
Wilantara Group telah dipenuhi reporter dan awak media sejak beberapa jam yang lalu. Tagar Mr. Dev (CEO of Seoul) menduduki peringkat teratas sebagai topik yang banyak dibahas pagi ini di salah satu media masa. Pun masyarakat yang tak sedikit ikut berkunjung di halaman Wilantara Group hanya ingin menyaksikan secara langsung pergantian posisi Mr. Dev yang akan memimpin Wilantara Group sepenuhnya, setelah perusahaan itu bangkit dari berbagai isu miring yang menimpanya satu bulan yang lalu.
Yaa, setelah beberapa minggu belakang nama Wilantara Group tenggelam bak ditelan bumi, kini perusahaan ternama yang ada di pusat kota Seoul tersebut kembali menjadi sorotan publik. Banyak warga net yang menunggu kemunculan Mr. Dev yang hilang begitu saja saat kasus penangkapan Tuan Alden dan kematian Alenaa.
Kini fokus perhatian awak media dan masyarakat yang memadati halaman Wilantara Group teralihkan pada sebuah mobil mercy c200 yang baru saja memasuki halaman Wilantara Group. Terlihat Dev yang keluar dari dalam mobil dengan setelan jas berwarna hitam. Ia terlihat sangat gagah dan tampan dengan wajah dingin yang selalu menjadi mimik favoritnya.
"Wahh daebak. Mr. Dev sangat tampan."
"Setelah hilang satu bulan, dia kembali dengan wajah sempurnahnya. Dia terlihat sebagai pangeran surga."
"Jinjaa? Apakah itu Mr. Dev? Aku tak bisa mendeskripsikan ketampanannya dengan kata-kataku." Berbagai bentuk pujian diterima oleh Mr. Dev yang membuat pria itu semakin percaya diri.
Sejenak, Dev menghela napas panjang. Sebelum kemudian ia melangkahkan kakinya ke arah pintu utama Wilantara Group, pria itu berjalan dengan tubuh tegapnya yang mempesona. Siapapun yang melihatnya pasti akan langsung terpikat padanya, termaksud Author.
"Selamat datang tuan Dev." sapa Teresa --sekertaris baru Tuan Andhito yang telah menunggu di Lobby.
"Apa papaku sudah datang?"
"Sudah tuan. Tuan Andhito dan Dewan besar sudah menunggu tuan di ruang auditorium"
"Baiklah."
"Silahkan tuan." Teresa mempersilahkan dan memberi jalan kepada Dev, sebelum kemudia ia dan sekertaris Kim berjalan mengekori pria itu.
Setibanya di ruang auditorium, Dev langsung disambut oleh beberapa petinggi perusahaan salah satunya adalah Darrel. Apa yang dilakukan pria itu disini? Apapun itu Dev tak memerdulikannya. Ia fokus dengan tujuan utamanya sekarang, tak mungkin ia mengusir Darrel yang telah merusak pandangannya ditengah sorot kamera yang meliputnya.
Dev melanjutkan langkah kakinya lebih jauh ke dalam ruangan tersebut tanpa membalas uluran tangan Darrel yang hendak menjabatnya.
"Silahkan dimulai." ujar Dev pada MC yang menatapnya baru saja. Sebelum kemudian ia mendaratkan tubuhnya di sofa yang berada di depan panggung.
"Baik tuan."
Acarapun dimulai dengan sambutan Tuan Andhito terhadap pimpinan perusahaan yang sudah hadir di sana, ia juga berterima kasih kepada rekan-rekan bisnisnya yang membantu bahkan masih menjadi investor di Wilantara Group selama perusahan itu mengalami keterpurukan.
"Hari ini, tanggal 7 Januari. Saya Andhito Wilantara sebagai pemilik sekaligus presidir Wilantara Group menyerahkan posisi dan seluruh kendali Wilantara Group kepada anak tunggal saya Deva Andrino Wilantara." ucap tuan Andhito dengan lantangnya, sontak para audiens yang hadir di sana langsung bertepuk tangan. Kini pandangan mereka tertuju pada Dev yang berdiri dari duduknya saat MC acara itu menyebut namanya untuk naik ke atas panggung.
