Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS42(FLASHBACK4)



"Jerry,kamu nggak pergi sekolah?"tanya Lay yang baru saja masuk ke dalam mobil.


"Nggak,saya mau nemenin Janie"ucap Jerry.


"Janie nggak apa-apa kak,kakak ke sekolah aja"ucap Janie.


"Tapi kan.."


Wajah Janie berubah manjadi dingin tanda jika tidak mau dibantah,Jerry bergidik dan kesal secara bersamaan melihat ekspresi adiknya.


"Bisa nggak sih wajah kamu itu wajah memohon yang imut,ini nggak malah nunjukin tuh muka balok es"ucap Jerry kesal dan membuang pandangan nya kearah jendela.


Lay,Len dan Janie dibuat terkekeh melihat tingkah Jerry.


"Yang adik disini siapa sih"Batin Len dan Lay memandangi Jerry yang tengah kesal dan ngambek layaknya anak kecil.


Janie memegang dagu Jerry dan menarik wajah Jerry agar menghadap kewajahnya.Jerry dibuat blushing dengan senyum manis serta mata puppy eyes Janie yang membuat Janie terlihat sangat imut,bukan hanya Jerry saja tapi Len dan Lay juga.


"Kak Jerry,kakak Janie yang paling tampan,pintar,dan baik,kesekolah yah"ucap Janie dengan suara imut plus wajah memohon membuat Jerry tambah blushing dan dengan cepat membuang wajahnya kearah lain,takut jika Janie melihat wajahnya yang memerah.Janie,Len,dan Lay mencoba menahan untuk tidak tertawa melihat wajah blushing Jerry.


"Jerry,Jerry,ini baru sama adiknya gimana sama pacarnya"Batin Len dan Lay menatap Jerry.


"ehem...iya kakak ke sekolah"ucap Jerry dan mencoba menetralkan senyumnya yang akan mengembang.


"Nah gitu dong"ucap Janie datar dan kembali menatap kedepan dengan wajah dingin.


Jerry,Len dan Lay menjatuhkan rahangnya melihat perubahan Janie yang begitu cepat.


"Astaga cepat banget berubah ekspresinya,mana yang muncul sifat menyebalkan lagi"Batin Lay,Len dan Jerry.


"Udah jalan,ngapain pada bengong"ucap Janie datar membuat mereka tersadar dan dengan cepat mengubah ekspresi mereka.


Len menjalankan mobil,dan keluar dari pekarangan mansion Janie.


-


-


-


-


Janie,Len dan Lay sudah berada dimansion Lay.


"Kenapa nggak kemarkas aja paman?"tanya Janie dengan wajah datar.


"Paman mau kamu nenangin diri kamu,dan soal masalah misi pertama kamu akan di lakukan nanti malam"ucap Lay.


"Kamu istrahat kekamar,paman udah sediain kamar buat kamu di atas,nama kamu sudah ada di depan pintu kamar"jelas Lay lagi.Janie mengangguk paham dan melangkah menuju kelantai atas dimana kamarnya berada.


"Saya harap kamu bisa merahasiakan tentang masalah Janie dengan keluarganya"ucap Lay dingin dan menatap Len.


"Tentu saja tuan.Saya tidak menyangka anak sekecil itu bisa merasakan ini semua"ucap Lay turut sedih dengan keadaan Janie.


"Tapi dibalik itu ada keuntungan,karena kemandirian nya dan tekadnya membuat orang tuanya bangga,dia menjadi anak yang jenius.Apa kamu tahu dia berada di kelas berapa?"ucap dan tanya Lay.Len menggeleng.


"Karena otak jeniusnya itu di usianya yang masih muda lebih tepat 12 tahun dia sudah berada di kelas 12 SMA"ucap Lay,mata Len membulat tanda terkejut.


"Dan yang lebih mengejutkan lagi dia dikategorikan siswa tercerdas dan termuda pertama yang ada di LV International High School"ucap Lay,lagi lagi membuat Len terkejut sampai sampai menganga dengan mata membulat.


