
Vezia meminta Tamaro mengumpulkan semua anggota White Black,semua anggota bersujuf layaknya ksatria dengan kepala tetap menunduk menatap tanah,begitu Vezia meminta mereka berdiri mereka langsung berdiri dengan tegak,tangan dikedua sisi tubuh dalam postur yang tegak bahkan lalatpun akan gentar untuk mendekati sekumpulan orang-orang itu.
"Dengar,selama 1 bulan aku akan berada di Benua Jeiron.Kalian semua mendapat arahan dari ketua bidang masing-masing.Tetap terima misi,jika terjadi sesuatu kalian bisa langsung berteleport menuju Istana DIV.JANGAN BUAT MALU ORGANISASI KITA,APA KALIAN PAHAM!!"
"KAMI MENGERTI QUEEN!"
Vezia mengangguk dengan puas,Zero dan Jeno menatap takjub kearah pasukan pasukan yang dilatih Vezia.Vezia menatap kedua ksatrianya,"Kalian berdua ikut aku.Ada yang perlu kuberitahu!"Keduanya mengangguk,dan mengikuti Vezia menuju ke kantornya.
Begitu mereka duduk,Vezia tanpa basa basi langsung melanjutkan,"Seperti yang kalian tahu,kalian adalah Guardian Angelku,jadi tidak ada gunanya menyembunyikan lagi.Aku adalah Ratu Kerajaan DIV,pemimpin semua klan.Dan Mansion ini adalah Markas Mafia White Black,pendirinya tidak lain adalah aku sendiri.Selama kita berada Di benua Jeiron,aku lebih dikenal sebagai Shera Felvinzi Ratu dari Kerajaan DIV.Jangan sampai kalian salah menyebut namaku,identitas kita akan menjadi rahasia jadi kalian harus mengubah warna mata,rambut dan jika bisa tetap mengenakan topeng"Kedua Ksatria itu mengangguk tegas menerima perintah Vezia.
"Selain itu,kita akan mencari Guardian Angelku yang lain.Aku harap kita memiliki waktu selama sebulan menemukan mereka"Helaan napas terdengar dari Vezia,dia sebenarnya ingin keluar selama mungkin tapi dia tidak ingin membuat Ayahnya bersedih karena pergi selama itu.
Jika dia memaksa keluar lebih lama dia yakin Ayahnya akan mau meninggalkan Kerajaan demi dirinya,"Kalian harus berhati-hati,kali ini Raja Iblis telah menyebarkan mata-mata hampir di setiap penjuru Benua Jeiron,jika identitasku ketahuan sebagai seorang Putri Kerajaan Benua Poren,itu akan membahayakan Benua kita.Aku tidak bisa mengalahkan Raja Iblis jika bukan di dunia atas,"Zero berdiri dan memutar berjalan kearah belakang kursi Vezia.
"Kami akan bersamamu apapun yang terjadi"Vezia tersenyum dan menutup matanya merasakan ciuman singkat didahinya.
"Ah aku juga butuh kalian menyelidiki tentang Pangeran Kedua,ada yang aneh tentangnya"Keduanya lagi lagi mengangguk,pamit untuk mempersiapkan keberangkatan mereka malam ini.
Ketukan pintu terdengar,"Masuk!"
Zen masuk membawa gulungan ditangannya,dengan cap dari Kerajaan Hangao."Surat dari Kerajaan,Queen!"
"Bagus,kau boleh pergi.Ah katakan pada Shouto dan Tamaro lebih dulu pergi ke Benue Jeiron,pastikan mereka mendapatkan beberapa Paviliun elit untukku.Jika tidak menemukan juga,panggil beberapa pasukan menciptakan Manor untukku,mereka harus berada setidaknya 150 km dari academy Wizd"Zen membungkuk dan mengangguk,pergi begitu tahu Vezia tidak membutuhkannya lagi.
Vezia membuka gulungan perkamen,dsn tersenyum puas dengan apa yang tertera didalamnya.
