Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS71



Vezia dan kelima kakaknya,beserta dua ksatrianya memasuki aula,membuat mereka menjadi pusat perhatian,terlebih banyak pangeran-pangeran yang mencoba mencuri pandang ke arah Vezia,membuat keluarga Vezia tidak tahan mengeluarkan aura dingin mereka.


Mereka berjalan menuju tempat yang sudah di sediakan,seperti biasa Vezia pasti selalu duduk di dekat singgasana sang kakek,berbeda dengan Ketiga pangeran Fioska,mereka lebih memilih duduk menemani Lenzi dan Varrel.


"Queen,saya sudah menemukan mereka"telepati Zio.Vezia mengalihkan pandangan nya ke arah Zio yang tepat sekali berada di sebelah kanan beberapa meter dari nya.Zio juga membalas pandangan Vezia.


"Ada berapa orang,dan dimana mereka?"tanya Vezia.


"Tepat berada di sebelah kiri keluarga Denzi,mereka berjumlah 5 orang,mereka adalah Vampir Yuz"ucap Zio.


"Telepati beberapa anggota Demon,Vampir,dan Iblis,jaga setiap sisi istana ini,jangan biarkan mereka lolos,satu lagi lindungi keluarga serta tamuku,jangan sampai ada yang terluka"ucap Vezia.


"Baik my Queen!"


Mata Vezia menatap tajam 5 orang yang berada di sebelah keluarga Kerajaan Denzi.


"Kakek,apa kakek mengenal mereka?"tanya Vezia.


Raja Erland mengikuti pandangan sang cucu.


"Oh mereka adalah keluarga bangsawan menengah,memangnya kenapa?"tanya Raja Erland.


"Kakek percayakan padaku?"tanya Vezia,Raja Erland mengangguk.


"Kakek mereka adalah Vampir Yuz yang selama ini dicari,aku takut mereka akan melukai tamu kita"ucap Vezia.Raja Erland terbelalak kaget.


"Darimana kamu tahu?"tanya Vezia.


"Aku tahu dari tangan kanan Ratu para Vampir,Zio,aku tidak sengaja mendapat telepati darinya"ucap Vezia walaupun separuhnya bohong.


"Apa yang akan kamu lakukan,ingat Zizi kakek tidak mau kamu terluka"ucap Raja Erland dengan pandangan tajam.


Vezia menghela napas.


"Percaya saja padaku!"ucap Vezia.


"Kak Zero!"panggil Vezia.Zero dengan patuh datang menghampiri Vezia.


Vezia membisikan sesuatu


"Baik putri!"ucap Zero.


Zero berjalan ke arah keluarga kerajaan Duntler dirinya menyampaikan apa yang di katakan Vezia,Vezia juga sudah mengatakan kepada nenek,bibi,dan paman pamannya.Mereka sama terkejutnya dengan Raja Erland.


Mereka beralih memandang Vezia dengan tatapan dingin,seolah menyiratkan kata kata yang melarang Vezia terlibat.Vezia hanya menghela napas.


Para Tamu dibuat bingung dengan kelakuan dua kerajaan ini.Vezia menatap penasihat kerajaan agar memulai acaranya.


Acara telah dimulai banyak dari pangeran maupun Putri mencoba menarik perhatian dua kerajaan ini tapi dasarnya mereka acuh mereka menganggap mereka hanyalah sebuah hama,kecuali sahabat sahabatnya.


Vezia turun dari tempat duduk nya diikuti kelima kakak serta dua ksatrianya.Ingatkan dimana Vezia pergi ketujuh kakak Overnya akan selalu ada.


Felly dan Astesia berjalan menghampiri Vezia.


"Vezia"sapa Felly dengan nada riang,dan memeluk Vezia erat,sudah jadi kebiasaan Felly jika bertemu Vezia akan selalu memeluknya.


Para putri yang hadir dibuat iri dengan Felly yang begitu dekat dengan Vezia yang nyatanya sangat sulit mereka dekati karena sifat dingin Vezia.


"Hn!"gumam Vezia dan membalas pelukan Felly.


"Queen pasukan kita sudah siap,aku hanya membawa 4 orang"ucap Zio.


"Tidak apa,kita bukan pengecut mereka juga tidak terlalu kuat, dan lagi cari keluarga bangsawan yang asli,dan bawa mereka sekarang ke aula,aku akan membuat sebuah pertunjukkan"ucap Vezia,di sertai seringai menakutkannya membuat mereka bergidik ngeri.Zio yang di seberangnya saja sudah dibuat takut.


"Baik Queen!"ucap Zio.


"Kita kembali!"ucap Vezia dingin dan berjalan kembali ketempat duduknya.Vezia menatap kakeknya,Raja Erland mengangguk pasrah.


Vezia menatap penasihat kerajaan,tahu jika Putri Vezia menatap nya dia mendekat.


"Keluarga bangsawan Rose,dimohon agar mendekat ada yang ingin di katakan Putri kami"ucap Penasihat,seluruh tamu menatap ke arah meja 5 orang yang berada di sebelah Kerajaan Denzi.


