Next Vampire and Werewolf

Next Vampire and Werewolf
Kemenangan Sherly!



episode 59


Sherly  menatap lemah ke atas. Namun, sesuatu terjadi dan blaaaar.


Sesuatu tampak bercahaya dan  sepertinya mulai menembus awan itu.


Getaran pun terasa karenanya. Sherly terlihat musuh menatap langit.


Di atas sana. Terlihat ada satu objek yang  melintasi awan hitam yang  sangat tebal itu. Sang monster pun heran dibuatnya.


Dia mencoba menggerakkan awan-awan itu dengan suaranya yang keras.


Groaaaarg!


Awan itu tampak kini mulai bergerak perlahan.  Lalu putaran iru terus bergerak dengan cepat. Walau listrik dan petir yang sangat besar dan akan diluncurkan. Sudah mengecil dan digantikan dengan petir-petir biasa.


Jduaaar jduaaar!


Monster itu memandang ke atas. Dia tampak melihat suatu titik kecil kuning.


Sherly pun sepertinya begitu. Kini, dia menunduk. Lalu, entah kenapa dia sangat lemas dan terbaring  menghadap tanah.


Bruuk!


Mata lemahnya tampak sayu dan menyipit.  Luka-luka di tubuhnya masih mengeluarkan asap hitam.


Nging!


Monster itu melihat sesuatu. Terlihat, di atas sana titik cahaya itu makin bertambah. Dua sontak menggeram dan membuat awan itu kini menggumpal berkumpul di tempat cahaya itu.


Awam itu bergerak perlahan. Menutupi titik kuning tadi. Lalu, berhasil.


Sang monster lalu kini memandang musuhnya lagi. Lalu, dia dikejutkan dengan suatu suara dari atasnya lagi.


Wuuuush!


Getaran yang dia rasakan semakin bertambah. Dia  pun memandang ke atas sana lagi.


Terlihat titik-titik tadi ternyata berhasil menembus sampai bagian awan terdalam. Sang monster kesal.


Dia menggeram lagi. Mengakibatkan semua awan itu tampak menggumpal dan berputar. Kini, titik  itu berubah jadi kecil karena tertutup dan dihalangi.


Namun, tak lama setelah itu. Tampak terjadi hal di luar dugaan monster  itu.


Monster itu kembali mendongak. Dia sangat kaget mendapati sesuatu yang besar itu. Bahkan,  sudah menembus awan hitam itu.


Suiryuu, terlihat shock. Mata merahnya menajam. Tampaknya dia sepertinya akan di hantam oleh suatu sinar kuning yang sebenarnya adalah asteroid besar yang entah bagaimana bisa jatuh ke bumi itu. Malah, tepat menjatuhi si monster bernama Suiryuu itu.


Meteor tampak besar. Berapi-api. Sinar kuning tadi ternyata adalah hasil gesekannya dengan udara di bumi.


Wuuush!


Tampak Suiryuu mencoba menahannya dengan satu tangannya. Dia berteriak keras sekali membuat awan itu kini menjauhi tempat itu.


Groaaarg!


Monster itu kini melihat satu meteor lumayan besar. Akan menjatuhkan dirinya ke atasnya.


Sebentar lagi dan .....


Jduaaaar!


Ledakan hebat. Sang monster tampak tidak terlalu menerima dampak yang besar. Walau tubuhnya kini terbakar hebat.


Groaaarg!


Monster itu berteriak ean membuat getaran hebat. Yang membuat angin yang memicu api membesar hilang. Api itu kini mulai padam.


Akan tetapi ...


Wuuuush!


Dia mendengar deru yang lain. Lalu, mendongak karena deru itu sepertinya dari atasnya lagi.


Dia sepertinya terbelalak. Kini matanya yang tajam bisa membuka kaget.


Wuuush!


Terlihat ada meteor lagi yang jatuh. Dia mungkin masih bisa menahannya untuk sekali lagi. Sebelumnya hanya terlalu sedikit.


Tapi, terlihat dia tak menawarkan tangannya jje atas lagi. Dia sama sekali tak mencoba bertahan. Matanya kini menguat terlihat sangat kaget.


Suara yang terdengar juga bukan lagi geraman dan hal-hal yang memicu kekuatan baginya lagi.


Yaitu, terdengar seperti rengekan kaget dan kesedihan.


Lalu di atas sana. Sudah ada satu meteor yang ....


Memimpin puluhan meteor di belakangnya.


