Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS46



Vezia terbangun akibat keributan yang terjadi di depan kamar nya.Dengan kesal Vezia melangkah keluar.


"Ada apa ini?"tanya Vezia dingin.


Terlihat kelima pangeran yang mencoba untuk masuk kekamar Vezia tapi ditahan oleh Zero dan Jeno.


"Zizi,kamu nggak apa-apa kan,dari semalam kamu ngurung diri,kami khawatir tahu"ucap Varrel diangguki semua.


"Zizi,nggak apa-apa kak"ucap Vezia,tapi mereka belum puas,Alvin maju mendekati Vezia dan memeriksa seluruh tubuh Vezia dari atas sampai bawah.


Helaan napas terdengar dari bibirnya.dan diikuti helaan napas yang lainnya.


"Lain kali kalau ada apa-apa,ngomong ke kami,kami nggak mau kamu kenapa-kenapa"ucap Lenzi,Vezia tersenyum melihat mereka semua.


"Kakak-kakak ku yang tampan,aku baik-baik saja,aku tidak terluka sama sekali,aku hanya lelah"ucap Vezia meyakinkan mereka.


"Indahnya,pagi pagi begini sudah melihat senyum manis Zizi"Batin Alvin,Arvin,Keyvino,Lenzi,Varrel,Zero dan Jeno.


"Syukurlah kalau begitu,kamu sebaiknya membersihkan dirimu kita akan mengantar tamu kerajaan pulang"ucap Lenzi dan melirik Keyvino,Alvin,dan Arvin dengan senyum mengejek.


"Kak Key,kak Alvin,dan kak Arvin bakalan pulang juga hari ini?"tanya Vezia.


Mereka bertiga mengangguk lesu.Vezia tersenyum dan maju di depan mereka bertiga.


"Jangan sedi dong kak,Zizi kan bakalan ke kerajaan kakek"ucap Vezia.Mereka bertiga tersenyum dan menatap Vezia penuh kasih sayang.


"Ya sudah kalian juga sana bersiap-siap"ucap Vezia.


"Iya Zizi sayang"ucap mereka berlima serempak.


Mereka berlima bergegas kekamar mereka masing-masing untuk membersihkan diri mereka,begitupun dengan Vezia.


-


-


-


-


Vezia serta keluarganya sedang berada di aula,tidak lupa tamu-tamu kerajaan juga yang turut hadir.


"Terimah kasih kepada tamu-tamu kerajaan yang bersedia ikut dalam acara pertemuan serta ulang tahun putri Vezia,saya berharap ikatan antar kerajaan selalu terjalin satu sama lain"ucap Raja Lucas dingin,tapi tak menghilangkan kewibawaannya.


Setelah pidato singkat dari Raja Lucas.Anggota kerajaan Duntler mengantar anggota kerajaan Tenzia,Fioska,Frost sampai di pintu gerbang istana.


Felly,Randy,Kevin,dan Astesia berjalan menghampiri Vezia.


"Sampai jumpa lagi Vezia,aku harap kita akan tetap menjadi teman"ucap Felly dan memeluk Vezia erat,dan dibalas pelukan dari Vezia.


"Tentu!"ucap Vezia dingin.


"Terimah kasih atas hadiah yang anda berikan putri"ucap Astesia dan menunduk memberi hormat.


"Tidak perlu terlalu formal kepada saya putri Astesia"ucap Vezia.


"Kalau begitu kamu juga tidak perlu formal kepadaku,kamu boleh memanggilku kakak"ucap Astesia dengan senyum mengembang.


"Tentu"ucap Vezia.


"Kamu juga boleh memanggilku kakak,putri cantik"ucap Kevin dengan tatapan genit.Randy memberikan pandangan sinis kepada Kevin.


"Maaf,selain putri Felly dan putri Astesia,adik kecil kami dilarang berdekatan dan memanggil pangeran lain dengan sebutan kakak"ucap Lenzi dingin serta dengan pandangan tajam,begitupun dengan Keyvino,Alvin,dan Arvin,dan Varrel.


"Kakak"ucap Vezia,satu kata mampu membuat mereka luluh dan menghilangkan aura dingin mereka.


"Aku harus berangkat sekarang,sampai jumpa Vezia"ucap Felly dan berjalan diikuti Randy,tapi sebelum benar-benar pergi,Randy melakukan sesuatu yang membuat kelima kakak Vezia berhasil mengeluarkan aura membunuh.


"Sampai jumpa lagi gadis dinginku"ucap Randy dan mencium punggung tangan Vezia.Vezia terkejut dengan tindakan Randy yang tiba-tiba,matanya memandang tajam kearah Randy.


"Kau beraninya kau menyentuh nya"ucap Varrel geram.


"Habis sudah,nih pangeran nyari mati apa gimana"batin Vezia meratapi nasib Randy.


"Kakak"ucap Vezia,tapi kali ini mereka tak menghiraukan panggilan Vezia.Vezia menghela napas.


"Cepat pergi dari hadapan kakak kakak ku jika kau memang masih ingin hidup"ucap Vezia,Randy mengangguk dan dengan cepat menyusul adiknya.Kevin dan Astesia sedari tadi telah lebih dulu pergi.


