Soulmate: Mafia Love Story

Soulmate: Mafia Love Story
Tangis Papah Rayden



“Bastian, lihatlah cucuku! Dia terlihat sangat tampan hari ini dan tidak aku tidak menyangka bahwa akhirnya dia mau menikah juga,” ujar Kakek Roman pada Bastian yang duduk tepat di sebelahnya.


“Dia memang selalu terlihat tampan seperti ayahnya,” sahut Bastian yang entah kenapa tiba-tiba teringat dengan kedua orang tua Levi yang telah tiada.


“Kau benar! Andai saja putraku dan menantuku masih hidup, mereka pasti sekarang sedang menangis bahagia melihat pernikahan Zaen dengan wanita yang di cintainya,” ujar Kakek Roman yang sesaat membayangkan orang tua Levi sedang menyaksikan pernikahan itu.


“Setidaknya Tuan muda menikahi wanita yang di cintainya, bukan wanita yang anda pilihkan untuknya. Jadi, aku tidak perlu mengkhawatirkan tentang Tuan muda lagi setelah ini.” Bastian menyindir Kakek Roman secara halus.


“Takdir mereka memang untuk bersama. Meskipun banyak orang yang ingin memisahkan mereka, tapi pada akhirnya takdir ddari yang atas ‘lah pemenangnya,” balas Kakek Roman yang tidak memungkiri kesalahannya selama ini.


Kemudian, Felix pun mengumumkan kehadiran sang mempelai pengantin wanita yang sudah di tunggu semua orang. Tidak lupa, Felix harus sedikit menggoda adik kesayangannya Levi.


Dengan penuh semangat Felix berkata, “Wahh, … Tampan sekali adik kesayanganku yang satu ini. Baiklah, sekarang kita panggil saja sang mempelai penganti wanita untuk memasuki aula pernikahan. Kita sambut sang mempelai pengantin wanita yang sangat cantik mempesona, Lucia Cano Xavier!”


Pintu kembali terbuka, terlihat dua peri kecil yang berjalan di depan sang mempelai wanita sembari menaburkan kelopak bunga mawar putih. Dua peri kecil itu adalah Kayla dan Vania, anak dari Felix dan Jaydon. Melihat putri masing-masing tanpa terasa airmata Felix dan Jaydon jatuh begitu saat, ketika bayangan tentang masa depan tiba-tiba terlintas di pikiran mereka.


Saat itu, Felix dan Jaydon membayangkan bahwa mereka berada di posisi Rayden saat ini. Dimana mereka harus mengantarkan putri tercinta mereka untuk pria lain di hari pernikahan seperti ini.


Membayangkannya saja terasa berat, apalagi jika bayangan itu kelak menjadi kenyataan. Dan saat itulah, Felix dan Jaydon mengerti perasaan Rayden yang tidak ingin melepaskan putri kesayangannya secepat itu kepada pria lain.


Tak jauh dari dari kedua peri kecil itu, sosok cantic Lucia yang berjalan seiringan dengan Rayden pun mulai memasuki aula pernikahan. Terlihat Lucia memang terlihat sangatlah cantic dan mempesona semua mata yang melihatnya. Berbeda dengan Rayden yang harus berusaha keras menahan air matanya agar tidak jatuh saat mengantar putri kesayangannya kepada Levi.


“Papah, terima kasih selama ini telah memberikan begitu banyak cinta untuk Luci!” ucap Lucia lirih sembari mempererat pegangan tangannya pada lengan sang Papah.


“Jangan berkata seperti itu. Papah malah semakin ingin membatalkan pernikahanmu dengannya dan membuatmu menjadi putri Papah saja selamanya,” ujar Rayden menatap putrinya dengan tatapan sendu.


“Selamanya Lucia akan tetap menjadi putri Papah, begitu juga sebaliknya,” ujar Lucia seraya tersenyum dengan manis pada Papahnya.


“Kau harus selalu bahagia dan tersenyum seperti ini, Putriku!” pinta Rayden dengan sungguh-sungguh.


“Pasti, Pah! Karena ini adalah pilihan Luci sendiri,” sahut Lucia.


Sementara itu, Zhia sudah tak kuasa menahan air matanya lagi. Ketika melihat putri satu-satunya berdiri di aula pernikahan dengan begitu mempesona. Melihat suaminya yang berusaha menahan tangisnya saat mengantar Lucia kepada Levi, tetapi tangisannya itu bukanlah bentuk kesedihan di hatinya melainkan bentuk dari kebahagiaan yang dia rasakan saat melihat pernikahan [putrinya sendiri.


