Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS56



Vezia berjalan menuju kamar sang Ayah,dibelakangnya ada Zero,Jeno,serta beberapa Ksatria lainnya,ketika sampai di kamar sang Ayah Vezia langsung saja masuk,tapi Vezia tidak menemukan keberadaan Ayahnya.


"Ayah!"Vezia melangkah menyusuri kamar Raja Lucas.


"Mungkin Ayah sedang pergi"gumam nya,dan hendak berbalik pergi,tapi tangan kekar seseorang sudah lebih dulu memeluknya dari belakang.


"Kenapa mencari Ayah?"tanya Suara bariton milik Raja Lucas.


"Eh,sejak kapan ayah ada di belakang Zizi?"heran Vezia.


"Sejak kamu melamun mungkin"jawab Raja Lucas seadanya,Raja Lucas menggendong Vezia dan membawanya kearah sofa yang ada di dalam kamar nya.


Raja Lucas mendudukan dirinya di sofa sedangkan Vezia duduk di pangkuannya.


Raja Lucas memeluk Vezia erat menyembunyikan wajah di ceruk leher Vezia.


"Ayah kenapa?"tanya Vezia.


Raja Lucas tak menjawab,Vezia merasakan jika Raja Lucas tertidur.Dengan pelan Vezia mencoba melepas pelukan ayahnya dan dengan hati-hati memposisikan Raja Lucas dengan keadaan berbaring.


Keringat dingin keluar dari badan Raja Lucas,raut wajahnya tersirat sebuah ketakutan yang sangat besar.


"Tidak,jangan bawa Ziziku,jangan bawa putriku"Raja Lucas terus mengigau,membuat Vezia semakin khawatir.


"Ayah tenanglah Zizi ada disini"ucap Vezia mencoba menenangkan sang Ayah.


Mata Raja Lucas terbuka dengan cepat,dan memandangi Vezia,dengan cepat menarik Vezia kedalam pelukannya,dirinya memeluk erat putri kecil,seolah jika dirinya melepaskan nya akan ada yang merebutnya darinya.


Vezia semakin dibuat bingung dengan sikap sang Ayah.


"Sayang,janji jangan pernah meninggalkan Ayah"ucap Raja Lucas dan menatap dalam kemanik mata Vezia.Vezia tak menjawab dirinya mengecup lama kening sang Ayah,Raja Lucas menutup matanya menikmati kecupan manis dari putrinya.


"Ayah,Zizi nggak akan pernah ninggalin Ayah"ucap Vezia dengan senyum menenangkan.


"Daddy,you trust me,right?"tanya Vezia dengan pandangan sayang.


"Yes,daddy trust you".


"Katakan apa yang terjadi,kenapa sikap Ayah akhir-akhir ini,ini membuat Zizi khawatir"ucap Vezia dengan nada khawatir.


Raja Lucas terdiam dia ingin memberi tahu Vezia tapi dirinya takut.


"Ayah,aku tidak ingin berbohong,dan aku tidak suka jika ayah berbohong,aku mempunyai kekuatan pembaca pikiran,jangan paksa Zizi menggunakan kekuatan Zizi.Dengan ayah tidak mengatakan semuanya itu membuat Zizi seakan semakin tidak yakin jika Ayah percaya pada Zizi"ucap Vezia dengan nada sendu,dan matanya penuh akan tatapan kekecewaan.Melihat tatapan putrinya membuat Raja Lucas terluka.


"Baiklah Ayah jujur padamu"ucap Raja Lucas.


"Beberapa hari yang lalu ada yang mengirimi ayah surat,surat itu berisi entah sebuah perintah atau ancaman,yang intinya ada seseorang yang mau merebutmu dari ayah,ayah takut kehilangan kamu Zizi,kelemahan terbesar ayah adalah kamu Zizi,kelemahan terbesar kedua kerajaan ini adalah kamu"ucap Raja Lucas dengan ekspresi takut,Vezia untuk pertama kalinya melihat wajah takut ayahnya.


Vezia memegangi pipi ayahnya dan mengelus lembut pipi ayahnya,Raja Lucas memegang tangan kecil Vezia yang mengelus pipinya,matanya memandang dalam mata Vezia.


