
Vezia tengah sibuk berkutat dengan perkamen perkamen hasil penjualan toko ataupun apotik yang mereka dirikan,dan juga memilah beberapa misi yang akan ditugaskan untuk para anggota Mafianya.
Saat sedang sibuknya menanda tangani,pintu ruang kerjanya terbuka dengan benturan keras.Terlihat wajah Zio yang tersenyum lebar seolah membawa berita paling menggembirakan.
"Fu*k,kau mengagetkanku Zio!"bentak Vezia dingin,melempari Zio dengan api dari tangannya,beruntung Zio dengan cepat menghindar.
"Heheh maaf,jangan marah dulu bosku.Gue punya berita baik nih!"Vezia mengangkat alisnya sebelah sebelum matanya membola dengan ekspresi tak percaya.
Zio tersenyum lebar melihat ekspresi langkah diwajah Vezia,"OMG Zio,lu beneran?"Wajah Vezia terlihat sangat tidak percaya.
Zio mengangguk dengan bangga masih dengan senyum merekah dibibir sexynya.
"Siapa?"Zio dengan senyum lebar menjawab.
"Regan!"Mata Vezia membola tak percaya,kepalanya menggeleng kiri kanan.
"Nggak mungkin!"Vezia berguman sebelum berteriak memanggil kedua Ksatrianya.
"Kak Zero,Kak Jeno,Zoy,Zen kemari cepat!"Teriakan Vezia menggema diruang kerja,keempat orang yang disebut dengan cepat berada diambang pintu.
"Ada apa dek?"raut wajah mereka panik.
Mata Vezia berkaca-kaca,"Kak,Zio kak..."Vezia tak mampu berkata-kata.Entah kenapa firasat Zio tidak enak dengan dugaan Vezia ini.
Keempat orang itu menatap Zio penuh tanya,"Zio kenapa?"Vezia tak menjawab melainkan memukul bahu Zio pelan dan memeluknya.
"Aku tahu Zio kau capek hidup sendiri menjomblo ribuan tahun,aku tahu tidak ada gadis yang menyukaimu.Tapi Zio jangan seperti ini,hubunganmu dan Regan tidak akan berjalan dengan lancar.Please Zio kau tidak bisa bersama Regan,jika kau benar benar putus asa aku akan mencarikan gadis untukmu.Tapi jika kau benar benar mencintai Regan aku akan sebisa mungkin mendukung,namun belum ada kata terlambat untuk mencari gadis,kau tidak bisa berhubungan dengan Regan!"ucap Vezia,tangannya menggenggam kedua tangan Zio dengan mata berair prihatin dengan sahabatnya.
"Huh!"Zio cengo,linglung memikirkan setiap kata Vezia yang masuk melalui telinganya.
"Gue dimana?gue siapa?"Vezia melepas tangan Zio dan beralih menatap keempat orang yang ikutan cengo menatap Zio.
"Zio menyukai Regan,Profesor Aritmatika baru di Academy.Zio jika kau benar-benar menyukainya aku akan menyerah mencarikanmu gadis!"Zio menatap keempat pria lain diruangan dengan tampang bodohnya.
"Wah keknya gue mimpi nih,atau gue habis kebentur.Gue udah gila keknya,atau Vezia yang gila.Yang gila siapa sih?"pikiran Zio makin melencang jauh dari tempatnya.
Jeno pertama kali bereaksi dia maju dan menepuk bahu Zio,yang langsung menatapnya seakan menatap orang gila."Zio,apa kau benar-benar menyukai guru baru itu?"Zio menatap Jeno seperti seorang bocah yang baru saja diajari pelajaran matematika tersulit didunia.
"Wait,wait,gue ama Regan?"Akhirnya otaknya dengan cepat memproses kembali.
"GUE KAGAK SUKA AMA REGAN,AS*!"Vezia dan keempat pria lainnya meringis dan menutup telinga begitu Zio berteriak.
Vezia menggelengkan kepalanya prihatin,"Zio tak apa,jika kau tidak ingin mengaku!"Ya tuhan Zio rasanya ingin memukul kepalanya,dia ingin mati ajalah.
