Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS41(FLASHBACK3)



"Janie bangun,kamu nggak sekolah"Jerry sedari tadi mencoba membangunkan Janie,tapi Janie tetap saja masih nyaman dengan mimpi indahnya.


"Janie bangun,kalau nggak bangun kakak siram pake air"ancam Jerry,mata Janie seketika terbuka lebar.


"Ish..iya iya Janie bangun"ucap Janie dengan malas.


"Nah gitu dong,sana mandi terus siap-siap"ucap Jerry.Janie mengangguk dengan malas dan dengan enggan turun dari kasur king sizenya yg begitu nyaman.


Janie memasuki kamar mandi dan membersihkan dirinya.Setelah beberapa menit berada dalam kamar mandi Janie pun keluar.


Karena hari ini adalah hari Kamis,siswa maupun siswi bisa memakai pakaian bebas asal masih terlihat sopan.Janie menggunakan Hoodie berwarna Navy,celana Jeans berwarna hitam,sepatu sneakers warna Navy,rambutnya diikat ala Ponytail dan menyisakkan sedikit pony dibagian samping.Serta tidak lupa tas waist bag bermerk Gucci berwarna putih.


(Hari kamis itu khusus buat kelas ekstrakurikuler yang diikuti para siswa,jadi nggak ada belajar akademik)


Setelah memastikan pakaiannya telah rapi,Janie keluar dari kamarnya dan menuruni tangga,menuju meja makan untuk sarapan.


Janie terkejut melihat Mommy dan Daddy nya.Karena ini untuk pertama kalinya Mommy dan Daddy nya ikut sarapan pagi bersama mereka.Janie mengubah raut wajahnya menjadi dingin,dan dengan pandangan dingin berjalan kearah meja makan,Janie mendudukan dirinya disebelah kakaknya.


"Pagi Janie"Sapa Mommy dan Daddy nya.


"Pagi mom,pagi dad"ucap Janie dingin.Tn dan Ny.Asgr,terkejut mendengar nada dingin Janie.


"Aku sudah selesai,aku pergi dulu kak"ucap Janie dingin.


"Janie kamu sarapan dulu yah,kamu bahkan nggak nyentuh makanan kamu"ucap Jerry.


"Janie udah kenyang kak"ucap Janie.Saat akan melangkah meninggalkan meja makan,suara dingin Tn.Asgr membuatnya terhenti.


"Janie duduk,dan habiskan sarapanmu"ucap Tn.Asgr dingin.


"Janie udah kenyang"ucap Janie dingin tanpa berbalik kebelakang.


"JANIE AYAH BILANG DUDUK DAN HABISKAN SARAPANMU"bentak Tn.Asgr membuat Jerry,Janie dan Ny.Asgr terlonjak kaget.


Janie berusaha mati-matian menahan air matanya agar tidak tumpah mendengar bentakan Daddy nya.


"Sabar sayang,jangan membentaknya dia masih kecil"ucap Ny.Asgr mencoba menenangkan suaminya.


"Apa kamu pikir Daddy tidak tahu,semalam kamu pulang larut darimana saja kamu"ucap Tn.Asgr dingin.Janie terkejut mendengar ucapan Daddy nya.


"Apa urusannya dengan anda"ucap Janie dan berbalik menatap dingin Daddy nya.


Tn.Asgr terkejut melihat tatapan dingin dan kosong putrinya,ini pertama kalinta Putrinya berbicara dingin padanya.


"Daddy berhak tahu apa yang kamu lakukan.Kamu pikir Daddy tidak tahu kamu beberapa kali berkelahi dengan seorang pria sehingga membuat mereka masuk rumah sakit"ucap Tn.Asgr membuat Jerry menatap tak percaya kepada adiknya.


"Heh,bukan salahku membuat mereka seperti itu,mereka lebih dulu menantangku,so dimana letak kesalahnku"ucap Janie dengan pandangan sinis.


"Tidak seharusnya kamu membuat mereka masuk rumah sakit"ucap Tn.Asgr.


"Dalam pertandingan itu harus siap menerima resiko apapun,so mereka harus siap menerimanya,entah itu masuk kerumah sakit atau bahkan kedalan tanah"ucap Janie dingin.


Ketiga orang di depannya terkejut dengan ucapannya.


Plak..


Suara tamparan yang mendarat di pipi kanan Janie membuat suasana menjadi hening.


Janie terkejut dan berusaha menguatkan hatinya.