"Daddy,you can trust me.Aku tidak akan meninggalkan kalian,dan aku yakin kalian bisa menjaga diriku"ucap Vezia membalas tatapan sang Ayah.


"please don't show a face like that dad,it hurts me"ucap Vezia dengan nada sendu melihat wajah sedih ayahnya.


Raja Lucas tersenyum dirinya tidak ingin membuat putri nya bersedih.Vezia tersenyum melihat ayahnya tersenyum.


"It's my dad"ucap Vezia dan memeluk Raja Lucas erat.Raja Lucas juga memeluk Vezia dengan erat.


"I love you,baby"


"Love you too,dad"


Tok...Tok...Tok...


Suara ketukan pintu menganggu suasana romantis mereka,membuat Raja Lucas mendengus kesal,Raja Lucas mengubah raut wajahnya menjadi dingin begitupun dengan Vezia.


"Masuk"ucap Raja Lucas dingin.Ronald pun masuk.


"Maaf menganggu anda Yang Mulia Raja Lucas,ada rapat antar kerajaan yang akan dilaksanakan sekarang"ucap Ronald,Raja Lucas mendengus dingin.


"Zizi ayah pergi dulu"ucap Raja Lucas dan mengecup kening Vezia.


"Iya ayah"ucap Vezia dan mencium pipi kanan Raja Lucas.


-


-


-


-


Vezia tidak tahu harus melakukan apa sekarang,kakak-kakaknya sedang melakukan tantangan yang dia berikan,ayahnya sedang ada pertemuan antar kerajaan,bibi dan neneknya sedang ada temu dengan Ratu dari kerajaan lain.


"Lebih baik aku berlatih"ucap Vezia dan memutuskan masuk ke dalam ruang dimensi miliknya.


"Master!"suara teriakan Draxy dan Goldy membuat Vezia menutup telinganya.


"Astaga kalian berdua ini"ucap Vezia dengan nada dingin.


"Heheh,maaf master kami sangat merindukanmu"ucap Draxy dengan cengiranya begitupun dengan Goldy.


Vezia hanya mengacuhkan mereka.


"Draxy apa kau tahu seseorang yang berhasil menyusup itu telah membantuku menyatukan energi Yang dengan tubuhku,dan dia juga mengatakan dia yang menaruh energi itu padaku"ucap Vezia.Membuat Draxy dan Goldy terkejut.


"Siapa dia sebenarnya?"tanya Goldy.


"Aku tidak tahu,tapi dia akan kembali menemuiku jika aku bisa mengendalikan kedua energi ini"ucap Vezia dingin.


"Karena Energi Yang telah menyatu pada anda sebaiknya anda menyatukan Energi Yin dan Yang terlebih dahulu"ucap Goldy,membuat Vezia mengangkat sebelah alisnya,lalu setelah itu dirinya mengangguk mengerti.


"Aku mengerti,disitu hanya dikatakan menyatukan kedua kekuatan itu dengan energi yang murni,karena kedua nya telah menjadi energi murniku berarti aku bisa menyatukan keduanya langsung"ucap Vezia.


"Tepat sekali,untuk lebih memudahkan,sebaikanya Master menyatukan Yin dan Yang terlebih dahulu"ucap Draxy,Vezia mengangguk mengerti.


"Baiklah"ucap Vezia.


Dirinya berjalan kesebuah batu yang rata yang jika di duduki akan terasa nyaman,di atas batu itu ada sebuah bulatan,dengan warna berbeda disebelah kanan berwarna hitam dan kirinya berwarna putih.


Dengan anggun nya Vezia duduk,dirinya duduk dengan posisi meditasi.Vezia dengan tenang membawa pikirannya masuk lebih dalam untuk menyusuri kegelapan.


"Gadis kecil!"suara seorang pria dan wanita yang memanggio dirinya.


"Siapa!"suara Vezia menggema.


"Ikutilah cahaya itu gadis kecil"ucap wanita itu,dan muncullah sebuah cahaya murni di depan Vezia,tanpa ragu sedikitpun Vezia mengikuti cahaya itu pergi.


