
Aleardo duduk di samping Ana. Dia menghapus bekas darah dari wajah Ana. Gadis itu menatap pemuda di sampingnya. Ana melihat pemuda di sampingnya sangat mengkhawatirkannya. Gadis itu mengelus wajah Aleardo dan memberikan senyuman.
"Tenanglah, aku hanya kehabisan mana karena sihir itu. " ucap Ana. Aleardo menjentik dahi Ana.
"Dasar bodoh, kamu selalu ceroboh dan tidak sayang dengan diri sendiri." ucap Aleardo.
"Aku tidak mungkin menggunakan sihir yang membuat raja bagun saat itu. Jadi aku harus menggunakan sihir secara perlahan pada tubuh raja agar Liam tidak sadar." jelas Ana pada Aleardo.
Aleardo menghela nafas. Hal ini yang menjadi alasan kenapa dia tidak setuju membiarkan Ana pergi. Karena dia pasti melakukan hal bodoh tanpa memikirkan dampak pada tubuhnya.
"Sudahlah tuan Archduke Aleardo, Ana hanya perlu beristirahat beberapa jam saja. Aku sudah mengalirkan mana pada tubuh Ana. Selain itu harusnya kondisi Ana akan kembali seperti semula." ucap Pangeran Damian.
"Aleardo, kamu sudah menggunakan sihir pada kamar ini?" tanya Ana. Aleardo menjawab dengan anggukan kepala.
"Ada yang ingin aku bicarakan mengenai putra mahkota." ucap Ana. Tentu saja Aleardo sangat kesal karena ingin membicarakan pria lain.
"Jangan marah ini penting, Aku merasakan dalam tubuh Putra mahkota terdapat dua jiwa. Aku menduga terdapat jiwa Liam dan jiwa Hades. Mereka tidak seperti Aleardo yang melebur menjadi satu. Keberadaan dua jiwa itu saling berbenturan. Mana Liam berwana putih dan mana hades hitam . Kedua mana itu tidak bisa bergabung mereka akan saling menghancurkan. Selain itu kita bisa membedakan kedua jiwa itu dari warna matanya. Liam memiliki warna iris mata biru laut sedangkan hades berwarna ungu gelap. " jelas Ana.
"Aku tidak menduga hal ini bisa terjadi. Berarti di beberapa kehidupan sebelumnya Hades bisa mengalahkan jiwa dari pemilih tubuh sebenarnya. Tapi pada saat dia tidak mudah melakukannya karena putra mahkota mempunyai mana putih. Mana yang hanya bisa dimiliki oleh keluarga murni kerajaan. Mana itu akan membersihkan kegelapan dari tubuhnya." jelas Pangeran Damian.
"Ya kamu benar pangeran Damian. Karena hal itu terjadi pada raja. Mana putihnya sebenarnya akan menetralkan sihir hitam yang menyerangnya tapi itu membutuhkan waktu yang cukup lama dalam kondisi tertentu. " ucap Ana.
"Apa maksud kamu kondisi tertentu?" tanya Aleardo.
"saat aku masuk ke dalam ruangan raja, aura dari penyihir hitam tertinggal. Sepertinya mereka melakukan sihir itu secara terus menerus karena aku masih dapat merasakan sisa keberadaan mereka." jelas Ana.
"Kalau begitu kita harus memindahkan raja dari ruangannya agar proses pembersihannya dapat berjalan dengan cepat." ucap marques Xieben.
"Aku sudah memindahkan raja ke hutan Quena." ucap Ana.
Tentu hal itu membuat mereka terkejut. Ana melakukan tidakan yang terlalu beresiko. Bagaimana kalau mereka mengetahui kalau raja sudah tidak ada di ruangannya. Secara otomatis Ana akan menjadi tersangka karena hanya dia bukan dari keluarga kerajaan yang bisa masuk ke dalam ruangan itu.
"Kamu terlalu gegabah Ana." ucap Pangeran Damian.
"Tenanglah, Aku sudah membuat orang palsu di dalam ruangan raja dan menyimpa sedikit aura raja." ucap Ana.
Mereka terkejut dengan sihir yang digunakan oleh ana. Hal yang sangat dilakukan bahkan oleh Aleardo. Karena itu bakat alami yang dimiliki oleh Ana.
