Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS61



Vezia masih saja memandangi ke arah luar dengan wajah dingin nya,bagi orang lain yang melihat mungkin itu hal yang biasa tapi tidak bagi keluarganya.


"Zizi sayang kenapa kamu lagi-lagi melamun,apakah ada yang mengganggumu?"tanya Raja Erland dengan nada khawatir.


Vezia yang awalnya menatap kedepan beralih menatap wajah khawatir sang kakek,dirinya juga mengedarkan pandangannya menatap wajah khawatir yang tercetak jelas di wajah seluruh keluarganya.


"Zizi nggak apa-apa kok,Zizi cuma lagi mikirin sesuatu"ucap Vezia.


"Kamu mikirin apa hmm?"tanya Raja Lucas dengan lembut.


"Kata kak Felly,jika sudah berumur 10 tahun akan masuk akademi,apa Zizi juga harus ikut?"tanya Vezia.Raja Lucas dan yang lainnya menghela napas.


"Kamu ini hal sekecil itu jangan di pikirkan,membuat kami khawatir saja.Dan lagi kamu itu tidak perlu ke akademi juga tidak apa-apa,kamu itu sudah jenius tanpa harus kesana"ucap Harry dengan gelengan kepala.Vezia mengangguk mengerti.


"Tapi,kalau Zizi mau ikut bolehkan?"tanya Vezia menatap mereka semua.


"Ayah dan yang lainnya akan memikirkan terlebih dahulu. Karena kakak-kakak kamu tidak ada lagi di akademi,siapa yang akan menjaga kamu"ucap Raja Lucas dengan helaan napas.


"Zizi bisa jaga diri sendiri kok"ucap Vezia meyakinkan.


"Ayah tidak bisa melakukannya jika harus membiarkan kamu sendiri,kamu tahukan kami semua tidak bisa jika melihat kamu di dekati orang lain"ucap Raja Lucas dengan menatap tajam ke arah Vezia.Vezia menghela napas.


"Zizi kan bisa membawa Zero dan Jeno,disana tidak ada larangan bagi siapapun yang membawa ksatria maupun pelayan"ucap Vezia,seketika mereka semua berpikir memang di sana tidak ada larangan sama sekali,tapi yang menjadi masalah disini adalah para murid akan tinggal di asrama,dan akan kembali jika mereka telah menyelesaikan pelajaran mereka selama beberapa tahun.Vezia tahu isi pikiran mereka.


"Ayah,sistem disana tidak mengharuskan,tinggal di asrama kan,kakak-kakakku saja mereka tidak tinggal di asrama,jika masalah perjalanan,keluarga kita kan memiliki batu teleportasi itu tidak masalah sama sekali bukan"ucap Vezia matanya menatap penuh harap agar di beri izin.


Memang kakak-kakak Vezia tidak tinggal di asrama tapi mengapa mereka mengatakan beberapa tahun tidak bertemu itu disebabkan mereka terlalu sibuk mengurusi pelajaran dan juga beberapa tugas dari kerajaan yang harus dilaksanakan sebagai pangeran,terlebih walau mereka masih kecil,mereka sudah ikut serta dalam perang antar kerajaan,bagi kakak-kakak Vezia bertemu hanya beberapa menit itu tidak cukup,dan jika tidak bertemu beberapa hari itu bagai bertahun-tahun(alay bat sih🤣).


Mereka semua berpikir benar apa yang dikatakan Vezia,disana tidak ada yang mengharuskan tinggal di asrama,tapi mereka tetap enggan membiarkan Vezia ke akademi,sebab wajah Vezia baru dilihat dari beberapa kerajaan saja dan tamu-tamu yang hadir di istana mereka,tapi bagaimana dengan kerajaan Denzi.Walaupun kerajaan Denzi bermusuhan dengan empat kerajaan lain.Di akademi itu tidak melarang untuk siapapun memasuki akademi,yang mereka tidak inginkan adalah jika Vezia bertemu dengan anggota kerajaan Denzi,dan mereka akan menyakiti Vezia,terlebih mereka takut dengan kecantikan Vezia dapat mengundang sesuatu yang tidak baik untuknya,mereka sudah mendengar bagaimana perilaku para pangeran dari kerajaan Denzi,mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan seseorang yang menarik perhatian mereka sekalipun itu adalah anak dari musuh kerajaan mereka.Walaupun nama Vezia terkenal keseluruh penjuru benua,tapi wajahnya hanya beberapa kerajaan saja yang tahu.


Vezia yang membaca pikiran mereka menghela napas,dirinya seperti nya harus ekstra membujuk keluarganya yang over ini.


"Ayah,tenanglah,lagi Zero dan Jeno mempunyai tingkat kultivasi yang hampir setara dengan kak Zian,dan kak Key,tidak semudah itu mereka akan melukaiku,dan lagi ayah apa ayah meragukan kekuatan ku?"ucap dan di akhiri pertanyaan dengan aura dingin dari Vezia.Mendengar ucapan Vezia mereka seketika sadar dan bergidik ngeri dengan aura Vezia.Mereka memang tidak tahu Vezia berada di tingkat berapa,tapi jika dilihat dari auranya itu membuat mereka yakin jika tingkat QI Vezia tinggi.


"Kami akan memikirkan nya terlebih dahulu,setelah makan malam nanti,kita berkumpul diruang keluarga kerajaan,dan lagi ada hal yang ingin kami tanyakan padamu!"ucap Raja Lucas tegas dengan tatapan tajam.Vezia mengangguk mengerti,dia sudah tahu apa yang akan ayahnya tanyakan.


Setelah perbincangan mereka,mereka mengalihkan perhatian mereka ke arah depan.


