melamun,Vezia terkejut ketika merasakan tangan kekar seseorang dari belakang memeluk dirinya.Tanpa berbalik pun dia tahu itu siapa.


"Apa yang membuat Putri ayah ini melamun,hmm.?"Tanya Raja Lucas,dagunya sengaja dia letakan diatas kepala Vezia.


"Tidak ada ayah"ucapan Vezia membuat Raja Lucas lantas melepas pelukannya dan membuat Vezia berbalik menatap dirinya.


Vezia mendongakkan kepalanya menatap netra tajam milik sang ayah yang kini menatap dingin dirinya.


"Zizi sayang kamu sangat kenal dengan Ayah,Kamu tahu kan ayah paling benci ketika kamu berbohong kepada Ayah"suara Raja Lucas terdengar halus namun menyiratkan sebuah makna lain bagi Vezia.


"Zizi cuma kepikiran sama Nenek,Kakek,paman,bibi dan kakak sepupu,Zizi mau secepatnya kita pindah ke Istana yang baru"bohong Vezia,tapi matanya menatap kearah lain,tentu saja Raja Lucas tahu dia berbohong,entah Vezia sangat tidak bisa membohongi ayahnya.


Raja Lucas melepaskan tangannya hendak berjalan keluar,tatapannya terlihat sedih ketika Vezia bahkan tidak mau jujur padanya.


Tapi tangan kecil nan halus Vezia memeluk nya dari belakang.


"Ayah please jangan marah,Zizi cuma kepikiran sama perang nanti,Zizi minta maaf tidak jujur sama ayah,karena Zizi tidak mau ayah ngelarang Zizi ikut nanti"Suara Vezia teredam karena memeluk Raja Lucas dari belakang.


Ini sepenuhnya bukan kebohongan jelas dia kepikiran karena bisa saja disaat perang nanti dia bertemu dengan Senna.


Raja Lucas masih tetap diam.Vezia semakin mengeratkan pelukannya.


"Ayah,jangan marah lagi yah"Suara Vezia sudah terdengar seolah akan menangis.


Raja Lucas menghela napas,berbalik dan memeluk Vezia erat.


"Ayah tidak mau kamu berbohong kepada Ayah sayang,apapun itu ceritakan kepada Ayah,Ayah tidak suka lihat wajah kamu yang melamun seperti tadi"ucapan Lembut Raja Lucas membuat Vezia merasa bersalah harus membohongi ayahnya.


"Ayah!"Raja Lucas menatap kearah bawah,menatap Vezia yang juga menatapnya.


"Zizi,bolehkan melatih beberapa murid sekte Zizi yang akan ikut perang,Zizi janji hanya selesai melatih Zizi akan kembali kemari"mata Vezia menatap memohon ayahnya.


Raja Lucas menghela napas.


"Ayah akan membuatkan satu tempat latihan dikediaman ayah saja,Karena hukuman masih tetap berlaku,selain dari kediaman ayah kamu dilarang kemana mana"ucapan Raja Lucas jelas hal mutlak,tapi Vezia dengan senang hati menerimanya.


"Thank You Daddy!"Vezia kembali memeluk ayahnya.


"Sure Baby,apapun untukmu"Raja Lucas tersenyum,tapi dibalik senyumnya itu tersimpan misteri besar.


"Apapun jika itu dapat membuatmu bahagia,dan tetap berada di sisi Ayah,Ayah menyayangi kamu,jikapun ada seorang lelaki ingin mengambilmu dari ayah,akan ayah lihat seberapa besar nyalinya"Seringaian Raja Lucas terlihat bak seorang Iblis yang siap memangsa seseorang.Untungnya Vezia sedang menonaktfikan kekuatan pembaca pikirannya.


Setelah memastikan Vezia telah tertidur,Raja Lucas mengecup kening Vezia,lalu keluar.


Zero dan Jeno baru saja kembali dari Sekte Iblis Api,mereka cepat karena menggunakan batu teleportasi,dibelakang mereka berdua ada Tyn bocah kecil itu sibuk dengan mainannya,dan sesekali menanyakan keberadaan Vezia,ada juga Tio,dan Alex.


Melihat Raja Lucas mereka memberi hormat.


