I Was Thrown Into Another World, IsThis Alright II

I Was Thrown Into Another World, IsThis Alright II
Chapter 16 : Penaklukan yang Terus Berlanjut



Ketika pasukan garis depan menahan lonjakan serangan dari binatang iblis, Fay masih di area perkemahan untuk mengatasi serangan Wyvern bersama penyerang jarak jauh lainnya.


“Erasure of Thunder!!”


Sebuah guntur menumpaskan seekor Wyven dan menghilangkan keberadaannya secara sempurna. Namun di sisi lain, petualang lain cukup kesulitan ketika mengatasi regenerasi Wyvern yang tidak masuk akal itu.


“Fay! Di arah lain, anggotaku kesulitan dan tidak memiliki serangan area yang bisa menumpaskan regenerasi Wyvern itu!” Visco berteriak ketika dia mengatasi serangan fisik Wyvern yang menukik dari langit.


Tiba-tiba, Wyvern itu memiliki adaptasi seperti itu yang bisa menaikkan kecepatan mereka dengan adaptasi kemampuan terbang.


“Baiklah, aku akan ke sana!”


“Tunggu! Bukan itu yang kumaksud...” Visco menghentikan Fay sebelum dia bergerak, “Itu lebih membutuhkan waktu yang lebih lama, pasukan yang lain tidak akan bisa bertahan untuk mengatasi serangan itu semua.”


“Benar juga. Lalu, apa kau mempunyai rencananya?”


“Kita akan menggunakan bantuan dari Angel Queen.” kata Visco ketika mereka berdua mengatasi serangan fisik yang cepat dari segala arah.


“Hah? Untuk melakukan itu kita harus memberikan sebuah tanda ke langit agar bisa dilihat, tapi kita masih di dalam Force Field.”


Itulah yang menjadi persyaratan kalau mereka ingin mendapatkan perolehan bantuan serangan dari jarak jauh. Namun ada halangan yang mereka dapatkan.


“Aku tahu, karena itu kita akan menghentikan aktivasi Force Field ini sementara waktu.” Kata Visco.


Namun Fay tidak menerima itu.


“Kau gila? Kalau kita melakukan hal itu, kemungkinan akan ada serangan binatang iblis dari segala sisi. Kalau itu terjadi seluruh petualang yang ada di sini terpaksa untuk berpencar, dan itu merusak formasi.”


Lalu...


“Itu tidak akan terjadi—”


“?!”


“?!”


Seorang gadis misterius tiba-tiba masuk ke dalam pembicaraan dan mereka berdua tidak sempat menyadari hal itu. Gadis yang berambut hitam panjang dan memakai perlengkapan serba hitam yang cukup asing. Anehnya dia memakai topeng mata yang dapat menyamarkan wajahnya yang cantik.


Karena dengan kehadiran gadis itu, Fay langsung spontan menuju ke belakang gadis itu dan mengarahkan pedang ke arah lehernya.


“Fay...?” Visco juga cukup terkejut dengan tindakan tiba-tiba Fay.


Namun Fay untuk saat ini mengacuhkan reaksi Visco.


“Sebenarnya kalian itu siapa? Apa tujuan kalian ke medan pertempuran ini?” pertanyaan Fay cukup dingin dengan suaranya yang dingin juga.


“Kalian? Huh~ ternyata kau benar-benar mencurigai identitas kami, tepat seperti perkataan rekanku.”


Gadis itu tidak takut dengan ancaman Fay dan tetap menggeraikan rambutnya dengan anggun. Fay dapat merasakan keharuman itu ketika di dekatnya


Lalu gadis itu menambahkan, “Kami tidak terlalu memiliki motif yang penting, tapi aku akan mengatakan satu hal... Dalam hal ini, kami bukan musuh kalian.”


“Apa yang harus dipercaya dari perkataanmu?” tanya Fay yang masih memili kecurigaan yang besar.


“Huh! Ini bukan kesepakatan, kau kira begitu? Ini adalah pilihan dari pihakmu sendiri. Kalau kau mengabaikan perkataanku, aku akan menonton kalian dari jauh ketika kalian mati sebelum musuh yang lebih kuat datang.”


