Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS107



Keadaan kembali tenang,kali ini para Pangeran tetap ikut,karena entah apa yang dipikirkan orang orang bodoh itu.


"Jadi maksud kami mengundang kalian adalah untuk membicarakan kelanjutan kerja sama antar benua kita.Dan kenapa tempat nya diubah karena,Kerajaan Hidori sedang dalam masalah,Raja Fuzima tidak bisa meninggalkan kerajaan nya"ucap Raja Todori.


Vezia menunjukkan smirknya,dirinya melirik ayahnya.


"Bukankah kekacauan yang ada di Kerajaan Hidori baru terjadi beberapa minggu lalu,sedang pengubahan tempat terjadi sudah bulan yang lalu"Telak,mereka tidak bisa menjawab ucapan Raja Lucas.Kedua anak dan bapak ini tidak bisa dikalah kan mereka terlalu pandai main kata.


"Ehem..dari pada membahas hal tidak penting,bisakah kita melanjutkan tentang kerja sama kita"Hoho mereka tidak semudh itu dibodohi,dan tidak semudah itu pihak Vezia mengalah,mereka ingin semakin membuat pihak Benua Vroza malu dan bungkam.


"Ini jelas hal penting,bagaimana jika ada niat lain di dalam pertemuan ini"skak mat,mereka sudah pucat pasi dengan keringat dingin,seolah tertangkap basah melakukan tindak kejahatan,walaupun benar adanya.


"Benarkah?kenapa kalian begitu pucat"mereka tidak tahu harus bilang apa.


"Alex,Tio,arahkan semuanya bersiap siap 15 menit lagi aktifkan batu teleportasi,buat bentuk Formasi sesuai rencana,arahkan semua yang ditugaskan melindungi Benua Poren ketitik yang sudah ditentukan,suruh semua penduduk jangan ada yang melangkah keluar dari rumah"telepati Vezia.


"*Mengerti Ratu!"


"Dan satu lagi,semua penjaga Benua Poren ,gandakan untuk bagian depan,pasukan sembunyi Milik Benua Vroz sudah menuju kesana,sepertinya mereka menggunakan bantuan artefak sihir hitam teleportasi*"ucap Vezia lagi.


"Dimengerti Ratu.Dan Ratu bisa kah anda bertelepati dengan kelima kakak,bibi,nenek serta paman anda,mereka sedari tadi nampak tidak tenang,dan selalu menanyai anda"memang jika begini Alex akan formal.


"Baik!"


Vezia memperhatikan perdebatan tak berujung.


"Jadi katakan ada apa dengan kerja sama kita?"Tanya Vezia,yang mulai jengah karena pihak Benua Vroz nampak tak tahu ingin memberi alasan apa.


"Selama ini,kita hanya bekerja sama dalam perdagangan.Agar dapat mengikat tali persaudaraan kita,kami ingin lebih bekerja sama.Begini Benua Jeiron suka dengan hasil panen kerja Benua Poren,tapi mereka mau kerja sama itu diatas nama Benua kami,jadi jika tidak keberatan kami akan memegang alih semua namanya"Cuih dasar ular,tanpa dia sadari dia sudah memberitahukan niatnya


"Bukankah kau terlalu serakah,kau sudah membuka kedokmu sendiri.Ayah aku bosan lebih baik kita mulai saja aku malas berdebat dengan orang bodoh dan tak memiliki otak seperti mereka!"Setelah ucapan Vezia terdengarlah Suara suara para prajurit Benua Vroz.


"Hooh rupanya kalian sudah tahu dengan rencana kami!"sinis Raja Fuzima.


"Ya.Dan kau tahu aku merasa beruntung sekali,kau tahu penyebab kematian istrimu dan juga scandal para putramu itu adalah ulah putramu!"Sinis Vezia,tak lama keluarlah Tamaro dan Shouto.


"Kalian!"Raja Fuzina sungguh terkejut.


"Ya.Ada masalah Raja Busuk?"Sungguh ini pertama kali bagi mereka melihat Tamaro seperti ini.


"Bagaimana rasanya kehilangan keluargamu Raja Fuzima?"


Vezia diam diam,sudah menyuruh pasukan nya untuk berteleportasi saking kesalnya dan malas berdebat dengan orang orang didepannya.


"Kau!"Geram Raja Fuzima.Dirinya tak menyangka ternyata wajah asli Shouto begitu tampan.


"Hehehe,benar sekali ah,sebaiknya kita keluar seperti nya ada pertunjukkan menarik!"setelah ucapan Shouto,rombongan Vezia bersama Shouto dan Tamaro menghilang dari hadapan mereka.


