Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS65



Wajah seluruh keluarganya menjadi gelap,menahan amarah.Bagaimana bisa pangeran dari kerajaan musuh mereka mengklaim gadis kecil mereka miliknya.


Vezia menghela napas pasrah inilah salah satu alasan mengapa Vezia sangat tidak suka berurusan dengan lelaki lain selain keluarganya.


"Pangeran bodoh,kau mencari kuburanmu di antara keluargaku"Vezia memaki habis-habisan Vern,jika bukan karena dirinya Vezia tidak akan menghadapi keluarga overnya ini.


"Kenapa kamu menyelamatkannya?"tanya Lenzi dingin.


"Kak,aku masih manusia,aku masih punya hati,walaupun dia adalah pangeran dari musuh kerajaan kita,dia tetaplah manusia yang harus aku tolong,terlebih pada saat itu dia terluka,dia juga tidak ada niatan untuk menyerang kerajaan,apa salah nya jika aku membantu dirinya!"jawab Vezia,gelengan kepala sedikit dikeluarkan nya bingung dengan cara berpikir kakak nya yang satu ini,Vezia sangat hapal di antara keluarganya,kakak pertamanya lah yang paling tempramen menyangkut dirinya.


"Kamu bisa kan meminta bantuan Zero ataupun Jeno pada saat itu"ucap Lenzi dingin dan menahan amarahnya.


"Kak,aku tidak bisa menyuruh Kak Jeno maupun Kak Zero,saat itu dia berhadapan dengan Raja Serigala,apa kakak mau melihat mayat mereka tergeletak disana,Raja Serigala hanya tunduk padaku,jika bukan aku yang turun tangan dia akan membunuh siapapun yang mendekat.Dan aku juga tidak bisa menjamin jika Kak Zero ataupun Kak Jeno bisa saja bertarung dengan dia"ucap Vezia,saat ini dirinya mencoba agar tidak meledakan amarahnya.


"Tapi tetap saja,kenapa kamu pergi sendiri tanpa mau di temani"Lenzi sekarang telah berdiri dihadapan Vezia menatap tajam adik kesayangannya ini.


Yang lain nya hanya diam melihat walaupun dalam hati mereka ingin sekali meledakkan amarah mereka.


"Aku hanya tidak mau dia terlibat dengan mereka kak,ini bukan masalah antar kerajaan,ini hanya masalah aku menolong siapa"Vezia mati-matian berusaha menjelaskan kepada kakaknya,tapi dasarnya Lenzi yang memang tidak bisa diam jika menyangkut Vezia terus-terusan bertanya.


"Dia sudah mengklaim mu sebagai miliknya,kamu tidak tahu betapa liciknya kerajaan Denzi untuk berusaha mendapatkan apapun yang mereka inginkan"mata tajam Lenzi tak bisa lepas,dirinya tak henti-hentinya melayangkan tatapan tajam serta dingin.


"Mereka tidak semudah itu akan menjatuhkan kita,aku juga tidak mau berurusan dengannya,aku sama sekali tidak tertarik dengan dunia percintaanya,kumohon mengertilah kak"ucap Vezia pandangan matanya luruh menatap mata Lenzi,mencoba meyakinkan agar Lenzi percaya.


Lenzi menghela napas,menatap mata adik nya.Dia tidak mau tiba-tiba membentak adiknya yang dapat mengakibatkan Vezia marah padanya.


"Baik,kakak akan membiarkan kali ini,tapi jika dia mendekatimu lagi,itu tandanya dia mengibarkan bendera perang pada kerajaan Duntler dan Fioska!"ucap Lenzi tajam dan dingin.Keluarga yang lainnya mendengar mengangguk setuju.Vezia mengangguk pasrah.


Beberapa saat ruangan terasa canggung dan mencekam,tapi suara manis milik Vezia berhasil mengembalikan aura damai lagi.


"Kalian akan tetap marah padaku?"tanya Vezia dengan suara imutnya serta tatapan manisnya.