"Salam Yang Mulia Raja"ucap mereka,sedang Tyn hanya menatap Raja Lucas polos.Raja Lucas tidak asing lagi dengan siapa Tyn dan Tio sebab Penjaga bayangan Vezia selalu melapor,dia juga pada awalnya sama seperti Kakak kakak Vezia yang sangat jengkel dan cemburu melihat Tyn selalu menempel dan mendapat perhatian Vezia,tapi apa yang bisa mereka lakukan jika mereka menggertak Tyn,Vezia tentu akan marah terlebih itu adalah anak berusia 5 tahun.


"Zizi sedang tidur,bawa mereka kekamar Tamu,nanti ketika bangun baru bawa mereka kemari ditaman"ucap Raja Lucas dingin,dan berlalu meninggalkan mereka.


"Kenapa Zia tinggal disini,bukankah dia memiliki Istana sendiri?"tanya Alex bingung.


Zero dan Jeno menceritakan singkat tentang kronologinya,Tio dan Alex menghela napas lega,yah jelas mereka saja tidak setuju jika Randy dengan Vezia,Hello Vezia itu kuat,dan dia harus memiliki pasangan yang setara dengannya.Tentu saja Tio dan Alex juga sama Protectivenya kepada Vezia jika memilih soal pasangan.(Nggak ada harapan buat Randy😂).


"Mari kami antar kekamar tamu"ucap Jeno dingin.Mereka mengangguk,Tyn merengek meminta diantarkan kepada Vezia.


"Tidak mau Tyn mau sama kak Zia"suara rengekan Tyn mengundang tatapan tajam para pelayan dan pengawal,tentu saja waktu Nap Time putri tidak boleh terganggu.


"Tyn,kamu tidak mau kan kak Zia marah padamu,Kak Zia sedang istirahat,kamu tidak mau kan melihat Kak Zia sakit"Tio mencoba menenangkan adiknya ini.Tyn mengangguk dengan mata polosnya membuat beberapa pelayan sedikit gemas,sedikit yah,jelaslah yang lebih gemas itu Putri mereka,bahkan anak kecilpun kalah.


"Jadi untuk sekarang kita istirahat juga,nanti kita akan kembali bertemu Kak Zia"Tyn mengangguk,tentu saja si anak polos akan mengikuti kata kata Tio jika menyangkut Vezia,jelas saja dia tidak mau kakak cantiknya itu sakit.


-*-*-*-*


Kegelapan yang menyelimuti ruangannya tidak menghentikan dirinya yang terus terusan duduk diam,seolah kegelapan adalah sahabatnya.Aura dingin dan menindas membuat dirinya sangat di takuti.


"Tch.Raja Malaikat aku ingin tahu bagaimana calon istrimu itu dapat membunuhku"gumamannya terdengar sangat menakutkan.Dia adalah Raja Iblis,entah bagaimana dia bisa tahu jika penguasa langit dan bumi yang akan membunuhnya adalah calon istri Raja Malaikat.


"Sebelum kau bisa menikah dengannya,aku sudah membunuhnya"seringai kejam nan sexy tersampir dibibirnya,gelas yang digenggamnya pecah akibat genggamannya tapi bukan darah yang keluar tapi hanya cairan hitam.


"My Lord"suara tangan kanannya membuatnya beralih.Dengan angkuh nan sombong dirinya menatao bawahannya.


"Menurut hasil petunjuk yang kami dapatkan,penguasa langit dan bumi itu terlahir di dunia bawah,dan menurut mata mata yang kita selipkan di dunia atas,di kerajaan malaikat,Raja Malaikat beserta Guardiannya hingga sekarang belum menemukannya"ucap nya kepalanya masih tetap tertunduk.Seringaian kembali lagi terlihat.


"Bagus,karena kita sudah disini,sebarkan semua iblis untuk mencarinya"Matanya yang gelap segelap malam itu menatap jendela dengan pongahnya.


"Baik My Lord"


Raja Iblis berdiri dan turun dari singgasananya.


"Saat nya kembali"ucap Raja Iblis dingin,Bawahannya menunduk dan mengikutinya.


-*-*-*@*


Mohon dukungannya😉