Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS109



Peperangan terus terjadi,Vezia ikut andil dalam pertarungan,bisa dilihatnya prajuritnya banyak yang terluka untungnya Vezia siap sedia menyediakan mereka ramuan.Untuk penyihir penyihir itu mereka juga terus berusaha.


Vezia menengadahkan kepalanya menatap bulan yang sedikit lagi akan terang.Dirinya melirik kearah Petua Jin.Petua Jin mengangguk sebagai tanda bahwa dia akan mulai.


Petua Jin menghilang,dirinya menuju kearah 3 Raja yang tengah berada di sebuah ruangan,seperti ruangan ritual persembahan.


"Siapa kau?kenapa kau bisa masuk kemari?"tanya Raja Fuzima,melihat petua Jin yang tiba tiba datang.


"Aku!"tunjuk Petua Jin.


"Iyalah siapa lagi,memangnya yang baru datang diruangan ini siapa lagi jika bukan kau"sentak Raja Todori.


"Oh,aku toh.Aku,aku siapa ya?"Petua Jin ingin sekali tertawa melihat wajah masam ketiga orang dihadapannya.


"JANGAN MAEN MAEN,JANGAN MAEN MAEN🐍🐍🐍"ucap Raja Tokiya dengan rada ngegas.


"Si Raja malah tereak,santai bung santai,saya cuma numpang aja kok ini"Suka sekali Petua kita satu ini menaikan darah tinggi 3 raja ini.


"Numpang kepalamu.Katakan sebenarnya ada tujuan apa kau kemari?"kali ini nada bicara Raja Tokiya begitu dingin.


"Kan saya sudah bilang,saya cuma mau numpang,numpang buang air besar,salah emang?sebagai Raja gak boleh pelit,anda kan dapat semua kemewahan juga dari rakyat,jadi harus berbagi,kalau pelit nanti peti mati nya sempit loh,itu gelap loh hiih,emang gak takut?"eh buseeet..nih Petua,malah becanda lagi,kelarin itu woy.


"Siapa sih,yang mengirimkan spesies semacam ini kemari"ucap Raja Hidori,memandang Kesal Petua Jin.


"Tidak tahu,mungkin nyasar,tidak boleh berpikiran buruk,dia mungkin memang numpang saja"ucap Raja Todori,wah koslet nih otaknya si Raja.


"Numpang gimana?disini tidak ada kamar mandi,mau buang air dimana?nah ini udah lama pengen nanya orang dulu bagaimana sih buang airnya?"lah ngapa jadi ngegosip sih.


"Oy oy,saya dikacangin nih,saya masih disini loh,jangan bergosip dosa loh"Petua Jin nampak kesal karena dicueki.


"Iya juga ya.Udahlah sekarang kasih tahu kami,siapa kau sebenarnya?"tanya Raja Tokiya.


"Saya Petua Jin,pemusnah Kaum Setan seperti kalian!"tepat setelah Petua Jin selesai berbicara dirinya menyerang ketiga raja itu,yang nampak sedang ingin mengeluarkan sesuatu yang tersembunyi didalam tubuh mereka.


"Eh,jangan main serang serang,saya belum siap"ucap Raja Hidori seraya menangkis sihir sihir milik Petua Jin.


"Emangnya nyerang musuh,harus menunggu dia siap dulu,ya tidaklah yang ada saya yang diserang duluan"oceh petua Jin.


Petua Jin mundur beberapa langkah,dan melihat ketiga Raja itu yang tiba tiba mengerang kesakitan.


Petua Jin memfokuskan sihir hitamnya guna mencari sesuatu di dalam tubuh ketiga Raja angkuh itu.


"Dapat!"gumam Petua Jin.


Lain dengan Petua Jin lain pula keadaan diluar,mayat sudah berjejeran di sana sini tentu saja itu mayat prajurit kerajaan musuh.Sedangkan Prajurit Vezia hanya terluka,para penyihir banyak yang kelalahan tapi mereka tetap bertahan,karena semua tergantung pada mereka,semua ribuan nyawa prajurit para penyihir lah yang memegangnya,mereka merasa bangga tentu saja,ini adalah salah satu tugas besar langsung dari Ratu nya 5 Kerajaan besar.


Kita kembali ke Petua Jin yang sedang sibuk goyang TikTok,eh janda deng,maksudnya Canda,typo mulu penasaran,eh maksudnya perasaan.Ciee yang make perasaan hati hati loh digantungin kagak enak.


