
Sebenarnya Aleardo sangat ingin pergi ke ibukota dan bertemu dengan Ana. Namun dua bulan lalu tepatnya di hari dia pergi ke perbatasan timur untuk membantu paman Xieben. Hal yang dia dapatkan adalah menghilangnya keberadaan marques di perbatasan timur. Seluruh pasukan yang dibawa marques xieben juga sudah mencari keberdaan paman. Tapi mereka tidak menemukannya. Para pasukan pribadi keluarga marques xieben sengaja tidak memberi kabar pada nonanya karena permintaan marques untuk merahasiakan setiap yang terjadi di perbatasan timur.
Marques xieben hilang saat mereka melakukan penyerangan pada pihak pembrontak kerajaan. Mereka juga bingung hanya tuan marques saja yang tidak kembali. Bahkan pasukan marques tidak ada satupun yang terkena luka.
Kedatangan Aleardo ke perbatasan timur bagaikan keburuntungan datang ke pasukan itu. Aleardo dan pasukan keluarga marques melakukan penyisiran di seluruh wilayah timur. Mereka membutuhkan waktu cukup lama untuk mengecek seluruh wilayah timur. Aleardo sengaja di kembali ke ibukota karena takut membuat Ana khawatir akan kondisi marques Xieben yang tiba-tiba menghilang.
Beruntungnya keberadaan dua naga milik Ana bisa membuat Aleardo sedikit lega meninggalkan Ana sendirian. Selain itu Yirlendi kadang melaporkan kondisi Ana secara berkala. Bagaimanapun para penyihir hitam sudah mulai bergerak untuk menyerang Ana. Penyihir yang memiliki mana sebagai pensuci aura kegelapan. Keberadaan Ana sangat mengancam penyihir hitam. Selain penyihir hitam, naiknya putra mahkota sebagai pemegang kekuasaan sementara membuat Aleardo harus extra hati-hati. Dia merasakan kalau putra mahkota yang sekarang bukanlah orang beberapa waktu lalu suka mengambil perhatian Ana darinya. Pemuda itu memiliki suatu hal yang membuat Aleardo semakin tidak menyukai keberadaan putra mahkota.
Pangeran Damian yang sering mengirimkan surat berisikan informasi mengenai hal-hal aneh yang terjadi di kerajaan meningkatkan tingkat kecurigaan pada sosok putra mahkota. Hades yang mereka temui di hutan Quena memiliki perawakan sama dengan putra mahkota.
Dua bulan tidak terasa Aleardo tidak bertemu dengan Ana. Namun selama 2 bulan itu juga dia menemukan fakta yang mengejutkan tentang penyihir hitam. selama mereka di perbatasan timur, Aleardo tidak pernah menemukan pasukan pembrontakan seperti yang diucapkan raja. Aleardo hanya menemukan banyak penyihir hitam di perbatasan timur.
Mereka melakukan pembersihan pada penyihir hitam hingga mendapatkan fakta kalau marques Xieben diculik oleh ketua kelompok penyihir hitam. Aleardo tidak tahu motiv penculikan ayah Ana tapi satu hal yang bisa dia simpulkan bahwa semua itu ulah raja atau putra mahkota. Mereka sengaja membuat marques pergi ke sarang para penyihir hitam. Kekuatan sihir marques xieben tidak setara dengan para penyihir. Mereka mengurung marques untuk mengancam Ana.
Namun sayang rencana mereka sudah diketahui oleh Aleardo. Putra mahkota sengaja membuatnya jauh dari Ana untuk melenyapkannya menggunakan kutukan yang sama seperti kehidupan sebelumnya. Namun satu hal yang tidak diketahui oleh para penyihir hitam adalah Aleardo sudah kebal dengan kutukan. Tubuhnya sudah benar-benar masuk dalam kegelapan. Jiwa Zixon sudah benar-benar gelap namun cinta zixon tidak pernah hilang pada Quena. Hal itu membuat Zixon masih memiliki kontrol pada kekuatannya semasih keberadaan Quena ada di dunia ini.
Aleardo sekarang melakukan penyerbuan di salah satu tempat para penyihir hitam berkumpul. Dia juga menduga kalau marques sedang disekap di tempat ini. Tidak sulit untuk Aleardo membunuh para penyihir hitam. Benar seperti dugaan Aleardo kalau marques sedang disekap oleh para penyihir.
Keadaan marques Xieben tidak dalam kondisi baik. Tubuhnya sangat kecil dan tatapan matanya kosong. Aleardo menduga para penyihir hitam mencoba mengontrol tubuh marques namun tidak berhasil. Oleh karena itu mereka melakukan penyiksaan secara perlahan untuk membuat fisik dan psikologi melemah dan itu akan mempermudah mereka untuk menggunakan sihir pengendali.