"Astaga terbuat dari apa otak anak itu,itukan sekolah yang masuk dalam kategori sekolah bergengsi di dunia dan sekolah yang memiliki murid dengan IQ di atas rata-rata"Batin Len takjub dengan kejeniusan Janie.


"Maaf tuan boleh saya bertanya?"ucap Len dengan takut takut.Lay mengangkat sebelah alisnya.


"Kenapa anda begitu peduli kepada Janie,dia bahkan tidak memiliki hubungan darah dengan anda"ucap Len.


"Saya juga tidak tahu.Perasaan sayang saya tiba-tiba saja muncul,terlebih ketika mendengar penderitaan Janie,hati saya selalu mengatakan untuk melindunginya,dan jangan membiarkan dia bersedih"ucap Lay dan menatap langit langit mansionnya.


"Hubungan darah tidak menjadi sebuah alasan untuk tidak bisa menyayangi orang lain,terkadang hubungan darah lah yang selalu menyakiti kita.Dan terkadang orang yang tidak memiliki hubungan darah dengan kita bisa menjadi orang yang sangat perhatian terhadap kita.Rasa sayang dan nyaman yang muncul di dalam diri membuat kita berusaha melindungi orang yang kita sayangi,begitu pula yang saya rasakan sekarang"jelas Lay,matanya masih tetap menatap kearah langit-langit mansion miliknya.


Len hanya bisa diam dengan ekspresi kagum melihat perubahan bossnya yang tiba-tiba menjadi melankolis.


"Ternyata tuan bisa melankolis juga,saya pikir tuan hanya bisa menunjukkan ekspresi dingin saja"ucap Len kagum.


Puk...


Sebuah bantal kursi melayang kewajah Len.


"Saya juga manusia yang masih memiliki ekspresi lain"ucap Lay kesal.Len hanya menunjukkan cengirannya.


"Usahakan semua nya tidak ada yang kurang"ucap Lay lagi.Len mengangguk dan dengan cepat melaksanakan tugasnya.


Lay beranjak dan berjalan menuju ke lantai dua,menuju kamarnya.


_


_


_


_


Jarum jam menunjukkan pukul 22:30.


Dan Janie telah siap melakukakn misi pertamanya.


Janie menggunakan baju kaos hitam,celana Legging hitam agar Janie bergerak bebas,sepatu boots kulit berwarma hitam,rambutnya ia buat menjadi Ponytail kepang,serta tidak lupa rompi anti peluru berwarna hitam.


"Gunakan ini"ucap Len,dan memberikan Janie sebuah sarung tangan pistol,belati sepasang serta pistol yang peluru nya sudah di isi full.


"Kamu tahukan perusahaan Eyn?"tanya Len.


"Aku tahu,perusahaan itu masuk dalam kategori perusahaan terbesar di dunia,tapi semua pencapaiannya dilakukan dengan cara curang,perusahaan Eyn juga sudah beberapa kali menipu investor yang bekerja sama dengannya,tapi setiap kali para investornya ingin melapor mereka telah lebih dulu dibunuh pembunuh bayaran yang bertugas di perusahaan Eyn"jelas Janie dengan santai.


Len terkejut mendengar ucapan Janie.


"Bagaimana kamu bisa tahu semuanya,semua kejahatan dan kebusukan perusahaan Eyn telah disembunyikan dan tidak ada yang tahu kecuali Tuan Lay."ucap Len.


"Apa kamu tahu Hacker nomor satu di dunia?"Tanya Lay yang baru saja bergabung dengan mereka diruang tamu.


Len mengangguk.


"Tentu saja tahu dia adalah Invisible Hacker sesuai namanya dia tidak terlihat,tidak ada yang tahu pasti siapa dirinya,dia hanya memberi tahu namanya Invisible Hacker"ucap Len.