"Batas?saya bahkan tidak mengingat sejak kapan saya memiliki batas untuk berperilaku,dan soal sopan santun,maaf maaf saja tuan,saya tidak di ajari siapapun soal bersikap sopan santun.Orang tua saya selalu sibuk dengan pekerjaannya,sejak kecil saya selalu sendiri,ketika saya sakit saya harus menanggung sendiri.Apakah anda tahu tuan selama ini saya tidak bermain selayaknya anak yang lainnya,saya selalu berusaha keras untuk membuat mereka bangga dan melihat kearah saya,ketika kecil saya seharusnya di ajari berjalan oleh orang tua saya,justru yang mengajari saya adalah orang lain yang bahkan tidak memiliki hubungan darah dengan saya.Ketika menangis dan seharusnya ada yang menenangkan saya,saya hanya sendiri.Ketika anak yang lain berulang tahun dan mereka mendapat ucapan dari keluarga mereka,saya hanya sendiri tanpa seorang pun yang menemani saya.Selalu yang saya lakukan hanya sendiri tanpa bantuan siapapun,jadi dimana saya harus belajar berperilaku jika orang yang mengajari saya sejak kecil tidak ada"Setiap kata yang dilontarkan Janie begitu dingin dan menusuk tapi tatapan matanya begitu sedih.


Mommy,Daddy,dan kakaknya hanya bisa terdiam tanpa tahu harus berucap apa.Mereka baru menyadari kesalahan mereka.


"Apakah Daddy tahu tamparan yang Daddy berikan tidak seberapa sakitnya dengan penderitaan Janie selama ini.Sekarang Janie yang tanya sama kalian,apa salah Janie,kenapa kalian selalu mengabaikan Janie,hiks...selama ini Janie sudah membuat kalian bangga tapi kenapa,hiks..kenapa kalian masih mengabaikan Janie"Air mata Janie luruh seketika dan terus mengalir tanpa berniat untuk berhenti sekali pun.


"Janie!"suara Lay membuat Janie terkejut dan dengan cepat menghapus air matanya.


"Paman"ucap Janie dan berbalik melihat Lay yang tidak jauh dari nya.


Janie berlari kearah Lay dan memeluk Lay,Lay membawa Janie kegendongannya.Tn.Asgr yang melihat itu terasa sakit,dia bahkan tidak pernah menggendong Janie seperti itu.


"Len!"Lay sengaja membawa Len agar Len mengawasi Janie selama disekolah.


"Ya tuan!"sahut Lay.


"Bawa Janie kedalam mobil,kirim kan email kepada gurunya katakan jika dia tidak hadir hari ini karena sakit"ucap Lay,dan menurunkan Janie.Len mengangguk paham.


"Janie sayang kamu ke mobil,nanti paman susul oke"ucap Lay.


"Baik paman"ucap Janie.


"Janie kakak ikut denganmu"ucap Jerry dan berjalan kearah Janie.


Janie dan Jerry berjalan menuju mobil Lay.


Lay dengan pandangan dingin berjalan kearah Tn dan Ny.Asgr.


"Anda siapa,kenapa anda dengan seenaknya membawa putri saya"ucap Tn.Asgr dingin.


"Biar saya perkenalkan diri,saya Lay,tentang hubungan saya dengn Janie itu tidak penting,saya hanya ingin memperingati anda,jika anda ingin Janie tetap menjadi putri anda,perbaiki hubungan kalian,dan buat Janie bahagia,tapi jika kalian tidak memperibaiki hubungan kalian dan Janie tidak bahagia,jangan salahkan saya jika kalian tidak akan bisa melihatnya lagi"ancam Lay.


Pandangan mata Tn.Asgr bertambah dingin.


"Apa hakmu,dia putriku,kau tidak bisa seenaknya membawa dia pergi dari keluargaku"ucap Tn.Asgr tanpa menggunakan kata formal.


"Aku tidak peduli hak dan tidak nya diriku,aku bisa melakukan apa saja termaksud membawa nya pergi.Jadi,gunakan waktu kalian dengan sebaik mungkin jika tidak ucapkan saja selamat tinggal padanya"ucap Lay,dan berbalik pergi meninggalkan Tn dan Ny.Asgr yang terdiam.


Tiba-tiba saja Ny.Asgr jatuh terduduk,air matanya tumpah tanpa mau dicegah.


"Tidak jangan bawa putriku kumohon jangan bawa dia pergi,aku akan memperbaiki semuanya aku tahu aku bukan ibu yang baik untuknya,tapi kumohon jangan bawa dia"ucap Ny.Asgr dengan tangisan nya.


Lay berhenti,dan berbalik.


"Kuharap kalian bersungguh sungguh ingin memperbaiki semuanya"ucap Lay singkat dan berbalik meninggalkan mereka.


"Jangan tinggalkan Daddy Janie,Daddy mohon,Daddy janji akan memperbaiki semuanya"Batin Tn.Asgr,hatinya terasa pilu mendengar ucapan Lay.


"Jangan biarkan dia membawa putriku,aku tidak mau berpisah dari putriku"Ny.Asgr tidak berhenti menangis.Tn.Asgr memeluk Istrinya.


"Tenang saja dia akan tetap bersama kita,mulai sekarang kita harus memperbaiki semuanya"ucap Tn.Asgr penuh tekad.


Holla..holla..


I'm Come Back....Jangn lupa Like,Coment,Fav,Rate,And Vote..oke