15 menit lamanya Vezia mengikuti cahaya itu,tanpa ada keluhan apapun.Sampailah dirinya di sebuah pintu bercorak naga hitam putih.Dengan keberaniannya Vezia membuka pintu itu.Dirinya disambut dengan sebuah pemandangan yang sangat membingungkan,pemandangan di depannya seakan terbelah disisi kirinya berwarna putih berbanding terbalik dengan sisi kananya berwarna hitam,tapi keduanya terlihat sangat indah.


Pandangan Vezia beralih kearah depan menatap bingung kedua orang di depannya,dua orang yang berbeda jenis.


"Siapa kalian?"tanya Vezia denga nada dingin dan menusuk.


"Mendekatlah Vezia"ucap Pria itu menghiraukan pertanyaan yang dilontarkan Vezia.Vezia mempertajamkan tatapannya.


"Tenanglah Vezia kami tidak mungkin bisa menyakiti dirimu"ucap wanita itu.Vezia perlahan-lahan mendekat hingga dia berada ditengah-tengah kedua orang itu.


"Siapa sebenarnya kalian berdua?"tanya Vezia.


"Vezia kami adalah pemilik energi Yin dan Yang,dan aku pemilik energi Yin,lebih tepatnya kami penjaga kedua energi itu."ucap Wanita itu.


"Apa maksud kalian bukankah Energi Yin itu adalah milikku,jika energi ini adalah milikmu bagaimana bisa dia menjadi murni dan menyatu dengan tubuhku"ucap Vezia bingung.


"Dengarkan baik-baik Vezia,kami tahu siapa dirimu dan kami tahu jika kamu adalah penguasa langit dan bumi yang akan menyatukan kedua dunia ini.Aku di tugaskan oleh para dewa untuk menjaga Energi Yin hingga pemilik sebenarnya lahir,dan itu adalah dirimu Vezia,tepat ketika bulan purnama biru datang kau pun lahir,dan disaat ibu mu telah pergi meninggalkanmu aku memberikan energi itu"jelas wanita itu.


"Tapi kenapa harus aku?"tanya Vezia dengan suara parau jujur saja dirinya masih belum sepenuhnya menerima semua takdir yang diterimanya.


"Karena mereka yakin kaulah orang yang tepat Vezia,dan juga sudah dituliskan oleh takdir jika kamu yang harus menerimanya Vezia,kami tahu jika kamu adalah gadis dari masa depan"ucap pria itu membuat Vezia terbelalak kaget.


"Kami tahu semua tentangmu Vezia,sebab kamilah yang menjaga dirimu dari dunia masa depan hingga kamu sampai kesini"ucap wanita itu penuh kelembutan.


"Tapi,seharusnya aku hanya menerima Energi Yin,dan mengapa energi Yang juga ada"ucap Vezia bingung,ini saatnya dirinya mencari jawaban.


"Seperti yang dikatakan nya,Energi Yin harus diberikan kepada penguasa langit dan bumi,begitupun Energi Yang,tapi ketika aku melakukan tugasku aku melakukan kesalahan sehingga aku di panggil untuk menjalani hukuman,sebagai gantinya aku memberikan energi Yang ini untuk dijaga oleh seseorang,dan orang itu adalah orang yang menyusup kedalam acara penobatanmu kemarin,awalnya dia telah menanam energi Yang secara bersamaan dengan energi Yin setelah kamu lahir,agar Energi Yin dan Yang dapat bersatu,tetapi karena pada saat itu kekuatan nya terkendala dia hanya dapat menyalurkannya setengah dan tepat kemarin malam dia telah memberikan seutuhnya sehingga itu murni menjadi milikmu"jelas Pria itu.


"Lalu,apa yang kalian lakukan disini?"tanya Vezia.


"Karena Energi Yin dan Yang belum menyatu akibat kesalahan itu,kami disini untuk membantumu menyatukannya,dengan begitu kamu bisa mengendalikan kedua energi ini"ucap Pria itu lagi.


Kedua orang itu tiba-tiba memunculkan sebuah tameng berbentuk kubus di yang mengelilingi Vezia.Membuat Vezia bingung.


