Reborn In The Kingdom Of The Past

Reborn In The Kingdom Of The Past
MS53



"Zizi sayang,ayah harus kembali bekerja"ucap Raja Lucas menatap lembut Vezia.


"Baiklah ayah"ucap Vezia.Raja Lucas keluar dari kamar Vezia.


"Aku bosan,apa sebaiknya aku berlatih saja"gumam Vezia,dan memutuskan untuk berlatih,Vezia mengganti pakaiannya,dirinya menggunakan leging panjang warna biru gelap,dan hanya mengenakan hot pants karena 'itu'nya belum tumbuh jadinya terlihat rata,Vezia mengikat rambutnya ala pria bangsawan china kuno(Ingat yah Vezia itu bertime travel ke zaman kebangsawanan


inggris,jadi kalau ada bahasa inggrisnya itu wajar).Penampilan Vezia terlihat layaknya seorang pemuda kecil yang tangguh,ditambah akibat dia berlatih keras,walaupun dia makan banyak perutnya tetap rata.


Vezia keluar dan membawa busur panah yang dulu dipesannya.Dirinya berjalan keluar.


"Putri apa yang putri kenakan ini tidak mencerminkan seorang putri,dan lagi putri terlihat seperti lelaki"omel Jeno ketika melihat Vezia keluar.


"Berisik,aku ingin berlatih,temani aku"ucap Vezia dingin.


"Adikku yang manis,tidak bisakah kau menutupi dulu badanmu itu"ucap Zero dingin,karena melihat penampilan Vezia.


"Iya,iya"Vezia mengambil jubah hitam yang pas dengan ukuran tubuhnya.


Mereka bertiga berjalan menuju kearah tempat latihan para prajurit kerajaan Fioska.Ketika Vezia memasuki lapangan dirinya melepas jubahnya,dan jadilah seluruh tatapan prajurit teralih kepadanya.


"Siapa pangeran itu,dia terlihat cantik"ucap salah satu prajurit mengira Vezia adalah laki-laki.


"Dia adalah Putri Vezia"ucap Zero dingin dan menusuk.Mereka semua terkejut melihat penampilan Vezia.


Vezia mengacuhkan tatapan mereka.Dirinya fokus untuk berlatih memanah.Vezia mengangkat busurnya,dengan pandangan mata dingin,dirinya melihat target ynag bergerak dengan cepat.


Tepat ketika Vezia menghembuskan nafasnya,Vezia melepaskan anak panah itu,dan....


Tak....


Tepat mengenai sasaran,membuat mereka semua takjub dengan keahlian Vezia,padahal dirinya baru berusia 3 tahun.


Vezia kemudian membidik target lainnya dan itu semua tepat mengenai sasaran.


"Wah kau hebat sekali Vezia"ucap Felly yang entah sejak kapan sudah datang,di belakang nya juga ada Randy dan Astesia.


Wajah Randy memerah malu melihat penampilan Vezia yang terlihat sexy.Vezia berbalik menatap Felly,Felly terkejut dan malu.


"Astaga Vezia kau sangat tampan dan cantik secara bersamaan andai kau seorang pangeran aku rela menjadi selirmu"ucap Felly tanpa tahu malu.


Vezia menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Felly,Randy selaku kakak Felly menjadi malu.


Vezia berjalan kearah Felly,dan tepat ketika berada didepan Felly,dirinya menyentil dahi Felly,membuat sang empu meringis.


"Kau ini,baru saja berusia 7 tahun sudah berpikiran yang tidak tidak"ucap Vezia dan menggeleng-gelengkan kepalanya,Felly hanya tersenyum polos.


Tiba-tiba suasana disekitar mereka mencekam,dan Vezia tahu apa penyebabnya,siapa lagi kalau bukan ulang kelima kakaknya,dan kedua ksatrianya.