Fay tidak bisa membalas perkataan gadis itu. Ini memang keadaan yang paling memaksanya untuk menerima bantuan dari pihak lain, tapi dia tidak bisa menerimanya kalau itu dari pihak yang tidak dikenal.


Namun Fay tidak memiliki pilihan lain.


“Baiklah, aku menerimanya. Lalu apa yang akan sekarang kalian lakukan?”


“Bukan itu yang seharusnya kau tanyakan— Seperti yang dikatakan orang itu, perintahkan pasukan kalian untuk menghentikan aktivasi Force Field ini.” kata gadis itu ketika wajahnya masih tertutupi oleh topeng.


“Lalu, bagaimana dengan ancaman dari arah lain kalau Force Field ini dihentikan?” tanya Fay.


“Tenang saja, rekanku sudah memiliki rencana untuk mengatasi itu.”


Kemudian Fay melepaskan gadis itu dari ancaman pedang yang mengarah ke arah leher gadis itu. Setelah menyarungkan kembali, Fay mengonfirmasi suatu hal.


“Baiklah, akan kulakukan... Ren, matikan Force Fieldnya.”


Fay memberitahu rekannya yang bertugas menangani sebuah kemampuan Barrier yang berada di tempat lain. Fay melakukannya dengan cara telekomunikasi antar anggota.


Beberapa detik setelah Fay berbicara dengan rekannya, kubah besar yang menyelimuti perkemahan yang disebut Force Field itu menghilang secara dramatis. Lalu gadis itu terlihat menghubungi seseorang.


“Ini aku... Lakukan sesuai rencana.”


Setelah perkataan gadis itu, sesuatu terjadi.


“Fay! Wyvern-Wyvern itu melemah!”


Seperti yang dikatakan oleh Visco ketika bertarung melawan mereka, para Wyvern itu mendapatkan efek yang tidak diketahui asalnya yang membuat mereka mendapatkan perubahan yang signifikan.


Seolah tersiksa oleh rasa sakit yang luar biasa, Wyvern itu menggeliat secara tidak normal. Karena itu Visco dapat membunuhnya dengan menebas seluruh anggota tubuh Wyvern itu.


Dan itu seluruhnya terjadi di setiap sisi area perkemahan yang menjadi tegangan konflik antara petualang dan Wyvern.


“Apa yang terjadi? Kenapa mereka semua melemah?” tanya Fay.


“Mungkin tidak ada yang bisa melihat fisik dari kemampuan ini, tapi ini adalah kemampuan rekanku yang meniru kemampuan area dari Force Field.”


“Dengan kata lain rekanmu membuat ulang Barrier yang dimiliki oleh pihak kami?”


“Itu benar. Meskipun cakupan areanya tidak seluas Force Field, tapi kualitasnya jauh di atas itu dan memiliki efek lain yang tidak dimiliki oleh Force Field.” kata gadis itu.


“Baiklah, akan kutanyakan beberapa hal setelah aku melakukan tugasku.”


Di saat itu juga, Fay pergi ke arah lain dan mendapatkan posisinya. Dia menngkontruksikan sebuah guntur di pedangnya, lalu dikonsetrasikannya pada satu titik.


Setelah semuanya siap, Fay meluncurkan serangannya ke langit. Sebuah energi biru gelap dari guntur memusatkan diri ke langit dan menembus hingga ke awan. Itu adalah sebuah tanda yang digunakan Fay untuk mengonfirmasi koordinat pasti, yang bertujuan mendapatkan bantuan serang dari Angel Queen.


“Barriernya menghilang...?”


Entah kenapa Fay dapat merasakan hal itu. Dia merasakan perubahan yang terjadi melalui instingnya. Namun dia tidak terlalu memedulikan hal itu ketika mereka semua sudah memukul mundur pasukan musuh.


Lalu, seekor Wyvern terbang dengan cepat menukik ke arah Fay. Dia dengan gesit menghindari serangan fisik, tapi tidak hanya itu. Wyvern itu mengonsentrasikan energi panas di dalam mulutnya, lalu ditembakkan ke arah Fay.


