
Vezia memandang jauh kearah dalaman hutan yang berada di sekeliling markas Mafia miliknya,rambut emasnya telah berubah menjadi warna putih perak dan matanya menjadi hijau zambrud.
Sebentar lagi Vezia akan menuju benua Jeiron guna menemui raja Hangao yang menanyakan perihak lembah yang kini ditempati kerajaannya.
Kaki jenjang panjangnya melangkah menuju keluar,dan telah mendapati semua pasukannya telah berkumpul di lapangan tempat latihan mereka.
Vezia hanya akan membawa Zio bersama 20 orang,10 diantaranya adalah Vampire.Vezia mengangguk kearah Zio,Zio yang mengerti dengan kode dari Vezia berbalik dan menatap kearah 20 orang yang senantiasa menunduk didepan Ratu mereka.
"Ingat,jangan ada yang menyerang tanpa perintah dari Queen,selalu kenakan topeng kalian.Kerajaan DIV telah dikenal berhubungan dengan organisasi Mafia White Black jadi kalian akan menggunakan topeng lambang kita"Serempak mereka berteriak paham,Vezia mengangguk puas.
Dan bersama hilangnya Vezia dari lantai atas merekapun ikut menghilang tepatnya berteleportasi,Vezia tidak peduli jika dia mengejutkan Kerajaan Hangao dengan kedatangannya yang cepat.
Penjaga gerbang yang memang diberi tahu jika akan kedatangan tamu membuka kan pintu,Vezia memimpin bersama Zio disampingnya.Semua orang yang melewati Vezia merasa bergidik dan merinding merasakan aura mematikannya.
Tapi juga yang membuat mereka sangat penasaran adalah,gaya berpakaian Vezia.Oh beruntung Vezia tidak membawa kakak Overnya jika tidak,bisa dia pastikan semua mata akan menjadi buta melihatnya.
Tentu saja pakaiannya berbeda,celana jeans hitam,sepatu bot hitam berhak,dan tank top diatas pusar dengan lengan panjang berwarna biru tua dilapisi jaket kulit tanpa lengan berwarna hitam,memperlihatkan perut putihnya yang memiliki Tatoo tengkorak dililit ular di sisi kiri.
Sarung tangan yang hanya menutupi setengah jarinya berbordir lambang White Black berwarna putih sangat serasi dengan topeng perak berlambang Q dengan tengkorak dililit ular di sekelilingnya.
Rambut putih peraknya diikat setengah menjadi kuncir kuda menampilkan leher jenjang yang dinodai tato bergambar Naga dan Phoenix yang terlihat seolah melilit sekitar lehernya.
Seorang Penasihat Kerajaan datang mendekatinya dengan membungkuk,"Kami ingin bertemua Raja Hangao,saya mendapatkan pesan jika dia ingin bertemu pemimpin Kerajaan DIV"Ucap Zio dengan nada dingin membuat semua yang mendengar merinding minus Vezia yang terlihat sangat biasa saja.
"Mari saya antar,kebetulan semua anggota Kerajaan tengah berkumpul,dan menantikan kedatangan anda untuk sekiranya bergabung dalam acara makan siang mereka"Vezia mengangguk,tanpa berbalik menyuruh anak buahnya menyebar untuk berjaga-jaga.
Draxy dan Goldy keluar dalam wujud manusia mereka,sama halnya Vezia dan Zio mereka berdua menggunakan topeng.Goldy hampir saja akan terbahak melihat Penasihat Kerajaan Hangao melompat dengan cara tak beretika sama sekali.
Keempat tamu itu dibimbing Penasihat menuju keruangan yang dipastikan Vezia sebagai ruang makan Kerajaan.Begitu pintu terbuka semua kepala menoleh melihat kedatangan Tamu yang dikatakan Ayahnya adalah seorang pemimpin dari Kerajaan yang sejak setahun berdirinya sudah membuat semua Benua Gempar.
