
Vezia berusaha mengabaikan tatapan yang diberikan Guru dari Academy lain tentang pelatihan Neraka yang disebutkan tiga Nona Muda yang notabenenya murid Vezia,mereka benar benar ingin tahu seberapa nerakanya pelatihan Vezia sehingga membuat tiga gadis itu seperti itu.
"Zi,kau dimana?"Vezia sedikit tersentak saat Zio tiba-tiba menghubunginya melalui telepati,perasaannya Zio bersama Regan mengapa sekarang dia bertanya dia dimana.
"Aku diruang pemantau,memangnya kenapa?bukannya kau bersama Regan?"
"Justru itu aku mencarimu,aku ingin mengatakan sesuatu.setelah para Team masuk,Regan sudah menghilang dia sepertinya mendapat tugas baru dari Raja Iblis"Vezia bisa merasakan jika Zio agak senang dengan ungkapan Regan pergi,mendengus secara mental dengan usaha Zio yang mati-matian berusaha menjauhi Regan yang terus menempelinya.
"Aku akan kesana"Zio memutuskan telepati.
Vezia menyesali tidak memperingatkan Zio atau memberitahunya jika bukan hanya dia diruangan ini,dan menutup wajahnya malu ketika semua mata memandang kearah pintu yang terbuka dramatis dan diikuti teriakan Zio.
"Ratu.Anda kemana saja saya mencari anda!!"Zio memfokuskan tatapannya kearah Vezia dan ketika Zero dan Jeno berdehem sembari melirik kearah lain,Zio sadar jika bukan hanya ketiganya diruangan melainkan guru atau pelatih Academy lain juga ada.Zio berdehem tidak menunduk tetapi berwajah dingin dan meminta maaf atas ketidak sopanannya.
Vezia mengutuk Zio melewati telepati,ya tuhan ingin rasanya dia melelang Zio biar 1 koin emas aja gak apa-apa kok,tapi kalau Zio pergi dia tidak memiliki tangan kanan paling berguna di sebelahnya yang bisa dia perintah sekaligus moodboosternya.
"Kau membuatku malu Zio"Zio tahu Vezia cemberut dibalik wajah dinginnya,dan Zio hanya bisa tersenyum canggung tanpa daya menatap kearah sang sahabat yang menatapnya dingin.
Zio menuju kearah Vezia dan berdiri disebelah Zero dan Jeno,membungkuk dan berbisik."Aku punya sesuatu untuk dibicarakan"
Vezia menatapnya sebentar sebelum mengangguk,"Saya permisi ada urusan.Kakak disini saja tolong pantau mereka untukku"ucap Vezia dingin tetapi lembut ketika kepada kedua kakak angkatnya,keduanta mengangguk dan memperingati Zio untuk berhati-hati.
Vezia memimpin Zio menuju ruangan lain dan melempar mantra untuk mencegah siapapun mencoba mendengar pembicaraan mereka,"Ada apa?"
"Aku mendapatkan satu lagi Guardian Angelmu,tapi itu aneh karena dia satu-satunya Guardian Angelmu yang memiliki ingatan tanpa disegel seperti yang lain.Ketika tadi aku berpisah dengan Regan,dia mendatangiku dan secara pribadi meminta untuk bertemu denganmu"ucap Zio.
"Apa kau bisa mendeteksinya,dari Ras apa dia?"Vezia sudah memikirkan beberapa asumsi tentang orang ini.
"Biarkan dia bertemu denganku,tapi katakan aku tidak bisa sekarang.Kami akan bertemu setelah ujian dihutan selesai,aku perlu fokus terhadap team lebih dulu.Terutama fokus kepada Rayyen dan Melvin"ucap Vezia,dia benar benar penasatan dengan orang ini tapi dia tidak bisa mengabaikan teamnya hanya karena satu orang,akan lebih baik setelah ujian selesai dan sekaligus jika ini benar benar Guardian Angelnya yang lain dia akan memperkenalkan mereka kepada yang lain.
"Oh ya Zio,apa kau mendapat kabar dari penjaga di Kerajaanku?"Vezia bertanya seperti ini karena biasanya jika dia sibuk para penjaga atau mata mata akan melaporkan kepada Zio,kenapa tidak Zero dan Jeno?keduanya terlalu sibuk menjaganya sehingga tidak ingin melakukan tugas lain.
"Ya,tapi aku tidak tahu ini penting atau tidak.Sejak perintah dimana Ayahmu memberimu kebebasan untuk keluar,suasana Istana menjadi suram kakak-kakakmu lebih kejam dari biasa,Ayahmu menjadi gila kerja bahkan hampir kehilangan akal sehatnya jika saja dia tidak mengingatmu,itu yang kudapat dari mata-mataku"Ucap Zio dengan santai seolah ini hal biasa,Vezia serius akan melempar Zio ke Api sucinya dengan seberapa santainta dia mengatakan ini.
Vezia justru cemas dengan berita ini,dia takut Ayah dan Kakaknya akan menjadi orang berdarah dingin dan tak kenal ampun seperti dulu,itu membuatnya tahu sesuatu dan tahu akan hal lain jika dia tidak boleh terlalu lama diluar sini,dan membuatnya sadar dia tidak akan pernah lepas dari sangkar yang sudah mereka buat.Vezia tidak bodoh untuk mengetahui ada masalah dikerajaan mereka yang menyangkut dirinya,dan Vezia tahu satu-satunya titik kewarasan Ayah dan kakaknya ada pada dirinya,dan jika sesuatu terjadi padanya dan jika masalah ini semakin serius ucapkan selamat tinggal pada Rakyatnya.
Vezia memijat pelipisnya,"Baik,terus minta laporan jika keadaan semakin parah kita akan kembali bahkan jika semuanya belum selesai"
Zio mengangguk,ada satu hal yang tidak Zio beritahukan kepada Vezia tentang Jerry dan Raja Lucas yang sempat berselisih dan tampak tidak akur,Zio tidaj ingin mengatakannya karena dia tidak ingin Vezia menjadi tidak fokus melakukan rencananya.
Mereka berdua kembali keruangan,dan Zio kali ini tidak pergi memilih menonton apa yang dilakukan para Team itu.Dia tidak sabar melihat perkelahian mereka,terutama ingin melihat perkelahian antara Melvin dan Rayyen.
......---......
"Akhirnta kalian sudah kembali,bagaimana?"Nian menatap ketiga lelaki yang datang membawa buruan,mata ketiga gadis itu berbinar dengan cerah.
"Wah,kalian hebat.Kita bisa menyimpan stok daging.Untungnya karena pelatihan Guru kita bisa tahu memasak dasar-dasarnya"Ucap Rose mengambil daging Rusa yang telah dibersihkan,apa yang dia katakan memang benar karena pelatihan yang diberikan Vezia lama kepada mereka,mereka harus belajar mandiri yang jelas bukan hal mudah disaat mereka terbiasa dilayani selama mereka hidup.
Dan mereka sekarang tahu dan merasakan manisnya melakukan hal hal kecil ketika berhasil melakukannya.
Jika itu putri lain mungkun mereka akan mengeluh dan menyerah,namun bagi ketiga gadis itu mereka menggunakan kesempatan untuk membuktikan jika mereka tidaklah lemah,mereka bukan hanya putri yang manja dari keluarga bangsawan seperti beberapa rakyat katakan pada mereka.
Wahhhh udah setahun gak Update,tiba-tiba up karena lagi kepengen,selama setahun 8ni kenapa gak update,sibuk sekolah.Terus tiap kali mau update idenya suka kabur.Hiatusnya gak salah yah😁maafin yah😅