
Vezia berlari menaiki tangga menuju kearah kamarnya,tepat sebelum akan memasuki kamar suara dari Lenzi menghentikannya.
"Darimana?"Vezia meneguk ludah dan berbalik wajahnya polos tanpa dosa menjawab pertanyaan dari salah satu penghuni istana Frozen-Sejak kapan ubah nama?-
"Eh kakak,kakak ganteng deh.Sini deh kak"Lenzi berjalan mendekati Vezia,Vezia tersenyum teramat manis membuat Lenzi curiga ada sesuatu dibalik senyuman Vezia.
"Aku habis dari Sekte Kak,biasa Alex dikasih tugas malah ditinggal,sungguh tak bertanggung jawab kasihan gadis yang akan menjadi pasangannya."Lenzi tersenyum dingin karena dia tahu kapan Vezia akan berbohong kepadanya.
"Kamu tidak berbohongkan Baby?"Vezia tersenyum meyakinkan,toh memang tidak sepenuhnya bohong dia sempat ke Sekte memerika Tyn.
"Beneran Kak,kalau nggak percaya tanya aja ama Zio atau Alex"Lenzi menghela napas dan mengangguk,menciumi dahi Vezia sebelum berjalan menuju kamarnya yang hanya beberapa meter dari kamar Vezia sendiri.
"Gini nih susahnya kalau punya kakak Over,ditanyain mulu kek udah diintrogasi tahu gak sih,ketahuan bohong dikit dimarahin,hadeh capek aing"gumam Vezia seraya memasuki kamarnya.Kedua ksatria kesayangannya itu entah kemana keluyuran sekarang.
Draxy dan Goldy keluar dari ruang dimensi dan menatap kearah Vezia yang termenung seraya menatap sebuah tanda di kertas yang dipegangnya beberapa menit yang lalu,"Ada apa Zi?"Vezia terkejut dan hampir saja melempar bantal kearah kedua familiarnya itu.
"Apa kalian ingat tanda burung merpati dipunggung Tyn?"Keduanya mengangguk,Vezia menyodorkan gambar tatoo burung merpati yang dia ambil diam-diam dari Noah.
"Noah memilikinya,itu tidak baik.Aku masih ingat tanda itu aktid ketika Tyn belajar meditasi menguasai elemen tanahnya.Saat itu Tyn mengamuk dan dia seperti dikendalikan,satu-satunya yang mampu mengendalikannya adalah aku sendiri"Draxy dan Goldy menatap Vezia meminta kelanjutan darinya.
"Aku sudah mencari dibeberapa buku di perpustakaan ruang dimensiku,tanda itu tanda kutukan.Sebelum Tyn dan Noah mencapai umur 15 tanda itu harus dihapus,jika tidak monster dalam diri mereka akan bangkit.Jika tanda itu terhapus dan dipindahkan kemedia lain yang lebih kuat akan mudah dikendalikan,Tyn dan Noah tidak bisa memiliki tanda gelap itu karena inti mereka cahaya bertentangan dengan inti dari tandanya"Jelas Vezia,tangannya mengusap cincin ruangnya.
"Lalu bagaimana kita bisa melakukannya?dan kepada siapa akan dipindahkan?"Vezia menatap kedua familiarnya dengan pandangan yakin.
"Aku.Aku akan mengambil tandanya,sejujurnya itu adalah tanda hewan gelap dari Ratu Iblis.Aku membutuhkan serbuk gelang giok yang dibuat dari campuran crystal biru untuk membuat ramuan agar diminum kedua bocah itu,aku akan memasang tali penghubung tranparan sebagai transfer jalan dari tandanya.Tapi masalahnya Gelang giok itu berada di Academy Wizd"Keduanya mulai mengerti dengan maksud Vezia.
"Jadi ini alasannya kau membutuhkan jabatan disana"Vezia mengangguk dan berbaring.
"Tidak lama lagi kita akan keluar,aku butuh kalian pergi untuk membawa Naga merah kemari,dia akan menjadi penjaga benua ini selama kita pergi.Ada kemungkinan pasukan Raja Iblis akan menyerang,sebagai jaga jaga aku sudah memasang barier yang tidak akan ditembusi"Keduanya mengangguk patuh dan menghilang memenuhi tugas dari Vezia.
