
Zio sadar sepenuhnya selama dia bercerita air matanya terus mengalir.Vezia menatap tak percaya Zio,astaga jadi selama ini sahabatnya juga menderita karena dirinya.
"Itu menakutkan,kehilangan lo adalah hal terberat bagi gue Jan!"Vezia lantas memeluk Janie.
"Gue gak mau kehilangan lo lagi Vezia,makanya sikap gue berubah lebih posesif jika menyangkut lo,gue gak mau hal dulu kembali terulang,gue merasa lemah dan bodoh sebagai wakil lo gak bisa menjaga lo,gak bisa jagain adek gue,gak bisa jaga sahabat gue,gak bisa jagain seseorang yang sangat berarti besar bagi hidup gue"Zio terisak di bahu Vezia.Vezia pun menangis,memeluk dan mengelus belakang punggung Zio.
"Ini alasan kenapa gue gak mau nerima semua misi yang berakibat gue harus jauh sama lo,gue gak bisa Vezia,gue gak bisa jauh dari lo,gue mau lo ada dalam jangkauan gue.Lo berarti besar bagi gue,dan gue harus jaga lo tetap dalam jarak pandang gue"Lirih Zio.
"Maafin gue Zio,gue gak tahu jika ini buat lo sengsara"Zio menggeleng melepas pelukannya dan memegang kedua pipi Vezia.
"Lo gak salah,ini memang takdir,walaupun gue benci menerima takdir ini.Dan mulai sekarang gue bakal berusaha mencegah takdir buat mengambil lo dari sisi gue.Please Vezia biarin gue disisi lo,hal menyakitkan dan yang bisa buat gue jadi gila adalah karena gue gak becus jagain lo,dan gue mau disisi lo tiap waktu,tiap detik,menit jam ataupun sampai kapanpun!"ucap Zio menatap Vezia.
Vezia terisak,sebegitu hebat nya Zio menyembunyikan penderitaannya darinya hingga dia sendiri tidak tahu perasaannya sahabatnya.
"Lo gak salah Vezia,gue yang memutuskan buat jaga ini semua.Gue gak mau lo nangis kayak sekarang karena gue"seakan Zio bisa tahu isi pikiran Vezia.
"Maafin gue Zio,gue gak bisa jadi sahabat yang baik buat lo bahkan gue gak tahu kalau selama ini lo menderita"Zio menggelengkan kepalanya tanda tak setuju dengan ucapan Vezia.
"Lihat gue Vezia"Masih dengan sesenggukan Vezia menatap Zio.
"Ini bukan salah lo,lo adalah sahabat terbaik gue,hidup dan mati gue.Lo kenal baik dengan gue,hanya kali ini gue berusaha mati-matian jaga rahasia ini,karena gue gak mau mengungkit sesuatu yang menyakitkan dihidup gue"Vezia kembali memeluk Zio.
Zio balas memeluk Vezia erat.Ini alasan nya kenapa dia tidak mau menceritakan semuanya,alasan kenapa dia menyembunyikan semuanya dengan rapi.
Bersyukur Vezia tidak menggunakan kekuatan Mind Reader nya.
Zio benci dan sangat tidak suka melihat air mata Vezia,air mata Vezia itu berharga baginya,setetes saja air mata Vezia keluar membawa perasaan emosional dalam dirinya.
"Sekarang semuanya sudah berubah,kita bangun kembali yang baru.Lupakan masa lalu.Gue gak mau lo terus terjebak dalam bayang masa lalu yang menyakitkan!"lirih Zio,Vezia mengangguk pelan.
"Yah,dan gue harap lo tetap disamping gue Zio"Zio tersenyum dan mengecup pelan pucuk kepala Vezia.
"Kan udah gue bilang,gue bakal disisi lo,gue gak akan ninggalin lo"Vezia tersenyum.
Keadaan hening,mereka masih dalam keadaan memeluk,Vezia membiarkan dirinya menumpahkan segalanya,rasa sakit dan penyeselannya karena orang-orang berharganya menderita karena nya.
Zio menatap Vezia yang tertidur,dengan keadaan masih sedikit terisak dan air mata yang masih membanjiri pipinya.
