
Vezia duduk di singgasana nya dan sesekali menguap karena bosan.Tapi kebosanan nya hilang ketika tiba-tiba saja seluruh perhatian semua orang tertuju di tengah-tengah aula.
Sontak saja melihat itu,kedua ksatria Vezia langsung melindungi Vezia,keluarga Vezia pun turut mendekati Vezia dan melindungi Vezia tak memberi celah sedikitpun untuk orang lain mendekat.
Para tamu undangan ada yang berlarian keluar dan ada pula yang menetap dan saling melindungi keluarga mereka masing-masing.
Ditengah-tengah aula,seseorang berdiri dengan gagah nya,tidak diketahui berapa usia nya sebab,dia menutupi wajah nya dengan topeng serta tudung jubah nya.Auranya tak kalah kuat dengan aura-aura Raja,bahkan bisa dikatakan dirinya lebih kuat dibanding Raja Lucas,dan itu membuat mereka tambah ketat menjaga Vezia.
Vezia menatap tajam orang yang berada di tengah aula itu,dirinya merasa seolah tidak asing dengan auranya,auranya memang terasa sedikit jahat tapi dia tidak akan membahayakan dirinya dan keluarganya.Vezia menatap lekat orang yang masih berdiri dan diam itu,dirinya merasakan jika ada sesuatu yang terhubung antara dirinya dengan orang di hadapan mereka.
Akibat terlalu penasaran,Vezia turun dan berjalan ingin menghampiri orang itu,tapi lebih dulu ditahan oleh ayahnya,Raja Lucas dengan cepat menggendong Vezia dan memeluk Vezia dengan erat,dirinya memiliki firasat antara baik dan tidak baik tentang orang di hadapan nya.
"Ayah,bisakah ayah menurunkan Zizi"suara lembut Vezia membuat keluarganya sedikit tenang.Raja Lucas menggeleng dengan matanya masih tetap menajam.
Vezia menghela napas dan memegang kedua pipi sang Ayah,matanya menatap dalam dan lekat mata milik ayah nya itu.
"Ayah percayakan sama Zizi,Zizi janji tidak akan membahayakan diri sendiri"ucap Vezia dengan nada memohon.
"Tidak,ayah tidak mau kamu terluka"ucap Raja Lucas dingin,Vezia hendak membantah tetapi suara tiba-tiba dari orang yang berada ditengah aula membuat mereka menatapnya.
"Tenang lah Raja Lucas,aku hanya ingin melihat Putri Vezia saja dan memberikan selamat untuknya"ucap orang itu dengan nada yang entah mengapa bagi keluarga Vezia terdengar dangat menyebalkan.
Mendengar dari suara serta nada bicara nya seperti nya,orang di hadapan mereka ini berusia lebih tua dari ayahnya,atau bahkan lebih tua dari Raja Erland.
"Siapa kau,kenapa kau bisa tahu nama putriku?"tanya Raja Lucas dengan aura dingin serta mencekam ditujukan untuk orang dihadapannya.
"Belum saat nya kau tahu siapa aku,tentang bagaimana aku tahu nama putri,seluruh penjuru kerajaan pun sudah tahu tentang putri berbakat dari kerajaan Duntler"ucapnya dengan senyum miring terpatri di wajahnya.
"Apa yang anda inginkan?"tanya Vezia tenang tapi masih tetap dengan nada serta tatapan dingin.Orang dihadapan Vezia tersenyum mendengar ucapan dingin Vezia.
"Aku hanya ingin melihatmu Putri kecil,dan juga aku ingin memberi mu sesuatu"ucap nya,membuat seisi aula penasaran.
Tapi rasa penasaran mereka tergantikan dengan keterkejutan kala melihat orang itu telah berada di depan Vezia,dan yang lebih mengejutkan lagi keluarga Vezia seolah tidak dapat bergerak,mereka seakan dikunci oleh sebuah kekuatan.Raja Lucas semakin menatap tajam orang dihadapannya.
Orang itu dengan perlahan mengangkat tangan nya dan menaruh diatas kepala Vezia,matanya terpejam dan mengucapkan mantra entah Vezia juga tidak tahu,dan saat ini Vezia hanya diam,dirinya merasa tidak ada bahaya yang akan datang dari orang itu.
Perlahan-lahan muncul sebuah cahaya di kepala Vezia,Vezia merasakan seolah sesuatu mengalir deras di dalam tubuhnya,orang dihadapan nya masih terus membacakan mantra,seiring bertambahnya cahaya itu,membuat Vezia tiba-tiba saja merasa pusing.
