IMPERFECT WOMEN WITH YOU

IMPERFECT WOMEN WITH YOU
Deal



" Jadi, kenapa kau mengundang ku kemari? " Tanya Marco. Dia cukup heran karena diundang ke mansion teman sekolahnya dulu, padahal temannya masih memiliki tamu lain.


" Berikan pada ku akses untuk melihat CCTV di hotel X.. " Pintar Galen.


" Tumben sekali kau minta izin, biasanya juga langsung saja lihat tanpa izin.. " Marco mengejek Galen.


" Berikan tidak? " Marco pun mengangguk.


Galen mengambil laptop miliknya agar Marco bisa mengakses CCTV hotel X dari laptop Galen. Tidak butuh waktu lama, di laptop Galen sudah muncul gambar CCTV di hotel X di hari ini, dan jam ini. Galen langsung mengambil alih laptopnya, kemudian mengutik sebentar.


" Kau.. Hamil tiga bulan kan? " Galen bertanya pada Kim Hyorin.


" Eh.. Iya.. " Jawab Hyorin yang terkejut Galen bertanya. Dia sudah senang, karena berpikir jika Galen memperhatikan dirinya. Hyorin yakin, jalan untuk menjadi istri dari Galen akan terbuka lebar setelah ini.


" Kalau tiga bulan berarti, empat bulan dari sekarang kan, bun? " Galen bertanya pada Lucena.


" Apanya? " Lucena menengok ke kanan dan ke kiri bingung maksud suaminya.


" Kalau hamilnya tiga bulan, berarti pembuatannya empat bulan yang lalu kan? " Marco yang sejak tari menjadi pendengar yang baik, bingung dengan arah pembicaraan ini kemana.


Meski sangat penasaran, Marco tetap diam memperhatikan drama baru dalam hidup teman sekelasnya ini. Sudah bukan hal yang luar biasa jika Galen di keliling drama opera sabun dari para wanita yang mendekatinya sejak masih remaja.


" Len.. Kau meminta ku kemari hanya untuk mengakses CCTV hotel saja? " Tanya Marco memperjelas fungsinya dia datang kemari.


" Hm.. Coba kau lihat laptop Ghadi.. " Galen menunjuk laptop lain yang ada di meja dengan dagunya.


Tanpa banyak bertanya apa maksud ucapan Galen, Marco tetap melakukan apa yang diucapkan oleh Galen. Dia, melihat apa yang ada di laptop Ghadi tapi fokusnya sekarang pada sosok pria yang dia lihat mirip Galen. Marco bingung, sejak kapan Galen mau datang ke Hotel X. Kalau pun mereka ada pembahasan bisnis juga biasanya berbincang di luar.


Galen memang tipekal orang yang paling anti datang ke hotel. Semua pertemuan bisnisnya selama ini dia lakukan di restoran milik Ghadi. Selain untuk promosi pada koleganya, Galen juga yakin jika di restoran milik saudaranya tidak akan ada yang mengambil kesempatan di dalam kesempitan.


Galen adalah pewaris kepemimpinan utama kerajaan bisnis keluarga de Niels. Banyak orang yang akan memanfaatkan sekecil apapun kesempatan untuk menjatuhkan Galen dan keluarga de Niels. Masuk ke dalam hotel, meski bukan termasuk konteks yang negatif. Tapi Galen Menghindari jika sampai ada komentar-komentar negatif tentang keberadaannya di hotel.


Bisa saja orang memanfaatkan situasi ini untuk membuat gosip tidak baik tentang Galen. Contohnya saja seperti Galen masuk hotel untuk menemui wanita, Galen pria cassanova, Galen berselingkuh dan lain sebagainya. Tidak ada yang tahu apa pikiran orang, termasuk jika orang itu berniat buruk padanya.


" Sejak kapan kau masuk hotel ku? " Tanya Marco.


Ucapan Marco ini membuat seseorang terkejut tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Hotel X adalah milik pria muda di depannya ini. Dan apa maksud ucapannya tadi, memang Galen tidak pernah ke hotel. Pikiran dan hati seseorang yang ketakutan sesuatu yang dia sembunyikan terbongkar, kini tidak bisa tenang. Duduknya gelisah, belum lagi keringat dingin sudah memenuhi dahi dan tangannya.