"Aku tidak menyukai Regan,kau salah paham.Berita yang ingin kuucapkan itu adalah Regan adalah tangan kanan Raja Iblis,BUKAN AKU MENYUKAI REGAN.!"ucap Zio dengan suara pelan dan teriakan diakhir membuat Vezia lagi-lagi meringis.
"Oh!"Vezia tertegun sejenak sebelum terkekeh dengan canggung,tangannya mengelus tenguknya dan berdiri dengan malu-malu.
"Heheh maaf,habisnya kau datang dengan senyum lebar seolah baru mendapat pasangan"Tabahkan hati Zio menghadapi Vezia.
"Kau mengejekku!"ketus Zio,Vezia tersenyum polos dan menjawab tepat mengenai hati Zio,"Tapi itu faktanya!"
jleb..
"Kok nyesek yah!"
"Oke aku minta maaf,sekarang apa yang ingin kau katakan?"Zio rasanya ingin sekali melempari Vezia dengan botol anggur yang saat ini dia pegang jika saja dia tidak ingat Vezia adalah Ratunya.
"Regan adalah tangan kanan Raja Iblis,aku sudah memeriksa tatoonya dan persis seperti yang kau ucapkan.Dia juga sepertinya mencari informasi tentangmu"ucap Zio kembali ke mode serius walaupun mood sedang jelek terbukti dengan wajahnya yang tertekuk bagai anak anjing tak dikasih makan.
"Hmm,bagus kita sudah mendapat informasi siapa tangan kanannya,untuk saat ini kita akan diam."Mereka hanya mengangguk setuju.
"Lalu bagaimana dengan Pangeran kedua?"tanya Jeno.
Vezia duduk kembali dikursinya,tangannya bertumpu diatas meja,"Aku akan melakukan pembukaan segel Guardian Angel Rayyen setelah kita berhasil mendapat gelang yang aku butuhkan,mungkin sebelum tournament penyeleksian murid murid aku sudah membuka segelnya,kita perlu pastikan Rayyen memasuki Academy Saintess agar memata-matai Academy terkenal yang satu itu"ucap Vezia setelah lama berpikir.
"Queen,bagaimana dengan kasus yang dikirimkan kepada anda?kasus itu adalah kasus pembunuhan yang terjadi pada Putri kesembilan Kerajaan Fantesio,mereka ingin kasus ini tersembunyi dari mata publik"ucap Zen seraya menatap kearah Ratunya.
"Kau sudah meminta bagian anak buah yang ditugaskan untuk mengotopsi tubuhnya?"
"Sudah Queen,tetapi ada yang aneh dengan tubuh korbannya."nada suara Zen terdengar sangat ragu.
"Aneh maksudmu?"kali ini Zero lah yang bertanya.
Zen mengangguk dan kembali menjawab,"Ya,tubuhnya sangat aneh.Tapi anggota kita tidak bisa mengidentifikasi keanehan apa yang ada didalamnya,kami membawa tubuhnya ke Mansion jika anda ingin melihat langsung"ucap Zen.
Vezia berdiri dan berjalan keluar dari ruangannya diikuti mereka,mereka menuju kesebuah ruangan yang hanya memiliki kaca tembus pandang sebagai dinding,didalan ruangan itu terdapat tubuh seorang gadis yang tergelatak.
Vezia masuk dengan sarung tangan terpakai dikedua tangannya,alisnya mengernyit melihat rambut gadis dihadapannya ini tersisa sedikit.
"Bisa kau jelaskan apa saja gejala yang dia alami sebelum dia meninggal?"tanya Vezia seraya membuka kelopak mata gadis itu.
"Menurut informasi yang kami dapat dari pelayan Putri ke-9.Selama 2 hari berturut-turut putri selalu mengalami sakit perut atau yang Queen sebut Diare,muntah-muntah dan juga mengalami kerontokan rambut.Putri selalu suka menyisir rambut tetapi selama 2 hari setiap kali dia menyisir atau pun tidak,rambutnya selalu rontok"jelas Zen.