"Apa ini?"tanya Vezia dirinya memyentuh tameng itu.


"Ini adalah pelindung agar ketika kami mencoba membuat Yin dan Yang menyatu tidak mengakibatkan sesuatu yang fatal pada dirimu"ucap Wanita.Vezia mengangguk mengerti.


"Apa kamu siap?"tanya wanita itu.


"Aku siap"ucap Vezia dengan tekadnya,dirinya sudah sepenuhnya menerima segalanya jika ini untuk melindungi keluarga serta orang-orang yang tak bersalah dia siap menerimanya.


Kedua orang itu saling berhadapan kedua tangan mereka saling menyatu,entah apa yang mereka ucapkan Vezia hanya diam dengan tenang menantikan apa yang akan terjadi pada dirinya.


Setelah beberapa lamanya suara serta sebuah rasa sakit menjalar ketubuhnya.


"Kamu harus bisa menahan rasa sakit nya Vezia,tetaplah dalam keadaan sadar,dan yakin lah kamu bisa dengan begitu kedua energi itu akan menyatu"ucap Wanita itu.


"ARGHH.."jeritan kesakitan keluar dari mulut Vezia,jujur saja ini sangat menyakitkan lebih-lebih menyakitkan ketimbang dirinya di tusuk sebilah pedang.


"Kamu kuat Vezia tahanlah"suara teriakan penyemangat datang dari kedua orang dihadapannya.


"Ini sakit,sakit sekali,ayah,kakak,kakek,bibi paman,ini sangat sakit,ini menyakitkan"Batin Vezia,rasa sakit menjalar keseluruh tubuhnya,ketika kesadarannya akan menghilang terlintas sebuah bayangan wajah penuh bahagia dari keluarganya,wajah bahagia itu membuat Vezia seolah mengatakan untuk Vezia kuat dan semangat menghadapi rasa sakit itu,agar dapat melindungi mereka.


"Aaaargghhh"jeritan panjang Vezia membuat tameng itu sedikit retak.


Dengan sekuat tenaga kedua orang itu menahan tameng itu agar tak terpecah.


Sudah 2 jam lamanya Vezia menahan rasa sakit itu yang tak kunjung menghilang,dirinya tetap memaksa agar tak kehilangan kesadarannya.


Vezia merasakan seolah ada dua energi yang telah masuk kedalam tubuhnya tepatnya disamping Sumur Dantian QI miliknya.


"Sedikit lagi Vezia sedikit lagi"batin Vezia menyemangati dirinya sendiri.


Keringat yang bercucuran akibat menahan sakit membuat gaun Vezia menjadi basah.Vezia langsung terduduk dengan nafas terengah-engah,dengan sisa-sisa kekuatannya Vezia menatap kedua orang dihadapannya dan memberi anggukan seolah mengatakan dirinya berhasil.


Kedua orang dihadapannya tersenyum senang dan bangga,tidak salah mereka memilih Vezia,pikir mereka berdua.Dengan cepat mereka menyingkirkan tameng itu,Wanita bergaun putih polos itu dengan cepat menghampiri Vezia dan memberikan Vezia energi agar,kekuatan tubuhnya akibat terlalu lelah pulih kembali.


"Kamu memang pantas menjadi penguasa langit dan bumi Vezia,gadis sekecil kamu dapat menahan sakit yang begitu menyiksa"puji Pria itu,Vezia membalas dengan senyuman.


"Aku telah menyatukan keduanya,dan telah membangun Sungai pengumpulan kedua energi ini,dan selanjutnya menyatukan Yin dan Yang dengan kegelapan dan cahaya"ucap Vezia.


"Kamu tidak perlu lagi menyatukan nya sebab,Energi Yin dan Yang telah menyatu dan menerima kedua kekuatan itu,bukan itu saja elemen lain juga telah di terima Yin dan Yang"ucap Wanita itu.Vezia memandang bingung kearah kedua orang dihadapannya.


"Tapi.."


"Itu hanya sebuah taktik Vezia,para Dewa ingin melihat kegigihanmu untuk berlatih,serta langkah-langkahmu mengambil keputusan dan tepat keputusanmu untuk melatih energi itu sekarang"ucap Wanita itu.Vezia mengangguk paham.