Vezia dan ketiga anak buahnya berjalan mendekati meja,Vezia menyentuh topengnya.Tapi tangan Draxy menahannya,Vezia mengangkat alisnya sebelah menatap ketiga anak buah yang dianggap sebagai sahabat itu menatapnya dingin.
"Tidak,aku tidak suka mereka melihat wajahmu,walaupun aku tahu itu bukan wajahmu di Benua Poren"Bisik Draxy dengan nada dingin.Vezia memutar bola mata malas.
"Perintahku,keinginganku,aku Ratumu dan kau akan mengikuti mauku"Entah sejak kapan Raja Hangao telah berada dihadapan keempat tamunya itu,berdehem membuat mereka menatapnya.
"Maaf,karena telah membuat kalian merasa tidak nyaman"ucap Goldy dengan nada ramah,membuat Ketiga lainnya memutar bola mata malas.
Raja Hangao tersenyum dan menggelengkan kepalanya,"Tidak masalah,mari duduk.Sebelum kita memasuki pembahasan ada baiknya kita makan siang,suatu kehormatan bisa menjamu seorang dari Kerajaan penakluk lembah hitam"Keempatnya mengangguk,Vezia mengurungkan niatnya membuka topengnya biarlah memberi kepuasan kepada ketiga sahabat Protecnya itu.
Keempatnya mengambil tempat duduk yang disediakan,Vezia baru sadar jika ternyata memang semua anggota Kerajaan hadir.Vezia melihat disis kiri Raja Hangao seorang wanita paruh baya yang diyakininya sebagai Ibu dari Raja Hangao,dan sebelah Ibu Suri ada sekitar 4 Wanita yang diyakininya yang satu sebagai Ratu dan 3 lainnya sebagai Selir.
Disebelah para wanita-wanita itu ada sekitar 4 orang gadis yang diyakininya sebagai putri.
"Bersyukur ayah tidak mengangkat Selir,oh lihatlah riasan mereka,persis ondel-ondel yang berada diIndonesia"Zio,Draxy,dan Goldy menahan tawa mendengar telepati Vezia.Goldy yang pada dasarnya paling ribut diantara mereka tertawa membuat semua orang memandangnya.
Goldy menetralkan wajahnya dan meminta maaf,Vezia kembali menatap disisi kanan Raja Hangao.Seorang pemuda dengan wajah ramah menatap kearahnya dengan senyum ramah,Vezia mengacuhkannya dan kembali menatap kesebelahnya.
Vezia menyimpulkan Raja Hangao memiliki 6 orang putra dan 4 orang Putri,yang pastinya hasil dari selir dan Ratunya,"Gila,nih orang tua kuat juga yah,berapa kali semalam tuh"Lagi-lagi mereka ketiga temannya hampir tersedak makanan mendengar telepati Vezia.
Goldy berusaha mati-matian menahan tawanya bersama Zio dan Draxy,"Zizi berhentilah mengoceh,kumohon aku masih ingin menjaga image"Telepati Draxy yang terdengar dia berusaha untuk tidak tertawa melalui telepati.
Jamuan makan siang berjalan dengan sangat lancar,kali ini mereka berpindah tempat di aula.Vezia masih tetap mengenakan topengnya,tapi saat perjalanan menuju aula,Vezia mengalihkan pandangan kearah semua prajurit yang tengah berlatih.
Tahu arah tatapan Vezia,salah satu anak laki-laki Raja Hangao yang menjabat sebagai Putra Mahkota berbicara,"Itu adalah tempat latihan fisik prajurit kami,kami menghormati leluhur kami jadi kami menggunakan kungfu dalam pelajarn ilmu bela diri"Vezia tidak menatapnya karena dia tahu,dia sudah lama tidak berlatih bela diri kungfu dan rasanya alat-alat berbahan dasar kayu itu menariknya untuk menghancurkannya.
Raja Hangao tahu ketertarikan Vezia mulai angkat bicara,"Jika anda ingin mencoba silahkan"Vezia tersenyum miring yang dilihat semua orang karena memang topengnya hanya topeng setengah.
