
"Pemenangnya adalah Putri Fellyana Frost, Putri Astesia Tenzia,dan Pangeran Kevin Tenzia"Ucap Penasihat mengumumkan pemenangnya,Astesia adalah Anak ketiga dari kerajaan Tenzia,bakat yg ditunjukkan Tenzia adalah memanah dgn mata tertutup yah membuat Vezia sedikit terkesan.
Mereka bertiga maju ditengah lapangan,Vezia turun dan berjalan menuju kearah mereka.
Vezia menatap kearah Kevin membuat Kevin sdikit salah tingkah.
"Ada apa?"Tanya Kevin malu malu.
"Apakah anda tahu apa yg membuat saya memilih anda sbg pemenang"Ucap Vezia.
"Tidak tahu, tdk perlu terlalu formal padaku"Ucap Kevin diangguki Vezia.
"Alasanku karena kau memiliki cukup nyali menantang kakak kakakku"Ucap Vezia sinis.Membuat Kevin kesal pasalnya Vezia seakan meremehkan dirinya.
Vezia memanggil Zero,dan menyuruh Zero memberikan hadiah yg sdh dia siapkn untuk mereka bertiga.
"Cincin penyimpanan ini untuk Pangeran Kevin"Ucao Zero dan memberikn kpda Kevin.
"Dan untuk Putri Felly dan Putri Astesia,Tuan Putri telah menyiapkn hadiah khusus"Ucap Zero.Felly dan Astesia menatap Vezia.
"Kak Jeno!"Panggil Vezia dgn cept Jeno dtng dgn membawa sebuah dua kotak pnjng berukuran kecil.
Astesia dan Felly mengambil kotak kecil itu dan membukanya mereka bingung dgn hadiah mereka.
"Apa ini?"Tanya Felly.
"Ini adalah sebuah senjata yang ku desain sendiri,apa kalian berdua lihat tombol ditengah,kalian hanya perlu memencet tombol itu otomatis senjata nya akan muncul"Jelas Vezia,Felly dan Astesia melakukan apa yg di katakan Vezia.Mereka berdua memencet tombol bagian tengah sedetik kemudian,senjata Felly dan Astesia berubah menjadi pedang dan busur yg cantik dan dgn desain modern,tentu saja modern itu adalah senjata milik Vezia dari di dunia pertamanya yg dia desain sendiri.Mereka semua takjub melihat senjata Felly dan Astesia.
"Jika seperti ini tdk akan terlalu sulit kalian membawanya kan"Ucap Vezia yg diangguki mereka berdua,tentu saja sngt mudah membawanya senjata itu berbentuk seperti pulpen.
"Boleh kupinjam sebentar Putri"Ucap Vezia menatao Astesia,Astesia memberikan busurnya kpda Vezia.
"Busur ini memiliki tombol di bagian paling atas jika menekan tombolnya sebuah anak panah akan keluar melalui bagian ini"Jelas Vezia dan menunjuk sebuah garis yg sedikit terbelah dibagian samping besi busurnya.Vezia memencet tombolnya dan keluarlah sebuah anak panah yg memiliki ujung bgitu tajam.
"Jika Putri menembak anak panahnya,anak panahnya akan kembali kpdamu ketika target mu telah terkena olehnya"Ucapnya lagi.
Mereka semua takjub dgn busur milik Astesia,mereka tdk menyangka Vezia akan sejenius itu sehingga bisa membuat senjata dgn secanggih itu.
"Dan untuk mu kak Felly pedangmu telah terlumuri racun yg akan selalu menempel dipedangnya dan penawarnya hnya akulah yg tahu dan tentu saja akan kuberikn kpdamu beberapa pil penawarnya"Ucao Vezia dan menatap Felly.Felly sngt senang karena mendpt hadiah seperti ini.
"Terimah kasih Vezia"Ucao Felly dgn wajah senang dan memeluk erat Vezia.
"Kau ingin membunuhku"Ucap Vezia dingin.Felly dgn cpt melepas pelukannya dan menunjukkan cengirannya.
"Sama-sama"Ucap Vezia dingin.
