
Langkah kaki tergesa gesa memenuhi koridor istana dengan warna emas.Sepatu berkulit naga hitam itu melangkah menuju kearah pintu besar,dan membuka tanpa salam apapun.
"Ayah!"
Varrel yang kini telah memasuki ruangan yang dipenuhi dengan anggota keluarganya hanya mereka kekurangan Baby kesayangan mereka yang saat ini menjelajahi dunia luar selama 3 bulan.
"Tenangkan dirimu Varrel,kita tidak bisa bertindak gegabah saat ini adikmu sedang berada diluar"ucap Harry mencoba menenangkan Pangeran Kedua Kerajaan Duntler itu agar tidak meledak dan melakukan hal hal yang akan membuat keadaan semakin runyam.
"Kita tidak bisa membiarkan baby tahu tentang ini,awasi mata mat yang dikirim Baby agar dia tidak melaporkan masalah ini.Kita akan memperketat penjagaan Baby ketika dia kembali!"Suara dingin Lucas membuat mereka bukan takut melainkan ikut marah.
"Lenzi atur mata mata Baby agar tidak melapor sesuatu kepadanya.Kita tidak bisa membiarkan dia tahu tentang ini"Erland memijat pelipisnya,masalah yang mendatangi mereka kali ini sangat besar bagi mereka yang terancam akan kehilangan permata mereka.
"Tidak,ba*ingan itu tidak akan pernah bisa menyentuh adikku"Lenzi mengangguk dengan ekspresi muram.
"Maaf Lucas,aku minta maaf atas putriku Diana.Aku tidak tahu dia akan menyembunyikan hal sebesar ini darimu"Ratu Erina menunduk merasa bersalah terhadap menantunya.
Lucas menutup matanya,masih tidak bisa menerima kenyataan besar yang disembunyikan istrinya tentang identitas asli putrinya.
"Seharusnya Diana menulis surat untukmu agar kau tahu tentang Zizi"Ujar Erland.
"Tidak perlu,tidak masalah ini bukan salah Diana sepenuhnya.Diana hanya ingin menjaga Zizi agar dia tetap tersembunyi.Tapi aku tidak akan bisa membiarkan putriku dibawa pergi orang lain,bahkan jika orang itu adalah orang tua kandungnya!"Rahang Lucas mengeras saat mengingat surat yang diterimanya pagi tadi.Surat yang berhasil membuat hidupnya seperti akan hancur,kenyataan bila Vezia baby kecilnya bukanlah anak kandungnya dan Diana melainkan dia adalah seorang Putri dari seorang yang berpengaruh dari Dunia Atas,sesuai yang dikatakan Ayahnya,Rolend.
Yah,Vezia bukanlah putri kandung dari Lucas dan Diana,melainkan anak dari seorang Raja Dunia atas yang berpengaruh.
Wanita yang merupakan ibu kandung Vezia,menitipkan Vezia kepada Diana agar dijaga hingga dia dewasa.Itu karena sang Ibu tidak bisa menerima jika anaknya yang baru terlahir dengan mata langka menjadi bahan perebutan bagi Istana para Dewa dan Malaikat,dan juga terancam akan kehilangan nyawa akibat para Iblis dari Istana Dewa Neraka juga mencoba melenyapkannya.
Agar dapat menyembunyikan Putrinya,Ibu Kandung Vezia membuat fitur wajah Vezia mengikuti Diana,kecuali mata yang tidak bisa dia ubah sama sekali.Saat itu Ibu kandung Vezia dalam keadaan sekarat karena,harus lari dari kejaran para Iblis.
Ayah kandung Vezia sendiri telah mendapat pesan dari istrinya,dia turun ke dunia bawah untuk melihat putrinya tetapi ketika dia tiba,Diana yang dirasuki iblis yang hendak membunuh putrinya membuatnya marah,tetapi dia takut membunuh Diana.Diana yang tahu tentang itu meminta agar ayah kandung Vezia membunuhnya jika tidak Vezialah yang akan terbunuh,dengan terpaksa Ayah kandung Vezia melakukannya.
Dan begitulah kisah sebenarnya dari identitas asli Vezia,Rolend sendiri tahu hanya sebagian dari cerita jika Vezia hanyalah terpilih dia tidak tahu jika cucunya itu sebenarnya adalah putri dari Dunia Atas.
Jika Vezia melanjutkan balas dendamnya,itu berarti Vezia akan membunuh ayah kandungnya sendiri.Disisi lain Lucas sangat ingin mendukung Vezia,tapi dilain sisi dia tidak mau melakukannya.Dia takut jika Vezia tahu sebenarnya,Vezia akan membenci mereka.
"Ayah,kita tidak akan kehilangan Zizi kan?"Keyvino takut,dia takut kehilangan adiknya.
"Tidak,kita akan menjaga Zizi sebaik mungkin.Aku tidak peduli,bahkan jika harus membunuhnya aku tidak masalah selama Zizi tetap bersama kita"Mata Lenzi berkilat tajam,suaranya yang tajam dan dingin membawa suasana diruangan menjadi semakin tegang namun setuju dengan ucapannya.
"Lucas,jika dia benar yang mengantar surat itu.Aku takut dia berarti sudah tahu dimana Zizi saat ini"Tubuh Lucas tegang mendengar ucapan Rolend,kenapa dia tidak memikirkannya.
Lucas mencengkram erat pena bulu ditangannya hingga patah menjadi dua,suaranya serak saat dia memerintahkan anak buahnya,"Kirim surat kepada putriku,katakan selesaikan urusannya secepat mungkin jika tidak aku yang akan membawanya secara paksa untuk pulang"Ronald mengangguk,dan menghilang menyisakkan seluruh anggota keluarga yanga tertekan.
"Kenapa kau melakukan ini padaku Diana?kenapa kau tidak jujur?setidaknya tuliskan surat untukku,aku tidak ingin membunuh seseorang yang menjadi darah dari putriku.Tapi aku tidak ingjn dia meninggalkanku.Kau bahkan masih menyiksaku Diana!"
Like,Comen,Vote