Vezia melangkah kearah lapangan dan dengan jentikan jarinya,pakaiannya berubah.Dia memakai pakaian latihan yang seringa dia gunakan,hanya yang berbeda kali ini bajunya berada diatas pusar dan masih menampakkan perutnya,dan mereka bisa melihat sepenuhnya bukan hanya perutnya bertatoo tapi punggungnya memiliki Tato sayap dengan dua warna berbeda,dikiri hitam dan kanan biru.
Vezia bisa merasakan jika ada aura tak sedap dari belakangnya,dan oh tentu saja ketiga sahabat Over memelotoi bajunya.
Vezia mengabaikannya sama dengan mengabaikan semua Pangeran Hangao yang tersipu.Sepatu bot berganti menjadi sepatu olanraga miliknya.
Semua prajurit menyingkir dan membiarkan tamu kerajaan melakukan sesukanya,
sebelum Vezia memulai dia berbalik dan menyeringai kearah Draxy.
"Mau bertaruh?"Draxy mendengus tapi dengan percaya diri mulai mengubah pakaiannya menjadi pakaian latihan.
"Tentu saja"Vezia tersenyum miring.
"Apa taruhanmu?"Tanya Vezia seraya melilit tangannya menggunakan sarung tangan.
"Jika kau kalah,kau harus berhenti menggunakan pakaian ini selama seminggu"Vezia cemberut tapi mengangguk.
"Baiklah,kalau aku menang kau harus memasak untuk semua anak organisasi"Tawa Goldy meledak mendengar permintaan Vezia terlebih melihat wajah pucat Draxy.
"Sebagai pelatihan mereka harus kebal terhadap racun"Anggota Kerajaan Hangao tercengang.
Vezia dan Draxy saling berhadapan dan membungkuk,dan ketika secara serempak mereka menghadap kealat mereka sama sama mulai pertandingan,butuh 5 menit hingga mereka berdua sama-sama mampu menghancurkan alat itu.
Draxy langsung mengarahkan tangannya kearah Vezia tapi Vezia lebih cepat dan berpindah kebelakangnya,"pikirkan siapa lawanmu"Vezia menendang Draxy membuatnya terlempar 2 meter jauhnya dengan darah keluar dari mulutnya.
Vezia menjentikkan jarinya dan pakaianya kembali semula,dengan seringai nakal kearah Draxy yang telah berdiri dan mengubah penampilannya,"Ingat taruhan!"
Draxy mendengus tapi tak membalas,mereka kembali berjalan kearah yang lain mengabaikan wajah takjub yang diarahkan kearah Vezia.Vezia menangkap sekantong cairan berwarna merah yang dilemparkan padanya.
Entah sejak kapan gelas berada ditangannya dan meminumnya hingga tandas,"Apa itu?"tanya Pangeran keenam dan yang paling kecil diantara mereka.
Zio,Draxy dan Goldy saling pandang,menghitung satu..dua..tiga,"Wah kau lucu sekali,siapa namamu anak manis"Sudah mereka duga,Vezia sangat menyukai anak kecil.Jadi mereka tidak heran jika Vezia tiba-tiba berubah hanya karena ini.
Bocah kecil itu tersipu tapi dengan berani menjawab,"Namaku Noah Trafgis Hangao"Vezia menganggukkan kepalanya dan mencubit gemes pipi hembul bocah berusia 6 tahun itu.
Dan dari cincin penyimpanannya dia mengeluarkan Poc*y dan memberikannya pada Noah,"Ini untukmu anak manis,ini makanan kesukaan kakak.Jika kau mau kakak bisa memberikanmu lebih banyak"Tentu saja makanan seperti itu asing dimata mereka,karena Vezia hanya menjual Poc*y hanya di acamdey light saja.
"Apa ini Kak..."Noah malu karena belum bertanya nama Vezia.
Vezia tersenyum,"Kau bisa memanggil Shera,nama kakak Shera Flevinzi"Ketiga sahabat Vezia menghela napas lega diam-diam,mereka pikir Vezia akan memberi nama aslinya.