Yoo lupakan yang diatas kita kembali kedunia perhaluan author.


Petua Jin mencoba menghindari Raja Raja yang terlihat ganas karena telah bertransformasi menjadi Raja SETAN,temannya para njingan kalau orang orang sedang mengumpat.


Petua Jin membuat sebuah lingkaran di sekelilingnya agar membantu menahan mereka menyerangnya sementara dirinya fokus membaca mantra.


"Nigrum Vinculum!"setelah mantra itu terlihatlah Rantai Hitam dari tanah yang mengikat ketiga Raja Setan itu.


Memastikan Rantai Hitam telah bangkit,Petua Jin membuat sebuah Array berbentuk bunga Higanbana dalam bentuk yang rumit,dititik tengah bunga Higanbana ketiga Raja itu berdiri.


Setelah itu Petua Jin mengiris tangannya dan meneteskan tepat di depan sebuah bunga Higanbana berbentuk Array di udara,di depan wajahnya.


Seiringan sebuah cahaya muncul,teriakan memekang kesakitan Setan Setan tak berakhlak yang memang siapa bilang punya akhlak terdengar di dalam ruangan itu.


Mulut Petua Jin tak berhenti membaca mantra guna mengambil sesuatu didalam tubuh ketiga orang yang gak ada akhlak nya sama sekali.


"LEPASKAN KAMI MANUSIA SIALAN!"teriak Raja Hidori.


Petua Jin bodo amat,dirinya masih sibuk baca mantra.


Butuh waktu 2 menit lamanya hingga akhirnya ketiga Raja itu musnah tersisakan (aku tanpa mu)butiran debuuu..


Petua Jin mengambil 3 kristal hitam,itu adalah inti kehidupan tiga Raja Setan itu.


Petua Jin memasukannya kedalan kantong khusus.Dan berlalu keluar.


Ketika dirinya keluar terdengar seruan bahagia dari pihak Vezia.Memang ketika Raja Setan mati pasukannya pun akan ikut musnah.


Petua Jin sangat senang,akhirnya setelah sekian lama dirinya berguna juga.


Karena sibuk melamun Petua Jin tersentak merasakan sebuah pelukan.


"Terimah kasih Guru,jika bukan karena Guru,mungkin perang ini akan berlangsung lama"ucapan tulus Vezia membuat Petua Jin terharu dan menitihkan air matanya.


"Ini semua karena mu Vezia,kamu yang membimbing mereka,kamu memang pantas menjadi pemimpin dimasa depan.Kamu yang membuat semuanya berubah"ucap Petua Jin seraya membalas pelukan Vezia.


"Tidak,aku hanya membantu mengajari mereka,selebihnya itu karena tekat mereka sendiri.Aku bangga memiliku mereka,dan aku bangga mempunyai guru seperti mu"Tangisan Petua Jin tak terbendung untuk pertama kalinya dia mendapatkan kata kata seperti ini,dirinya merasa sudah berguna.


"Terimah kasih Vezia,terimah kasih,kamu membuat hidupku lebih terasa berguna!"Vezia tersenyun mengelus belakang punggung gurunya itu.


"Zizi!"oh mereka lupa dengan lelaki over posesif Vezia.Aura tak mengenakan sudah terlihat tapi sebisa mungkin Vezia mencoba membuat mereka tenang.


"Bagaimana keadaan Benua Poren?"tanya Vezia melalui telepati kepada Felly.


"Syukur semuanya baik baik saja.Pihak kita menang.Dan kembalilah secepatnya kau membuatku khawatir!"Vezia menghela napas lega.


Vezia menaiki petirnya,sontak semua orang berbaris rapi.


"Terima kasih untuk kalian semua,yang telah membantu dalam perang ini.Terima kasih tanpa adanya kalian kami mungkin akan kalah,sekali lagi terima kasih!"


ucapan Vezia membuat mereka terharu.


"Tidak Putri ini semua berkat anda,kami bisa seperti ini dibawa bimbingan anda!"


Vezia tersenyum tipis dan menggeleng.


"Bukan,bukan karena aku,tapi karena tekat kalian,tekat kalian yang ingin melindungi Benua kita,itu berarti kalian sangat mencintainya.Aku hanya mengajari kalian,tapi tekat kalian yang membuat kalian mampu melakukannya"Mereka menangis bahagia,tak salah memang jika Vezia adalah pemimpin mereka.