Mereka semua menahan agar tidak mencubit pipi Vezia.


"Kami tidak bisa berlama-lama marah padamu Zizi!"ucap Raja Lucas,dan berjalan kearah Vezia membawa Vezia kegendongannya.


"Ayah bagaimana keputusan kalian,apakah Zizi boleh ke akademi?"tanya Vezia.Tapi sepertinya Vezia salah bertanya,aura kembali berubah mencekam.


"Jika tidak di boleh kan,Zizi tid_"


"Kami setuju tapi dengan syarat,penjaga bayangan mu akan ditambahkan!"ucap Raja Lucas diangguki semua,aura mencekam tadipun telah hilang.


Mata Vezia berbinar senang.Jika kalian bertanya Vezia senang karena dapat ke Akademi itu semua salah,dirinya senang karena dengan ke akademi dia dapat dengan mudah mencari benua-benua lain untuk menjelajah,terlebih dirinya harus mencari tahu benua-benua tetangga,karena firasatnya mengatakan,di benua-benua itulah ras yang sama dengan nya berada,ingatkan Vezia adalah Ras campuran.


"Jadi kapan Zizi ke akademi?"tanya Vezia.


"5 hari lagi,dan kamu tidak akan ke asrama,kamu tetap kembali ke kerajaan"ucap Raja Lucas.Vezia mengangguk patuh.


"Baiklah.Oh iya ayah,Zizi harus bertemu Kak Felly dan kak Astesia pasti mereka khawatir"ucap Vezia.


"Sebaiknya cepat bertemu mereka,sahabatmu itu sedari tadi menangis"ucap Hana.Vezia mengangguk,dirinya turun dari gendongan ayahnya dan berlari keluar diikuti Zero dan Jeno.Sedangkan keluarganya yang lain masih tetap berada diruangan itu untuk meredakan amarah yang masih ada di dalam diri mereka.


Vezia menuju ke arah kamar tamu yanh di tempati Felly,tepat sekali di depan pintu kamar Felly,ada Astesia dan keluarga Randy.


Terlihat dari wajah mereka yang khawatir dengan Felly.


"Ada apa ini?"tanya Vezia raut wajah nya kembali datar.


Mereka berbalik menatap Vezia dan menghela napas lega.


"Kau baik-baik saja kan Vezia?"tanya Astesia menatap Vezia dari atas sampai bawah.


"Tidak apa-apa,aku baik-baik saja"ucap Vezia.Randy yang sedari tadi khawatir tentang Vezia menghela napas lega,itu tak luput dari penglihatan,Astesia,William, dan


Stefania.Sepertinya dia benar-benar mencintai Vezia,pikir mereka.Memang sedari tadi Randy lah yang paling khawatir terlebih dirinya seakan marah ketika mendengar adik nya mengatakan ada seorang pemuda yang datang menemui Vezia.


"Dia di dalam sedari tadi dia mengurung diri"ucap Raja Frost.


"Kak Felly,kakak nggak mau keluar,kalau nggak aku yang masuk yah"ucap Vezia.Langkah kaki terdengar dari dalam.


Felly dengan cepat pergi ke arah pintu ketika mendengar suara Vezia.


"Vezia kau tidak apa-apa kan,kau tidak terluka kan,pria ba*j*ng*n itu tidak melukai mu kan?"tanya Felly bertubi-tubi ketika dia sudah membuka pintu.


Felly memutar-mutar badan Vezia membuat Vezia sedikit pusing.


"Aku nggak apa-apa,dia tidak melukaiku sama sekali!"ucap Vezia,membuat Felly menghentikan kegiatan nya dan menghela napas lega.


"Lain kali jika aku bertemu dia,akan kubunuh dan mayatnya ku lempar jadi makanan spirit beast milik kak William"ucap Felly dengan wajah menahan amarah yang terlihat lucu bagi Vezia,dirinya mencubit pipi Felly,membuat sang empu meringis.