"Veziandra Rencla Duntler,bukankah sudah kami katakan menjauh dari pangeran Randy,dan apa yang kamu kenakan ini,cepat pakai jubahmu,kamu lihat kamu menjadi pusat perhatian sekarang"Ucap Lenzi dingin,mereka berlima berjalan dengan raut wajah dingin,membuat Vezia bergidik.Zero dengan cepat memakaikan Vezia jubah.


Keyvino beralih dengan cepat menggendong Vezia.


"Ikut dengan kami sekarang"ucap Varrel dingin.Vezia pasrah saja dengan apa yang akan mereka lakukan padanya.


-


-


-


-


Vezia mati-matian menahan tatapan tajam seluruh keluarganya,dirinya telah mengubah pakaiannya menjadi gaun kembali.


"Mulai sekarang kamu akan berlatih diruang khusus yang kami sediakan,dan pakaian mu harus pakaian yang tertutup,jika kamu membantah jangan harap kamu bisa memegang senjata ataupun berlatih bela diri"ucap Raja Lucas dingin.


"Astaga,seharusnya tadi aku tidak berlatih mengenakan baju itu,bodoh kau Vezia,kau melupakan fakta bertapa overnya keluargamu"batin Vezia mengumpati dirinya sendiri.


"Iya,ayah"ucap Vezia dengan mengangguk patuh.


"Zizi sayang jangan sedih yah,kami melakukan ini karena kami tidak mau ada orang lain yang mendekatimu"ucap Harry dengan nada lembut.


"Iya,Paman,Zizi tahu ini demi kebaikan Zizi"ucap Vezia dengan senyum manis membuat mereka tersenyum senang.


-


-


-


-


Pagi ini pelayan Istana kerajaan Fioska tengah sibuk mengurusi acara penobatan putri baru mereka.


Vezia sedari tadi telah siap.Dan sekarang dia sedang bersama dengan kelima kakaknya tidak lupa dengan kedua ksatrianya yang setia menemani dirinya.


Vezia sedang sibuk dengan makanan nya,tanpa mempedulikan tatapan gemes dari ketujuh orang di depannya.


Vezia yanh merasa diperhatikan terus,menatap mereka satu persatu dengan mata polos nya,membuat mereka tambah tak tahan.


"Aku lupa,ini cincin penyimpanan untuk Kak Key,Kak Arvin,kak Alvin"ucap Vezia dengan menyodorkan cincin penyimpanan tingkat tinggi.Mata ketiga kakaknya berbinar senang dan langsung memeluk Vezia,tapi hanya bertahan sebentar akibat Lenzi dan Varrel memisahkan mereka membuat mereka bertiga kesal.


"Hey,kami juga ingin memeluk Zizi,kalian itu selalu bersama sekali-sekali mengalah"ucap Keyvino kesal,tapi diacuhkan Varrel dan Lenzi.Membuat mereka bertiga kesal karena melihat sikap kedua pangeran itu,tapi kekesalan mereka hilang kala menatap Vezia.


"Terimah kasih Zizi"ucap Mereka bertiga dengan senyum senang.Vezia membalas dengan anggukan.


"Zizi sayang sudah saat nya keaula"ucap Hana yang baru saja datang.


"Iya bibi"ucap Vezia,Vezia berjalan menuju bibinya.


"Bibi,Zizi bisa jalan sendiri,bibi nanti capek"ucap Vezia ketika Hana yang tiba-tiba menggendong dirinya.


"Tidak apa,bibi lebih suka menggendongmu"ucap Hana dan mengecup pipi kanan Vezia,Vezia tersenyum manis dan membalas kecupan Hana.


Varrel dan Lenzi tersenyum bahagia,mereka sangat berterimah kasih kepada bibi-bibi mereka karena telah memberikan Vezia sebuah kasih sayang yang sangat besar selayaknya ibu,mereka sejujurnya sedari kecil takut jika Vezia akan kekurangan kasih sayang dari seorang ibu,maka dari itu mereka sangat menjaga dan sangat menyayangi Vezia sehingga Vezia tidak akan kekurangan kasih sayang sama sekali,tapi kini ketakutan mereka menghilang ketika melihat bibi-bibi mereka sangat menyayangi Vezia.