"KARENA KAMI MENCINTAI ANDA SEBAGAI RATU KAMI,RATU VEZIA!"ucapan serempak itu membuat keluarga kerajaan merinding,bukan kata cinta nya tapi,entah kenapa alunan ucapan mereka terdengar sangat hormat untuk Vezia..


Rasa bangga menyelimuti keluarga Vezia,mereka tersenyum melihat Vezia.


"Terimah kasih.Sekarang waktunya kita kembali!"ucap Vezia,mereka mengangguk,Vezia turun disambut pelukan dari ayahnya.


Semua prajurit membungkuk hormat kearahnya.25 penyihir mendekati Vezia.Membungkuk hormat.


"Aku bangga pada kalian,terima kasih telah bertahan,sebagai ucapan terima kasih,kalian akan mendapatkan gelar penyihir tingkat paling tinggi kerajaan,di 5 kerajaan besar,yang artinya kalian termaksud orang terhormat di benua Poren.Kuharap pencapaian ini tetap membuat kalian rendah hati,dan jangan mudah sombong!"ucap Vezia,Vezia memang diberikan wewenang mengendalikan 5 kerajaan jadi tak heran.


Ucapan Vezia sukses membuat ke 25 penyihir itu menganga tak elit.Benarkah?ini bukan mimpi kan.


"Ini bukan mimpi,ini nyata!"ucap Vezia meyakinkan.Sontak tangis haru terdengar dari mereka.Mereka membungkuk.


"TERIMAH KASIH RATU.KAMI AKAN SELALU MENGIKUTI PERINTAH ANDA,MENJADI YANG PALING SETIA DI 5 KERAJAAN,TIDAK AKAN MENGKHIANATI ANDA SAMA SEKALI!"ucap mereka serempak.


Raja Frost,Raja Tenzia,Raja Denzi,dan anak anak mereka,menganga melihat bagaimana hormatnya mereka pada Vezia Bahkan janji mereka yang hanya untuk Vezia.


Sekali lagi mereka bersyukur memiliki Vezia.Terlebih keluarga Vezia yang sangat bahagia.


"Berhentilah membungkuk,apa kalian tidak ingin memberi pelukan pada adik junior sekte kalian!"inilah yang Sekte Iblis Api suka dari Vezia,walaupun pangkatnya tinggi tapi dia masih menghormati mereka sebagai senior walaupun Vezia yang terkuat,jadi perlakuan Sekte Iblis Api pada Vezia itu seperti adik kesayangan mereka.


Ke 25 penyihir itu menatap ragu keluarga Vezia.Untuk kali ini keluarga Vezia mengalah,mereka mengangguk.


Sontak saja ke 25 penyihir,yang diisi 5 perempuan dan 20 lelaki itu menerjang Vezia dengan pelukan.


"Ah,ternyata adik kecil kita ini sudah beranjak sangat dewasa walaupun umur masih 10 tahun sih!"gumam salah satu penyihir penyegel suci.


"Tentu saja.Rasanya saat dia baru masuk,dia masih kecil bahkan mengambil sesuatu harus butuh bantuan kita"terselip nada candaan,membuat Vezia berdecak kesal.


"Ayolah kak,tidak mungkinkan aku akan kecil terus!"Salah satu mereka suka,Vezia begitu menghormati yang paling tua,tapi jika mereka juga bersikap baik.


"Iya iya,sudahlah kalian ini malah bertengkar,kalian juga adik kecil kita ini kelelahan,malah di ajak berdebat!"Salah satu murid bernama Reina menengahi dia yang paling dewasa.Mereka sudah melepas pelukan mereka.


"Kak Reina yang terbaik berbeda dengan mereka!"ucap Vezia,Reina terkekeh melihat wajah cemberut 24 orang itu.


"Saatnya kita kembali,aku masih memiliki beberapa pengumuman penting!"ucap Vezia.


Mereka mengangguk dan memutuskan kembali,terlebih Vezia,dirinya harus extra sabar menghadapi ketiga sahabatnya yang bertelepati menyuruhnya cepat kembali karena mereka khawatir.Mereka bisa bertelepati karena Vezia memberi mereka lonceng sihir,jika digoyangkan sekali dan menyebut nama orang yang dituju kita akan bisa bertelepati.


Vote.Comen.Fav.And Like.OkeπŸ˜ŒπŸ™‚