Penyerahan bukti kepemilikan atas Wilantara Group diberikan kepada Dev, disaksikan oleh ribuan mata.
"Selamat atas jabatan barumu Presidir Wilantara Group."
"Terima kasih Tuan Andhito." ucap Dev mengambil alih berkas kepemilikan tersebut dari tangan Papanya sebelum kemudian keduanya berjabat tangan.
"Jagalah nama baik Wilantara Group Mr. Dev." Tuan Andhito tersenyum, ia menepuk bahu Dev dan memeluknya singkat lalu ia bergegas turun dari atas panggung.
Sepeninggalan papanya Dev langsung menyerahkan berkas yang ada di tangannya kepada Sekertaris Kim, pria itu menghela napas panjang, bebannya terasa lebih berat dari sebelumnya.
"Selamat siang. Sebelumnya, saya ingin berterima kasih kepada seluruh petinggi perusahaan, para investor, dan rekan bisnis saya yang sudah hadir ditempat ini untuk menyaksikan pelantikan saya sebagai Presidir Wilantara Group." ucap Dev, menatap semua audiens yang baru saja memberikannya tepukan tangan.
"Pada kesempatan kali ini, saya juga ingin mengumumkan sesuatu yang sangat penting dalam hidup saya. Mungkin sebagian dari kalian akan sangat terkejut." Dev mengalihkan pandangannya pada papanya, seolah meminta persetujuan pria paru baya itu untuk melanjutkan ucapannya.
Tuan Andhito mengangguk pelan, sudah saatnya publik tahu tentang kehidupan pribadi Dev, diluar hubungannya dengan Alenaa.
"Apa yang ingin Dev katakan?" gumam Agya menatap layar tv yang berada di kamarnya dengan seksama seraya memasukan potongan buah kedalam mulutnya, matanya terlihat berair karena menahan kantuk.
Dev kembali menatap kamera yang menyorotinya, pria itu terlihat menghembuskan napas ringan, "Mungkin setelah pelantikan ini usai, kalian akan lebih sering melihat dan menjumpai saya dan istri saya di Wilantara Group maupun di tempat umum."
Duarr.
Bak terkena ledakan besar, semua dibuat terkejut dengan pernyataan Dev baru saja. Tak hanya para hadirin yang ada di sana yang terkejut. Media dan publik benar-benar terkejut, begitu juga dengan warga net yang sudah memenuhi komentar salah satu media yang menayangkan siaran langsung.
"Whatt. Ini sangat mengejutkan. Dev telah memiliki istri? Siapa? Kapan dia menikah?"
"Hah? Ini sangat sulit dipercaya? Setelah menghilang satu bulan, Mr. Dev kembali dengan kabar mengejutkan ini?"
"Tidak, Devaku. Bagaimana bisa dia memilih wanita lain dari pada diriku?"
"Aaa Dev, aku tak rela. Hatiku terasa sakit dan patah."
"Apakah hari ini akan tercatat sebagai hari pata hati sedunia?"
"Jinja? Mr. Dev. Siapa wanita beruntung itu?"
"Aku sangat penasaran dengan wanita yang dipilih oleh Mr. Dev?"
"Apakah wanita itu sangat cantik? Dia sangat beruntung bersuamikan Mr. Dev."
"Wanita seperti apa yang menjadi istri Mr. Dev? Apa latar belakang wanita itu?"
Berbagai bentuk komentar netizen memenuhi laman media sosial. Dan lagi tagar Istri Mr. Dev menduduki peringkat teratas. Bahkan situs Wilantara Group pun diakses ribuan kali oleh warga net hanya untuk mencari tau siapa wanita beruntung yang berhasil memikat dan mencairkan hati dingin Mr. Dev?
.
.
.
.
.
Bersambung...