Vezia berdiri dan berjalan kearah jendela kamarnya yang terbuka memperlihatkan pemandangan indah dari tamannya.
"Aku merasa ada yang aneh dengan pangeran kedua"guman Vezia.
Vezia mengingat kembali tanda disekitar leher pangeran kedua kerajaan Hangao,itu bukan tanda biasa yang dimiliki para Kultivator."Mungkun Kakek Rolend tahu!"
Vezia berjalan keluar dari kamarnya,dan berpapasan saat Key ingin menuju kearah pintu kamar Vezia,"Eh Baby,dari tadi kakak cariin loh"Vezia cengir dan mencium pipi Key,"Maaf tadi habis dari Sekte"Key mengangguk,menggandeng kedua tangan kanan Vezia membawanya turun menuju kelantai dua dimana semua keluarga tengah berkumpul.
Vezia bingung ada apa tumben sekali keluarganya berkumpul,Vezia berjalan kearah Raja Lucas yang langsung memangkunya."Ada apa ini ayah?kenapa kita berkumpul?"Tanya Vezia.
"Kamu bilang akan pergi keluar dari Kerajaan selama sebulan bukan?"Vezia mengangguk,"Iya Ayah,aku akan pergi minggu depan,memangnya ada apa?"tanya Vezia bingung.
Raja Lucas memutar tubuh Vezia sehingga menghadap kearahnya,tangan besarnya mengelus pipi lembut Vezia,"Kami ingin tahu untuk apa kamu pergi?kami mengkhawatirkanmu sayang,tidak bisakah kamu tidak pergi?"Vezia menghela napas dan mengelus tangan yang memegang pipinya.
"Baik ayah izinkan,tapi janji hanya sebulan setelah itu kamu harus kembali dan jangan sampai terluka,selalu telepati kami jika terjadi sesuatu"Vezia mengangguk dan tersenyum,"Iya Ayah,Kak Jeno dan Kak Zero akan ikut mereka akan menjagaku dengan baik"Vezia memutuskan Jerry sebaiknya tidak perlu ikut,dia tidak mau melibatkan dulu kakak kakaknya dalam masalah ini,lain halnya dengan Zero dan Jeno yang ditakdirkan menjadi Guardian Angelnya,mereka harus mengikutinya.
Waktu itu mereka habiskan bersama-sama,satu minggu bersama mereka habiskan.Vezia juga mengundang sahabat-sahabatnya,untuk bermain bersama.Vezia harus bisa sabar menangani kecerewetan sahabatnya karena dirinya ingin pergi.
Dan tentang Randy,Vezia masih tidak bisa membuka hatinya untuk Randy.Dan juga Randy seharusnya memilih tunangannya sekarang,dia tidak mau membuat Randy menunggu ketidak pastian darinya.
Maka dari itu Vezia berbicara sekarang bersama Randy di dekat danau mata air yang dekat dengan istana miliknya.
Pemuda berusia 21 tahun itu menatap kearah Vezia yang sedang bermain air,sampai saat ini pun dia masih mencintai gadis berusia 16 tahun itu.Bahkan ketika dia dekritkan menjadi Putra Mahkota dan beberapa wanita yang diperuntukkan menjadi tunangannya dia menolak.
"Aku tidak bisa Randy"Vezia berjalan memainkan air ditangannya.
"Karena kau tidak pernah mencoba membuka hatimu untukku Vezia"Randy berjalan dan berdiri disisi Vezia,Vezia mendongak dan menatap Randy.
"Aku sudah mencobanya Randy,faktanya aku tidak pernah mencintaimu dan akan tidak bisa.Menyerah saja Randy,ini sudah 6 tahun berlalu.Kau sudah menjadi putra mahkota usiamu 21 tahun,sudah saat bagimu mencari calon Ratu bagi Kerajaanmu.Dan carilah yang benar-benat baik,aku tidak ingin Kerajaan Sahabatku hancur karena Ratu yang tidak bijaksana"Ucap Vezia,dia berdiri mengeringkan tangannya dengan sihir,membawa kedua tangannya memperbaiki letak jubah Randy.
