
Anggota kerajaan beserta tamu tamu kerajaan tengah berada di aula,disebabkn ada pengumuman penting yg akn diumumkn oleh Raja Lucas.
Penasihat kerajaan Duntler maju satu langkah,serta memegang sebuah gulungan.
"Kepada seluruh tamu kerajaan Duntler,terkhusus untuk Kerajaan Tenzia dan Frost,untuk bersedia datang keacara penobatan Putri Vezia sbg Putri resmi kerajaan Duntler dan Kerajaan Fioska,penobatan akan dilakukn esok hari dikerajaan Duntler,dan penobatan kedua akan dilakukn di kerajaan Fioska minggu depan"Ucap Penasihat itu.Setelh pengumuman para tamu kerajaan di persilhkn menyantap hidangan yg di siapkn.
Vezia beserta kelima kakaknya dari tdi menahan bosan.Tapi kebosanan Vezia hilang kala melihat coklat,mata nya berbinar lucu,Vezia beranjak dan berlari menuju stand tempt makanan manis.Kelima kakaknya juga ikut berdiri dan mengejar Vezia.
"Astaga knpa dia jadi berubah saat melihat coklat"Batin mereka berlima menepuk jidat.Seluruh tamu di dlm aula terkejut sekligus merasa Gemes dgn tingkah laku Vezia,membuat mereka tak tahan ingin mencubit,membuat mata kelima pangeran beserta serta keluarga Vezia yg lain tak henti hentinya memandang mereka tajam membuat nyali mereka menciut.
"Zizi,makan coklatnya jgn disini yah"Ucap Varrel,mereka berusaha menutupi pandangan semua orng untuk melihat Vezia.
"Memangnya knpa?"Tanya Vezia dgn raut muka polos membuatnya tambah imut.
Dengan cpt Alvin dan Arvin menutup wajah Vezia.
"Kami tdk suka melihat orng lain,memperhatikn mu ketika makan coklat"Ucap Lenzi.
"Lepaskn tangan kalian"Ucap Vezia.Alvin dan Arvin melepeskn tangan mereka.
"Baiklah Zizi turuti,tapi Zizi mau coklat yg bnyk bagaimna?"Tanya Vezia menatap mereka berlima.
"Baiklah,ada lagi tuan putri kecilku"Ucap Mereka bersamaan.
"Kalau gitu,Zizi mau coklat,buah apel,anggur,kue pelangi dan makanan manis yg lainnya"Ucap Vezia membuat seisi aula menjatuhkn rahangnya.
"Apa itu tdk kebnykn?"Tanya Keyvino,yg dijwb gelengan oleh Vezia.
Dari arah jauh terlihat Alex membawa sebuah kotak enth kotak apa.Kakak kakak Vezia dgn sigap berdiri mengelilingi Vezia.
"Tenanglah aku hnya memberikn Putri Vezia hadiah dariku dan dari dua Masterku"Ucap Alex,dirinya sedikit merasa takut.
"Kakak!"Suara Vezia membuat mereka membuka jalan untuk Alex.Tapi tdk menurunkn mata tajam mereka.
"Kedua pemimpin Sekte Iblis api memberi kn mu ini sbg hadiah ulang tahunmu"Ucap Alex,dan memberikn kotak itu.Vezia membuka kotak hadiah itu dan melihat sebuah sepasang belati,di sebelah belati yg satunya berwarna merah dan satunya lagi berwarna putih.
"Lumayan!"Batin Vezia.Vezia memuatr mutar belati berwarna merah dan tiba tiba melemparnya kearah apel yg di pegang slah satu Putri kerajaan Frost,dan tepat mengenai sasarannya membuat seisi aula terdiam.Vezia melangkah dgn santai kearah keluarga kerajaan Frost.
"Maaf krna lancang melempar sebuah belati kpdamu"Ucap Vezia dingin tapi mereka tahu dia tulus meminta maaf,keluarga kerajaan Frost awalnya akn marah tapi melihat ini amarah mereka mereda.