“Jangan menangis, Mah! Mamah harus tersenyum, karena putri Mamah sekarang sudah memiliki keluarganya sendiri.” Beruntung ada Luca yang berdiri di sampingnya sembari menenangkannya.


“Luca, lihatlah adikmu terlihat begitu cantik,” ujar Zhia pada putranya.


“Tentu saja, karena dia adalah Lucia! Tentu saja terlihat cantik dan sangat mempesona, Adikku Lucia!” sahut Luca yang tidak memungkirinya sama sekali.


Tidak jauh dari mereka juga ada Noland dan Julia yang ikut menangis bahagia melihat salah satu cucunya akhirnya menikah juga. Namun, tangis semua orang seketika berubah menjadi tawa karena kelakuan Triple R.


Triple R yang memaksa ingin menjadi pengiring mempelai pengantin wanita, akhirnya berhasil membujuk Lucia. Mereka bertiga pun ikut menjadi pengiring Lucia, tepatnya mereka berjalan di belakang Maya dan Bella yang merupakan dua sahabat terbaik Lucia.


Dan begitu berada di tengah aula pernikahan, Regis malah tidak sengaja menginjak ekor gaun milik Bella dan hampir membuatnya terjatuh, kalau saja Ryuga tidak cepat tanggap untuk menangkap tubuhnya.


“Auwh, …” pekik Bella yang tak bisa menyeimbangkan tubuhnya.


Dengan sigap, Ryuga langsung meraih tubuhnya. Kemudian dia bertanya, “Kakak baik-baik saja?”


“Maaf aku, Kak Bella! Aku sungguh tidak sengaja,” ucap Regis berbisik dengan wajah penuh penyesalan.


“Tidak apa, sebaiknya kita turun sekarang,” ujar Bella yang sudah sangat malu karena semua orang menatap dan menertawakannya.


Para pengiring pengantin wanita pun turun dari altar, hingga tersisa Rayden yang akan menyerahkan putri tercintanya kepada Levi. Terlihat Rayden tak mampu menahan airmata, patah hati seorang ayah ternyata lebih terasa menyakitkan di bandingkan bentuk patah hati lainnya.


Ilustrasi look sahabat Lucia, ....



“Zaen Der Levi! Kini aku serahkan putriku tercinta, Lucia sebagai istrimu,” ujar Rayden dengan suara gemetar menahan tangisnya.


“Tolong jaga Lucia dengan baik sebagaimana aku menjaganya selama ini. Cintai Lucia melebihi cintaku selama ini. Perlakukan Lucia melebihi aku memperlakukannya bak seorang putri selama dia kecil, hingga dia dewasa dan akhirnya memilihmu sebagai suaminya,” sambung Rayden yang kini sudah berderai air mata.


“Jangan pernah menyakiti hati maupun fisiknya, karena aku sebagai ayahnya tidak pernah sedikit pun melukainya. Lucia adalah putriku tercinta, bagaikan harta yang paling berharga selama hidupku. Kini aku percayakan kebahagiaan dan hidup putri kesayanganku kepadamu,” ucap Rayden seraya menyatukan tangan Levi dan Lucia.


“Terima kasih, sudah mempercayakan kebahagiaan dan hidup putrimu yang sangat berharga ini kepadaku. Aku pasti akan selalu menjaga kepercayaan ini sampai hembusan napas terakhirku,” balas Levi yang juga hampir menangis.


“Ehmm, … Aku selalu percaya padamu, Levi! Karena itulah, meskipun berat tapi aku merelakan putriku untuk bersanding denganmu,” ujar Rayden sembari menepuk bahu Levi.


Setelah itu, Rayden pun berbalik untuk turun dari altar pernikahan dengan deraian air mata yang terus mengalir membasahi pipinya. Semua orang pun ikut terbawa suasana, sebagian dari mereka bahkan ikut menangis seakan merasakan perasaan patah hati yang sama dengan yang Rayden rasakan.


Begitu Rayden sudah bersama dengan Zhia, dia langsung memeluknya dengan erat. Hingga suara Lucia membuatnya kembali menatap sang putri tercintanya itu. Lucia berkata, “Papah! Mamah, terima kasih karena sudah menjadi orang tua terbaik untuk Luci!”


“Terima kasih juga, karena kau sudah terlahir sebagai putri kami! Berbahagia ‘lah untuk selamanya,” ucap Zhia yang tak lain merupakan doa terbaik seorang ibu untuk anaknya.


^^^Bersambung, ....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari tapi untuk waktu updatenya tidak pasti. Maaf 'yah Author harus mengutamakan pekerjaan di Real life 🙏🙏🙏😞...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...