" Kau tanya aku? Coba kau tanya perempuan di sana, tanya saja padanya kenapa bisa memiliki CCTV aku masuk hotel.. " Galen menunjuk Kim Hyorin dengan lirikan matanya.


" Luce,, kau tidak ingin berkomentar? " Tanya Marco.


" Tidak.. Untuk apa coba? " Marco makin dibuat geleng-geleng dengan sikap suami istri di depannya ini.


Setenang itu jika mereka sedang difitnah seseorang yang memanfaatkan rekaman CCTV. Tapi Marco juga pasti akan bersikap santai karena yakin CCTV ini rekayasa belaka. Kiamat pastinya jika Galen ketahuan masuk ke hotel.


" Sebenarnya apa yang sedang anda lakukan, tuan Galen yang terhormat.. Apa anda mengabaikan kami? " Tuan Kim rasanya sudah tidak memiliki kesabaran lagi karena sejak tadi tidak ada yang menanggapi tuntutannya.


" Jika memang seperti ini sikap anda, kami kau lapor polisi saja.. " Tuan Kim hendak meninggalkan ruangan tapi Kim Hyorin mencegahnya.


" Appa jangan seperti itu.. Kalau appa melaporkan Galen ke polisi, lalu siapa yang akan tanggung jawab pada janin ku? " Kim Hyorin merengek meminta ayahnya untuk tidak melakukan sesuai ancamannya.


Aha.... Disini Marco mulai bisa membaca situasi. Temannya ini rupanya dituduh menghamili wanita cantik di depannya ini. Jadi rekaman CCTV ini adalah bukti jika Galen telah melakukan hubungan terlarang dengan wanita cantik orang Asia ini.


" Menarik.. " Batin Marco tersenyum senang. Tak rugilah dia datang ke mansion ini malam-malam, karena bisa menonton pertunjukan opera sabun yang bagus.


" Sinetron di televisi bahkan kalah menarik dengan kehidupan Galen.. Hahahahaha.. " Marco tertawa dalam hati. Senang melihat temannya ini mendapatkan masalah, karena menurutnya ini adalah hiburan menarik.


" Apa yang kau lakukan? " Tanya Marco pada Galen yang sejak tadi sibuk melihat-lihat rekaman CCTV hotel miliknya.


" Memastikan jika CCTV yang ada di laptop Ghadi hanya rekayasa. Ya kali aku masuk hotel.. Kalau masuk ke apartemen lebih dirasa masuk akal. " Gerutu Galen.


HAHAHAHAHAHAHA...


Marco semakin senang melihat wajah temannya menjadi sekesal ini. Jika Marco senang, lain dengan keluarga Kim terutama tuan Kim yang menangkap aneh pembicaraan antara Galen dan Marco. Rasanya ada yang aneh dalam pembicaraan itu, tapi tuan Kim tidak paham maksudnya.


Daddy Joaquin tersenyum menyeringai karena putranya pandai mengambil keputusan, tidak emosi, selalu tenang dan tepat sasaran. Tidak salah jika kantor pusat JN GROUP dipegang oleh Galen. Karena diantara semua anak dan keponakannya, tidak ada yang bisa bersikap setenang Galen dalam menghadapi masalah.


" Kenapa anda mengatakan CCTV itu adalah rekayasa? Apa anda ingin lari dari tanggung jawab tuan Galen? " Kim Hyorin terlihat sangat marah.


" Lebih baik anda diam, jika tidak ingin dipermalukan.. Seharusnya anda tidak bertanya seperti itu karena anda lebih tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan sampai anda menyesal nantinya. " Lucena memberi peringatan.


" Oke.. Tapi jika terbukti saya benar dan anak dalam kandungan saya adalah milik tuan Galen.. Maka anda harus bercerai dari tuan Galen.. " Kim Hyorin tersenyum mengejek.


" Deal.. Tapi jik anda terbukti bersalah, saya tidak akan menahan amarah suami saya pada anda dan keluarga anda.. " Ucap Lucena acuh.


Kim Hyorin menelan ludahnya kasar, ancaman dari Lucena cukup mengganggu dirinya. Tapi, Kim Hyorin tidak akan menyerah mendapatkan pertanggung jawaban Galen karena anak dalam kandungannya merupakan anak Galen.