"Groaaarg!"


Jdum jdum jdum jdum Jdum!


Hujan meteor diterima monster itu bertubi-tubi. Dia pun tampaknya kesakitab karenannya.


Groaaarg!


Dia terus berteriak saat ditimpali terus menerus. Semua meteor itu tampak berhasil melukainya saat ini.


"Death Flag Dragon!"


Suatu kemampuan khusus untuk menciptakan bola energi yang bentuknya hampir mirip seperti komet jika diluncurkan.


Membuat banyak bola itu di ketinggian yang cukup. Bola itu harus berada di luar wilayah yang di tandai. Salah satu contohnya adalah di atas langit yang nun jauh.


Kemampuan itu adalah bagian dari kekuatan Diagonic milik Sherly.


Jduaaar jduaar jduaaar!


Maksudnya. Semua meteor yang kini tengah menghancurkan sang monster raksasa berkaki empat itu. Berasal dari kekuatan Diagonic Sherly.


Jduaar jduaaar jduaaar.


Kini, saru meteor atau bola energi itu. Sudah menerjang lagi dan lagi kepada tubuh si monster itu.


Jduuuum!


Ledakan hebat terus terjadi. Kini, awan sudah kembali normal. Seluruhnya perlahan bergerak ke tempat semula lagi.


Terakhir, nampak bunyi debum yang sangat keras. Berasal dari tubuh monster yang tumbang ke tanah.


Jduuuuuum!


Sherly di tempatnya. Tampak masih setengah sadar. Kemudian dia sempat bisa melihat ke arah si monster yang kini hangus di sana.


Kemudian, serekah tersenyum, dia lalu menutup matanya lagi.


Pertempuran besar di tempat itu. Kembali lagi membuat kerusakan besar. Monster itu sangat kuat.


Setengah Mesir diratakan oleh monster itu. Menghancurkan banyak prasasti-prasasti bersejarah di sana.


Saat ini.


Sherly tampak kembali terbangun dari tidurnya. Dia menguap sangat lebar. Kemudian dia mengambil sesuatu yang entah dari mana itu.


Tampak itu adalah kertas berita. Dia pun membacanya dan disebutkan bahwa. Di Mesir kini mengalami kerusakan fatal.


Dia pun menghela nafanya mendengarnya. Lalu, dia berdiri dari kasurnya itu. Menatap keluar di mana dia sepertinya berada di dalam transportasi udara yang tengah terbang itu.


Wuuush!


Dia lalu dudyk santai sambil memakan camilannya. Lalu, bunyi dari sesuatu alat komunikasi di tempat itu.


Membuatnya harus memencet tombol terima.


Tuuut!


Lalu, dia dengan cepat mengangkatnya.


"Ada sesuatu di atas sana, setelah kau gunakan kekuatan anehmu itu. Suatu gelombang yang tak diketahui kini akan menuju ke arah matahari. Sepertinya, akan sangat fatal."


"Baiklah, aku mengerti!"


Setelah itu, kini dia terus menanjak ke atas sana. Setelah keluar dari atmosfer bumi. Kini roketnya berubah  menjadi sebuah pesawat antariksa. Dengan cara membuang bagian lain.


Sherly kini dihadapkan pada misi yang lebih besar. Dia lalu menggunakan pesawatnya itu. Menuju ke arah matahari itu.


Dia tak akan merasakan panasnya sang surya. Dia terus terbang. Di bumi dia teelihat seperti titik hitam. Beberapa orang menganggapnya hal lain.


Wuuush!


Sherly masih untuk menjalankan misi itu. Di pesawat yang dikendalikan otomatis itu. Tampak melewati beberapa planet dan batu-batuan langit.


Wuuush!


Pesawat miliknya terus terbang mendekati matahari itu. Kini, sudah hampir dekat.


Serelah dekat, kini tampak pemandangan aneh. Karena kini. Sepertinya suatu energi tengah merusak matahari itu.


Sherly membelalakan matanya. Karena energi itu berwarna hampir sama dengan warna Diagonic.


'Apa yang terjadi?' batinnya bingung.


Wuuush!


Dia lalu terua dekati matahari itu. Lalu, kini dia mencoba gunakan meriam itu tuk hilangkan semua itu.


Nguuuuung!


Dia tengah mengisi dua penembak besar yang dimunculkan itu. Sherly menahannya hingga 100% terisi penuh.


Ngiiing!


Setelah itu, dia pun menembakkannya.