"Sehari sebelum kejadian pertama kali terjadi Putri meminum jus apel yang biasa dibuat langsung dari dapur istana"lanjut Zen.
"Sayangnya jus yang diminum Putri sudah tidak ada lagi,tapi kami curiga mungkin pelaku tidak tahu cara kerja racun sehingga kami membawa jus yang dibuat sebelum Putri meninggal"Zen menyodorkan wadah berisi jus kearah Vezia.
Vezia mengendus secara terus menerus,dan kemudian meletakkannya kembali ditangan Zen,"Aku sudah tahu apa penyebabnya,kirim laporan kepada pihak kerajaan kasus putrinya akan diselidiki.Tetapi aku tidak ingin anggota keluarga selain Raja tahu tentang ini"Zen mengangguk,dan mulai melakukan tugasnya.
"Jadi racun apa yang membuatnya meninggal?"tanya Zio seraya menarik lembut rambut gadis yang terbaring itu.
Vezia berjalan keluar diikuti yang lain seraya menjelaskan"Polonium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Po dan nomor atom 84. Polonium adalah salah satu elemen dari uranium-radium dan merupakan anggota dari uranium-238. Polonium adalah unsur yang sangat jarang di alam. Polonium (juga disebut radium-F) adalah isotop paling umum yang terjadi yang memiliki paruh waktu 138 hari. Banyak isotop lain yang sudah berhasil disintesis. Polonium meleleh pada suhu 254 °C ( sekitar 489 °F ), mendidih pada suhu 962 °C ( sekitar 1764 °F ), dan memiliki spesifik gravitasi 9.3. Unsur radioaktif yang langka ini termasuk kelompok metaloid yang memiliki sifat kimia yang mirip dengan telurium dan bismut."Vezia menarik napas kembali menjelaskan mengabaikan wajah cengo Zio yang menatap dan mendengar penjelasan Vezia.
"Kagak ngerti,njir!"
"Selama polonium tidak menyentuh langsung tubuh kita, kita akan selamat karena partikel alpha yang terpancar tidak dapat menembus kulit kita. Sebaliknya, jika zat polonium menyentuh tubuh kita bahkan tertelan polonium akan dengan cepat merusak kulit bahkan organ internal tubuh kita. Setitik polonium saja dapat mengandung 3.400 dosis racun yang dapat mematikan manusia.Dalam hal ini Putri meminum setidaknya 100 ml jus yang berisi dosis racun Polonium,mempercepat proses kerja racun,jika Putri hanya meminum setidaknya setengah gelas dari jus proses kerja racun menuju kematiannya setidaknya memakan waktu 4-5 hari"Vezia memasuki sebuah ruangan yang dia anggap sebagai lab.
"Racun ini sebenarnya dapat menjadi senjata terbaik,karena pada saat racun telah terkontaminasi dengan objek yang diberikan,kita ambil contoh pada jus apel itu,dia tidak mempengaruhi rasa dan warna pada minumannya,proses kerja racun akan mulai aktif dan dirasakan korbang setidaknya beberapa jam setelah mengkonsumsi racun.Bau pada Racun polonium juga dapat membuat yang menghirup secara sengaja terpapar tapi tidak bagi aku yang telah kebal terhadap segala racun,Racun polonium setidaknya ditemukan di tanah dan atmosfir.Kasus ini akan diselidiki lebih dalam,aku ingin tahu siapa yang mampu mendapat racun jenis terlangka ini"Ucap Vezia seraya menunjukkan senyum iblisnya.
Tiba-tiba saja mereka merasa kedingingan dan menatap ngeri kearah Vezia seolah Vezia adalah malaikat maut yang datang mencabut nyawa mereka.
...----------------...
Penjelasan singkat:
Sebenarnya Racun Polonium itu didapat pada abad ke 19 oleh Marie Curie,beberapa penjelasan lainnya aku tambahin biar menarik gitu.Nah nama Polonium itu diambil dari bahasa latin dari negara racun itu berasal Polandia.Marie Curie sendiri meninggal karena radiasi racun Polonium.
Semoga bermanfaat.Jangan lupa,Like Coment,and Vote...