"Dan ini adalah cemilan yang sering kakak makan,ini akan sangat enak jika di minum dengan segelas coklat dingin.Dan cemilan ini,kakak yang buat"Ucap Vezia.
"Maaf adik manis,tidak mungkin aku mengatakan itu diproduksi dari masa depan"Mata Noah berbinar lucu,membuat Vezia makin gemes.
"Bisakah kakak membuatkan Noah coklat dingin?"Vezia mengangguk dengan semangat,tapi suara seorang gadis yang malu-malu membuat beralih.
"Bolehkah aku juga mencobanya?"Vezia mengangguk dan memberikannya sekotak juga,kali ini rasa berbeda yang membuat Noah mengernyit,melirik kotaknya dan kotaknya kakak perempuannya yang berbeda warna.
"Kenapa warnanya berbeda?"
"Karena memiliki rasa yang berbeda,milikmu rasa coklat sedangkan kakakmu Strawberry"Wajah Noah berubah cemberut membuat Vezia makin gemes.
"Tapi aku ingin memiliki semua rasa"Saat itu wanita disamping Raja Hangao menegir Noah.
"Noah,kau tidak boleh begitu,ucapkan terima kasih padanya"Noah meringis dan meminta maaf.
"Maaf kakak cantik,dan terima kasih"Vezia tersenyum dan mengelus kepala bocah itu yang mengingatkannya pada Tyn,adik kecilnya.
"Tidak apa Noah,kakak akan memberimu semua rasa jika kau mau"Mata Noah berbinar,ditangan Vezia ada beberapa kotak dengan varian rasa berbeda,bersama dengan sekotak susu coklat.
"Nah ini susu coklatnya,ayo kita ke aula"Anggota Kerajaan Hangao berterima kasih atas kebaikan Vezia yang hanya diangguki Vezia.
Begitu memasuki aula,Noah tidak menjauh sedikitpun dari Vezia,dan bahkan ingin duduk disamping Vezia jika saja kakak keduanya tidak menegurnya.Belum aura ketiga sahabat Vezia yang cemburu melihat bocah ingusan itu mendekati Zizi manis mereka.
"Noah tidak sopan,dia adalah tamu kita.Kembali kesini"Noah menundukkan kepalanya dan hendak turun tapi tiba-tiba dia terangkat dan berpindah tempat dan kini duduk dipangkuan Vezia.
"Tidak masalah,dia masih kecil kau tidak perlu keras padanya,cara berbicaramu hanya akan membuat hubunganmu dengannya semakin menjauh"Pemuda yang tadi berbicara itu melotot padanya,tentu saja terkejut darimana gadis itu tahu jika hubungan mereka dengan Noah tidak terlalu baik.
Raja Hangao berdehem mengalihkan perhatian mereka,Vezia acuh dan membukakan Noah Po*ky ditangannya,gadis yang tadi berbicara dengan Vezia tiba-tiba bersuara.
"Wah ini enak sekali,dan juga tidak meninggalkan remah-remah"Vezia tersenyum tipis.
"Senang jika kau suka"Disusul suara Noah yang berkata hal sama,bahkan susu kotak miliknya telah habis tanpa sisa.
"Susu coklatnya sangat enak"Vezia tersenyum meminta seorang pelayan mendekat.
"Bagikan kepada mereka"Vezia menyodorkan kotak Po*ky dan kotak susu coklat karena mengetahui semua mata memandang penasaran kearah cemilannya.
Sontak semuanya berseru bersama menyetujui jika memang yang dikatakan Noah dan gadis itu,Vezia menyeringai dalam hati,"Hihi,aku bisa mengajukan kerja sama padanya"
Zio,Goldy,dan Draxy tahu betul apa yang dilakukan Vezia dan memuja otak cerdas gadis manis mereka.
"Ehem,maaf karena kita teralihkan sebaiknya kita ke intinya saja"ucap Raja Hangao yang sedikit tersipu karena teralihkan.
"Sebelum itu ada baiknya kita saling memperkenalkan diri"Vezia mengangguk setuju.
Voment..
Voment..
Like...
Like...