Next Vampire and Werewolf

Next Vampire and Werewolf
Masa lalu bagian 9



Episode 127


Orang itu tampak mengernyit  heran.


 


Lalu, mereka tampak menebaskan cambuk pada  kelima orang itu. Sementara yang lain nampak ketakutan walau mereka tak disiksa.


 


"Apakah itu benar?!" tanya orang itu kejam. Sembari terus menebaskan senjatanya dengan brutal.


 


"I-itu benar!" teriak orang yang disiksa itu.


 


"Arrrgh"


 


Yang lainnya merintih sakit.


 


Lalu, orang yang menyiksanya itu pun menghentikan sejenak. Kemudian, melihat kearah orang lain yang tidak mereka siksa..


 


"Kalian! Apakah yang mereka katakan itu benar?!" tanya orang dengan pakaian besar itu. Wajahnya menggunakan helm sihir warna biru. Dia nampak melotot tajam dengan muncul sinar buru dari dalam lubang penutup kepalanya itu.


 


Cling!


 


Lalu, orang-orang ketakutan itu nampak akan berkata dengan sejujur-jujurnya. Mereka gemetar takut karena merekalah yang sudah melanggar dan lakukan hal itu.


 


‘Sial, matilah kita’ batinnya di sana ketakutan..


 


Brak!


 


Namun, satu orang mendekat ke depan sana. Salah seorang dari mereka yang punya tampang penuh keyakinan tingi itu  nampak berkata dengan lantang.


 


"Demi apa pun juga. Aku lah yang berada di belakang. Karena aku yang hafal dengan semua buku dan rak yang ada di sana. Jadi, lima orang inilah yang sering berinteraksi dengan tuan muda Kazutora kecil!" ucapnya kantang menunjuk lima orang itu yang sudah setengah nyawa.


 


Semua orang itu membelalak kaget. Namun, mereka semua masih syok. Mereka nampak tak bisa melakukan hal apa pun.


 


'I-ini suatu kejahatan' batin seseorang dari mereka.


 


Lima orang itu nampak menatap tak percaya pada seorang itu. Orang itu nampaknya tak punya hati.


 


Mereka nampak juga hanya bisa terbaring lemah saja.


 


Lalu, kini beberapa prajurit itu pun terlihat mengangguk puas.


 


"Jadi begitu ya! Kalian semua yang sudah kami katakan dan kebohongan kalian. Kesalahan kalian juga ada banyak. Apa kalian pikir, para prajurit yang datang bersama yang mulia itu orang-orang bodoh? Hahahaha. Kalian sudah sepantasnya mati. Karena menghina tuan muda klan cabang yang akan menjadi penguasa selanjutnya di tempat sana. Maka dari itu, kalian semua akan dihukum di tempat ini beberapa hari. Sampai kalian semua jengah. Kemudian, sisanya ialah hak untuk klan cabang menyatakan hukumannya. Tapi, perlu kalian ketahui, orang-orang cabang yang diketuai Kazutora, mereka adalah orang-orang kejam. Penyihir kejam yang dulunya merupakan musuh kita. Mereka memperkerjakan mereka. Namun, untungnya hal seperti ini hanya ada di sana saja. Selain itu, aku tidak peduli lagi!" jelas orang itu  panjang lebar.


 


Semua orang nampak takut. Tapi kelima orang itu nampak yakin akan sesuatu.


 


Lalu, mereka pun dimuat ke dalam penjara di sana. Sebelum selanjutnya dibawa ke tempat cabang.


 


"Se-sepertinya. Dugaan yang mulia Mugo benar. Ada orang-orang busuk yang mengawasi tempat ini," ucap salah satunya.


 


"Ya!"


 


Flasback.


 


Mugo nampak melihat beberapa gambaran yang sudah dia lihat dengan sihir pendeteksi itu. Lalu, melihat ke arah data-data itu.


 


Para pelayan memperhatikan Mugo.


 


"Yang mulia. Apakah anda merasakan sesuatu?" tanyanya padanya.


 


Mugi mengangguk cepat tanpa pikir panjang dan mereka semua.


 


"Ada kemungkinan seseorang mencoba mengincar sesuatu. Sepertinya bukan mengincar yang mulai Kazumi. Tapi, orang-orang ini seperti sedang mencari celah tuan Kazumi," jawab Mugo.


 


Mereka menutup mulut tak percaya.