"Kalian bisa keluar sekarang"ucap Zio dingin.tak lama ketujuh kakak Vezia keluar.
Yah memang sejak dari tadi ketujuh pemuda itu mendengar segalanya.Lebih tepatnya mereka mengikuti Vezia.Dan mungkin Vezia yang terlalu terpuruk hingga tidak menyadari sama sekali jika dia diikuti.
Zio menggendong brydal Vezia,dan berjalan kearah 7 orang itu.
"Kalian sudah dengar semua kan,jadi aku berharap kalian bisa menjaga Vezia baik-baik.Aku tidak mau dia menangis,karena aku membenci dan akan membunuh siapapun diantara kalian atau orang lain yang berani membuat dia bersedih"Ketujuh orang itu meneguk saliva kasar.
"Kau tenang saja,dia adalah adik kesayangan kami,tidak akan kami biarkan siapapun menyentuhnya,dan perlu kuingatkan dengan baik bahwa kami tidak suka melihat Zizi kami dekat dengan orang lain,berlaku juga untukmu"ucap Keyvino dingin dan beralih merebut Vezia.Zio hanya tersenyum sinis,dirinya mengelus pelan rambut Vezia.
"G'Night Jan,besok gue bakal temuin lo"setelah berucap seperti itu,Zio menghilang dari hadapan ketujuh orang itu.
Lenzi menatap adik perempuannya dengan sayang.
"Kami akan menjagamu dengan baik.Karena sampai kapanpun kami tidak akan melepaskanmu Zizi sayang"ucap Lenzi dengan nada posesif dan protective nya.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Vezia terbangun ketika merasakan seseorang menepuk pipinya dengan pelan.
"Adek bangun!"Vezia bangun dengan perlahan,menatap bingung kesekelilingnya,yah tentu saja bingung,bagaimana tidak,dirinya melihat Keyvino,Lenzi,Arvin,Alvin,dan Varrel tertidur di sofa kamarnya.
Matanta beralih kearah Jerry yang tadi membangungkannya.
"Ini mereka kenapa disini?"tanya Jerry,Vezia juga bingung,bukankah tadi malam dia bersama Zio,jangan bilang?.
"Kakak!"Teriakan pelan Vezia membuat kelimanya bangun.
"Kalian kenapa bisa disini?"tanya Vezia menatap kelimanya dengan tajam.
"Kami mendengar semuanya Zizi.Kenapa kamu tidak menceritakan kepada kami,kami merasa seperti tidak menjadi kakakmu"Kelima wajah itu tersenyum miris.
"Bukan begitu kak,Zizi sebenarnya ingin cerita pada kalian,tapi Zizi tidak bisa melihat kalian terbebani atau menangis karena Zizi.Dan lagi Zizi hanya mencari kebenaran dari Zio"Jerry diam memandangi mereka bergantian.
Keyvino maju mencium pipi Vezia diikuti yang lain.
"Dengar Baby,kamu itu permata berharga kami,kami sudah berjanji akan bersama kamu.Kamu segalanya bagi kami,jadi jangan rahasiakan apapun,berbagia kepada kami,karena jika kamu menyimpan tanpa memberitahu kami,kami merasa seolah tak berguna"Vezia menatap merasa bersalah kelima kakaknya.
"Maaf!"lirih Vezia.Kelimanya tersenyum mengelus sayang kepala Vezia.
"Tidak apa.Sekarang bersihkan dirimu,kita akan sarapan,ah begitu juga dengan mu Jerry.Beberapa jam lagi kita akan berangkat ke Istana baru"ucap Lenzi,Lenzi itu seumuran dengan Jerry jadi tidak menggunakan embel embel kak,lagian masih terlihat sedikit aura cemburu dari kelima orang ini untuk Jerry.
Mereka berdua hanya mengangguk.Dan melakukan aktivitas mereka.
**Jangan Lupa,Like..Coment..Dan Vote..
Maaf baru Up lagi.Hp ku disita Ortu karena sakit,dan selalu main hp.
Oh yah mau nanya dong,seberapa banyak sih yang ngefans Jerry**?