"Setelah ini kau dapat berkultivasi dan dapat cepat mencapai tingkat akhir"ucap Wanita itu lagi.


"Dan tugas kami telah selesai.Dan satu lagi Vezia,ingatlah jika kamu sudah kuat jangan merasa puas dulu,bukan berarti kamu sudah diakhir kamu sudah merasa kuat.Ingat Vezia diluar sana masih banyak orang-orang kuat yang akan kamu hadapi,tetaplah rendah hati jangan cepat puas,berlatih lah Vezia karena kami yakin kamu bisa melalui semuanya"Ucap Wanita itu memberi nasihat kepada Vezia.


Vezia tentu paham dirinya juga tahu diri,di luar sana masih ada orang kuat dibanding dirinya maka dari itu dirinya selalu berlatih,dan tidak cepat puas karena seperti kata pepatah diatas langit masih ada langit,sekuat apapun dirimu jika kamu cepat puas dengan hasilmu tanpa memikirkan langkah selanjutnya pada akhirnya kamu akan jatuh.Terlebih jika kekuatan kamu membuat kamu menjadi orang sombong.


Vezia selalu menanam kata itu dalam dirinya,Vezia tidak akan melupakannya sebab itu adalah kata-kata terakhir yang dikatakan Paman Lay sebelum dirinya meninggal,dan menyerahkan organisasi Mafia kepada Vezia.


"Dan satu lagi Vezia,entah kenapa ini bisa terjadi,kami berharap kamu bisa menjaga dan merahasiakan siapa dirimu sebenarnya,karena istana dunia atas para malaikat mendapat kabar bahwa 2 atau 3 tahun lagi Raja Iblis akan bangkit"ucap Pria itu membuat Vezia terkejut,tapi bukankah disaat umurnya tepat 17 tahun.


"Memang benar seharusnya tepat ulang tahun mu yang ke 17 Raja Iblis akan bangkit,tapi sepertinya para kaum iblis melakukan ritual terlarang untuk membangkitkan Raja Iblis"ucap Wannita itu menjawab isi hati Vezia.


"Baiklah,aku mengerti,aku akan mulai berlatih keras dan berusaha menyembunyikan siapa diriku sebenarnya"ucap Vezia dengan tekad yang dalam.Kedua orang di depannya tersenyum dan memeluk Vezia.Membuat Vezia sedikit tertegun.


"Sudah saatnya kami kembali Vezia,berhati-hatilah,dan kami yakin kamu bisa,dan satu lagi ini sebagai nasihat dariku,sejahat apapun seseorang dirinya akan menjadi orang yang baik jika menemukan cinta sejatinya"ucap Pria itu sebelum sepenuhnya menghilang dari hadapan Vezia bersamaan dengan wanita bergaun putih itu.


Vezia dibuat bingung dengan kata-kata pria itu,jahat siapa yang jahat dan siapa yang akan berubah,dan kata Cinta,kata yang mustahil ada di dalam kamus Vezia,jika cinta yang dimaksud adalah keluarga Vezia bisa merasakannya dan saat ini Vezia sudah tahu.Tapi jika Cinta yang dikatakannya adalah cinta sebagai Lawan Jenis dan bukan dari keluarga,kata itu tidak pernah ada dan tidak di pedulikan oleh Vezia.


Vezia ataupun Janie adalah orang yang sangat dingin,kejam,dan tak tersentuh dirinya hanya mengenal cinta dari keluarganya,bukan dari lawan jenis yang bermula dari tatapan asing menjadi cinta.Dirinya tidak pernah merasakan mencintai orang lain selain keluarganya dan itu mustahil bagi dirinya yang berhati Es.


Dalam hidupnya Vezia hanya mencintai keluarganya,selama ini dirinya tidak mencintai orang lain,cinta dari orang lain yang dikatakan suatu saat akan selalu bersama.Vezia tidak pernah ingin melakukannya,dirinya hanya akan mencintai,bersama dan menjaga keluarganya.


**Holla guys...


Jangna Lupa Like,Coment,Fav,Rate,and Vote yah😉**