Mereka berlima mengangguk dan berjalan menuju tengah aula.Vezia memandang mereka dingin.Vezia berjalan mendekati mereka,nampak raut wajah khawatir dari keluarganya,tanpa disadari siapapun Vezia telah memasang sebuah perisai transparant untuk melindungi tamu serta keluarganya.


"Salam Yang Mulia Putri!"ucap kelima orang itu serempak.


"Hn!"gumam Vezia sebagai jawaban.


"Ada apa Putri memanggil saya dan keluarga saya"ucap Salah seorang dari mereka.


"Tidak,aku hanya ingin mengajak kalian bersenang-senang!"ucap Vezia dengan seringai iblisnya,yang membuat mereka merinding,serta bingung dengan kata-kata Vezia.


Vezia menatap sekilas ke arah Zero dan Jeno,mereka mengangguk mengerti.Zero berjalan ke arah pintu aula,dan Jeno berjalan mendekati Vezia,memberikan Vezia pedang yang entah sejak kapan sudah di pegang Jeno.


Vezia mengarahkan ujung pedang ke arah pemuda yang bertanya tadi padanya.Seisi aula terkejut,dan bertanya-tanya apa yang di lakukan Vezia.


"Katakan apa maksud kalian menyamar menjadi bangsawan Rose?"tanya Vezia dingin.


"Apa maksud anda Putri?"Ucap balik pemuda itu kali ini dirinya balas menatap Vezia.


Vezia sekali lagi menyeringai.Lalu melirik ke arah Zero,Zero mengangguk dan membawa masuk 5 orang keluarga bangsawan Rose yang asli,seisi aula dibuat terkejut,begitupun Vampir Yuz yang menyamar.


"Rupanya anda sudah tahu,anda benar-benar hebat"ucap Pemuda itu dengan seringainya dan secara serempak mereka berlima berubah,para tamu sekali lagi terkejut melihat perubahan kelima orang itu.Tapi secara diam-diam ada yang mengagumi mereka karena ketampanan mereka.


Vezia tersenyum sinis,dan secara tiba-tiba Zio telah berada di samping,diikuti 4 orang yang masing-masing dari Ras Demon dan Iblis.


Kelima orang Vampir Yuz terkejut melihat Zio.


"Rupanya kau telah kembali Zio"ucap pemuda berambut orange dari Vampir Yuz.


Zio hanya menatapnya sekilas.


"Apa tujuan kalian?"tanya Zio dingin.


"Tujuan kami tentu saja untuk mencari manusia untuk dijadikan Vampir untuk kaum kami"ucap pemuda berambut orange itu santai.


Tapi sedetik kemudian kepala nya terpisah dari tubuhnya membuat seisi aula lagi-lagi terkejut dan ada juga yang pingsan karena tak kuat melihat,mereka menatap ngeri ke arah Vezia sang pelaku penebasan.


"**** lu!"Gumam Vezia.


Keempat pemuda dari Vampir Yuz terkejut,wajah mereka merah padam.


"Ada apa dengan wajah kalian,seperti sedang kepanasan saja"ucap Vezia santai,senyum miring terpatri dibibir cantiknya itu.


"Kau,beraninya kau,akan ku.."kata-kata pemuda berambut hijau itu terpotong karena,sebuah belati menancap tepat di perutnya.


"Berisik!"ucap Vezia dingin.Vezia menatap Zio dan keempat orang yang dibawanya.Tahu arti tatapan Queen mereka,mereka mengangguk.


Zio berjalan mendekat ke arah keempat pemuda yang tersisa yang salah satunya terluka.Mayat yang tadi terpisah dari kepalanya telah lenyap akibat kekuatan salah satu Demon yang ikut dengan Zio.


"Orang-orang bodoh kalian salah menantang dia"Ucap Zio,matanya mencemooh.Keempat pemuda itu menatap Zio dengan pandangan marah.


"Mohon izin Putri bertarung disini rasanya tidak bagus,sebaiknya kami bertarung di arena yang seharusnya"ucap Zio dan berbalik menatap Vezia.


"Tentu,kalian bisa menggunakan lapangan pelatihan Ksatria kami"ucap Vezia dengan senyum manis yang kali ini bukan terlihat imut bagi anak buahnya tapi terlihat bak iblis yang akan menyiksa mangsanya dan tak akan membiarkan mangsanya mati sebelum mangsanya benar-benar tersiksa.Bagi anak buahnya lebih baik Ratu mereka tidak tersenyum,karena itu pertanda sebuah mala petaka,terlebih senyuman nya terbit ketika adanya seorang musuh.


Zio dan keempat orang yang ikut dengannya meneguk ludah kasar.


Mereka dengan cepat beralih menatap keempat Vampir Yuz ini,mereka memegang pundak mereka secara cepat mereka menghilang.


"Kalian ingin sebuah pertunjukkan ikut aku"ucap Vezia santai dan berjalan keluar diikuti orang-orang yang berada di aula.


**Holla guys,jadi gini gue sempat baca beberapa komen pambaca.Ada yang minta up tiap hari sama Crazy up,rencananya author juga maunya gitu,tapi author lagi sibuk,karena persiapan belajar online Author,karena nggak lama lagi Author harus belajar online.Orang tua Author juga lagi mantau banget....jadi maaf kalau misalkan Author nggak bisa up bnyk😪


Jangan lupa,dukungan nya😁😉**