 


"Apa itu benar?" tanya mereka nampak hati-hati di sana.


 


Mugo pun nampak hati-hati menatap mereka semua.


 


"Dengar ini. Jika kalian semua memercayaiku. Aku akan mempercayai kalian. Aku sudah menduga beberapa hal. Orang-orang memandang rendah pada klan yang dipimpin oleh Kazutora. Tapi, sebenarnya orang itu tak punya niat apa pun. Bukan orang-orang itu yang mengawasi tempat ini. Sehingga tuan Kazumi juga tak mengetahuinya," ungkap Mugo.


 


"Benar juga. Karena sifat Kazutora yang sangat sulit diubah. Tuan Kazumi memasang sebuah sihir penghalang yang membuatnya bisa dilihat oleh siapa pun Kazumi yang diizinkan," ucap salah satu pelayan perpustakaan itu.


 


Mugo lalu menunduk.


 


"Beberapa hari atau besok. Mungkin kalian akan repot. Aku ingin kalian menyimpankan jimat ini ke tempat rahasia yang kalian ketahui. Dengan ini, aku bisa tahu kapan kalian akan dalam bahaya," ucap Mugo di tempatnya.


 


"Baiklah yang mulia. Kami sepenuhnya percaya pada  anda!"


 


Flasback off.


 


Tap tap tap tap!


 


Di suatu tempat. Nampak, seseorang mencabut suatu benda yang terapit oleh dua batu besar di sana.


 


Sring!


 


Orang itu nampak melihat kertas itu. Yang merupakan kertas sihir yang berisikan tulisan-tulisan sihir bernama mantra.


 


"Wah! Aku kagum. Orang ini sangat detail menuliskan semua tulisan kuno yang rumit itu. Hasilnya juga sangat memuaskan. Tapi sayangnya, aku mendapatkannya dengan begini. Orang itu sama seperti orang-orang biasa yang tak akan tahu apa yang terjadi," ujar orang berkacamata itu. Dialah Sephij.


 


Dia menghilang dari tempat itu.


 


Setelah itu. Kini, dua hari berlalu. Semua tahanan itu pun dibawa ke tempat cabang. Mereka semua nampak melihat ke sebuah tempat di mana ada suatu barang yang mereka sembunyikan rapat-rapat di sana.


 


 


Semua orang yang akan dihukum itu. Dibawa dengan kereta penjara.


 


Tap tap tap tap tap!


 


Lalu, semuanya nampak sampai setengah hari setelah itu. Beberapa sosok melihatnya. Lalu menghilang. Lapu, mereka pun nampaknya dipaksa untuk sampai ke hadapan orang besar pemimpin di sana.


 


Tempat itu tak kalah luas dengan kediaman utama klan Kazumi. Di sana mereka nampak dibiarkan berlutut. Lalu, mereka secara mengejutkan dibebaskan dari ikatan-ikatan sihir yang membelenggu itu.


 


Trak!


 


Kelimanya terkejut. Ada juga si pemuda yang merupakan tuan muda di sana. Dia nampak menatap wajah mereka dengan detail.


 


Lalu, pria tua yang kemarin bertemu dengan Kazumi. Di sana duduk dengan wajah tanpa ekspresinya.


 


Tap  tap tap tap tap!


 


"Hahahhahahaha!"


 


Lalu, di samping sana. Ada sebuah pintu yang muncul. Lalu,  keluar satu orang dari sana. Penampilannya sangat eksentrik. Seorang pria rambut putih.


 


"Kau!"  kaget lima orang itu. Sementara orang-orang d sana tampak tak beraksi apa pun. Kelimanya nampak kaget dengan semua itu.


 


"Ada apa ini?!" Mereka semua tidak tahu hal aneh ini. Orang-orang di sana tak melihat pada datangnya orang itu.


 


"Kalian berlima. Orang-orang yang beruntung!" ucap orang itu. Nampak orang itu berjalan ke atas singgasana yang duduk orang bernama Kazutora.


 


"Kalian semua berusaha melakukan kerja sama ilegal dengan tuan muda Mugo kan?!" ujar orang itu. Dia nampak membalik dan menjatuhkan tubuh orang yang duduk di tempat itu. Lalu, membuat dirinya duduk di sana dengan gampangnya.


 


Orang yang jatuh entah kenapa tak bangun lagi.