Beruntungnya Aleardo datang tepat waktu. Proses itu belum benar-benar belangsung. Dia menggunakan sihir penyembuh tingkat tinggi. Sihir ini berguna untuk semua orang kecuali Ana. Dia tidak tahu kenapa tapi sihir itu tidak akan memberikan efek yang besar pada tubuh Ana.
Mungkin itu terjadi karena mereka memiliki jenis mana yang berbeda. Mana mereka sangat bertolak belakang tapi saling membutuhkan. Mana ana melambangkan sihir suci sedangkan mana Aleardo melambang sihir hitam.
Setelah menggunakan sihir penyembuh, terlihat tubuh marques perlahan kembali seperti semula dan kesadaraan mulai kembali. Tatapannya yang tadi kosong sudah kembali seperti semula. Aleardo membantu melepaskan borgol yang mengikat kedua tangan dan kaki marques Xieben. Borgol yang berfungsi untuk memakan energi manusia secara perlahan-lahan.
"paman baik-baik saja?" tanya Aleardo.
"Seperti yang kamu lihat, Aku dalam kondisi yang sedikit menyedihkan. Terima kasih sudah menolongku." ucap marques Xieben.
"Ini sudah tugasku untuk melindungi calon mertua." ucap Aleardo santai.
"Kamu bisa saja Aleardo. " ucap marques pada Aleardo pemuda yang ditolong oleh anaknya beberapa tahun lalu.
"Sepertinya kamu yang merindukan anak gadisku, Mari kita kembali." Ajak marques Xieben.
Mereka berjalan keluar dari tempat para penyihir hitam. Namun belum berjalan jauh Aleardo merasakan sesuatu hal buruk. Saat dia membalikkan badannya sebuah sihir telah mengenainya terlebih dahulu. Aleardo tidak menyadari itu. Marques yang melihat itu langsung menyerang penyihir hitam. Hanya dalam sekali serangan penyihir hitam itu mati. Aleardo merasakan beribu-ribu pedang menusuk tubuhnya. Sangat menyakitkan hingga sebuah suara yang sangat dia kenali itu muncul.
"Tenanglah, Aku akan membersihkan kutukan itu. Namun kamu akan tertidur cukup lama." ucap suara itu sangat pelan. Dia adalah suara jiwa Zixon yang jatuh dalam kegelapan.
"Paman, Aku akan tertidur untuk waktu yang cukup lama tapi jangan beritahu Ana." setelah ucapannya, Aleardo merasakan tubuhnya tidak bertenanga dan dia tertidur begitu saja. Para pasukan dan marques langsung membawa Aleardo ke camp mereka. Mereka tidak menduga Aleardo akan gugur hanya dengan serangan dari penyihir hitam itu. Sangat mengejutkan bagi mereka yang tahu seberapa kuat Aleardo. Bahkan saat perang di barat dia sama sekali mendapatkan luka sedikitpun.
Sekarang Aleardo lebih terlihat seperti orang yang tertidur dibandingkan dengan seseorang yang terkena serangan dari musuh. Aleardo tidur cukup lama satu bulan telah berlalu. Marques tidak langsung kembali karena Ana akan bertanya tentang kondisi Aleardo. Oleh karena itu mereka hanya bisa menunggu hingga pemuda itu sadar. Mungkin jika satu bulan depan Aleardo belum juga terbangun dengan terpaksa mereka tetap membawa pria itu kembali ke ibukota.
Ternyata malam itu Aleardo terbangun setelah tidur selama satu bulan. Hal pertama yang dia lakukan adalah memanggil kedua naga itu. Walaupun sempat kesulitan karena energinya sempat terkuras untuk memurnikan kutukan dari para penyihir hitam.
"Aleardo kamu kemana saja? satu bulan kita sulit menghubungimu bahkan auramu menghilang. Kita tidak bisa menemukan keberadaanmu kalau seperti itu." ucap Yirlendi.
"Bagaimana kabar Ana?"
"Aleardo kita harus menyelamatkan Ana." ucap Luxorius.
"Apa maksud kamu naga tua? Apakah telah terjadi sesuatu?'
"Hades mengujungi Ana beberapa waktu lalu...." Luxorius belum selesai berbicara. Mereka sudah berpindah pada kamar Ana.
Ana yang saat itu belum tidur terkejut dengan keberadaan tiga orang itu. Aleardo langsung berjalan menuju Ana yang sedang terbaring.
"Kamu baik-baik saja?" tanya Aleardo.
"Iya, hanya saja beberapa waktu lalu aku merasa lelah saja saat Liam datang ke sini." jelas Ana.
Luxorius dan Yirlendi sadar akan sesuatu terjadi pada Ana. Gadis itu seperti lupa akan Hades yang datang padanya.