Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS26



"Apakah paman yg mengalahkn orng-orng itu?"Tanya Vezia kpda Ronald,Ronald menunjukkan senyum bangganya,menantikn pujian dari Vezia,tapi yg di dptkn nya berbeda jauh dgn harapannya


"Pantas saja paman bau darah,pergi bersihkn diri paman,jika belum wangi jgn mendekati ku minimal 100 meter krna penciumanku terlalu tajam"Ucap Vezia datar dgn watadosnya(wajah tanpa dosa),senyum Ronald langsung luntur


"Mulut anda sangat sadis putri"Batin Ronald meringis,Ronald pamit dan bergegas membersihkn dirinya,krna dia tahu setiap ucapan Vezia pasti benar.


"Ayah,bolhkah Zizi bertemu nenek?"Tanya Vezia dgn menatap ayahnya dgn tatapan enthlh mereka juga tak bisa mengartiknnya,raut wajah Vezia terlalu sulit untuk dibaca


"Boleh!"Jwb Raja Lucas dgn senyum tipis dan mengelus rambut Vezia


❄❄❄❄❄❄


"Kau ingin hadiah apa dari kami Vezia?"Rentetan pertanyaan yg sama diberikn kpda Vezia dari nenek,bibi,dan juga sepupu²nya.Vezia memijat pangkal hidungnya


"Hah...kupikir hnya ada nenek ternyta mereka semua berkumpul,awas saja kakek,kakek bilng hnya ada nenek tpi skrng,rasanya aku ingin cpt pergi,kplaku pusing meladeni mereka"Batin Vezia kesal tapi raut wajah masih tetap dingin


"Terserah kalian saja!"Ucap Vezia dingin


Istri Enzi bernama Erika mereka memiliki Dua orng putra dan kedua putranya kembr,namanya adalh Alvin Fioska dan Arvin Fioska,Usia kedua nya sama dgn Varrel


Istri Keno bernama Kenaya,mereka hnya memiliki Satu orng Putra, yaitu Keyvino Fioska,usianya sama dgn Lenzi


Untuk Harry nama istrinya adalah Hana dan dia tdk memiliki seorng anak.Dikerajaan Fioska tak memiliki seorng Putri itulah alasannya mengapa mereka ingin mengambil Vezia.


Sang nenek yg tak tega melihat cucu perempuan satu satunya yg pusing akibat rentetan pertanyaan dari kakak kakak sepupunya mencba untuk menolong Vezia.


"Hey sdhlah kalian ini membuat adik kalian pusing"Ucap Ratu Erina,Ratu kerajaan Fioska,Alvin,Arvin dan Keyvino menunduk meminta maaf


"Maaf Vezia!"Ucap mereka,Vezia hnya mengangguk.


Erika,Kenaya dan Hana hnya bisa geleng geleng kpala melihat kelakuan kekanak kanakan pangeran kerajaan Fioska,


"Seprtinya mereka akn sngt menyayangi Vezia"Batin mereka,mereka tersenyum melihat perubahan sikap dari Keyvino ketika berada di dpn Vezia, dirinya memng terkenal dgn sifat dinginnya,sdngkn untuk Alvin dan Arvin mereka sngt ramah dan juga baik.Mereka diam diam bersyukur krna Vezia mampu membuat Keyvino tersenyum,sebab Keyvino sangt sulit jika di suruh untuk tersenyum bhkn walau yg meminta itu kedua orng tuanya.Mereka bertiga juga sngt menginginkn adik perempuan maka dari itu ketika mendengr kata kakek mereka jika mereka memiliki adik sepupu perempuan mereka sngt senang terlebih Keyvino dia terlihat sngt antusias.


Ketukan pintu dari luar membuat mereka semua beralih.


"Tuan Putri ini sdh waktunya untuk membersihkn diri,tdk lama lagi acara makan malam"Suara Jeno terdngr dari luar


Vezia memandang Nenek,bibi dan sepupu²nya,


"Vezia kembli kekediaman Vezia yah nek"Ucap Vezia dingin sambil menatap neneknya,mereka tak terlalu merasakn aura menakutkn Vezia sebab Vezia yg membuat agar mereka tak terlalu merasakn aura miliknya.


Keyvino,Alvin dan Arvin menunduk lesu.


"Padahl aku masih ingin bermain dngnnya"Batin mereka kecewa,tahu dgn tatapn kecewa ketiga kakak sepupunya Vezia berucp yg membuat mereka kmbli semngt


"Setelh makan malam dtnglh kekmrku"Ucap Vezia dingin lalu berbalik pergi meninggalkn Nenek,dan bibi²nya yg dibuat terkekeh melihat keantusiasan,Alvin,Arvin dan Keyvino.


Vezia keluar dari kamar nenek nya dan melihat Jeno yg tengah menunggu dirinya,tak hanya ada Jeno tapi kedua kakaknya juga ada tatapan kedua kakaknya begitu dingin,Lenzi dan Varrel mengetahui jika sepupu mereka juga ikut kmri,dan itu sukses membuat mereka mnjdi seperti skrng,mncba menahan rasa cemburu mereka.Sekali lagi Vezia harus dibuat pusing dgn sikap kedua kakak tersyngnya ini


"Tidk bisakh mereka menghilngkn sifat cemburu mereka itu,membuat pusing saja"Batin Vezia


Vezia berjln mendahului mereka,tatapan kedua kakaknya masih saja dingin


"Dimna Zero?"Tanya Vezia dingin


"Zero sdng berada dikamar Putri,dia tengah melakukan sesuatu yg anda perintahkn putri"Jwb Jeno,Jeno sungguh mencba melawan aura dingin ketiga orng di hadapannya ini.


