
Vezia beserta ayah dan kedua kakaknya telah berangkat sedari tadi meninggalkan kediaman kerajaan Fioska.
Kerajaan Fioska beserta kerajaan Duntler berencana menggabungkan dua kerajaan,Vezia juga setuju pembangunan Istana baru telah dibuat ditanah yang ada ditengah tengah kerajaan Duntler dan Fioska,para penduduk pun tidak keberatan,tapi kerajaa Fioska dan Duntler tetap memiliki Rajanya masing masing tapi dalam kepengurusan mereka akan selalu saling membantu.Itu semau atas permintaaan Vezia,Vezia tidak ingin kedua keluarga ini berpisah jauh,jadi Vezia memberi ide seperti itu.
"Peresmian Istana DuntFio akan dilakukan setelah kita perang,semua penduduk akan ikut,karena kerajaan kita dengan kerajaan kakek kalian berdekatan jadi tidak jadi masalah,dan nanti penduduk yang ada di benua Vroz akan tinggal berbaur dengan dua penduduk kerajaan,dengan begini kita bisa bersatu!"jelas Raja Lucas.Mereka bertiga mengangguk.
"Akhirnya keluarga kita akan berkumpul selamanya,Zizi nggak mau kalau harus bolak balik dari kerajaan ayah ke kerajaan kakek,lebih baik disatukan!"ucap Vezia dengan senyum mengembang.Raja Lucas mengangguk setuju begitupun kedua kakaknya.
***
Perjalanan yang memakan waktunya cukup lama akhirnya terbayarkan dengan Vezia yang sekarang berendam dengan wangi favoritnya strawberry,beberapa minggu dirinya tidak bisa menikmati berendam lama dikarenakan sibuk mengurusi beberapa hal.
Sembari berendam Vezia memainkan kekuatan yang baru saja dikembangkannya dan dibuatnya sendiri ,yaitu kekuatan gelembung,gelembung gelembung itu bisa Vezia atur sesuai keinginannya bisa menjadi bahan dunia ilusi bisa juga menjadi peledak bagi musuh atau oranh yang berniat jahat menyentuhnya,serta di dalam gelembung itu Vezia bisa atur akan memiliki racun.
Sebelah tangannya membuat beberapa gelembung dengan berbagai macam bentuk,sebelahnya lagi tangannya gunakan untuk mengendalikan air.
"Kenapa sedari membahas benua Vroz,aku merasa tidak tenang seolah orang dimasa laluku akan hadir!"batin Vezia,menenggelamkan setengah wajahnya,karena Vezia memiliki Ras mermaid atau duyung Vezia mampu bernapas dalam air,dan untuk berubah tergantung Vezia ingin berubah atau tidak.
Yah akhir akhir ini Vezia merasa deg degan seolah akan bertemu seseorang.
-
-
-
-
Roy dan Senna menelusuri hutan,mereka sudah beberapa hari melakukan perjalanan menuju Benua Vroz,hatinya merasa sedikit senang seolah akan menemukan seseorang yang selama ini dicarinya,walau mereka Vampire tapi merasa seperti itu hal biasa,mereka memiliki detak jantung yang diatur mengikuti perasaan manusia.
"Senna kau yakin dia benar benar ada di dunia ini?"tanya Roy.
"Aku yakin walaupun dia ada di dunia ini bukan dengan wujud yang sama tapi aku masih bisa mengenali dari auranya!"ucap Senna datar.Roy menghela napas baru kali ini dia melihat Senna bertekad seperti ini selama hidupnya,dan hanya satu alasannya karena Janie.
Senna merenung sebentar,dia tahu dia salah tapi saat itu keadaan mendesaknya,lagi walau dia sudah menyelesaikan semuanya dia tidak bisa kembali sebab portalnya hanya bisa di buka sekali untuk pergi kedunia masa depan dan kembali ke masa lalu.
"Aku tahu,aku akan menerima segala perlakuannya,tapi aku tidak akan melepasnya begitu saja!"ucap Senna dengan raut wajah begitu dingin tak lupa dengan seringainya.
