
Sebuah senyuman muncul di wajah Hades. Dia sangat ingat rencananya yang gagal karena charlote. Mengingat itu membuatnya kesal.
"akhirnya kamu tahu akan itu,hahahah tapi bukankah kamu sudah terlambat. Aku pastikan di kehidupan ini kamu akan mati sendirian."ucap Hades bersamaan muncul lingkaran sihir hitam di atas kepala Aleardo. Tapi itu sama sekalu tidak membuat Aleardo takut.
"Kamu terlalu lemah."ucap Aleardo yang menghilang begitu saja dan tiba-tiba sudah berdiri di depan Hades. Tangannya melingkar di leher Hades. Hanya dengan satu tangan Aleardo mencekik leher Hades. Ternyata tidak sampai di situ sebuah lingkaran sihir muncul dibelakang punggung Hades.
"Aku tidak ingin berlama-lama dengan kamu iblis kecil." ucap Aleardo sebelum asap hitam menyerang tubuh Hades. Setelah itu Aleardo melepaskan cengkraman.
"Aku tidak akan mati hanya dengan ini. sihir illusi abadi. "ucap Hades sebelum berbagai tulisan kuno muncul dan sekitar lingkaran sihir yang berada di sekitar ruangan itu.
"Bukankah aku sudah katakan sihir itu tidak berguna."ucap Aleardo. Dia menancapkan pedangnya ke lantai lalu muncul tulisan kuno di pedang hitam itu.
"hahahahah kamu pikir bisa menghancurkan sihir illusiku ini bodoh kamu." ucap Hades. Tapi Aleardo sama tidak terpengaruhi. Dia sama sekali tidak merasa ketakutan.
"kita lihat saja akhirnya bukan." Sebuah lingkaran sihir lebih besar dari milik Hades.
"Pembatal sihir hitam."ucap Aleardo bersamaan lingkaran sihir milik Hades hancur seperti kaca.
"**** bagaimana kamu bisa menggunakan sihir itu?" ucap Hades yang tidak menyangka mengetahui sihir legenda pembatal setiap sihir. Tentu saja sihir itu tidak bisa digunakan oleh sembarang orang.
"hahahaha, bukankah aku sudah mengatakan kalau aku berada di atas kamu. Tidak mungkin kamu bisa mengalahkanku. Karena iblis yang tertidur di tubuhku bukanlah sembarang iblis seperti kamu." ucap Aleardo sambil menepuk bahu Hades.
"Pembersihan dimulai."ucap Aleardo sebelum lingkaran hitam muncul di bawah Aleardo. Dia merasakan jiwanya seperti terangkat.
"Aakkk Apa yang kamu lakukan Aleardo."Teriak di sela-sela sihir itu menyerangnya.
"aku hanya ingin memusnahkan seluruh sihir hitam saja. Mungkin sedikit sakit." ucap Aleardo dengan senyum tipisnya.
"Bukankah kamu terlalu kejam padanya Aleardo." ucap Ana yang tiba-tiba berada di samping Aleardo.
"Sejak kapan kamu di samping aku?"
"Sejak kamu menggunakan sihir dari pedang hitam itu."ucap Ana sambil menunjuk pedang milik Aleardo.
"Aleardo sialan, sihir apa yang kamu gunakan padaku." ucap Hades.
"Aku hanya mengembalikan kamu tempat seharusnya Hades. Tubuh putra mahkota William bukanlah tubuh asli kamu bukan." ucap Aleardo.
"Hahahahah kamu sepertinya tidak tahu kalau sebenarnya sihir kamu akan membuat jiwa pangeran itu yang menghilang." ucap Hades.
"Aleardo berhenti "Teriak pangeran Damian.
"Aku tidak akan memberhentikan sihir itu." ucap Aleardo.
"Kamu membunuh sisi baik milik putra mahkota. Jiwa Hades adalah pemilik sebenarnya tubuh itu." ucap pangeran Damian. Bersamaan dengan kegelapan yang menyelimuti tubuh putra mahkota kembali.
"Semua sudah terlambat Aleardo. Terima kasih sudah membebaskan. "ucap Hades. Tato yang tadinya merambat di sebagian wajahnya telah menghilang. Tiba-tiba Hades menghilang dan muncul di belakang Ana.
" kamu membuatku lebih bebas menggunakan tubuh ini. Sekarang Ana berada di tanganku. " ucap Hades. Ana mencoba melepaskan tangan Hades yang membelit tubuhnya. tapi pegangan tangan Hades sangat kuat.