"Sampai kpn kakak akan terus mengikutiku,buknkah kakak juga harus bersiap-siap"Ucap Vezia dingin kpda Varrek dan Lenzi


"Tapi Zizi,kmi ingin bermain bersama mu tadi kau terus bermain bersama pangeran dari kerajaan kakek,skrng giliran kami"Ucap Varrel dgn nada memelas


"Ayolah kak,mereka baru sj bertemu dgn ku,sdngkn klian setiap hari bersamaku,tdk bisakah kalian mengubah sikap kalian itu"Ucap Vezia dingin dan tegas,Lenzi dan Varrel meringis mendngr omelan dari Vezia


"Sekrng kembli kekamar kalian dan bersiap-siap,cepat"Ucap Vezia dgn menekankn kata cepat,Vezia terlihat seperti tengh memarahi anknya.Lenzi dan Varrel lari terbirit-birit takut mendengr amukan Vezia,para pelayan dan prajurit yg melihat tingkah kedua pangeran itu hnya bisa menahan tawa.Vezia tersenyum tipis melihat kelakuan mereka,dia pun melanjutkn jalannya menuju Istana miliknya.


❄❄❄❄❄


"Bisakah kalian hentikan tatapan tajam kalian itu"Ucap Vezia dingin


Mereka berlima serempak menunduk


"Maaf!"Ucap mereka


"Zizi,malam ini kakak tdr dgnmu yah"Ucap Lenzi manja


"Kakak juga yah"Ucap Varrel juga dgn nada manja,Lenzi dan Varrel menatap ketiga orng didpn mereka dgn senyum mengejek


Keyvino,Alvin dan Arvin mati matian menahan kesal


"Ternyata kedua pangeran ini sngt manja tak seperti rumor yg mangatakn jika mereka sngt dingin"Ucap Keyvino dingin ttpi terdpt jejak ejekan di setiap katanya.Varrel dan Lenzi menatap tajam kearah Keyvino


"Heh...memngnya apa urusanmu,apakah ini mengganggumu tdkkan"Ucap Lenzi dgn nada sinis.Tatapan permusuhan mereka layangkn satu sama lain


"Aku sdh tdk tahan lagi dgn mereka"Batin Vezia kesal dirinya sngt kesal skrng


"Tdk bisakh kalian berhenti,kalian membuatku pusing"Ucap Vezia dingin kli ini dirinya sungguh mengeluarkn aura menakutknnya,membuat mereka semua bergidik menahan agar tak pingsan.


"Ayah,bisakah ayah kekamar Zizi,Zizi tdk tahan dgn mereka,mereka semua membuatku pusing ayah"Telepati Vezia kpda Ayahnya


"Baiklah ayah kesana skrng"Ucap Raja Lucas


Tak menunggu lama,Raja Lucas pun dtng,dirinya menatap dingin kelima pangeran yg tengah mengelilingi Vezia


"Apa yang kalian lakukan disini?"Tanya Raja Lucas dingin


"Salam Yang Mulia Raja"Ucap mereka berlima memberi salam kpda Raja Lucas


"Kami hanya ingin bermain dgn Putri Vezia"Jwb Keyvino


"Kalian ingin bermain tetapi malah membuatku pusing"Jwb Vezia dingin,Raja Lucas berjln kearah Vezia dan menggendong Vezia


"Zizi akan tdr dikamar ayah malam ini"Ucap Vezia kpda kedua kakaknya,membuat kedua kakaknya mengangguk lesu.


Raja Lucas dan Vezia berlalu meninggalkn kamar Vezia dan tersisalah Kelima pangeran yg kini saling menatap tajam


"Ini semua krna kalian,sehingga Zizi tdk jdi menemani kami tidur"Ucap Lenzi dingin


"Heh....seharusnya kami yg bilng bgitu kalian mengganggu waktu bermain kami dgn Zizi"Ucap Keyvino tak kalah dingin


"Itu hak kami dia adik kami,dan sejk kapn kau memanggil Vezia dgn sebutan Zizi,panggilan itu hnya untuk kerajaan kami"Ucap Varrel dgn menatap tajam ketiga pangeran itu


"Kenapa kau melarang kami,Zizi sja mengizinkn kami"Ucap Arvin dgn nada mengejek.


Tatapan Varrel dan Lenzi bgitu tajam kearah ketiga pangeran itu,tak mau kalah mereka juga membalas dgn tak kalah tajam.Tiba-tiba saja perhatian mereka teralihkn dgn kedtngn Zero


"Maaf para Pangeran semua,kalian semua di panggil untuk berkumpul di aula"Ucap Zero dingin,sikap Zero telah berubh dingin semenjk aksi pembantaian Vezia kpda Ryo dan pemuda temn Ryo(Chap 14) masih ingtkn,dirinya hnya akan bersikap lembut jika dihadapn Vezia sja,bgitpun dgn Jeno juga yg ikut berubh,dan jadilh sekumpuln Es🤣.


Kelima Pangeran mengangguk dan berjln beriringan menuju aula,tapi mereka tetp tak menghilangkn tatapan tajam mereka.Zero yg mengikuti diblkng hnya bisa menghela napas,dirinya menghela napas kasihan terhdp Putri Vezia,yg harus berhdpn dgn Kelima Pangeran yg super duper OverProtective terhdp dirinya.


"Jika bgini aku juga akn sulit bersama dgn Putri Vezia jika mnghadapi mereka,hah..sdh cukup aku dan Jeno bersaing mndpt perhatian Putri,dan skrng bersaing dgn kelima pangeran,untungnya aku dan Jeno Ksatria ksyngn Putri,jdi kami berdua selalu bersma dgn putri"Batin Zero dgn bangga diakhir kalimatnya


**Holla..


maaf baru up lagi...


semoga tambh suka


jgn lupa Like Coment Rate and Votd**