Roy menghela napas,semenjak Senna kembali Senna berubah menjadi seperti ini,penuh dengan ambisi serta keinginan memiliki yang kuat.
"Jika dia menolak kau tidak bisa memaksa keinginanmu padanya Senna,aku sebagai sahabat pun merasa kau terlalu egois kau dipenuhi rasa obsesi,hingga merubah mu menjadi begini!"ucap Roy,Senna menatap Roy dengan pandangan dingin.
"Aku tidak peduli,apapun yang ku klaim menjadi milikku berarti adalah milikku,bahkan aku tidak peduli menjadi orang jahat sekalipun untuk mendapatkannya kembali,dia adalah orang yang mampu mengubahku,sesuatu yang mengubahku harus bertanggung jawab bahkan jika dia tidak mau sekalipun!"ucap Senna penuh dengan rasa obsesi yang tinggi.
"Terserah kau saja,kuharap suatu saat kau mengerti,aku hanya takut jika kau akan menyesal karena keinginanmu yang ingin memilikinya terlalu kuat!"ucap Roy,Roy sudah pasrah dengan sikap sahabat sekaligus atasannya segala sesuatu yang diinginkan harus dimilikinya secara mutlak dan bahkan tidak segan segan untuk melakukan hal nekat sekalipun.
"Kau mengenalku Roy,aku bahkan pernah melakukan hal yang lebih hanya untuk membuat Janie menjadi milikku!"ucap Senna beserta senyum congkaknya.
"Aku tahu,aku sangat ingat Senna sebab aku ada disana,bagaimana mungkin aku tidak tahu bagaimana caramu menyakiti pemuda itu hanya karena cemburu dia menyatakan perasaannya pada Janie,yang bahkan Janie menolaknya tapi kau malah membunuhnya,tidakkah kau takut jika Janie tahu semua itu dia bisa saja membencimu!"ucap Roy dengan helaan napas kasar.Dia tidak habis pikir dengan jalan pikiran Senna,hanya karena hal seperti itu dia bahkan membunuh seseorang yang tidak bersalah.
"Aku tidak peduli,aku bahkan tidak peduli jika dia membenciku,sekalipun dia enggan melihatku,aku akan memaksanya dan mengurungnya hanya untukku,dan tidak akan pernah berubah!"ucap Senna,suara penuh akan nada posesif serta obsesi tinggi,matanya yang berwarna red blood menjadi terang serta menatap tajam kearah depan.
Roy tidak tahu harus berkata apa,dia hanya berharap suatu saat jika Janie dan Senna bertemu Janie bisa menghindarinya atau pun dapat mengubah keputusan Senna jika pada akhirnya Janie menolak Senna.
Dia tahu persis tingkah sahabatnya itu,jika bukan karena dia yang dulunya tiba tiba mengatakan jika Ratu Lyli sedang sakit,mungkin saat itu Senna telah membunuh beberapa pemuda yang dekat dengan Janie atau bahkan akan menculik Janie.
Senna pernah hampir melakukan hal gila seperti itu,dirinya hampir saja menculik Janie,tapi sebelum dia berhasil bertemu Janie,dia sudah lebih dulu pergi.Roy sungguh merasa bersyukur pada saat itu,jika tidak dia tidak tahu bagaimana nasib Janie nantinya(Mweheheh kagak tahu kekuatan Vezia A.k.a Janie).
"Sampai kapan kita akan berada di Benua Vroz?"tanya Roy.Senna melirik sekilas sebelum menjawab.
"Sampai aku berhasil menemukan gadisku!"ucap Senna datar.Roy hanya mengangguk mengiyakan,jika diingat Senna bukan sahabat sekaligus atasannya yang berhutang nyawa kepada Senna yang dulunya menyelamatkannya,Roy sudah akan berhenti mengikuti Senna.Terkadang Roy selalu mengeluh dengan tingkah laku Senna,yang bahkan tak diketahui siapapun kecuali dirinya dan kedua adik angkat Senna.
Hay guys gue up lagi...
jangan lupa dukungannya yah😉