"Hades lepaskan." ucap Ana.
"Aku tidak akan pernah melepaskan kamu kembali Ana." ucap Hades dengan sebuah kecupan mendarat di kepala Ana. Aleardo yang melihatnya marah. Aura kegelapannya mulai muncul. Tatapan tajam yang menyiratkan kemarahannya.
"Lepaskan Ana, Hades." ucap Aleardo dengan suara yang sangat berat dan dingin. Pangeran Damian merasakan suasana yang tidak mengenakan. Yirlendi membuang nafasnya kasar saat melihat majikannya marah besar.
"kita tidak bisa menghindari kemarahan iblis milik Aleardo." ucap Yirlendi.
"Kamu benar, Iblis pada umumnya bersifat egois, mereka tidak suka miliknya diganggu ataupun direbut. Hades sepertinya tidak tahu lawannya. "ucap Luxorius.
"Kita harus menggunakan sihir perlindungan agar efek asap hitam milik Aleardo tidak meracuni orang-orang dikediaman ini." ucap Yirlendi.
"aku sudah tahu, tapi itu tugas kamu sebagai naga milik iblis itu." ucap Luxorius yang tidak ada niatan untuk membantu Yirlendi.
" Dasar naga tua pemalas." ucap Yirlendi.
" Ada yang lebih penting dari membuat sihir pelindung naga muda. Aku harus mencari penyihir hitam yang sudah membangkitkan jiwa Hades berkali-kali." ucap Luxorius.
"Bukankah kamu tahu orang itu? Apakah kamu siap untuk membunuhnya?Bagaimanapun kamu pernah mencintai wanita itu. "sindir Yirlendi yang mengetahui kehidupan Luxorius. Yirlendi dapat membaca masa lalu setiap orang.
"Berhenti membaca masa lalu orang lain. Ternyata kamu seperti majikanmu yang suka membaca kehidupan orang lain. Untuk kehidupan ini aku tidak akan membiarkannya berulah lagi. Aku tidak ingin kedua anak itu harus menerima akibatnya dari keegoisan wanita itu." ucap Luxorius yang menerawang kenangannya beberapa juta tahun yang lalu. Dia sangat ingat wanita yang dicintainya memilih untuk membalaskan dendamnya dibandingkan hidup bersamanya. Dia sangat marah dan kesal tapi hati tidak bisa berbohong kalau hingga saat ini hatinya masih milik wanita itu.
"Aku harus mencari wanita lain Luxorius. Walaupun kita terlahir menjadi seorang naga. Tapi kita juga bisa hidup sebagai manusia. Quena telah memberikan kita kesempatan untuk hidup di dunia para manusia." ucap Yirlendi.
"Kamu memang benar tapi sangat sulit melupakan wanita itu. Berapa kalipun dia telah berbuat jahat pada para manusia dan penyihir. Tapi dia tidak pernah menyakiti bangsa kita. Sangat sulit untuk menghapus jejaknya di hatiku." ucap Luxorius.
"Demi Anabella dan Quena. Jika kamu membiarkannya dia akan terus melukai gadis kecil itu. Quena sudah sadar akan kesalahannya di masa lalu. Kamu juga tahu kalau gadis kecil itu tidak pernah memiliki niat untuk membasmi kaum kita. Raja jahat itu yang memperalat Quena. "ucap Yirlendi.
"Aku tahu itu Yirlendi. Gadis itu tidak jahat seperti yang dulu aku pikirkan. Aku juga berhutang nyaman dengan gadis kecil yang selalu melindungi nyawa kita." ucap Luxorius.
"Kalau begitu mulai sekarang teguhkan hatimu. Hanya kamu yang bisa menghukumnya. Aku tahu sangat sulit. Tapi jika dia dibiarkan terus menerus bukan hanya Ana yang menderita tapi seluruh umat manusia. Dia sudah berubah, wanita itu sudah menjual seluruh jiwanya di tangan iblis. Setidaknya bebaskan dia dari kegelapan yang menyekiknya beberapa juta tahun ini. " ucap Yirlendi sambil menepuk bahu Luxorius sebelum menghilang.
"Kamu benar Yirlendi,aku memang harus membebaskannya dari berenggu balas dendamnya."ucap Luxorius setelah itu dia menghilang dari ruangan itu.
"Raja sebaiknya kita pergi dari tempat ini."ucap pangeran Damian.
"tidak, aku ingin melihat akhir dari anak wanita yang membunuh ibu kamu sekaligus wanita yang kucintai." ucap raja.