Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS122



Satu persatu para putri dan pangeran itu memperkenalkan diri,Vezia hanya bisa memutar mata malas ketika para putri(Kecuali putri Keempat)


memperkenalkan diri dengan nada centil dan sombong seolah menggoda sahabat-sahabatnya.


"Mereka membuatku jijik kau tahu Vezia,kuharap ini cepat selesai atau aku akan membunuh ketiga putri itu"Telepati Zio,yang mendapat ucapan setuju dari Draxy dan Goldy.


"Tenanglah Zio,kau harus membiasakan diri,karena aku masih perlu berhubungan dengan kerajaan ini"Zio mengumpat,


membuat Vezia,Draxy dan Goldy terkekeh.


"Jadi kita masuk ke intinya saja,ada apa anda ingin menemui saya?"Ucap Vezia dengan nada dingin,matanya tak lepas dari pandangan Raja Hangao,mengabaikan tatapan Putra Mahkota dan Pangeran ketiga yang memandangi secara terus menerus.


"Kami ingin bertanya sesuatu,bagaimana bisa anda menempati Lembah Api,ketika hampir semua manusia tidak bisa mendekati hutan itu.Terlebih Vampire yang menjadi musuh setiap hewan didalamnya"Vezia tersenyum sinis dan mengangkat jarinya.


"Ini bukan yang kau tanyakan?"Raja Hangao terkejut itu cincin yang selama ini mereka lihat melalui buku sejarah dibalik Lembah Api itu tapi bagaimana bisa.


"Anggap saja aku adalah penerus dari hutan itu,dan sebelum kau bertanya apa hubunganku dengan Putri Vezia,Putri dari Benua Poren.Dia semacam kerabat,tapi hanya melalui keturunan Vampire saja,keturunan Vampire Zeun ada dua orang yaitu aku sendiri,dan satunya adalah Putri Vezia.Tapi secara garis yang akan memerintah sepenuhnya adalah Putri Vezia sendiri disaat waktunya dia memintaku untuk bergabung dengannya"ketiga sahabat Lelaki Vezia mengagumi kebohongan yang dibuat Vezia,jika saja mereka di dunia Modern mereka yakin Vezia akan direkrut menjadi aktris yang baik.


Sedangkan Raja Hangao,sedikit terkejut karena Vezia seolah dapat membaca pikirannya bertanya tentang hubungannya dengan putri Kerajaan Benua Poren.


"Sekarang kau sudah mendapatkan jawabanmu,giliranku untuk mengajukan sesuatu padamu.Ini tidak akan merugikan sama sekali."Raja Hangao mempersilahkan Vezia berbicara,Vezia menyanggah kepala menggunakan tangan kanannya yang bertumpu di lengan kursi yang didudukinya.


"Aku membutuhkanmu untuk membuatku masuk kedalam academy dimana tempat putra dan putrimu belajar,sebenarnya mudah bagiku untuk masuk tapi akan lebih meyakinkan jika kau sendiri yang mengajukannya"Ruangan hening,Raja Hangao terbatuk dan kembali bicara.


"Jika saya boleh tahu anda ingin dimasukkan sebagai murid atau guru?"Vezia tersenyum miring,ini yang dia nantikan.


"Guru.Aku minta dua posisi,sebagi Guru pertahanan dan guru Alchemist,itu jika kau tidak keberatan.Aku akan membalas bantuanmu dengan sesuatu yang berharga hanya jika kau bisa membuatku mendapat jabatan disana"Vezia mengetukkan jarinya dengan alis terangkat menantikan jawaban dari Raja yang dikenal bijaksana ini.


"Aku ingin tahu apa imbalannya?aku bisa melakukannya"Sudah dia duga,tua bangka ini pastinya ingin tahu apa imbalannya.


"Kau ingat tentang batu kristal yang ada di bagian terdalam lembah api?"Raja Hangao terbelalak kaget,begitupun anggota Kerajaan lain.


"Jika kau bisa membantuku batu itu akan menjadi milikmu"Mereka menganga tidak percaya dengan begitu mudah gadis didepan mereka memberikan batu itu hanya untuk jabatan sekecil itu,batu itu adalah batu langka.Setiap serbuk yang dihasilkan dari batu crystal itu dapat menyempurnakan ramuan yang akan dibuat belum jika dibuat untuk kultivasi,kultivasi akan meningkat dan dapat memiliki salah satu elemen yah walaupun penggunaan elemennya hanya bertahan selama 2 tahun saja.