Pihak Benua Vroz bergegas berjalan keluar.


"Perintahkan semua Klan Setan untuk keluar,dan panggil penyihir hitam!"perintah Raja Fuzima.


"Maaf Yang Mulia,tapi Penyihir hitam sudah habis dibantai oleh Vampire dan Demon!"Ucapan Ajudan Raja Fuzima membuat mereka terkejut.


"Mereka,pasti mereka yang melakukannya!"geram Raja Todori.


Raja Fuzima dan rombongannya keluar terlihatlah peperangan antara prajurit Benua Poren dan Prajurit miliknya.


***********


Sementara dipihak Vezia.Vezia beserta ayah,paman,kakek dan Raja Lainnya tengah berkumpul bersama Pangeran.


Jangan lupakan Petua Jin.


"Jadi Guru,apa Guru sudah menemukan Raja Setannya?"tanya Vezia.Petua Jin mengangguk disertai seringai menakutkan.


"Sudah kuduga,pantas saja dari tadi aku merasakan aura tak sedap!"Vezia saat ini dalan pelukan kelima kakaknya.


"Kak,bisa tidak peluknya nanti saja"Mereka berlima cemberut mendengar ucapan Vezia.Tapi tetap melepaskan.


"Alex,Tio,bagaimana sudah sesuai formasi,penyihir itu mereka aman kan?"telepati Vezia.


"Aman Ratu,sesuai rencana anda berjalan lancar"ucap Tio.


"Bagus!"


Deg...


Vezia tersentak,aura ini terlalu dia kenali dan ini sangat dekat dengan tempat yang mereka diami saat ini.


Tidak mungkin kan?tidak mungkin.


Tak lama Shouto dan Tamaro datang bersama Pangeran Keempat sesuai janji Vezia.


Mata Vezia terbelalak kaget bukan main.Dia terkejut sangat terkejut dengan seseorang dihadapannya saat ini.


Vezia hampir saja terjatuh jika bukan Keyvino menyanggah tubuhnya,mereka semua termaksud Randy,Kevin,William dan beberapa pangeran lain nampak khawatir.


"Zizi kamu kenapa sayang!"Vezia diam matanya masih menatap tak percaya orang dihadapannya saat ini.


Mata Vezia memerah,hatinya berdenyut sakit.


Tak kalah jauh terkejut,Pangeran Keempat dihadapannya juga terkejut,bukan terkejut karena apa,tapi tatapannya itu tidak asing tatapan itu sama persis seperti orang yang dirindukannya.


Raja Lucas curiga terhadap orang dihadapannya.Yang membuat putrinya tiba tiba begini.


"Siapa kau?"tanya Raja Lucas menodongkan ujung pedangnya kearah Leher Pangeran Keempat itu.


Sedangkan sang Pangeran hanya diam dengan wajah datar.Matanya terpaku menatap wajah Vezia.


"Ayah,turunkan pedangmu!"ucap Vezia,suaranya terdengar parau.


Matanya masih terpaku kearah orang dihadapannya.


"Tapi kenapa Sayang,dia yang membuatmu seperti ini"geram Raja Lucas begitupun yang lainnya.


Vezia menggeleng.Entah kenapa Vezia merasa takut bertemu dengan orang dihadapannya padahal orang dihadapannya ini adalah orang yang dirindukannya.


"Zio,bisa lo kemari sekarang!"


Telepati Vezia.


Tanpa basa basi Zio sudah berada dihadapannya,dirinya terkejut melihat keadaan Vezia.Hendak bicara tapi matanya terlalu terpaku dan terkejut dengan orang dihadapannya.Membuat yang lain semakin terkejut,karena kali ini tangan kanan Ratu Vampire itu juga ikut terkejut.


"Nggak ini nggak mungkin,pasti ini mimpi,ini mimpi kan Zi,C'mon ini nggak lucu"Zio menolak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Sedang pangeran keempat itu juga tak kalah terkejut.


"Vezia bilang kalau ini cuma bohongan,ini ilusikan,ini bohongkan"Vezia menggeleng tanda ini nyata.


"Nggak mungkin..Tapi kenapa bisa dia disini"guman Zio masih terdengar yang lainnya.


Satu nama diluncurkan Vezia berhasil membuat mereka bingung kecuali Pangeran Keempat yang menegang tanda terkejut dan tidak percaya.


"Kak Erry!"


Holla Guys,maaf baru up.Jangan lupa dukungannya yah😉