Soulmate: Mafia Love Story

Soulmate: Mafia Love Story
Berita Pernikahan



Mana berani Axlyn mengabaikan ancaman dari Lucia itu begitu saja. Terlebih lagi jika Tuan mudanya tahu dia pasti akan menjadi orang pertama yang akan membunuhnya. Dan sesuai yang di perintahkan oleh Lucia sebelumnya, Axlyn pun mengantar mereka dengan selamat ke kediaman Zaender.


Setibanya di kediaman Zaender, mereka langsung di sambut oleh kepala pelayan dan beberapa pelayan lainnya. Mereka membantu Lucia membawa Levi ke dalam kamarnya. Begitu mendengar bahwa Lucia juga datang, Kakek Roman pun dengan terburu-buru datang untuk menemuinya.


“Dimana cucu menantu?” tanya Kakek Roman kepada kepala pelayan.


“Nona Lucia sekarang ada di dalam kamar Tuan muda, Tuan besar!” jawab kepala pelayan tersebut.


“Biarkan saja, sebaiknya kau siapkan satu kamar terbaik untuknya! Atau tidak perlu? Mereka sudah pernah tidur bersama,” ujar Kakek Roman yang mengira Lucia akan menginap di sana.


Sementara di dalam kamar, Lucia sedang menatapi wajah Levi sembari sesekali menciuminya dengan lembut. Hingga Lucia melihat sebuah potret dirinya yang terpanjang memenuhi dinding kamar tersebut dengan rapi.


“Apakah kau begitu menyukaiku sejak dulu?” tanya Lucia seraya tersenyum manis saat menatap wajah Levi.


“Buka matamu, aku tahu kau hanya berpura-pura pingsan sejak masih di bar,” ujar Lucia yang akhirnya membongkar kebohongan Levi.


“Kenapa kau tidak memberitahuku sejak awal kalau kau sudah tahu bahwa aku hanya berbohong?” tanya Levi yang akhirnya membalas tatapan Lucia dengan penuh cinta.


“Karena aku menyukainya,” jawab Lucia.


“Lalu, apakah kau begitu menyukaiku sampai kau memajang semua foto-fotoku sejak kecil hingga sekarang?” sambung Lucia yang melihat sekeliling kamar Levi.


“Aah, …”


Levi kehilangan kata-kata, karena perasaan cintanya pada Lucia memang sudah tidak dapat di gambarkan dengan apapun lagi yang ada di dunia. Apalagi kalau hanya sebuah kata-kata. Lucia pun hanya tersenyum, lalu sekilas dia mencium bibir Levi.


Kemudian berkata, “Istirahatlah sekarang, karena besok adalah hari besar kita! Aku akan mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa mulai sekarang Zaen Der Levi hanya milik Lucia seorang.”


“Kau tidak menginap di sini?” tanya Levi yeng mencoba menahan Lucia agar bisa tetap berasa di sisinya.


“Kalau kau bisa menghadapi kemarahan Papah-ku, maka aku tidak masalah untuk menginap di sini malam ini,” ujar Lucia yang dengan sengaja menyebut nama papahnya untuk menggoda Levi.


“Tidak, sebaiknya kau memang harus pulang! Aku akan mengantarmu pulang sekarang,” sahut Levi yang langsung beranjak dari tempat tidurnya.


“Tidurlah, kau tidak perlu mengantarku! Kak Luca sudah datang menjemputku kemari,” ujar Lucia sembari mengelus kepala Levi dengan lembut.


“Aku pulang dulu! Mimpi indah, sayangku!” ucap Lucia seraya berjalan keluar dari kamar Levi.


“Hati-hati di jalan, kesayanganku!” pesan Levi balik.


Dan begitu Lucia berjalan melewati ruang tamu, Luca dan Axlyn ternyata memang sudah menunggu dirinya turun. Terlihat mereka berdua tengah asyik bercengkraman dengan Kakek Roman, melihat sang Kakak yang tengah duduk berdampingan dengan Axlyn tiba-tiba terlintar di benak Lucia untuk menjodohkan keduanya.


“Hay, Kak! Hay, Kakak Ipar!” sapa Lucia sembari berjalan menghampiri Luca dan Axlyn.


“Kakak Ipar? Kau sudah gila ‘yah?” seru Axlyn yang langsung merinding saat mendengar sapaan dari Lucia itu.


“Jadi, kalian berdua, _....”


“Jangan dengarkan dia! Lucia hanya asal mengoceh saja,” potong Luca yang tidak mau Kakek Roman salah paham dnegan hubungannya dengan Axlyn.