“Cih! Sudah kuduga yang membuat monster-monster itu melemah adalah karena Barrier itu!”


Fay menahan energi panas itu dengan pedangnya, lalu dia menebasnya hingga menghilangkan efek serangan dari Wyvern.


Seperti yang dikatakan oleh Fay, bahwa penyebab dari para Wyvern itu tersiksa dan menghilangkan regenerasi dari Wyvern adalah Barrier yang dibuat oleh rekan dari gadis itu. Namun saat ini Barrier itu tiba-tiba menghilang, tidak diketahui penyebabnya.


“Gadis itu...?”


Di saat Fay menahan satu dan dua serangan dari Wyvern, dia menyadari kalau gadis itu telah menghilang. Fay merasa telah dikhianati karenanya.


Namun beberapa detik setelahnya, cahaya merah dari langit mengarah ke tempat itu. Cahaya merah itu tidak hanya satu, tapi lebih dari sepuluh. Tampaknya itu adalah bantuan serangan dari pihak Angel Queen kepada pasukan yang berada di titik timur.


Semakin dekat, cahaya merah itu terlihat seperti meteor yang akan jatuh.


“Semuanya! Menjauh dari tempat ini!” teriak Fay.


Kurang dari sepuluh detik cahaya merah itu menargetkan seluruh Wyvern yang berada di dalam perkemahan. Ledakan besar terjadi di udara, para Wyvern itu telah ditargetkan sejak awal dan seluruh Wyvern itu terkena serangan penghancur dari jarak jauh.


Itu semua seolah telah direncanakan. Jumlah Wyvern yang tersisa sama persis dengan jumlah cahaya merah yang diluncurkan oleh pihak Angel Queen, dan semua itu mengenai tepat sasaran serta tidak ada kerusakan perkemahan.


Cahaya merah itu meledak, namun regenerasi Wyvern tidak berfungsi. Itu malah sebaliknya, seolah digeroti hingga seluruh tubuh, setiap inci dari tubuh Wyvern itu menjadi abu secara dramatis.


Karena momen tersebut, bisa dibilang rencana mereka telah berhasil.


Namun Fay masih bertanya-tanya kenapa Barrier yang diaktifkan oleh rekan gadis itu menghilang secara tiba-tiba.


“Apa itu artinya tugas mereka telah selesai?” kata Fay.


Itu menjadi opsi lainnya.


Namun Fay ingin mencoba mengerti dengan kondisi di pihaknya. Kemungkinan organisasi asing itu ingin memberi sedikit bantuan para petualang yang berada di titik timur, yaitu membuat Barrier sementara yang berfungsi menghalau ancaman dari luar dan melemahkan seluruh aspek dari ketangkasan para Wyvern itu.


“Huh~” Fay menghela napas dan menyarungkan kembali pedangnya.


Yang dia harus lakukan saat ini adalah mengintruksikan kembali bawahannya untuk membuat ulang Force Field.


“Setelah dipikir-pikir kembali, sepertinya kelompok asing itu telah membantu kita meskipun hanya beberapa saat.”


Meskipun kemungkinan akan ada distorsi antara Barrier yang dibuat oleh rekan gadis itu dan serangan dari Angel Queen, mungkin itu yang membuat Barrier itu sengaja dihilangkan. Itulah yang dipikirkan Fay.


“Yah, hanya masalah waktu untuk kita bertemu lagi— ‘Gadis’ bertopeng...”


Itulah sebuah sebutan aneh yang dilontarkan Fay kepada pihak tertentu. Mungkin Fay mendapatkan kecurigaannya dari organisasi itu, tapi itu perlahan berubah menjadi ketertarikan bahwa Fay mengakui kelompok asing itu memang unik.


“Fay! Cepatlah, kita mempunyai masalah di garis depan.”


“Baiklah!”


Ketika Visco memanggilnya, Fay menggenggam erat pedang yang ada di punggungnya dan memantapkan pandangannya ke depan.


Dan sebuah masalah yang lebih besar terjadi...


つづく


Kalau ada typo mohon dikoreksi ya, dan jangan lupa like, komen, dan klik favorit ya!