"Apakah benar Putri sendiri yg membuat alat alat ini?"Tanya Raja Tenzia,atensi semua orng teralihkn kpda Vezia membuat Vezia mengeluarkn sedikit aura dinginnya,hal yg paling tdk disukai Vezia adalh mnjdi pusat perhatian.
"Ya"Ucapnya singkat,mereka semua terkejut dgn ucapan Vezia.Monster jenius apa yg kerajaan ini dptkn,pikir mereka semua.Bahkan ada yg menjatuhkn rahangnya dan menatap melotot kearah Vezia.
'Bagaimna jika ank ini dewasa nanti,pastinya dia dpt menaklukan semua kerajaan dgn kekuatan dan kejeniusannya'Batin mereka menatap Vezia dgn bergidik ngeri.
"Owh dan satu lagi,aku sdh menaruh sidik jari kalian dimasing masing senjata kalian,jadi jika ada yg mencba menggunaknnya itu sama sekli tdk akan berfungsi,dan hnya terlihat seperti benda kecil saja"Jelas Vezia lagi,membuat mereka lagi lagi menganga.
'Astaga sampai sebegitu canggihnya,hanya menaruh sidik jari saja,tdk perlu melakukan kontrak darah'Batin mereka takjub dgn senjata Felly dan Astesia.
Setelah pemberian hadiah mereka semua membubarkn acara nya dan kembli kekediaman masing masing yg ada di kerajaan Duntler,Tamu kerajaan Duntler besok pagi akan pulang kmbli kekerajaan mereka masing masing.
Vezia beserta keluarganya sdng berkumpul di aula untuk mendiskusikn penobatan Vezia sbg putri dikerajaan Fioska.
"Sepertinya kita harus menambah keamanan Vezia,aku memiliki firasat setelh apa yg dilakukn Vezia hari ini akn membuat seseorng memiliki niat jahat dan memanfaatkn kerajaan"Ucap Raja Lucas mereka semua mengangguk setuju.
"Zizi syng,boleh ayah minta sesuatu?"Ucap Raja Lucas menatap Vezia dalam.
"Apa ayah?"
"Bisakah kamu berhenti menunjukkan kejeniusan dan kekuatanmu,itu akan sngt berbahaya bagimu,kamu tdk ingin melihat kami khawatirkn,jadi ayah mohon itu adalah yg terakhir kalinya,karena kita tdk tahu siapa saja musuh kita"Ucap Raja Lucas menatap Vezia dgn penuh kasih syng.
"Baiklah ayah,Zizi akan menurutinya"Ucap Vezia.Mereka semua tersenyum senang.
>>>>
Malam yg indah penuh dgn bintang bintang serta bulan yg bersinar.Malam yg bgitu dingin tdk membuat Vezia kedinginan.Matanya menatap kosong kearah depan.Beberapa saat yg lalu Vezia melarang siapapun untuk menemuinya dgn alasan dia sngt lelah dan tak ingin di ganggu,awalnya kakak kakaknya memaksa ingin masuk krna mereka khawatir tapi Vezia sdh menjlasknnya dia hnya kecapekan dan hnya butuh istirahat,butuh beberapa lama meyakinkn mereka sebelum akhirnya mereka setuju.
Mata Vezia yg selalu dingin untuk pertama kalinya berubah menjdi tatapan yg bgitu kosong.Dia memng sdh nyaman dan sangt menyayngi keluarganya yg skrng tapi dia juga merindukan keluarganya di kehidupannya yg dulu,terlebih kakak nya Jerry.Jerry adalah orng yg sngt dia sayangi,dia masih mengingat dimna dia harus berjuang mati matian mendptkn perhatian Jerry yg dulu bgitu dingin kpda siapapun,juga alasan mengapa dirinya jatuh kedlm dunia Mafia dan menjdi bgitu dingin.
**Holla Guys Author kembali...
Maaf beberapa hari ini nggak Up
soalnya Author beberapa hari ini sakit,jadi nggak fokus buat cerita...
jangn lupa Like,Coment,Fav,Rate,and Vote**