"Tdk apa apa Putri"Ucap Putri Kerajaan Frost.Ketika Vezia akan melangkah pergi,suara putri itu menghentiknnya.
"Perkenalkan nama saya Fellyana Frost,anda bisa memanggil saya Felly"Ucap Felly memperkenalkn dirinya dgn membungkuk ala bangsawan.
"Veziandra Rencla Duntler,Vezia"Ucap Vezia dingin plus singkat dgn membungkuk mengikuti Felly.Felly sedikit bergidik dgn aura Vezia.
"Putri Vezia maukah anda menjadi teman saya"Ucap Felly takut takut.Vezia menatap kelima kakaknya yg berada diblkngnya,Kelima kakaknya menatap dirinya lalu menatap Felly meneliti apakah dia baik untuk menjdi teman Vezia.
"Boleh!"Ucap mereka berlima.
"Terimah kasih putri"Ucap Felly.
"Ehem"Deheman kelima kakak Vezia membuat Felly sadar dan dgn cpt melepas peluknnya.
"Tdk perlu terlalu formal"Ucap Vezia masih dgn wajah dingin.
"Tapi.."
"Mau atau tdk itu terserh,aku tdk suka temnku berbicara formal"Ucap Vezia,membuat Felly terharu karena senang.
"Ayah bolehkah aku memberikn gelang ini kpada teman pertamaku"Ucap Felly kpda Raja Frost,yg diangguki Raja Frost,Raja Frost senang melihat putrinya tersenyum.
Felly membuka gelang perak yg ada ditangannya gelang itu dikelilingi crystal kecil warna warni.
"Maaf aku tdk punya hadiah untukmu,aku tdk tahu jika ini hari ulang tahunmu"Ucao Felly dgn kepala menunduk dalam.
"Tdk masalah dan terima kasih"Ucap Vezia masih ttp dingin,dan memakai gelang yg diberikn Felly.Felly sempat berpikir Vezia tdk akn mau mengenaknnya tapi ternyta dia mau.
"Apa kau tdk ingin memperkenalkn kami kpada teman barumu"Ucao Seorng pemuda menatap Vezia dan Felly secara bergantian,disamping nya berdiri dua orng,yaitu satu perempuan dan satu laki laki.
Pandangan Kelima kakak Vezia menajam.
"Kakak!"Ucap Vezia menatap mereka berlima,membuat mereka berlima menghilangkn tatapan tajam mereka.
"Perkenalkan putri dan pangeran kerajaan Duntler serta kerajaan Fioska.Nama saya Stefania Frost,saya Putri mahkota dari kerajaan Frost"Ucap Stefani memperkenalkn dirinya.
"Saya William Frost,Ank kedua dari kerajaan Frost"Ucap William.
"Randyan Frost ,anak ketiga,salam pangeran dan Putri"Ucap Randy datar.
"Maafkn Randy pangeran dia memng bgitu"Ucap William
"Tdk masalah toh seisi istanaku isi nya Es semua"Ucap Vezia santai dan mengakui jika mereka semua adalah manusia Es.Membuat seisi aula terkejut dgn kejujurannya,sdngkn keluarganya geleng geleng kpla.
"Kalian tentu sdh tahu siapa kami,kalau bgitu kami permisi"Ucap Lenzi dingin dan menggendong Vezia,dia tdk mau berlama lama di dpn para pangeran terlebih melihat tatapan Randy kpda Vezia membuat dia ingin menerkam Randy hidup hidup.
Stelh memberi hormat satu sama lain Kelima Pangeran dan Vezia pergi ketmpt mereka masing masing.
"Ingatkn peraturan yg kami berikn padamu"Ucap Alvin dgn senyum dingin.
"Iya,iya"Jwb Vezia malas.
holla...
Jgn lupa Like+coment+Fav+Rate+Vote ok