Jduaaaar!


Mungkin langsung mengenainya. Karena pandangan Sherly tertutupi suara cahaya Hasil meriamnya.


Setelah dia pikir itu sudah berakhir. Entah kenapa dia merasakan sesuatu yang asing. Dia pun masih bertahan di langit dekat matahari itu.


Wuuush!


Mata Sherly kaget.


Terlihat seperti ada sosok yang ada di depannya. Sosok itu tampak seperti habis terbakar hebat. Dipenuhi oleh asap putih.


Wuuush!


Asap itu perlahan memudar.


Sherly masih menunggu sambil terkejut setengah mati. Dia pun refleks memundurkan sedikit pesawat luar angkasa miliknya.


"Si-siapa dia?"


Terlihat kini, ada seseorang tak jauh dari pesawat itu. Berdiri atau lebih tepatnya melayang.


'Dia bisa terbang dan bernafas di luar angkasa. Manusia seperti apa dia?' Batin Sherly heran.


Orang itu tampak memandang dengan tatapan yang memuakan. Sherly kini berbicara dengan pengeras suara.


"Siapa kau?" ujarnya bertanya.


Laki-laki itu, melayang di sekitar matahari. Tepatnya di depan pesawat milik Sherly. Penampilannya tak terlalu mewah  dia menggunakan seragam oblong berwarna merah violet.


Lalu, tak nampak dia terbakar oleh sinar matahari dari dekar. Lalu, di juga sepertinya masih hidup dan utuh di luar angkasa.


Sherly  masih belum menerima jawaban. Dia yang tak sabaran. Kini mencoba mendesaknya.


"Aku akan menyerang jika kau tidak menjawab," ujar keras wanita itu.


Orang itu tak lain seorang Sephij. Sephij entah kenapa kini berada di sekitar matahari  lalu, anehnya dia bisa bernafas di luar angkasa. Serta tak terbakar mengingat posisinya dengan matahari sangat dekat.


Sephij masih diam. Belum menjawabnya. Tidak mungkin dia jadi tuli. Karena terlihat reaksi wajahnya yang mendengar suara dari Sherly.


Sherly mengeras karena marah.


"Baiklah, jika itu maumu!"


Sherly kini mulai mengisi meriamnya lagi. Namun, kini berwana berbeda serta menghasilkan efek lain.


Ngiiiiing!


Tampak, Sherly sudah siap menekannya.


Dia kaget karena sesuatu.


Tap!


Seseorang tampak mendarat di sekitarnya tepat di dekatnya. Sherly kaget.


"Apa?!"


Dia merasakan kehadiran seseorang di dekatnya. Bersamaan dengan sosok di depan pesawat itu menghilang.


"Kau orang yang sudah membuat bola-bola itu bukan? Yang sudah melenyapkan seekor monster di negeri yang dipenuhi bangunan-bangunan prisma yang besar."


Indra pendengarannya sigap membuat dirinya berbalik. Betapa tidak disangka.


Pemuda tadi ternyata sudah berada di sampingnya tak jauh. Dia pun membelalak tak percaya.


"Bagaimana bisa kau berada di sini?" ucap penasaran Sherly.


Sherly mundur sedikit. Merasakan bahwa orang ini sangat berbahaya. Karena dia yakin. Semua orang tak akan bisa menyusup ke pesawatnya. Karena dilindungi oleh alat anti penyusup. Bahkan, sejelas teleport saja tak akan bisa menembusnya. Itu tentunya sangat mustahil.


Akan tetapi, dia melihat orang ini yang bisa dengan mudah dalam sekejap mata. Berada di dalam pesawat antariksanya.


Sherly masih tegang dan waspada. Dia tahu orang itu menanyakan pertanyaan apa. Namun, dia tak menggubrisnya


Sepertinya dia akan melakukan sesuatu. Namun, Sephij nampaknya masih diam.


Lalu, beberapa saat dia melakukan suatu gerakan. Sherly membelalak kaget.


Orang itu berjalan tenang ke arahnya. Mendekat sembari mengikat kain yang menutupi lengannya.


"Kau tahu, aku sedang melakukan sesuatu. Namun, aku tak sengaja melihat suatu sihir. Setelah ku deteksi itu bukanlah energi positif seperti yang dipunyai oleh penyihir."


Sephij tampak tersenyum ramah di depan wanita itu.


Sementara Sherly terus memandang pria misterius ini.


'Apa tujuannya?'


Bersambung.