 


"Kenapa anda ada d sini? Bukankah anda sedang melakukan ritual pemurnian untuk membuat wilayah Kazumi aman dari para monster-monster tingkat atas?!" tanya lima orang itu.


 


"'Hahahaha!  Itu gampang! Yang aku anehkan saat ini. Kenapa kalian tidak menjawabku saat ini haaah?!" balik tanya orang itu.


 


Kelimanya nampak bingung.


 


Dia menunggu kelima orang itu dengan sabar. Namun, semakin lama semakin tidak ada jawaban.


 


Dia berpindah sangat cepat. Mencekik salah satunya. Empat orang lainnya terjatuh karena kaget dan kaki mereka gemetaran.


 


"Kalian tak akan dibantu oleh orang itu. Dia adalah penyihir bodoh. Bagaimanapun kalian hanya dimanfaatkan. Sementara aku adalah orang kepercayaan klan Kazumi. Cepat kalian katakan apa yang kalian sembunyikan bersama pria kecil bernama mugotod itu!" teriak paksa orang itu.


 


Aaargh!


 


Erangan itu semakin keras.


 


"Kalau tidak mau! Kalian semua akan mati lho!" ucapnya dengan nada kejam. Memeras leher yang dia  pegang.


 


Orang-orang itu putus asa. Lalu, mereka tampak dipojokkan lagi oleh orang yang sama.


 


"Cepat katakan!" teriak orang itu tak sabaran.


 


"Aku akan katakan. Tapi, jelaskan dulu. Mengapa semua orang di sini menjadi aneh tak bisa bergerak? Bukankah semuanya punya kekuatan yang setara denganmu?!" teriak satu orang pemberani itu.


 


"Oh, jadi kalian tidak percaya padaku ya?!" Orang itu menatap mereka sangat kejam. Serta ada ungkapan marah pada kata-kata itu.


 


"Bu-bukan begitu. Kami yang bekerja sebagai penjaga perpustakaan. Kami juga diberi banyak hal tentang informasi dari semua klan dengan detail. Kecuali info rahasia klan Kazumi dan tuan Kazumi itu sendiri. Jadi, kami tahu. Kenapa kau disebut sebagai orang kepercayaan di sini. Tapi, mengapa semua orang ini seperti terpengaruh sihir  Penggendam?!"  kata orang itu cepat-cepat.


 


Orang itu menatap mereka dengan lain.


 


"Aku tak menyangka kalian semua juga tahu tentang aku. Baiklah! Sedikit penjelasan saja. Karena saat ini, aku memegang tempat ini. Kau lihat, mereka semua ada dalam lingkup suatu sihir. Tidak akan ada orang yang akan merasakannya bahkan, itu sangat tidak adil kan? Hahahhaha!" tawa orang itu renyah.


 


"Kau, kenapa melakukan ini?!” tanya semua 9rang itu tampak tidak percaya pada perkataan orang itu.


 


"Tapi, tenang saja. Aku hanya membuat mereka menjadi boneka. Aku tak akan membunuh orang-orang Kazumi. Tapi, untuk kalian itu lain," jawab orang itu dengan nada ancaman.


 


"Kenapa?  Apa karena taun Mugo? Kenapa anda sangat membencinya?  Dia hanyalah anak biasa yang kelak akan menjadi pemimpin dunia ini menggantikan yang mulia Godwitcher. Ibu dari yang mulia Mugo!"


 


Orang-orang itu menatap nanar pada sosok itu yang nampak tetap pada pendiriannya. Orang itu sepertinya tak peduli pada identitas Mugo.


 


"Aku punya alasan tersendiri. Jadi, aku hanya ingin melakukan ini. Untuk menyelamatkan klan Kazumi dari bahaya di luar sana,"  ujar orang  itu nampak dingin.


 


"Setidaknya katakan apa itu. Agar kami lebih percaya padamu daripada yang mulia Mugo!" ucap satu orang. Mencoba negosiasi.


 


Orang itu nampak tak terima.


 


"'Jadi! Kalian membandingkan aku dengan orang luar?!  Kurang ajar!"


 


Orang itu maju ke hadapan kelimanya.


 


Lalu, dia mengangkat tangannya ke atas.


 


"Jaggernout!" sebutnya. Sihir yang berbahaya nampaknya kan dia keluarkan. Terdengar namanya juga mengerikan.


 


Cling!


 


Kini, di sana ada suatu cahaya gelap di kaki-kaki kelima orang itu. Lalu ....


 


Bersambung.