Next Vampire and Werewolf

Next Vampire and Werewolf
Keluar dari sana dengan aman!



Episode 57


Sherly tampak masih mencoba berjalan menanjak. Walau kini memang dia sudah keletihan berat. Tapi ...


 


"Ayo maju!!"


 


seru wanita sembari kepalkan tangannya ke atas. Semua monster juga ikut semangat menanjaki jalan itu.


 


Mereka menanjak dan memutar. Beberapa kali melihat hal-hal berbahaya. Lalu, kini entah kenapa mereka sudah melihat beberapa monster lain di atas sana.


 


Kebanyakan mereka kelelawar dan burung raksasa yang punya sarang besar kemungkinan. Namun, karena sedikit tertutup.


 


Sepertinya para monster itu hanya lewati mereka belaka. Namun, semua tetap perhatikan pergerakan mereka.


 


Tap tap tap tap tap!


 


Sherly dan kawan monsternya terus melaju ke depan sana. Mereka tak lelah-lelahnya untuk pergi ke atas sana.


 


Tap tap tap tap!


 


Beberapa monster tak mengeluh sama sekali. Mereka tampak sehat dan biasa-biasa saja. Apalagi ternyata mereka terlihat kuat juga.


 


Sherly terus berjalan. Beberapa hal dia lihat. Namun, tak terlalu mengerikan. Hingga saat dia melirik ke samping.


 


Dia pun menganga kaget.


 


Terlihat di matanya itu. Ada raksasa yang seperti manusia. Namun, bentuknya berbeda.


 


Sherly tampak kaget melihatnya. Beberapa monster kawannya juga memperhatikan punggung monster itu yang berjalan menjauh sana.


 


Untunglah mereka tak sempat melihat mereka. Karena sepertinya. Kepala monster itu akan langsung lurus menatap jalan mereka semua.


 


Monster itu punya telinga yang seperti tertutup dan menonjol. Tak ada rambut atau yang lainnya. Beberapa garis di bagian kepala sampai bahu mereka.


 


Lalu, garis-sagir lain menjujur sampai kaki mereka. Tentunya banyak gaya yang ada padanya. Monster itu sangat besar. Langkahnya bahkan terdengar sedikit gemuruhnya.


 


Tap tap tap tap.


 


Monster itu nampak berwarna hijau sedikit tuan


Namun, karena gelap. Dia sepertinya punya warna yang lebih cerah jika terkena sinar.


 


Dia berjalan terus. Lalu, Sherly nampaknya tak terlalu khawatir. Dia tetap fokus menanjak.


 


Kini, mereka sudah sampai di atas. Sherly memperlambat jalannya untuk pemulihan. Beberapa jam menanjak membuat kaki dan pinggangnya sedikit pegal.


 


Monster di belakangnya tak mempermasalahkannya. Lalu, kemudian mereka terus melaju ke depan sana.


 


Tap tap tap tap tap!


 


Mereka tampaknya terus berjalan tanla henti-hentinya. Kemudian, tak lama lagi mereka akan sampai di atas sana.


 


Tap tap tap tap!


 


Mereka lalu menemukan sesuatu yang unik di jalan menanjak ini. Di mana di atasnya itu.


 


Ada beberapa cahaya berwarna indah dan seperti menari-nari.


 


'Bahkan ada penampakan borealis" batin perempuan bernama Sherly itu.


 


Mereka lalu terus beejalan menanjak. Kaki, Sherly tampak sudah seperti kelelahan. Namun, dia tak patah semangat.


 


Beberapa monster melihat ke bawag. Melihat beberapa bayangan bergerak yang sepertinya monster-monster di daratan sana.


 


Mungkin monster penunggu lembah ini. Sherly masih menatap ke arah atas. Tak mengindahkan di bawah sana.


 


Dia terus melaju ke depan sana. Dia gunakan langkahnya untuk menuju ke atas sana.


 


Tap tap tap tap tap!


 


Langkahnya terdengar sudah di atas. Semua monster menyusul di belakangnya.


 


Sherly tersenyum lalu dia melihat jalan yang Berkebalikan. Yakni, jalan menurun yang curam.


 


Dengan hati-hati. Sherly tampak menuruninya. Mereka turun perlahan mengikuti Sherly di paling depan.


 


Tap tap tap tap tap.


 


Mereka terus maju ke depan sana. Mata mereka terus fokus untuk ke bawah sana.


 


Dan di sana beberapa kali terlihat monster yang lewat. Itu membuat mereka harus hati-hati.