"huh?" Ana bingung dengan ucapan Aleardo,
"Kamu kehabisan mana karena menggunakan sihir pembentuk." ucap Aleardo.
"Ya kamu benar hehehhe, sebenarnya sebelum ke ruang pangeran aku kembali ke ruang raja. Karena sihir pembentuk dan pemindahan itu membuat manaku terkuras sangat banyak. Setelah itu aku baru menuju ruangan ini." ucap Ana bangga.
"ANA." Teriak orang-orang yang ada di ruangan itu. Ana hanya membalas dengan senyuman manis.
"Raja akan cepat sadar jika dia berada di hutan Quena. Sihir hitam itu akan sangat mudah dibersihkan. Mungkin hanya butuh waktu sebentar lagi dan raja bisa kembali seperti semula." ucap Ana.
Beberapa saat kemudian Yirlendi muncul dengan raja yang sudah dalam keadaan fit kembali. Semua orang terkejut melihat pemimpin kerajaan ini sudah kembali sehat seperti semula. Seperti dugaan Ana, Raja hanya membutuhkan waktu sebentar untuk proses pembersihan. Karena hutan Quena memiliki sihir mensucikan aura hitam. Secara otomatis sihir yang ditanam Ana akan bekerja 10 kali lebih cepat bila di hutan itu.
"Terima kasih nona Ana sudah membantu saya kembali seperti semula." ucap Raja.
"Salam hormat yang mulia raja, semoga ada selalu dalam keadaan sehat dan selamat." ucap semua orang di dalam ruangan itu kecuali Aleardo. Tentu saja dia tidak sesopan itu bertemu dengan raja dan raja sudah memaklumi anak muda itu.
"Kamu masih saja menyebalkan anak muda." ucap Raja sambil menepuk bahu Aleardo. Marques dan pangeran terkejut dengan perlakuan raja pada Aleardo. Mereka seperti teman akrab.
"Cih dasar raja yang menyusahkan." ucap Aleardo. Tapi tidak diperdulikan oleh raja itu. Dia berjalan menuju marques yang merupakan temannya sejak dia seorang putra mahkota.
"Maafkan aku dengan perintahku beberapa bulan lalu." ucap Raja.
"Anda tidak bersalah yang mulia raja. Saya yang harus meminta maaf karena gagal melindungi anda." ucap marques.
"Kamu sama sekali tidak bersalah, semua masalah muncul karena keserahkaanku di masa lalu."Ucap Raja.
"Apa maksud kamu raja tua ?" tanya Aleardo.
"Dasar Anak muda ini, aku akan cerita akar permasalahan ini semua. Aku tahu yang menggunakan sihir hitam adalah putra mahkota. Selain itu maafkan aku baru membawa kamu sekarang Pangeran Damian." ucap Raja. Dia berjalan menuju anaknya dan membawa tubuh pangeran kedalam pelukannya.
"Aku tidak pernah berniat melukai kamu. Tapi menempatkan kamu di luar istana adalah pilihan terbaik." jelas raja.
Tentu semua orang terkejut melihat perlakuan raja pada pangeran damian. Mereka tahu kalau hubungan ayah dan anak ini tidak pernah baik. Bahkan Pangeran Damian diasingkan saat umur masih kecil dan saat ibunya meninggal dunia. Kehidupan yang sangat menyedihkan. Selain itu raja tidak penah mengunjungi anaknya. Dia seperti ayah yang tidak peduli akan kondisi anaknya sendiri.
"Semua ini berlawal dari ibu putra mahkota. Dia bukalah wanita yang aku cintai. Keberadaanya adalah sebuah kesalahan . Kejadian di masa lalu ada hubungannya dengan para penyihir hitam yang mengganggu keluarga kerajaan. Ratu sebenar kerajaan ini adalah ibunda pangeran damian tapi mereka menggunakan sihir mereka untuk mengubah ingatan seluruh kerajaan ini. Hanya aku yang tidak terpengaruh oleh sihir itu karena mana putih akan membersihkannya walaupun butuh waktu yang lama. Mereka membuat keluarga kecilku hancur begitu saja. Salah satu cara melindungi anak dari wanita yang aku sayang adalah menempatkannya jauh dari jangakau mereka. Keberadaanya yang tidak dipedulikan oleh raja akan membuat fokus mereka beralih.