
Galen cukup shock mendengar cerita dari Lucena tentang sosok Alona dan permasalahan apa yang tengah dihadapi oleh Alona. Ternyata, kehidupan wanita itu sangatlah tidak sederhana yang Galen dan Lucifer dapatkan. Bukan tentang dirinya yang bunuh diri karena kekasih hatinya tidak mau bertanggung jawab dengan janin yang dikandungnya, namun lebih dari itu. Sungguh berat sekali berada dalam posisi Alona. Namun, apa hubungan penderitaan Alona dengan Lucena?
Lucena terus menceritakan apa yang saat itu dia dengar langsung dari Alona. Wanita itu adalah anak hasil perselingkuhan ayahnya dengan wanita lain sehingga tidak diterima di rumah keluarga ayahnya. Alona harus tinggal dengan neneknya di sebuah desa yang ada di pinggir kota Roma. Selama berkuliah, dia tinggal di sebuah flat murah tak jauh dari kampusnya.
" Kalau dia tidak dianggap oleh keluarga dari ayahnya, bukankah dia ditunangkan dengan seorang pria anak kolega ayah nya?" tanya Galen yang merasa cerita Lucena dan apa yang dia terima dari laporan Lucifer sedikit tidak bisa disambungkan.
" Karena hutang budi.. Ayah dari tunangannya itu pernah menyelamatkan keluarga ayah Alona. Karena teman keluarga Alona memiliki anak laki-laki, jadi ayah Alona mencari Alona dan menjodohkannya dengan anak dari temannya." jawab Lucena yang mana terdengar masuk akal untuk Galen.
Galen mengangguk-anggukkan kepalanya setelah Lucena menjawab rasa penasarannya. Setelah itu, Lucena kembali menceritakan kisah hidup yang Alona sampaikan semua padanya. Galen mendengarkan dengan seksama karena tidak ingin ketinggalan sebuah petunjuk yang dimaksudkan oleh Rouge saat dia berbincang dengan sepupu lacknut nya tadi.
Dalam cerita Lucena, ada beberapa kejadian yang terjadi oleh Lucena juga dialami oleh Alona. Bahkan ketika menceritakan hal ini, Lucena sampai menangis dan Galen harus turun tangan menenangkan sang isti.
" Berarti.. Ehm maaf ya.. Aku harus melakukan ini untuk menemukan motif pelaku pada mu.. Karena menurut yang kami semua pikirkan, seharusnya pelakunya memiliki hubungan dengan Alona dan menyalahkan mu atas apa yang terjadi pada ALona.. Setidaknya sama seperti saat pertama kali kasus ini mencuat ke publik.." Lucena mengangguk.
Lucena pham betul apa maksud Galen bertanya tentang ini semua. Sama halnya seperti Galen dan yang lainnya, Lucena beranggapan jika yang menimpanya memang ada kaitannya dengan Alona. Lucena menyadari ini semua saat salah satu mahasiswinya mengatakan tentang adik dari Alona yang kebetulan juga kuliah di kampus tempat Lucena mengajar.
" Kesamaan kami, sama-sama mengalami pelecehan. Jika dia dilakukan oleh tunangannya, maka aku dengan orang asing yang entah siapa. Aku dan dia sama-sama hamil anak dari seseorang yan bukan pasangan kami. karena saat itu Alona hamil anak mantan kekasihnya, bukan anak tunangannya. Dan berakhir kami sama-sama melakukan percobaan bunuh diri yang mana dia berhasil namun aku tidak." tutur Lucena sama persis dengan yang ada dipikiran Galen.
" Dan mungkin alasan sampai mereka nekat menantang keluarga de Niels adalah karena ending yang mereka rencanakan tidak sesuai dengan ekspetasi mereka. Kau, masih bisa selamat setelah mencoba bunuh diri waktu itu kan. " Lucena pun mengangguk.
Saat Lucena pindah ke Roma setelah percobaan bunuh dirinya gagal, memang saat itulah masalah bermula. Kawanan penjahat ini tahu jika Lucena baik-baik saja sengaja mencari tahu hingga akhirnya sistem keamanan JN HOSPITAAL dibobol dan yanag dicuri adalah catatan medis pasien.