***Kepada Ratu Kerajaan DIV**
Academy Wizd dengan senang hati menerimamu sebagai salah satu pengajar,mereka merasa terhormat dapat didatangi seorang Ratu pemimpin Kerajaan terkenal.
Anda bisa mulai mengajar kapanpun anda siap untuk mengajar.Sebagai rasa terima kasih atas kerendahan hati anda,saya sebagai Raja Hangao menawarkan Istana saya sebagai tempat tinggal anda jika anda bersedia*.
From:
Raja Foretti Hangao.
Vezia membakar gulungan dan menarik secarik perkamen serta pena bulu,dan membalas suratnya secara singkat namun jelas.
***To Raja Hangao**.
Terima kasih atas kemurahan hatimu.Aku akan Ke Kerajaan besok,untuk menepati janjiku.Sampaikan salamku kepada Putramu Noah,dan juga Putri Keempat,aku akan membawakan mereka sesuatu yang spesial*.
From:
Shera Flevinzi.
Vezia memanggil Tamaro dan Shouto yang bersiap untuk pergi menjalankan tugas mereka,"Ada apa Vezia-Chan?"tanya Tamaro.
Vezia menyodorkan amplop yang terdapat stempel Kerajaan DIV,"Antarkan kepada Raja Hangao,dan katakan aku akan sampai di Kerajaan tepat tengah hari"Tamaro dan Shouto mengangguk dan menghilang tanpa jejak sekalipun.
sebuah senyum terbit dibibir Vezia,yang jika orang sangat mengenalnya adalah sebuah senyum pertanda akan adanya hal hal yang tak terduga dan akan menjadi bencana bagi siapapun yang ditargetkan Ratu Cantik mereka.
Kaki panjang itu melangkah mendekati jendela,dan berdiri dian terus memandangi bintang-bintang yang bersinar,"Aku akan membalaskan dendammu Bunda,aku akan membalasnya.Aku janji aku akan membunuh orang yang memisahkanmu dari Ayah,dan tidak lama lagi orang itu akan mati ditanganku.Aku akan membawa jasadnya di depan Ayah.Walaupun aku belum pernah bertemu denganmu tapi aku sangat menyayangimu Bunda,terima kasih karena telah berkorban demi diriku,aku akan selalu menyayangimu sama seperti aku menyayangi Ayah"
Angin berhembus menerbang sedikit perkamen,sebuah cahaya transparan berdiri dihadapan Vezia,Vezia terkejut.Air mata yang sedari tadi dia tahan tumpah tanpa bisa dicegah.
Didepannya berdiri seorang Wanita cantik,yang sangat mirip dengannya hanya saja matanya berbeda dengan dirinya,rambut emas miliknya sama berkilau sama seperti milik Vezia.Kulit halusnya,pinggang ramping dan pipi tirus,membuatnya terlihat mirip dengan Vezia.Mata hijau hutan menatapnya dengan mata sayang.
Pakaian putih dengan sebuah sayap dibelakangnya membuatnya terlihat seperti malaikat,"Bunda!"Vezia menyodorkan tangannya dan semakin terisak ketika dia berhasil memeluk Ibunya.
"Bunda!"Ratu Diana tersenyum dan memeluk tubuh tinggi putrinya.
"Putriku sudah besar.Terima kasih sayang,kamu sudah mampu membuat ayah dan kakakmu bahagia,Ibu tidak menyesal karena sudah berkorban untukmu.Kamu akan menjadi hebat dimasa depan,Ibu akan selalu mendoakan dari atas.Ingat jangan sakiti dirimu,jangan melihat seseorang tanpa mengenalnya,jika suatu saat kamu menemukan seseorang yang benar-benat tulus,jangan lepaskan.Yakinkan Ayah dan kakakmu jika dia yang terbaik untukmu.Ibu mencintaimu Vezia,Ibu akan selalu mencintai bayi kecilku.Dan ingat sayang,dendam tidak akan pernah menjadi jalan keluar terbaik,lakukan apapun yang hatimu rasa benar,jangan larut dalam jalan gelap.Matamu adalah anugrah,jaga matamu dari siapapun,itu adalah mata Para Ratu Dewa dan Dewi,tak satupun didunia ini tahu tentang matamu,kecuali kakekmu sendiri yang memiliki mata sama denganmu,kekuatan pada matanya telah diturunkan padamu.Jaga baik-baik sayang,kamu tumbuh cantik seperti ibu,Ibu pasti akan menantikan cucu yang lebih cantik nantinya!"