"Salam keluarga kerajaan Duntler dan Fioska,semoga diberikan kejayaan serta umur panjang"ucap Randy,Felly,Astesia,Kevin,William,Stefania,dan Ferdi.Masih ingatkan dengan mereka.


Stefania Frost kakak dari William,Felly,dan Randy.Dirinya sudah berusia 26 tahun dan akan menikah bulan depan.


William Frost yang sekarang berusia 22 tahun telah di angkat menjadi putra mahkota,awalnya Stefania menjadi putri mahkota tapi di karenakan dirinya akan menikah,William yang mengambil posisinya.


Randyan Frost,lelaki dengan wajah datar sedari kecil telah tumbuh menjadi laki-laki berusia 15 tahun yang tampan walau masih tampan kakak-kakak Vezia.Ada yang tidak diketahui siapapun kecuali dirinya,Vezia,Felly,dan kedua kakaknya,sejak kecil Randy telah mencintai Vezia,Vezia tahu perihal itu karena Felly pernah mengatakan nya tapi Vezia selalu menghindar dia tidak mau menjalin hubungan spesial dengan siapapun,terlebih jika keluarganya tahu,itu akan berbahaya,karena sampai saat ini kelima kakaknya masih melarangnya dekat dengan Randy.


Kevin Tenzia,Putra mahkota dari kerajaan Tenzia yang sekarang berumur 25 tahun,dulunya menyimpan rasa pada Vezia tapi sadar diri dengan jarak usianya dengan Vezia,terlebih sulit untuknya mendapatkan hati gadis dingin itu.Dan juga Kevin yang tidak lama lagi memegang tahta kerajaan Tenzia akan menikah 2 bulan setelah pernikahan Stefania.


Ferdi Tenzia,Pangeran kedua dari kerajaan Tenzia memiliki usia yang sama dengan Lenzi dan Keyvino yaitu 19 tahun,dirinya juga tak kalah tampan dengan Randy.


Back To Story


Keluarga Vezia berserta Vezia hanya mengangguk ada yang berwajah datar dan ada pula dengan senyum ramah.Membuat mereka bergidik ngeri.


"Terimah kasih atas ucapannya!"ucap Vezia masih tetap dengan wajah datar dan dinginnya.


"Ayah bolehkah aku bergabung dengan mereka?"tanya Vezia.Raja Lucas menatap kelima kakak Vezia,seakan paham mereka mengangguk.Setelah mendapat anggukan Raja Lucas menatap Vezia,dan mengangguk tanda setuju.


Vezia melangkah turun dari singgasananya diikuti kedua ksatria,serta kelima kakaknya,mereka bertujuh mengapit Vezia,membuat Vezia sedikit meringis melihat tingkah over mereka.


Vezia maju kedepan dan memberi salam dengan sedikit membungkuk diikuti ketujuh kakak-kakak overnya.


"Terimah kasih sudah hadir diacara saya!"ucap Vezia dingin.


"Tentu!"jawab mereka.


Felly menatap gemas melihat baby face Vezia,secara spontan dirinya memeluk Vezia.


"Kau sangat imut Vezia!"ucapnya dan mencubit pipi Vezia,Vezia hanya diam dengan perlakuan Felly,dirinya sudah terbiasa melihat tingkah sahabat nya ini.


"Ehem!"deheman ketujuh kakak Vezia membuat Felly menjadi malu.


Dirinya melepaskan pelukannya dan memberikan senyum malu.Vezia terkekeh kecil melihat tingkah lakunya.


"Kau ini,kemarin kita sudah bertemu tapi kau memperlakukan ku seakan kita baru bertemu saja!"ucap Vezia dengan gelengan kepala tapi nada bicaranya masih tetap datar,membuat mereka bingung untuk menentukan Vezia sedang bercanda atau entahlah mereka juga tidak tahu.


"Heheh,maaf,wajahmu terlalu imut untuk di lewatkan"ucap Felly dengan cengirannya.Astesia yang melihat tingkah Felly dibuat geleng-geleng kepala tak hanya Astesia tapi yang lainnya juga.


"Berperilaku lah seperti seorang Putri,Felly"ucap Stefani menegur adiknya.


"Iya kak maaf!"ucap Felly dengan menunduk sedikit.


"Master,kami sudah memeriksa nya master!"suara Goldy tiba-tiba masuk kedalam pikiran Vezia.


"Apa kalian berdua baik-baik saja?"Tanya Vezia,dirinya merasa khawatir kepada kedua pets nya ini.


"Kami baik-baik saja master,kekuatan kami lebih besar dibanding dirinya jadi kami mampu membuatnya tidak merasa kan keberadaan kami!"ucap Draxy.Vezia menghela napas lega.


"Apa dia melakukan sesuatu?"tanya Vezia.


"Tidak Master,tapi kami tidak sengaja mendengarnya mengatakan sesuatu!"ucap Draxy.


"Apa itu?"tanya Vezia.


"Dia mengatakan 'aku menemukanmu gadisku' itu saja lalu dia menghilang"ucao Goldy.


Vezia berpikir sejenak,apa mungkin di acara ulang tahunnya ini salah satu wanita yang disukainya hadir,tak mau ambil pusing Vezia tak lagi memikirkannya,terserah entah siapa wanita itu dan pria aura jahat itu,selagi dia tidak menyerang istana Vezia itu bukan urusannya sama sekali.


"Baiklah,terimah kasih,kalian kembalilah keruang Dimensi!"ucap Vezia yang langsung di turuti kedua pets nya.


Holla Guys..


jangan lupa like,Coment,Fav,Rate,and Vote