
Quena terlahir dari keluarga duke Abbas. Keluarga yang terkenal dengan kekuatan sihir yang sangat menakjubkan di kerajan Grion. Kelahiran Quena sangat sambut oleh seluruh rakyat Grion. Karena Quena dilamalkan akan memiliki kekuatan sihir yang menakjubkan dan menjadi seorang penyihir suci.
Namun kelahiran Quena sebuah mala petakan untuk para penyihir hitam. Beberapa kali ibu Quena hampir terbunuh oleh para penyihir hitam. Namun mana yang dimiliki Quena saat di dalam kandungan selalu menyelamatkan sang ibu.
Quena lahir menjadi anak yang periang dan baik. Dia anak yang selalu membantu siapapun tanpa pandang bulu. Seluruh keluarganya sangat mencintai Quena.
Belum genap 10 tahun, Quena sudah masuk ke dalam sekolah sihir terbaik di kerajaan Grion. Tentu saja itu membuat semua orang kagum akan bakat yang dimiliki quena.Tapi siapa yang akan menduga kalau sebenarnya gadis kecil itu tidak begitu tertarik dalam sihir. Dia lebih menyukai seni berpedang yang dilakoni oleh sang ayah.
Selama Quena hidup, penyihir hitam tidak bisa menyerang Quena. Selain karena penjagaan yang ketat oleh duke Abbas. Tapi mana Quena bisa melindunginya jika terluka. Bahkan penyihir hitam merasa kekuatannya terkikis abis jika berdekatan Quena.
Namun saat Quen menginjak umur 15 tahun. Serangan yang tidak diduga datang dari sahabat yang sangat dekat dengan Quena. Gadis itu merupakan anak dari ketua penyihir hitam. Dia sengaja di masukkan kedalam sekolah sihir kerjaan untuk bisa menganalisa kelemahan yang dimiliki oleh Quena. Selain itu dia juga mencoba berhubungan baik dengan Quena.
Di waktu penobatan Quena menjadi penyihir agung. Salah satu orang terkasih Quena menusukkan pisau yang sudah diisi dengan sihir pemecah inti mana. Semua orang tidak begitu khawatir karena semua orang tahu kalau mana milik Quena dapat menyelamatkannya. Tapi saat itu semua orang terkejut, Tubuh Quena itu muncul kristal yang melingkupi seluruh tubuhnya.
Keluarga Quena yang tahu akan hal itu, segera menolong anak bungsu duke Abbas. Tapi beberapa saat setelah itu tubuh Quena tiba-tiba menghilang begitu saja. Semua orang tidak bisa merasakan keberadaan Quena di dunia ini lagi. Semua orang berpikir kalau Quena sudah tiada. Keluarganya yang tahu akan kondisi Quena saat itu. Tidak mempercayai rumor kalau anaknya telah tiada.
Mereka tahu Tubuh Quena menghilang dan berada di pohon suci di hutan yang berada di laut selatan. Hanya keluarga duke Abbas yang tahu akan fakta itu. Karena hal itu telah tertulis di dalam buku nenek moyang mereka. Kakak Quena beberapa kali mencoba untuk menuju pulau tersebut. Tapi mereka tidak bisa memasukkin dengan mudah. Pulau itu hanya bisa dimasuki oleh para penyihir dengan mana hijau saja.
Beberapa tahu keluarga Quena menunggu keberadaan anaknya tapi ternyata itu tidak terjadi. Lambat-laun mereka merupakan keberadaan Quena. Keluarga Quena mulai berpikir kalau anak bungsunya tidak akan bisa kembali. Karena Quena bisa hidup kembali jika mananya cukup untuk menyelamatkannya dari luka sihir hitam.
100 tahun berlalu, keluarga duke Abbas tidak lagi berjaya. Keberadaan mereka mulai menghilang saat penerus keluarga Abbas selalu mencoba untuk mengembalikan Quena dari pulau di selatan. Setelah waktu berlalu Quena sadar dari tidur panjangnya. Dia muncul di sebuah hutan diujung selatan kerajaan. Hutan yang sangat ditakuti oleh para rakyat kerajaan Grion.