 


Mereka berjalan dan terus perhatikan monster itu. Dengan pengalamanya. Sherly bisa mencegah mereka ketahuan oleh para monster-monster yang mungkin jadi ancaman besar mereka.


 


Tap tap tap tap tap!


 


Beberapa monster lewat dan untunglah mereka sembunyi di beberapa dinding itu. Monster terbang dan berjalan di sekitar lembah tak bertuan itu.


 


Entah tempat apa ini. Sepertinya itu harus digaris bawahi.


 


Tap tap tap tap.


 


Mereka melangkah dengan perlahan. Sudah beberapa kali monster lewat. Tak nelihat dan merasakan mereka.


 


Beberapa monster manusia hijau melintas dan mereka sana sekali belum bisa lihat wajah mereka.


 


Tangan mereka seperti manusia dengan sapu tangan melapisinya dan ada tonjolan berbentuk kotak di punggungnya.


 


Tap tap tap tap!


 


Mereka terus maju. Terus menuju bawah sana. Banyak monster dan berhasil bersembunyi dengan baik.


 


Lalu, mereka sampai di dasar sana. Kini, mereka dihadapkan pada jalan yang super hitam dan sepertinya sangat sulit untuk diraba.


 


Kemungkinan mereka berada di dasar lembah itu. Nampak, beberapa kaki-kaki besar melangkahi mereka.


 


Sepertinya memang inilah dasar tempat ini. Sherly dengan instingnya yang sudah terasah. Mengajak mereka semua maju ke depan.


 


Semua monster juga berjalan sambil berjaga ke sekitar.


 


Beberapa hal terdengar. Namun mungkin itu hanyalah suara monster yang lewat. Getaran dan hal lainnya yang ada di tempat ini. Mungkin, berasal dari monster itu.


 


Tap tap tap tap!


 


Sherly dan beberapa orang itu terlihat terus melaju ke depan. Mereka berhati-hati karena di sini sangat gelap.


 


Sepertinya jalan mereka juga hanya jalan lurus saja.


 


Lalu, beberapa kali dengar banyak suara-suara aneh. Namun, selama mereka tak menyerang. Itu aman bagi mereka.


 


Tap tap tap tap!


 


Terus menelusuri yang tergelap yang pernah mereka lewati.


 


Sherly terus berjalan ke depan sana. Dia masih tidak rasakan apa pun.


 


Hingga mereka sepertinya merasakan ada suatu jalan lain. Yakni lubang.


 


Lubang itu tertutup oleh tanah datar. Sherly membongkarnya dengan pukulan itu.


 


Kraaak!


 


Tampak, di bawah sana. Ternyata adalah jalan keluar. Sherly tahu karena tempat itu sepertinya terhubung langsung dengan sebuah patung ternama di Mesir. Pharaoh.


 


Dengann serius dia  dan kawan monsternya akan ke  sana. Namun ...


 


"Kita tak bisa ke sana," ucap monster itu.


 


"kenapa? Ada apa?" tanya Sherly kecewa.


 


"Kami harus menjaga tempat di perbatasan itu, agar beberapa orang selamat dan bisa kembali  lagi bersama keluarga mereka," jawab monster itu. Mereka terlihat tulus.


 


"Tenang saja, setelah ini. Aku akan membawa kalian ke tempat itu lagi," janji Sherly. Membuat semua monster berpikir sejenak.


 


 


Ternyata asalnya dari semua tempat. Sepertinya mereka akan menyerang.


 


"Ayo lompat!"


 


Sherly lalu melompat diikuti semua monster itu. Tampak, di atas sana tadi. Ada monster dengan wujud setengah kelelawar dan babi. Itu monster yang diberi nama  orcha.


 


Monster itu suka tertidur dan akan menyerang siapa saja yang mengganggu  tidur mereka.


 


Wuuush!


 


Mereka turun dari atas sana. Mereka masih di dalam lubang itu. Masihh belum tahu kapan keluar.


 


Wuuush!


 


Sherly sangat senang. Lalu, tiba-tiba dia menerima sinyal lagi.


 


Setelah itu. Dia dihubungi maekas pusat.


 


"Sherly, Sherly. Kau masih utuh kan?"


 


"Ya."


 


"Kau sedang di Mesir kan?"


 


"Akan sampai beberapa saat lagi!"


 


"Di Mesir ada beberapa laporan monster. Kau bisa basmi mereka juga bukan?"


 


"Dari organisasi?"


 


"Ya!"


 


"Baiklah!"


 


Tuuuut!


 


Lalu, kini Sherly tampak terjun dan sepertinya akan keluar dari alam lubang itu.


