Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS108



**Buat Yang mutar Musik,recomend lagu apa yang cocok pas adegan disini.Adegan Vezia dan Zio beraksi


Kalau author recomend lagu


(Serhat Durmus-Hislerim)


Bagian Jerry dan Vezia lagunya


(Sondia-First Love**)


"Kak Jerry!"Ucapan Vezia sukses membuat Pangeran Keempat atau kita sebut saja Jerry?Yap,Jerry kakak kandung Vezia a.k.a Janie dari dunia masa depan.


(Maaf banget itu pas nulis lupa tambah J,baru nyadar kalau itu tulisannya Erry😅😅pas ada yg komen😅)


Pangeran Keempat itu menatap Vezia dengan tatapan tersirat penuh kerinduan,dan itu tak luput dari penglihatan semua.


"Zi,sebaiknya masalah ini nanti aja diurusin,kita lagi perang,dan untuk nih Pangeran,biar aku yang urus"ucap Zio,dia masih waras tidak menggunakan bahasa Lo Gue.


"Tidak dia akan ikut denganku,ke Benua Poren,dan kau juga harus ikut"ucap Vezia,ketika berhasil mengontrol ekspresinya.


Keluarga Vezia menatap Vezia.Vezia balik menatap mereka,terlebih tatapan matanya terpaku kearah ke 5 kakaknya.Vezia tersenyum hangat dirinya membuka tangannya,tanda meminta pelukan.


Ke 5 kakaknya itu memeluknya,membuat pangeran keempat dari kerajaan Hidori entah kenapa merasa sesak dan juga bahagia.


"Kalian kenapa hm?"tanya Vezia menatap ke 5 kakaknya.


"Kami tidak suka jika kamu memanggil orang lain dengan sebutan kakak"ucap Keyvino.Vezia terkekeh.


"Dia memang harus kupanggil kakak,untuk penjelasannya nanti ketika kita selesai berperang!"ucap Vezia.


"Kalian siapkan?"tanya Vezia kepada semua,mereka mengangguk.


"Buat Pangeran Keempat,untuk sementara anda bisa disini bersama pengawal saya"ucap Vezia,yang hanya dijawab anggukan.


"Zio!"Zio menangkap Pistol kembar dari Vezia.Zio menunjukkan senyum nya.


Vezia tersenyum dirinya melangkah seraya menekan tombol disisi kiri secara otomatis,Gaun Vezia berubah menjadi pakaian lelaki,rambutnya berubah menjadi kepangan satu,membuat mereka terpukau.


Vezia tersenyum miring,mengambil Dessert Eagle rancangan nya sendiri,dirinya memasukan pelurunya,senjata itu terasa asing bagi mereka tapi ini bukan waktu bertanya.


"Gimana kalau kita buat taruhan!"ucap Zio disisi Vezia.


"Boleh juga"ucap Vezia.


Belum saja Zio bicara suara,Paman,Ayah,Kakek,dan Ke5 kakak Vezia melarang.


"Tidak Boleh"ucap mereka.


"Ayolah Ayah,aku hanya bermain boleh yah,janji deh setelah ini aku akan menuruti apa mau kalian"ucap Vezia.Terpaksa mereka mengiyakan.


"Jadi taruhannya gampang,masing masing dari kita harus bisa minimal membunuh sekitar 100 orang prajurit atau setan.Hanya boleh gunakan senjata dan bela diri tapi jangan kekuatan QI atau apapun itu.Kalau kau menang aku turuti semua perintah dan akan kuberikan hadiah istimewa.Tapi kalau aku menang kau pun harus sama"ucap Zio.


Vezia tersenyum remeh lantas melirik Zio.


"Kau yakin menantang ku kau jelas tahu.."


Vezia menjeda ucapannya dan..


Dorr..


Vezia menembak pohon yang didekatnya membuat peluru itu tembus.


"Siapa aku!"ucap Vezia,jujur mereka bergidik mendengar ucapan Vezia.


"Tentu aku yakin!"


Pistol yang digunakan Vezia maupun Zio, Vezia berikan bubuk suci disetiap Peluru nya jadi mempan terhadap kaum Setan,dan untung pelurunya itu sangat kuat bahkan,Zirah Baja prajurit akan tembus.


"Dan untuk kalian,aku bisa minta untuk jangan dulu turun tangan,anggap ini pertunjukkan"ucap Vezia.Membuat keluarganya tak terima.