Quena tidak memiliki ingatan apapun, dia tidak merasakan apapun dalam dirinya. Dia merasa kosong dan tidak tahu apa-apa. Hidupnya seperti orang yang tidak memiliki tujuan. Hingga suatu hari Quena menyelamatkan rombongan dari pangeran Hades.
"Iya, Terima kasih atas bantuannya." ucap Pangeran Hades. Dia pikir hari ini adalah terkhir kalinya dia dapat menatap dunia. Tiba-tiba para penjahat ingin menyerang kereta pangeran yang baru saja melakukan kunjungan ke barat. Sebenarnya pangeran hades juga memiliki kekuatan sihir yang menakjubkan tapi raja tidak mengizinkannya untuk menggunakan di sembarang tempat.
"Syukurlah, kalau begitu saya pergi dulu. Sebaiknya ada hati-hati di jalan." ucap Quena.
"Ikutlah kamu ke istana bersamaku. Sepertinya kamu tidak memiliki tempat tinggal."
"Ya seperti kamu lihat aku tidak memiliki tujuan hidup." ucap Quena.
Pada akhirnya Quena ikut ke istana. Pangeran memberitahu atas jasa Quena yang telah menyelamatkannya dan meminta izin untuk bisa tinggal di istana. Raja mengizinkan Quena untuk tinggal di salah satu istana kerajaan dan dia juga dimasukkan kedalam sekolah sihir. Ternyata ingatannya tentang sihir sebelum tertidur panjang tidak hilang. Dia hanya menyelesaikan sekolahnya dalam 1 bulan. Raja yang tahu akan potensi Quena dalam sihir menjadikan gadis itu sebagai penyihir suci.
Dia sering turun kemedan perang untuk melakukan ekspansi. Sehingga kerajaan Grion menjadi kerajaan terbesar di benua tersebut. Quen tidak pernah memperdulikan berapa banyak korban jiwa yang telah dia bunuh. Quena tidak bisa merasakan sedih, senang, marah, dan kecewa.
Setelah pulang dari peperangan, dia sering bermain dengan pangeran Hades, Pangeran Hades yang tahu kalau raja hanya memanfaatkan Quena, Dia tidak membiarkan begitu saja. Pangeran Hades sedikit demi sedikit memberi tahu kalau semua tindakannya selama ini salah.
"Quena, Sebaiknya kamu berhenti mengikuti setiap perintah raja. Itu semua suatu kejahatan. Raja hanya menggunakan kamu sebagai kambing hitam untuk menghancurkan kerajaan lain. Dia akan mengorbankan kamu jika hal buruk terjadi di kerajaan." jelas Pangeran Damian.
"Benarkah, kata raja. Mereka semua yang memulai peperanga. Kerajaan-kerajana itu yang melukai rakyat kerajaan Grion. Kata raja juga aku harus membalas semua penyerangan mereka dengan mengambil alih kerajaan." ucap Quena dengan nada polos sambil memakan beberapa kudapan yang disediakan di meja ruang pribadi pangeran Hades.
"Tidak Quena, Raja hanya memanfaatkan kamu. Mereka tidak pernah menyerang kerajaan ini. Sebaiknya kamu mulai menyelidiki lagi kebenaran itu semua." ucap Hades, Quena memikirkan ucapan dari pangeran Hades. Sepertinya tidak ada salahnya mencari tahu seperti yang diucapkan Hades pada Quena.
Setelah itu Quena mencari tahu tentang kebenaran yang terjadi pada setiap peperanga. Ternyata yang diucapkan selama ini oleh pangeran Hades adalah sebuah kebenaran. Dia dimanfaatkan, Quena marah dan tidak terima atas semua itu. Tapi dia tidak melakukan apapun karena Raja adalah ayah dari Pangeran Hades. Pria yang Quena sayangi. Lambat laun Quena mulai bisa merasakan yang seperti dirasakan oleh manusia umumnya. Dia juga memiliki perasaan pada Hades hingga suatu hari pemuda itu melukai hati Quena. Kemarahan Quena meluap akibat kedua ayah dan anak itu. Dia meratakan kerajaan ini dengan sihirnya dan memilih kembali ke tempat awal dia bangun dari tidur panjangnya.