“Kenapa? Kalian berdua terlihat sangat cocok bersama,” ujar Lucia dengan raut wajah polos.


“Kalau begitu kami pamit pergi sekarang,” pamit Luca pada Kakek Roman.


Tanpa menunggu jawaban dari Kakek Roman, Luca langsung menarik Lucia untuk segera mengikutinya pergi ke mobil. Luca sudah cukup pusing dengan masalah klan mafia yang terus saja mengejar Lucia, tapi Lucia sendiri malah asyik bermain-main dnegan Levi dan malah sekarang berniat ingin menjodohkan dirinya dengan Axlyn.


“Apa Kakak marah?” tanya Lucia saat mereka sudah berada di dalam mobil yang sedang menuju ke villa.


...****************...


Sesampainya di Villa, Luca masih mendiamkan adiknya. Hingga keesokan paginya, suasana di dalam Villa sudah mulai heboh dengan segala persiapan untuk acara konferensi pers yang akan di lakukan di taman yang terletak di dalam Villa.


Will sengaja mengundang seluruh wartawan yang berasal dari berbagai negara yang bersedia untuk hadir, maka akan menerima undangannya. Alhasil pagi itu suasana Villa menjadi sangat ramai, di tambah dengan keamanan yang sudah di atur oleh Jaydon, Felix dan Axlyn.


Sementara Luca sibuk mengurusi keamanan melalui rekaman cctv yang sudah siapkan di seluruh penjuru tempat konferensi pers. Sebab Luca yang di percaya oleh Rayden untuk mengurus dan mengatur semua acaranya sampai selesai.


“Kak Luca,” sapa Lucia saat berpapasan dengan Luca, dia berniat untuk meminta maaf untuk perbuatannya semalam.


“Hmmm, … Bersiap-siaplah, sebentar lagi acaranya di mulai! Kita bicara nanti saja saat acaranya sudah selesai,” ujar Luca yang pergi begitu saja setelah selesai mengatakan apa yang ingin dia katakan pada adiknya.


“Tapi Kak, _....”


Lucia mencoba menahan kakaknya, tapi sayangnya Luca sudah berjalan menjauh darinya. Hingga sebuah suara menyadarkan Lucia bahwa sudah waktunya untuknya naik ke atas panggung. Dan orang itu adalah Levi yang terlihat tampan dengan setelan jas mewah dan rambut yang di tata rapi.


“Ada apa, Luci?” tanya Levi.


“Tidak ada,” jawab Lucia sambil tersenyum tipis.


“Sudah waktunya, Ayo kita pergi!” ajak Levi mengingatkkan sembari mengulurkan tangannya pada Lucia.


Lucia pun menerima uluran tangan Levi dengan senang hati, mereka pun berjalan beriringan menerobos cahaya lampu yang berlomba-lomba menangkap sosok mereka. Tak berselang lama, Rayden dan Zhia juga muncul dan di susul Noland-Julia serta yang terakhir adalah Kakek Roman.


Dua keluarga besar dari beda negara yaitu Keluarga Xavier yang berasal dari negara A dan Keluarga besar ZaenDer yang berasal dari negara K kini duduk berdampingan dalam satu konferensi pers. Dan yang paling menyita perhatian semua orang adalah Tuan muda Zaen Der Levi dan Nona muda Lucia Cano Xavier yang duduk berdampingan.


“Perkenalkan saya William Coopers yang akan memandu acara konferensi Pers pada hari ini. Pertama-tama, kami ucapkan banyak terima kasih untuk teman-teman wartawan semua yang bersedia memenuhi undangan dengan hadir disini,” ujar Will yang membuka acara konferensi Pers yang ditayangkan secara Live.


“Pada hari yang cerah ini, kami melakukan Konferensi Pers ini bertujuan untuk memberitahu kepada seluruh dunia bahwa akan ada penyatuan dua keluarga besar. Yaitu Keluarga Xavier dari negara A dengan Keluarga ZaenDer dari negara K dalam bentuk ikatan pernikahan. Pernikahan yang akan di langsungkan oleh Zaen Der Levi dan Lucia Cano Xavier!”


Will pun mengumumkan topik utama konferensi pers tersebut. Seketika dunia pun menjadi gempar, mungkin lebih tepatnya di katakan sebagai hari patah hati sedunia. Karena banyak wanita yang menjadikan Levi sebagai suami idaman mereka. Begitu juga dengan Lucia yang menjadi istri atau kekasih idaman para pria.


Braaakkk, …..


^^^Bersambung,....^^^


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari tapi untuk waktu updatenya tidak pasti. Maaf 'yah Author harus mengutamakan pekerjaan di Real life 🙏🙏🙏😞...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...