Semua ini diperparah ketika Galen bukannya meninggalkan Lucena, namun masih melindungi Lucena dan menerima Lucena yang kal itu sudah tidak sempurna lantaran hamil anak pria lain, padahal usia pernikahan mereka baru seumur jagung.
" Alona itu,sebenarnya bukan hanya mendapatkan pelecehan dari tunangannya saja, tai tunangannya itu sengaja membuat Alona bisa bersama dengan teman-temannya. Hal itulah yang membuat Alona tertekan dan saat dia hamil, mantan kekasihnya yang mengetahui hal itu menghinanya. Padahal Alona tahu betul yang ada dikandungannya itu anak siapa. " Lucena menghapus air matanya yang terus mengalir selama dia bercerita pada suaminya tentang derita anak didiknya.
Setelah berbincang dengan Lucena, Alona sudah mulai kembali seperti semula. Lucena memberikan saran dan juga pandangan pada Alona agar memandang kisah hidupnya dari segi yang positif saja. Awalnya Alona ragu dengan ucapan dari Lucena, namun pada akhirnya Lucena bisa meyakinkan Alona dan mahasiswinya itu berjanji akan menjalani kehidupan dengan lebih baik.
" Berapa lama jarak antara kematian Alona dan pertemuan kalian saat dia menceritakan tentang hidupnya?" tanaya Galen mulai tertarik dalam pembahasan kali ini.
" Sekitar satu minggu. Dan selama satu minggu itu, dia tidak masuk kuliah sudah lima hari.. Jadi ketika aku mendengar ceritanya hari itu, dua hari berikutnya dia masih masuk kuliah bahkan terlihat baik-baik saja." alis Galen berkerut.
" Dalam dua hari terakhir dia kuliah, apa ada tanda-tanda yang aneh dari perilaku ataupun tutur katanya?" Lucena menggeleng.
" Kau tahu siapa mantan kekasihnya?"
" Kalau tidak salah ingat, mantan kekasihnya adalah seorang pemuda yang merupakan teman dari adik tirinya. Dan dari cerita Alona, hubungannya dengan saudara tirinya sangat baik sekali."
Galen pun akhirnya mengakhiri pembicaraan mereka. Kini galen fokus untuk mencari tahu keberadaan tunangan dari Alona. Mungkin saja, Galen mendapatkan informasi yang lebih dekat dengan palaku.Galen meminta Ketos untuk mencari keberadaan mantan tunangan Alona. kalau tidak salah Galen ingat, pria itu sudah menikah.
Galen mengajak Lucena untuk tidur. Cukup lelah dengan kegiatan keluarga hari ini. Tak butuh waktu lama, Galen dan Lucena langsung terlelap masuk ke alam mimpi. Jika sepasang pengantin yang seharusnya masih bisa disebut pengantin baru itu tengah terlelap salam tidur panjang mereka, lain dengan di luar tepatnya di ruang keluarga, anggota keluarga de Niels masih berkumpul untuk membahas rencana mereka selanjutnya.
" kau sudah melaporkan hasil penyelidikan mu pada Galen?" Rouge pun mengangguk.
" Sudah dapat pelakunya?" tanya daddy Joaquin.
" Belum pasti tapi jumlah mereka tiga orang da ketiganya adalah anak didi Lucena di kampus. Lagi, dua diantaranya ada hubungan dengan Alona dan seorang lagi motifnya sulit untuk digali." daddy Joaquin mengangguk.
" Kalau begitu.. Kalian bergeraklah.. Tangkap mereka yang paling dekat dengan informasi kita.. Aku sendiri yang akan mengurus mereka.. Berani-beraninya mencari masalah dengan keluarga ku.. " Ucap daddy Joaquin. Di kedua matanya, tersirat sebuah kemarahan dan dendam yang sepertinya akan siap di lampiaskan pada orang yang telah membangunkan singa yang sudah lama terlelap ini.
" Tidak menunggu Galen, paman? " Tanya Rouge yang terkejut mendengar perintah dari seseorang yang membuat keluarga de Niels itu ada.
" Tidak.. Kondisi Galen tidak memungkinkan, lagipula memang aku yang ingin membuat pelajaran pada mereka semua.. " Ujar daddy Joaquin dengan tenang dan percaya diri.