
Seorng gadis berusia 7 tahun dan pemuda berusia 8 tahun berjalan kearah kamar Vezia.Mereka berdua adalah Felly dan Randy.
"Apa putri Vezia ada di dlm?"Tanya Felly.
"Iya!"Jwb Zero datar dan singkat.
"Putri,apa putri sdh siap?"Tanya Zero dgn lembut,membuat Randy dan Felly menganga melihat perubhan Zero.
"Bentar lagi kak"Teriak Vezia.
Mendengr kata kak membuat Randy dan Felly bingung.
"Putri kami mmng bgitu,jika ada seseorng yg umurnya lebih tua darinya dan menghormati sesama dia akan sopan dgn memanggil mereka kak,paman atau pun bibi.Semua Pelayan,Ksatria dan Pengawal disini di panggil kak oleh Putri"Jelas Zero melihat keterbingungan Felly dan Randy.
Felly terkejut dam kagum.Mengetahui sisi lain dari Vezia yg dingin dan kejam.
Vezia keluar dari kamarnya,Randy,Felly,Zero dan orng orng yg berada di sekitar Vezia terpana akan kecantikn Vezia,dan juga ngeri dgn aura mengintimidasi Vezia.
"Cantik"Tanpa sadar Randy memuji Vezia,mereka semua berbalik kearah Randy,terlebih tatapan Zero dan Jeno menajam.Zero dan Jeno dgn cpt menghalangi pandangan Randy.
"Kakak!"Suara Vezia membuat Zero dan Jeno harus mengalah,mereka bedua pindah dan tpi ttp menatap Randy tajam.
"Terimah kasih pangeran Randy"Ucap Vezia dingin.
"Hai Vezia"Sapa Felly
"Hai kak Felly"
"Tdk perlu memanggilku kak"Ucap Felly malu.
"Kau lebih tua driku"Jwb Vezia singkat.
Tiba-tiba saja aura sekitar mereka berubah mencekam.Vezia sngt hafal dan tahu aura siapa ini.Siapa lagi kalau bukn kelima kakak nya yg over.
"Zizi!"Suara dingin mereka berlima membuat semua orng bergidik kecuali Vezia.
"Bagaimna apa kami sdh terlihat tmpan"Ucap Arvin memecah suasana.Vezia menatap kakak kakaknya satu persatu.
"Sangt tampan"Jwb Vezia datar.membuat mereka menghela napas.
Vezia berjln mendahului mereka.
"Kamu mau kmna?"Tanya Keyvino
"Aula"
Mereka mengikuti langkah Vezia,Felly berjln cpt dan mensejajarkn jalannya dgn Vezia.
Mereka semua telah sampai di aula,pengawal yg menjaga aula membuka kan mereka pintu,semua mata yg berada di aula memandang Vezia dgn takjub bgitupun dgn pandangn mereka kpda kelima Pangeran.Kelima kakak Vezia berjln beriringan dgn Vezia membuat mereka sngt terlihat tampan dan cantik,juga membuat mereka iri dgn pakaian mereka yg terlihat couple dan sngt cantik.
Vezia berjln ke tmpt duduk nya bgitupun yg lainnya.Penasihat kerajaan maju.
"Putri Veziandra Rencla Duntler,apakah kau siap menjadi Putri resmi dari kerajaan Duntler,siap menerima tugasmu sbg seorng Putri kerajaan"Ucap Raja Lucas.
"Saya Putri Veziandra Rencla Duntler siap menjdi Putri Resmi,dan siap menerima tugas saya sbg seorng Putri"Sumpah Vezia dingin dan tegas.Membuat seisi aula terpana.
Setelah sumpah Vezia,Raja Lucas memasangkan mahkota diatas kepala Vezia.Vezia berbalik menghadap kpada semua tamu,tatapan matanya tajam dan dingin.
Vezia tiba tiba tersenyum miring.Dirinya menatap penasihat kerajaan.Penasihat kerajaan yg melihat mendkt kearah Vezia,Vezia membisikkan sesuatu.
"Baik Putri"Ucap Penasihat.
"Putri Vezia memberi kan sebuah tantangan siapapun yg bisa menunjukkan bakat yg membuat Tuan Putri terkesan akan diberikn hadiah dari Putri,tantangan ini hnya di berlakukan kpda Pangeran dan Putri"Ucap Penasihat kerajaan.Pangeran dan Putri manjdi bersemngt dan penasaran dgn hadiah dari Vezia.
"Bisakah kami melihat apa hadiah dari Putri?"Tanya seorng Pangeran dari kerajaan Tenzia.
"Kak Zero!"Panggil Vezia dan Zero dgn cpt mendekt kearah Vezia,dan memberikn Vezia sebuah kotak.Vezia membuka kotaknya.
"Jelaskn"Ucap Vezia,Zero mengangguk.
"Ini adalah Cincin ruang penyimpanan tingkat tinggi,Putri juga telah mengisi cincin ini dgn 100 berlian langkah,dan 1 juta tael emas"Jelas Zero membuat seisi Aula terkejut,bgitupun dgn keluarga Vezia.
"Apa dia serius mnjdi kn itu sbg hadiah,cincin ruang penyimpanan tingkat tinggi sngt langkah tpi dia dgn mudahnya melepasnya"Batin mereka semua.
"Apa kamu serius Zizi?"Tnya Lenzi.
"Iya,knpa kakak juga mau?"Tanya Vezia.
"Bukan bgitu tapi apa kamu tdk membutuhknnya?"Tanya Lenzi.
"Tdk.Dan juga aku sdh menyiapkn untuk kalian"Ucap Vezia santai membuat mereka menjatuhkn rahang.
"Jadi bisa dimulai"Ucap Vezia dingin.
Salah satu pangeran maju ke tengah aula.
"Perkenalkan saya Ferdi Tenzia,Pangeran kedua dari kerajaan Tenzia"Ucap Ferdi,Vezia mengangguk.
"Silahkn tunjukkan bakatmu"Ucap Vezia.
"Sebaiknya kita semua pindah kelapangan"Ucap Raja Lucas mereka semua berjalan menuju kelapangn dan duduk dimasing masing tmpt yg sdh disiapkn.
Ferdi menujukkan keahlian memanahnya.Ferdi menarik tali busurnya kearah langit dan melepas nya.Seekor burung jatuh,Ferdi mengambilnya dan memperlihatknnya kepda Vezia,Vezia hnya memandang datar dirinya.
"Selanjutnya"Ucap Penasihat.
Tiba-tiba saja enth dtng drimna seorng pemuda tepat berada di tengah tengah lapangan.
"Salam Tuan Putri"Ucap Pemuda itu dgn senyum miring.Tapi pandangn dingin yg di dptnya.
Holla guys Come back lagi..jgn lupa Vote,Rate,Like,Coment,and Fav