Vezia tersenyum maju mendekati Ayahnya.Dan mencium pipi Ayahnya.


"Ayah aku anakmu,tentu saja mengalahkan ku tidak semudah itukan?"ucap Vezia.Raja Lucas menghela napas.


"Tapi janji jangan ada luka apapun ditubuhmu"Vezia tersenyum lantas mengangguk.


Vezia membuat mereka berteleportasi menuju lokasi peperangan,bisa mereka lihat ratusan prajurit Hidori tumbang,ada juga prajurit mereka tapi penyihir penyembuh mampu membuat mereka tetap sembuh.


"Pangeran lain kecuali kakakku,kalian berpencar menuju tempat para penyihir"ucap Vezia diangguki mereka.


Vezia memasang barire transparan.


"Ini akan melindungi kalian,dan nikmati pertunjukkannya"Ucap Vezia dan melangkah bersama Zio.


Vezia melemparkan Zio sebuah peluru cadangan.Awalnya mereka berdiri bersisian.


Zio menyodorkan tangannya dalam bentuk kepalan kearah Vezia.Vezia tahu,itu sebuah tradisi mereka berdua.


Vezia menyatukan kepalan tangannya dengan Zio.Menutup mata mereka sebentar dan terbuka secara bersama diiringi senyum devil.


"Play The Game!"ucap mereka serempak dan mereka berdua berpisah.


Yang membuat orang orang yang melihat mereka kagum adalah,mereka berdua melesat sangat cepat.


Kita beralih ke Vezia,Vezia maju berjalan di kerumunan Kaum Setan dan Prajurit yang mengelilinginya.


Vezia mengokang Dessert Eagle miliknya.Sebelum mereka beraksi tadi Vezia memanggil dua Demon untuk membantu menghitung jumlah yang mereka tembak.


Vezia mulai menembak dengan santai.Awalnya Demon yang sedang terbang itu menghitung dengan santai,tapi seiring berjalannya tembakan Vezia semakin cepat,membuatnya bingung.


Dor..


Dor...


Dor...


Dor..


Suara tembakan terus terdengar,Vezia begitu anggun walau sedang menghadapi musuh.Membuat yang melihatnya begitu kagum.


Beralih ke Zio,mereka yang melihat Zio begitu serius mereka akui,Zio terlihat sangat tampan.Terlebih pakaian modern yang dikenakannya menambah kesan tampan dan gagahnya.


Zio menembak,dan Demon menghitung.Tak beda jauh Demon itu ikut kelimpungan menghitung,karena Zio menggunakan dua senjata sekaligus.


Karena mereka asik menembak,hingga tanpa sadar Zio dan Vezia sudah berada di titik yang sama,punggung Vezia dan Zio berbentur,membuat Zio dan Vezia berbalik menghadap secara bersamaan.


"Dibelakangmu!"ucap mereka bersama,seraya bersama sama menembak.Zio menembak musuh yang dibelakang Vezia,dan Vezia pun begitu.


Untungnya mereka cepat jika tidak mereka akan terkena serangan.Lucas,beserta mereka yang menonton dibuat tegang.


"Terimah kasih!"ucap Zio dan Vezia.Zio dan Vezia terkekeh.


"Lo emang sahabat terbaik gue!"ucap Vezia,Zio tersenyum.Mereka berdua kembali saling membelakangi,dan terjadilah aksi tembak tembakan couple bersama mereka berdua.


"Bosan make pistol,ganti gitu pakai belati"ucap Zio,Vezia mengangguk,Vezia dan Zio secara bersamaan menghancurkan pistol mereka dan mengambil belati.


"Kalian ingin bermain juga?"tanya Vezia.Pertanyaan itu ditujukan untuk Ayah nya dan yang lainnya.


"Tentu saja Zizi,Kakak sudah ingin memusnahkan seseorang"Vezia tersenyum lantas melepas tameng transparan.


Sontak saja secara bersama Raja Lucas,Raja Denzi,Raja Frost,Raja Erland,Raja Tenzia,Harry,dan Ketujuh kakak Over Vezia mulai beraksi,jangan lupakan Ronald juga ikut andil.


Peperangan terjadi,banyak pasukan kerajaan Hidori sudah tumbang.


Vezia berjalan mendekati Petua Jin.


"Jadi Guru kapan guru akan melenyapkan Raja Hidori,dan dua Raja Lainnya?"tanya Vezia.


"Tepat nanti ketika bulan begitu terang,karena disitu Raja Iblisnya akan bangkit!"Vezia mengangguk.