Vezia berbalik menatap kakak-kakaknya tapi tatapan yang di dapatnya membuat dirinya sedikit takut.


"Mulai sekarang kamu dilarang bertemu dengan pangeran Randy,atau siapapun,jika kamu ingin bertemu salah satu dari kami harus menemani kamu"ucap Lenzi dingin.


"Iya kak"ucap Vezia.


"Master bolehkah aku keluar sebentar aku rasanya ingin melenyapkan bocah kecil itu,beraninya dia menyentuhmu"Ucap Draxy dengan nada menakutkan.


"Benar master,rasanya ingin kulempar dia kehutan lembah api"ucap Goldy.


"Yak,kenapa kalian jadi ikutan sih,sudah cukup keluargaku yang begini,masa kalian tidak memihakku sih"ucap Vezia menggerutu.


"Master memang tuan kami dan menuruti kata master,tapi untuk hal semacam ini kami setuju dan mengikuti ucapan keluarga anda master"Ucap Goldy.Draxy dan Goldy menunjukkan senyum kemenangan melihat master mereka yang pasrah.


"Ada apa ini,kenapa tatapan kalian begitu tajam kepada Zizi?"tanya Raja Lucas yang baru saja datang.


"Habis sudah,jika mereka mengatakan nya aku takut hidup bocah itu akan berakhir"batin Vezia.Dengan cepat Vezia menyela Varrel yang hampir saja memberitahukan semuanya.


"Tidak ada apa-apa kok ayah"ucap Vezia dengan senyum manis.


Paman,bibi,kakek,dan nenek Vezia ikut berkumpul.


"Zizi sayang kami pamit kembali ke kerajaan,sampai bertemu dihadi penobatan mu minggu depan"ucap Raja Erland.


"Iya kakek"ucap Vezia.


"Kamu suka yang coklat kan?nenek akan memberikan mu coklat yang banyak"ucap Ratu Erina.Membuat mata Vezia berbinar lucu.


"Benarkah nek?"


"Tentu saja sayang"ucap Ratu Erina.


"Kami juga akan memberikan mu,kue pelangi,serta makanan kesukaanmu"ucap Ketiga menantu Ratu Erina tidak mau kalah dengan ibu mertua mereka.


"Zizi sayang bolehkah bibi menggendongmu?"tanya Hana.


"Tentu bibi"ucap Vezia,Hana tersenyum dan membawa Vezia kedalam gendongannya,meghujani ciuman di wajah Vezia membuat Vezia tertawa geli.


"Geli bibi"ucap Vezia disertai tawanya membuat yang lainnya tersenyum,terlebih Harry yang untuk pertama kalinya melihat senyum istrinya yang begitu merekah.


Harry berjalan mendekati mereka berdua.


"Sini paman juga ingin menggendong keponakan paman yang sangat cantik ini"ucap Harry.Harry mengambil alih menggendong Vezia.Harry mengecup lama kening Vezia.Harry menurunkan Vezia dari gendongannya.


"Zizi,kamu suka bunga sakura kan?"tanya Enzi.


"Iya,paman"ucap Vezia.


"Kalau gitu,paman akan menanam banyak pohon sakura di taman istana kerajaan Fioska"ucap Enzi.


"Kami juga akan menanam beberapa untuk di halaman depan kamarmu nanti"ucap Keno.


"Benarkah paman?"tanya Vezia.Keno dan Enzi mengangguk dengan semangat.


Keyvino,Alvin,dan Arvin sedari tadi menunjukkan wajah cemberut mereka.


Vezia terkekeh geli,dan mencium pipi mereka satu persatu,mereka bertiga semakin menunjukkan raut wajah sedih dan secara serempak memeluk Vezia.Wajah Lenzi dan Varrel menjadi masam.


"Datanglah lebih sering kesini"ucap Vezia yang dibalas anggukan setelah melepas pelukan mereka.


"Ya sudah,kami pamit kembali ke kerajaan"ucap Raja Erland.


Raja Lucas mengangguk,Lenzi,Varrel,dan Vezia mengikuti Raja Lucas mengantar Raja Erland dan lainnya sampai dikereta mereka.Tanpa mereka sadari Vezia memasang pelindung transparant di kereta Kerajaan Fioska,agar mereka tidak diganggu oleh siapapun.


Kereta kerajaa Fioska menjauh meninggalkan halaman Kerajaan Duntler.


Raja Lucas berbalik dan menggendong Vezia mereka semua masuk kedalam istana.


"Ayah,bolehkah Zizi,datang ke Festival lampion malam ini?"tanya Vezia.


Setiap anggota kerajaan yang berulang tahun,rakyat-rakyat kerajaan akan melakukan Festival lampion sebagai tanda kasih sayang,terimah kasih,dan doa untuk anggota kerajaan yang berulang tahun.


"Boleh tapi kamu harus ditemani kakak-kakakmu,serta kedua kstariamu"ucap Raja Lucas.


"Terimah kasih ayah"ucap Vezia dengan senyum manis.Raja Lucas membalas dengan senyum manis pula.


Holla guys..jangan lupa yah😉