 


Wuuuush!


 


Tak disangka. Mereka ternyata turun dari atas langit itu.


 


Beberapa monster juga sangat terkejut. Tampak, Sherly memandang ke bawah. Dia akan terjun dan sampai di bawah sana.


 


Untunglah ada beberapa orang yang akan menolong dia.


 


Tap!


 


Di bawah sana sudah ada tempat aman bagi mereka semua. Namun, tempat itu agak lain.


 


"I-itu, jaring monster?" tanya Sherly.


 


Dia tak mendapati dirinya jadi monster.


 


"Kecuali ...."


 


Dia pun meliihat banyak monster di belakangnya. Tak lain kawan-kawan seperjuangannya.


 


Namun, mereka bukanlah musuh. Jika mereka mendarat. Mereka akan terbakar hebat.


 


Sherly mendelik kaget. Dia sepertinya tak tahu harus apa. Dia pun menghubungi manda.


 


"Manda tolong ganti tempat pendaratan sekarang!"


 


"Kenapa?"


 


"Itu karena sangat berbahaya bukan?"


 


"Tapi kau bersama monster dari tempat itu kan?"


 


"Iya. Tapi--"


 


"Sudahlah. Monster tetaplah monster!"


 


"Tidak-"


 


Piiiip!


 


'Sial, wanita brengsek itu pasti sudah ingin bersantai dari tugasnya itu. Padahal dia tak lakukan apa pun. Sialan kau!' Batin Sherly geram.


 


Wajah keduanya sangat cantik dan sama-sama seksi. Namun, mereka tak bersaing untuk itu. Mereka sama-sama rekan satu kerjaan.


 


Wuuuah!


 


Kini, Sherly dialihkan lagi ke kenyataan.


 


"Sialan kau manda, aku akan membalasnya atas ini semua!"


 


Cling!


 


Cahaya dari tempat atas tepatnya Sherly itu. Sangat besar sekali. Membentuk sesuatu.


 


"Puluhan awan pencakar!"


 


Cling! Setelah itu. Cahaya-cahaya itu seakan menjadi tampungan sesuatu yang lumayan banyak dari atas sana.


 


Semua yang di bawah kaget.


 


Mereka bertanya-tanya kenapa sampai dilakukan sedemikian rupa.


 


Kini, semua orang itu melihat ke cahaya itu yang perlahan pudar. Lalu, suatu cahaya turun dibawa oleh cahaya tadi.


 


Cling!


 


Kini, tampak jelas orangnya. Dialah si orang kuat di balik destroyer bernama Sherly. Sang Diagonic yang punya kemampuan bermacam.


 


Dia tampak bersama puluhan monster bertulang. Sherly tampak melarang semua orang menghabis monster itu.


 


Beberapa monster tampak bersiap bertarung. Namun, tak jadi serelah interupsi perintah dikeluarkan dari Sherly.


 


Kini, mereka pun beranjak dari sana. Namun, Sherly tahu dia harus berada di Mesir untuk beberapa hal. Yaitu misi itu.


 


Dia pun masih berada di Mesir saat ini.


 


Wanita itu dengan pakaian seksinya kini melangkah keluar dari sebuah bangunan terkenal dari jaman dahulu kala.


 


"Pharaoh Castle!"


 


Dua tampak sangat menikmati di dalam sana. Bahkan, dia menginap di dalam sana.


 


Pharaoh Castle ternyata markas samaran milik Black destroyer.


 


Setelah itu. Wanita berambut pink itu menerima banyak kertas dari beberapa asisten di sana.


 


Dia pun melihat banyak gambar dan foto-foto monster yang beragam.


 


Lalu, dari monster itu terlihat gambar monster bertulang yang hampir mirip seperti kawannya yang kini sudah dikembalikan.


 


Lalu, dia pun tertarik membaca asal-usulnya.


 


Monster itu berjenis sebagai monster abadi. Mereka tak bisa diremukkan bahkan dipanggang.


 


Mendengar itu membuatnya sedikit takjub. Ternyata monster itu punya keabadian. Namun, hanya monster yang sudah lama punah.


 


Sherly pun tahu bahwa semua kawan monster tulangnya yang bersamanya berpetualang tadi. Merupakan monster abadi yang menjaga tempat yang sepertinya sangat luas dan masih terselubung misteri.


 


Semua monster itu juga ternyata adalah hasil perubahan dari monster abadi yang dulu merajalela dan tak bisa dikendalikan. Yaitu phoenix Mesir.


 


Bersambung.