Untuk sekarang Vezia ingin melihat peperangan.Dirinya kagum dengan Ayah dan juga Kakak kakaknya,maupun kakek dan pamannya.Mereka sangat gagah dan ganas ketika perang,terlebih Ayahnya,Ayahnya bertambah tampan dengan darah yang terciprat indah di bajunya dan pedang yang digenggamnya.


Vezia baru mengingat sesuatu di dalam keretanya ada Pangeran Keempat atau kita panggil saja Jerry.


Vezia melangkah mendekati Kereta dan masuk.Bisa dilihatnya Jerry tengah melamun.


"Kak Jerry!"Jerry tersentak kaget dirinya menatap Vezia datar.


"Darimana kau tahu namaku?"tanya Jerry dingin.


"Aku bakal jelasin,tergantung kakak mau percaya atau tidak"ucap Vezia.Jerry diam masih memandangi Vezia,menunggu Vezia berbicara.


"Sebenarnya,Aku Janie kak,adik kakak,tapi aku berenikarnasi,dan terlahir kembali ke zaman ini,dan dengan wajah berbeda!"Vezia sudah memasang barier jadi mereka yang diluar tidak mendengar pembicaraan mereka.


Jerry terkejut bukan main.Dan menatap tak percaya Vezia.


"Apa buktinya?"tanya Jerry.


"Nama kakak Jerry Prazie Asgr,sedang aku Janie Prazie Asgr.Kakak suka makan Seafood tapi kakak lebih suka masakan aku,kakak suka minum jus apel,tapi kakak lebih suka Jus jeruk buatan aku.Kakak sering jahilin aku ketika belajar,dan kakak pernah dingin padaku saat aku masih kecil.Kakak pernah diam diam masuk kamar aku buat cium kening aku sebagai kecupan selamat malam.Hobby kakak sepak bola,tapi kakak selalu nggak mau main sama orang lain,mau mainnya sama aku doang,kakak ju.."Belum saja Vezia melanjutkan ucapannya,Jerry sudah lebih dulu memeluknya.


Tangisan Vezia pecah,dia rindu sangat merindukan Jerry,dia merindukan kakaknya.


"Cukup,cukup kakak percaya ini kamu,ini Janie kakak,Baby kecil kakak,Janie kecil kakak,akhirnya kakak bisa bertemu denganmu.Kakak merindukan kamu sayang,kakak tersiksa tanpa kamu!"ucap Jerry dan mengeratkan pelukannya.


Air matanya menetes rasa bahagia dan sesak menjadi satu.


"Hiks..kakak,Janie rindu kakak,hiks..."Vezia menangis,sesak dadanya sesak,rasanya sangat sesak,dia tidak menyangka akan bisa bertemu kakaknya di zaman ini.


Jerry melepas pelukannya.Dirinya menatap Vezia,Jerry mencium dahi Vezia dan secara bersamaan air matanya dan air mata Vezia turun.


"Hiks...jangan tinggalin kakak,kakak udah capek,sudah cukup kakak tersiksa"lirih Jerry,Vezia memeluk kakaknya erat.


Tangisan Vezia tak berhenti sama sekali.


Entah kenapa dirinya merasa sesak,entah kenapa ada rasa takut terselip di kebahagiaannya ini.


Vezia melepas pelukannya.Dirinya menatap Jerry.


"Kakak disini dulu yah,aku mau lihat Ayah ku dulu.Dan oh yah,Janie harap kakak bisa ngerti yah,mereka keluarga baru Janie,dan akan menjadi keluarga kakak juga.Setelah perang ini,Janie mau kakak bersama Janie pulang,dan kita tinggal bersama"ucap Vezia,Jerry tersenyum dan mengangguk.


Vezia keluar,seperginya Vezia,Jerry tersenyum getir.


"Kakak gak tahu sayang,kakak nggak tahu bisa bersama kamu atau tidak"batin Jerry.


**Holla guys..Aku up..


Buat kalian jangan Vote,Like,and Coment yah.


Maaf bangt gak seru yah?


soalnya lagi banyak pikiran,tdi tuh aku dah semngt buat ceritanya eh,malah hilang moodnya gara gara seseorang,buat yg masuk grup pasti tahu,eh kok jadi curhat sih?maaf deh.


Buat kalian aku mau kasih peringatan,siapin tisu yah,di chap selanjutnya akan ada sesuatu,entah sedih atau bahagia.


byebye**