"Memang kau bisa?"tanya Vezia dengan sedikit nada ejekan.


"Kau ini bukannya mendukung malah mengejeku!"ucap Felly kesal.


Mereka yang melihat interaksi antara Vezia dan Felly tersenyum senang.Selama ini Felly selalu murung dan pendiam,jarang sekali mau berinteraksi dengan putri-putri lain,menurutnya putri-putri yang lain itu sombong.Tapi semenjak mengenal Vezia,dirinya menjadi lebih ceria,dan banyak bicara terlebih jika menyangkut Vezia,mereka juga tidak pernah melihat Felly sekhawatir ini pada seseorang selain keluarganya.


"Sebenarnya siapa dia,kenapa dia bisa mengenalmu?"tanya Astesia.Mereka semua menatap Vezia.


"Dia pangeran Vern dari kerajaan Denzi,dia mengenalku karena aku pernah menolong dirinya,entahlah kenapa pangeran gila itu datang kemari dan seenaknya mengatakan kalau aku adalah miliknya"ucap Vezia datar tak menutupi apapun,toh dia tidak peduli kalau mereka tahu yang sebenarnya.


Randy yang mendengar nya mengepalkan tangan erat,wajahnya merah padam.Tapi dia mencoba menahan nya agar tak meledak di depan orang lain,terlebih di depan Vezia yang sudah di klaim sebagai miliknya.


"B*astard,kau mencari mati,heh ingin merebut Vezia,bermimpilah setinggi mungkin,Vezia hanya milikku dan selamanya akan tetap menjadi milikku,siapapun yang merebutnya akan mati ditanganku"batin Randy,sekilas senyum iblis terpatri dibibirnya,kilatan tajam tak luput dari matanya.


-


-


-


-


Vezia menjatuhkan badan nya ke kasur empuknya.Hari ini dirinya merasa sangat lelah,dirinya merasa seperti ada sesuatu yang akan bangkit.


"Draxy,Goldy,keluarlah,beritahu aku apa yang ingin kalian katakan waktu itu"ucap Vezia.


Darxy dan Goldy keluar dari ruang dimensi,dan tepat mendarat di pangkuan Vezia.


"Master,master tahukan master adalah Ras campuran?"tanya Draxy.Vezia menganguk.


"Tidak lama lagi bulan purnama merah akan terjadi tepatnya 3 hari lagi,dibulan purnama merah itu master harus menjauh dari kerajaan Duntler dan pergi kepuncak gunung hutan kematian,sebab Ras Demon,Vampire,dan Iblis dalam diri Master akan bangkit,dan pasukan Vampire,iblis,dan demon Master akan bangkit juga"jelas Draxy.Vezia melotot kaget tapi dengan cepat kembali datar.


"Ras iblis?"


"Iya master.Dan juga sebenarnya Master,master adalah Ratunya para Ras yang ada di dunia bawah maupun atas"ucap Goldy,Vezia mengangguk-anggukan kepalanya tanda mengerti.


"Selain itu master kau juga seseorang yang sangat penting di dunia atas,tapi belum saatnya master tahu,nanti di saat master di dunia atas baru master akan tahu"batin Draxy dan Goldy.Karena mereka tahu Vezia menutup kekuatan pembaca pikirannya maka mereka hanya membatin.


"Master sebaiknya merahasiakan jika master adalah Ras campuran terlebih jika anda adalah seorang Ratu!"peringat Goldy.


Vezia mengangguk lagi,tentu saja dia akan merasahasiakan nya,dia tidak sebodoh itu ingin memberi tahu Rasnya.Yang ada dirinya akan diincar.


"Baiklah,sebaiknya aku pergi tepat tengah malam,agar tak ada yang mencurigaiku"ucap Vezia.


Draxy dan Goldy mengangguk setuju,mereka kembali masuk kedalam ruang dimensi ketika merasakan ada seseorang yang akan masuk.


Holla guys...


jangan lupa yah😁😉