"Hacker yang kamu bicarakan berada di depanmu"ucap Lay,Len terkejut dan menatap kagum kearah Janie,sedang yang ditatap hanya menunjukkan ekspresi datar.


"Benarkah?"Tanya Len seolah tidak percaya.


"Tentu saja benar,kamu tahukan dengan data-data semua anak buah White devil yang hanya ku ketahui dan semua datanya telah tersembunyi tapi karena dengan otaknya itu dia sudah tahu tentang kita semua bahkan sebelum dia masuk ke dalam organisasi kita"jelas Lay,kali ini yang terkejut bukan hanya Len tetapi juga Janie.


"Paman sudah tahu semuanya ketika kamu berbicara sendiri di dalam kamar kamu,kamu dari awal sudah tahu siapa paman sebenarnya sejak kita pertama bertemu,dan kamu hanya pura-pura terkejut saat paman memberi tahu kamu,paman tidak menyangka jika kamu sangat pandai berakting"ucap Lay dengan senyum mematikan.


"Aku anggap itu sebuah pujian"ucap Janie dingin dan berjalan keluar.


"Janie ini bukan sebuah pujian,kamu kenapa tidak jujur dari awal"ucap Lay kesal.


"Paman tidak bertanya"ucap Janie santai.Lay semakin dibuat kesal dengan jawaban Janie.


"Terserah kamu saja"ucap Lay pasrah.


Bergegas mengejar Janie menuju mobil sekaligus melanjutkan menjelaskan misi mereka.Sedang Lay berada di dalam mencoba menghilangkan kekesalannya.


Janie dan Len telah duduk di dalam mobil.


"Aku akan melanjutkan penjelasan tadi.Awalnya paman yang akan melakukan tugas ini tapi ketika paman tahu jika kamu adalah Hacker, paman serahkan tugas ini kepada kamu.Baru-baru ini ada seorang penyusup yang datang keperusahaan Wet(Perusahaan terbesar ke 5)dan dia berhasil mencuri dan memindahkan data-data kerja sama antara perusahaan Wet dengan perusahaan lain,sehingga perusahaan lain teralihkan bekerja sama dengan perusahaan Eyn,perusahaan Wet meminta kami untuk membantunya,setelah kami cari tahu ternyata dia adalah utusan perusahaan Eyn.Dan mereka mau data-data itu kembali kepada perusahaan mereka(Wet),jadi kamu harus memindahkan semua data-datanya kembali kedalam Flash ini serta hapus semua kerja sama nya,dan selebihnya kamu boleh melakukan apapun dengan perushaan Eyn"Jelas Len diakhiri senyum miring.


Janie mengambil Flash yang diberikan Len.


"Tentu saja,paman akan melihat sesuatu yang menarik"ucap Janie disertai seringai iblis nya membuat senyum Len luntur digantikan wajah bergidik ngeri,Len berusaha agar menahan tangannya yang tiba-tiba gemetar.


"Sebenarnya aku bisa memindahkan datanya sekarang"ucap Janie santai.Len terkejut,tapi setelah memikirkan siapa Janie dia mengubah raut wajah.


"Jadi kenapa tidak sekarang saja?"tanya Len.


"Biar lebih menantang,jadi aku mau melakukaknnya disana,dan juga aku ingin melakukan sesuatu yang membuat perusahaan Eyn hancur dalam semalam"ucap Janie dengan senyum miring serta tatapan bak iblis.


Len sekali lagi berusaha menahan aura dingin dan iblis Janie.


"Perlu aku ingat jangan mencari masalah kepada iblis kecil ini"Batin Len bergidik ngeri,Len bergegas menjalankan mobil ketempat yang akan mereka tuju.


**Gimana-giman seru nggak?


Jangan lupa yah..😉


Author beberapa kali udah mau nyampein tapi kelupaan mulu,soal Visula para pemain Author lagi berusaha buat nyri tapi sih rencananya Author mau gambar sendiri..jadi sabar aja yah buat yang penasaran**..