Melihat Vezia yang merasa pusing orang itu mempercepat mantranya,dan akhirnya selesai,begitupun dengan cahaya itu ikut menghilang.Sebelum akan menghilang orang itu mengatakan sesuatu yang hanya di dengar oleh Vezia.
"Sekarang kau telah bisa mengendalikan energi Yang sepenuh nya,aku sudah membantumu memurnikan dan menyatukan nya dengan tubuhmu,energi Yang sekarang sepenuhnya milikmu dia telah mengakuimu,selebihnya kau harus melakukannya sendiri"ucap nya,mata Vezia terbelalak kaget.
"Apakah..?"Vezia mencoba menerka-nerka.
"Benar sekali,aku yang telah menanam energi Yang di dalam tubuhmu tepat setelah Ratu Diana melahirkanmu,dan jika kau bertanya aku siapa,aku akan menjawab dan akan bertemu denganmu jika kau sudah bisa mengendalikan kedua energi itu,dan menjadi cukup kuat"ucap nya membuat Vezia lagi lagi terkejut.
"Kita akan bertemu lagi,putri kecil"ucap nya dengan senyuman setelah itu dia menghilang dari hadapan Vezia.Ketika dirinya telah menghilang barulah seluruh tamu dapat kembali bergerak.
Keluarga Vezia dengan cepat mengelilingi Vezia.
"Kamu tidak terluka kan,apakah dia menyakitimu?"tanya Raja Lucas,mereka memang tidak bisa bergerak tetapi mereka melihat lelaki itu mendekat kearah Vezia yang saat itu telah diturunkan Raja Lucas dari gendongannya.
"Zizi tidak apa-apa ayah,Zizi tidak terluka sama sekali"ucap Vezia mencoba menenangkan keluarganya.Vezia masih terus memikirkan siapa sosok orang itu sebenarnya,apa hubungan dirinya dengan orang itu sehingga memberikan nya energi Yang,segala pertanyaan-pertanyaan telah bercampur aduk di kepalanya membuat kepalanya tiba-tiba terasa sakit.
"Acara dibubarkan kalian boleh kembali kekediaman kalian"ucap Raja Erland dingin,kini suasana hati keluarga kedua kerajaan ini sedang tidak baik.
Para tamu berbondong-bondong keluar.Kedua keluarga kerajaan itu berkumpul diruangan yang dikhususkan untuk anggota kerajaan.
Mereka semua telah duduk di tempat duduk mereka masing-masing,Vezia duduk dipangkuan sang Ayah.
"Kumpulkan semua ksatria,dan prajurit yang berQI tinggi,perketat keamanan dibagian kamar Putri Vezia jangan biarkan orang asing bisa masuk tanpa persetujuan,panggilkan ahli sihir untuk memasang perisai di istana,jangan biarkan penyusup bisa masuk kemari,jika tidak kalian semua akan mati,paham!!"ucap Raja Erland dengan nada begitu dingin,dirinya sangat marah saat ini bukan hanya dia tapi seluruh keluarga Vezia.
"Paham Yang Mulia"ucap prajurit yang dipanggil,dan mereka bergegas pergi melaksanakan tugas mereka.
Vezia sedikit takut melihat Raja Erland,ini pertama kalinya dirinya melihat kakeknya itu murka.Tahu dengan ketakutan cucu tersayangnya Raja Erland menghampiri Vezia dan memeluk nya,saat ini hanya Vezia yang bisa menenangkan kemarahan mereka.
"Maaf membuatmu takut,kakek hanya takut jika orang itu melukaimu"ucap Raja Erland dan menatap sayang Vezia.
"Iya,Zizi ngerti kok Kek,Zizi percaya sama kalian,kalian pasti bakalan jaga Zizi,jadi Zizi nggak takut"ucap Vezia dengan senyum menenangkan membuat mereka kembali tenang.
"Master,master tidak terluka kan?"tanya Draxy dirinya sangat mengkhawatirkan Vezia.Begitupun dengan Goldy.
"Aku tidak apa-apa tenang saja"ucap Vezia mencoba menenangkan kedua pets kesayangannya.Mereka berdua menghela napas lega.
"Ini sudah sangat malam,sebaiknya kita semua kembali kekediaman masing-masing dan beristirahat"ucap Ratu Erina,dan diangguki semua.
"Malam ini Ayah akan menemanimu"ucap Raja Lucas.Vezia mengangguk dan mengalungkan tangan nya di leher ayahnya.
Holla Guys...
jangan lupa yah