Randy menahan kedua tangan Vezia,Vezia tersenyum sendu."Kumohon Randy,kita masih tetap bisa berhubungan hanya sebagai sebatas sahabat saja.Aku tidak bisa memiliki perasaan padamu.Aku tidak bisa mencintaimu Randy,kumohon lupakan aku tidak ingin menyakitimu lebih dari ini.Bukan hanya kau saja yang tersiksa dengan perasaanmu,selama 6 tahun ini aku mencoba untuk menerima tapi tidak bisa,aku tidak bisa Randy"Vezia mengelus pipi Randy,mata Randy terpejam.Tanpa mereka berdua sadari kedua pasang mata itu sama sama menitikan air mata mereka.
"Kau tidak bisa memaksakan cinta Randy,kau tidak bisa memaksakannya.Jika kau memaksakannya kau juga akan terluka,karena merasa perasaan dibalas hanya karena paksaan semata.Lupakan Randy,tidak lama lagi kau akan menjadi Raja,cobalak melupakanku buat hidup baru bersama perempuan lain yang kelak akan mencintaimu dengan tulus.Aku minta maaf karena menyakitimu"Vezia berjinjit sedikit dan mencium kening Randy.
Memeluknya dengan erat,Randy membalas pelukan itu tak kalah erat."Aku menyayangimu Randy tapi sebagai sahabatku,jangan buat perasaanmu terjebak didalam labirin buatanku,cari jalan keluarnya.Selamat tinggal,kita akan bertemu 1 bulan lagi"Randy melepas kepergian Vezia dengan isak tangis tertahan,saat Vezia sepenuhnya pergi Randy berteriak.
"Aakhhh!!!tapi aku mencintaimu Vezia,bagaimana bisa kau menyuruhku melupakanmu saat hatiku sepenuhnya terjebak didalamnya!!"Randy terduduk dan menangis,masa bodoh dengan image lelakinya.Dia telah kehilangan perempuan yang dia cintai,hatinya terasa sakit ketika Vezia memintanya untuk melupakannya.
"Tidak semudah itu..Aku mencintaimu Vezia,sampai kapanpun aku tidak akan bisa melupakanmu"Felly dikejauhan merasa kasihan pada kakaknya tapi Randy harus bisa bersikap dewasa menghadapi kenyataan jika Vezia tidak mencintai dirinya.
Felly tidak menyalahkan Vezia,karena dasarnya Vezia tidak pernah memberi kenyamanan apapun pada kakaknya,itu berada pada kakaknya yang mencintai Vezia tanpa alasan yang jelas.
Felly sebenarnya tahu Vezia sama tersiksanya seperti kakaknya,Vezia memang dingin namun hatinya rapuh,sulit bagi dia menahan rasa bersalah karena membuat Randy sakit hati.
Felly menghapus air matanya dan berjalan pelan kearah Randy,"Kak!"Randy mendongak menatap mata sedih adiknya.
"Felly apa aku kurang baik untuk dia?"Felly menggeleng,berjongkok didepan kakaknya.
"Tidak kak,kakak baik untuk Vezia.Tapi kakka harus mengerti,kakak tidak bisa mamaksakan perasaan kaka pada Vezia agar Vezia membalasnya.Rasa cinta tidak bisa dipaksakan oleh siapapun,hati yang memilihnya kak.Hati Vezia tidak memilih kakak,kakak tidak bisa memaksakam untuk dia memilih kakak,terkadang kita harus merelakan apa yang pergi dan menjalani takdir yang akan datang,cukup melihatnya bahagia itu sudah cukup.Mencintai tidak harus memiliki,kakak mencintainya bukan berarti kakak harus memilikinya dan bukan berarti Vezia pun harus mencintai kakak,tapi ketika kakak melihatnya bahagia itu sudah cukup.Perjuangan kakak sampai sini,biarkan Vezia memilih dengan siapa dia bersama,dan kakak harus memulai menata hati kakak untuk melupakan Vezia,aku tidak menyuruh kakak berhenti mencintai Vezia,hanya cintai dia sebagai sahabat dan seperti kakak mencintiku selayaknya adik kakak,dengan begitu kalian berdua bisa bahagia.Ingat kak tidak semua yang kita cintai harus kita miliki!"Felly beranjak pergi membiarkan Randy merenungi ucapannya.
Cepat atau lambat Randy harus bisa melupakan Vezia,karena Vezia telah memiliki takdir lain yang menunggunya.Seseorang yang jauh lebih mencintai Vezia dari apapun di dunia ini.
Voment..
Like...