"Sepakat,aku akan membantumu.Kapan kau akan mulai mengajar?"Vezia tersenyum puas.


"Minggu depan,aku butuh itu minggu depan.Dan tentang identitasku,terserah dirimu ingin membocorkannya atau tidak yang penting aku harus mendapatkannya"Dengan itu Vezia dan ketiga sahabatnya menghilang menyisakkan keheningan dari mereka.


"Ayah apakah tidak masalah mempercayainya?"Tanya Lily putri ketiga yang terlihat sangat sombong diantara lainnya.


Raja Hangao melotot kearah Lily,membuatnya menunduk takut."Jaga ucapanmu didepannya,apa kau tahu dia adalah pemimpin kerajaan DIV,jangan membuat Kerajaan kita hancur hanya karena kelakuanmu yang tidak bermoral Lily"Putri ketiga mengangguk dengan patuh namun mengumpat dalam hati.


Noah dan Putri keempat yang tadi meminta cemilan kepada Vezia,hanya diam karena menurut mereka Vezia orang yang baik.


"Silahkan,dan jaga adikmu baik-baik"Putri keempat mengangguk dan menggandeng tangan Noah keluar dengan Noah yang masih asik mengunyah cemilan miliknya.


Merasa tak ada urusan semuanya membubarkan diri,dengan pikiran masing-masing yang memikirkan identitas asli Shera Flevinzi tersebut.


 


\*


 


Vezia berteriak kencang di dalam Mansion mereka,membuat semua anak buahnya terkejut bukan main.


"Zio!!"Vezia berlari mendekati Zio yang tidak bisa bergerak,Vezia berasumsi dia jatuh dari tangga.


Vezia memeriksa denyut nadi dan nafas Zio,"OMG,Zio jangan tinggalin gue pleasee,gue belum siap"Vezia mengguncang tubuh Zio.


Zen dan Zoy,serta anak buah Vezia mendekat dan terkejut melihat Zio yang tengah diam tak bergerak dipelukan Vezia.


"Zio bangun,gue belum siap lu pergi.Siapa yang kerjain tugas tugas kalau bukan lu"Vezia menampar pipi Zio membuat mereka yang menonton meringis.


Ingin ngakak melihat bekas tamparan Vezia tapi tahu situasi,Vezia menatap anak buahnya dengan pandangan sedih."Siapkan pemakaman untuknya,kasihan dia setidaknya kita harus menghormati perjuangan Zio selama ini.Walaupun gue gak ikhlas lu pergi"Vezia membaringkan tubuh Zio dan berdiri.


Mereka semua menunduk melihat wajah Zio yang damai,"Kasihan mana masih muda belum nikah lagi!"Ucap Vezia,yang langsung membuat Zio bangun melotot kearahnya.


"Huwaaa,setan tolong setan"Vezia cengo mendengar teriakan salah satu anak buahnya,"Ya Tuhan,apa salahku memiliki anak buah sebego dirinya"Batin Vezia meratapi nasib.


"Gue kagak mati,astaga punya teman gini amat yah,disumpahin gue mati"Vezia cengir."Abisnya lo gue dapetin gak sadarkan diri,mana gak ada denyut nadi ama napas lagi"Oh tuhan berikan kesabaran kepada Zio,mempunyai teman secantik Vezia tapi kadang lemot.


"Zi,gue vampire.Gue Vampire,gak ada yang namanya Vampire punya napas ama denyut nadi."Vezia tersenyum bodoh dan mengangguk.


"Heheh maafin atuh,gue cuma mau bikin suasana ramai.Kasihan anak buah gue pada jomblo pasti pada kesepian"Semua orang memandangi Vezia dengan wajah bodoh mendengar ucapan Vezia.


"Gue mati aja deh,mati aja.Bodo amat,sumpah bodo amat"gumam Zio,ingin rasanya mencekik apapun dihadapannya.


"Alah bacot lu,cepetan kita balik Ke Istana,abang-abang gue pasti lagi nungguin adik tercintanya"Tabahkan hati para pembaca dan anak buah Vezia menghadapi kelakuan si kulkas 12 pintu dengan suhu berbeda beda.


Voment..


voment..