Mereka semua tiba di depan aula,prajurit yang melihat mereka mengumumkan kedatangan mereka,pas sekali ketika Vezia dan yang lainnya sampai mereka juga berpas-pasan dengan paman,ayah dan kakek mereka.


"KELUARGA KERAJAAN FIOSKA DAN KERAJAAN DUNTLER TELAH TIBA"ucap Prajurit penjaga pintu aula,mereka semua masuk,Vezia yang sudah turun dari gendongan Vezia berjalan dengan sangat berwibawa tatapan matanya dingin,membuat para tamu bergidik ngeri,terlebih bagi mereka yang baru melihat Vezia,ditambah lagi tatapan dari Raja Lucas,Keyvino,Varrel,Lenzi,dan Harry berubah dingin dan menatap tajam siapapun lelaki yang menatap Vezia penuh minat.


Mereka berjalan menuju tempat duduk mereka masing-masing,Raja Erland duduk disinggasana nya,di samping kanannya ada Ratu Erina,di sebelah kirinya ada tempat duduk yang kosong,Disebelah Ratu Erina,ada Hana,Kenaya,dan Erika,sedang di sebelah kiri tempat duduk yang kosong ada Harry,Keno,dan Enzi.


Disamping kanan keluarga kerajaan Fioska,adalah tempat kerajaan Duntler.


Penasihat kerajaan Fioska maju.


"Hari ini,adalah hari penobatan Putri Vezia sebagai putri resmi kerajaan Fioska,kepada Putri Vezia silahkan maju"ucap Penasihat kerajaan,dengan anggunnya Vezia beranjak dan berjalan kearah depan dan tepat berhenti di depan kakeknya.


"Putri Veziandra Rencla Duntler apakah Putri bersedia menjadi seorang putri di kerajaan Fioska dan siap menerima segala tugas anda,jika anda menerimanya apakah anda siap menyandang nama besar kerajaan keluarga Fioska"ucap Penasihat kerajaan dengan menatap Vezia.


"Aku Putri Veziandra Rencla Duntler,bersedia menjadi putri resmi kerajaan Fioska,bersedia menerima tugas sebagai putri,dan bersedia menyandang nama besar keluarga Fioska"sumpah Vezia,tatapan matany begitu tegas dan dingin.


Raja Erland berdiri dan mengenakan mahkota putri kerajaan Fioska diatas kepala Vezia,setelah mengenakannya,Raja Erland mengecup singkat kening Vezia,dirinya tidak peduli dengan tamu yang terkejut.


Vezia berbalik dan mengeluarkan aura berwibawa selayaknya seorang pemimpin.


"Dengan ini Putri dinyatakan resmi menjadi Putri kerajaan Fioska,dengan menyandang nama keluarga besar Fioska,nama belakang putri akan bertambah dengan nama Fioska,Putri Veziandra Rencla Duntler Fioska"ucap Penasihat,seluruh tamu memberi hormat.Vezia membalas dengan membungkuk ala bangsawan.


Vezia berbalik memberi hormat kepada Kakek,nenek,paman dan Bibinya,mereka tersenyum bahagia.


"Sini sayang duduk disamping kakek"ucap Raja Erland,Vezia mengangguk dan berjalan menuju kursi tepat di kursi yang kosong di samping Raja Erland.


Acara terus berlanjut banyak pangeran-pangeran atau bahkan tuan muda tuan muda dari dari tamu kerajaan,mencoba menarik perhatian Vezia,tapi Vezia hanya mengacuhkan saja,jika dia meladeni mereka yang ada para lelaki itu akan tamat di tangan keluarganya.


Dan banyak pula nona-nona muda dari tamu kerajaan Fioska yang mencoba menarik perhatian pangeran kerajaan Fioska dan Duntler tapi mereka acuh,dan fokus menjaga adik kecil mereka.Membuat para nona muda itu iri.