Suara itu mengalun lembut dan merdu,Vezia menangis semakin keras begitu merasakan tubuh ibunya perlahan-lahan terbang menjauh darinya,"Tidak Bunda hiks..tidak Bunda,aku masih ingin memelukmu.Bunda aku akan menjaga mata ini dengan baik aku akan mengingat ucapan Bunda,aku juga mencintaimu Bunda.Tapi Bunda aku minta maaf,aku tidak bisa menepati jika suatu saat aku akan membunuh seseorang yang merenggutmu dari kami"Ratu Diana tersenyum,dan tanpa dia sadari matanya pun telah mengeluarkan Crystal bening.
"Tidak sayang,tidak perlu meminta maaf.Tapi ingat ini dengan baik,sebelum kamu membunuhnya kamu harus tahu tentang dia."Vezia terdiam,termenung tak mengerti,mengapa dia harus tahu tentang orang yang telah membunuh Ibunya,yang telah memisahkannya dari Ibunya.
"Maaf Bunda,tapi putrimu terlahir sebagai Monster pembunuh.Tidak ada ampun bagi siapapun yang mencari masalah denganku"Vezia menatap kearah Ibunya yang telah menghilang menyisakkan sebuah bulu jatuh ditangannya.
"Aku minta maaf Bunda,dan terima kasih.Aku Menyayangimu Bunda!"
\*\*\*\*\*\*\*
Raja Lucas menatap dengan mata terkejut dengan apa yang di lihatnya,wajah itu sama persis seperti putrinya hanya saja dia lebih dewasa,"Diana!"
Ratu Diana tersenyum dan melayang berdiri dihadapan Raja Lucas,Raja Lucas menitikan air matanya begitu merasakan sebuah sapuan hangat dibibirnya.
"Lucas,terima kasih sudah menerima Putriku dengan baik!"Raja Lucas mengelus pipi transparan Istrinya.
"Dia juga Putriku Diana,putri kita.Bayi kecil kita"Diana tersenyum,dan mencium telapak tangan besar Lucas.
"Jaga dia dengan baik,jaga dia untukku Lucas.Dia memiliki takdir besar dimasa depan,dia akan menjalani segala rintangan dari masa depan,itu takdirnya dan hanya dia yang bisa mengubahnya.Jaga dia dengan baik,dia berharga bagi dunia ini.Aku mencintaimu Lucas selalu mencintaimu,terima kasih karena menjaga anak-anak kita dengan baik,aku akan menantikanmu suatu saat nanti.Tapi bertahanlah sampai anak-anak kita menikah dan memiliki anak,gantikan aku untuk membahagiakan mereka.Kau ayah terbaik untuk mereka,aku mencintaimu.Selamat Tinggal suamiku!"
Raja Lucas terduduk begitu melihat tubuh Istrinya semakin menghilang hingga menyisakkan kegelapan didalam kamarnya,air mata merembas keluar dari matanya,"Aku mencintaimu Diana,aku akan selalu mencintaimu.Aku akan menjaga Vezia dengan baik,aku akan menjaga Zizi kecil kita.Menjaga anak-anak kita dengan baik"
Tanpa kedua ayah dan anak itu sadari mereka sama sana tersenyum dan menangis karena rasa bahagia melihat satu wanita yang sangat mereka sayangi.
"**Aku mencintaimu Bunda"
"Aku mencintaimu Istriku**"
Tanpa mereka tahu mereka mengucapkan kata yang sama pada satu orang itu.Seseorang yang berhasil membawa sebuah permata berharga kedalam keluarga berhati dingin dan kejam.Tempat yang akan menjadi kemustahilan bagi perempuan untuk masuk.
Voment...
Voment...